I’m Wolf [Part 5C]

5c

Tittle :

I’m Wolf [Part 5C]

Starring :

Kwon Yuri | Xi Luhan | Krystal Jung

Kim Jong In | Im Yoon Ah

Other Starring :

Seo Joon Hyun | Kim Taeyeon | Kim Joon Myun

Oh Sehun | Park Chanyeol | Choi Sooyoung

Rating :

PG 14 [Bisa berubah setiap waktu -_-V]

Gerne :

Romance | Action | Mistery | Sad | Family | Friendship

Lenght :

Part / Chaptered

Disclaimer :

FF ini murni hasil pemikiran saya sendiri, jika ada persamaan itu tanpa disengaja. Pemain milik orang tua, Tuhan dan SM saya hanya meminjam nama untuk cerita saya😀, so Happy reading^^

PLEASE DON’T BASH

DON’T BE SILENT READER

WARNING TYPO

~~** I’m Wolf **~~

Jangan pergi, tetaplah disini

~~** I’m Wolf **~~

PART 5b

“Aku ingin disini, Sehun-ah” Guman Yoona. Ia tersenyum tipis saat melihat Luhan dan Yuri yang kini terbaring dan menatapnya tak mengerti. Ia kembali mengedarkan padangannya menatap sosok Sehun yang berdiri dengan kedua tangannya tergantung dipohon. “Tidak ! Cepat pergi disini sangat berbahaya” Teriak Sehun lagi, menyuruh Yoona untuk pergi. Lagi lagi Yoona menggeleng enggan. Ia berjalan mendekati Sehun kemudian terduduk lemas dihadapan lelaki itu.

“Kau, kenapa kau selalu seperti ini ? Kenapa kau selalu membahayakan keselamatanmu untuk menyelamatkan orang lain ? Kenapa kau tak pernah mau menerima bantuanku ? Kau tau, itu menyakitkan Sehun-ah” Ujar Yoona. Ia menangis dan menundukkan kepalanya sehingga Sehun tak mampu melihatnya sekarang. Sehun menatap Yoona dengan tatapan iba. Ia ingin sekali memeluk gadis itu dan menenangkannya, hanya saja tangannya yang terikat ini membuatnya tak bisa bergerak.

“Kumohon, berhentilah berdrama. Itu sangat membosankan !” Ujar Krystal dingin. “Yoona, Sehun itu mencintaiku bukan mencintaimu” Ujar Krystal lagi. Ia nampak begitu membanggakan dirinya sendiri. Yoona tersenyum meremehkan.

“Aku tau. Karena itu aku membencimu”

~~** I’m Wolf **~~

PART 5C

“Yoona !” Panggil laki laki bertubuh tinggi dan berambut coklat, dengan penampilan yang sedikit berantakan. Ia berlari menghampiri gadis itu. Gadis yang disebutnya dengan nama Yoona itu menghentikan langkahnya, menatap sosok Sehun dengan wajah dingin khas Im Yoon Ah.

“Wae ?” Sahutnya, ia masih menatap sosok Sehun dengan wajahnya yang tak memberi ekspresi apapun. Sedangkan Sehun, ia tersenyum senang. Lalu menyodorkan sebuket mawar berwarna biru pada Yoona. Gadis itu menatap mawar mawar yang disodorkan Sehun dengan tatapan bingung. “Kau..”

“Hey, Chukkae. Kau berulang tahun hari ini bukan ?” Ujar laki laki itu masih dengan senyuman diwajahnya yang tampan. Yoona terpaku menatap sosok Sehun yang kini menatapnya seperti itu. Tapi, perlahan lahan tangan kanannya meraih kumpulan bunga yang Sehun sodornya. Gadis itu tersenyum sekarang, tersenyum sangat manis.

“Gumawo, Sehun-ah”

>>>>> 

Yoona menghentikan langkahnya. Ia menolehkan kepalanya kebelakang dan hanya mendapati jalanan sepi dan beberapa rumah rumah yang tak berpenghuni. Gadis itu kembali melanjutkan langkahnya. Namun, ia selalu merasa seseorang kini tengah berjalan mengikutinya. Ia kembali menolehkan kepalanya. Dan sosok laki laki bertubuh jakung kini berdiri disampingnya.

“Ya ! Kau, kenapa kau mengikutiku huh ?” Tanya Yoona dengan nada bicara yang sedikit membentak laki laki disampingnya ini. Sehun namanya. Sehun hanya tersenyum tak menjawab ucapan gadis itu. Sedetik kemudian, ia melangkahkan kakinya meninggalkan sosok Yoona yang hanya terdiam menatapnya dengan kesal.

“Lagipula kau sedang apa berjalan disini ? malam malam begini” Tanya Sehun saat Yoona kini sudah berjalan disampingnya. Yoona menghela nafasnya perlahan lalu menatap Sehun dengan tatapan aneh. “Aku hanya menjernihkan fikiranku, Sehun-ah. Luhan oppa sepertinya menyukai gadis manusia itu” Jawab Yoona pelan. Mendengar ucapan Yoona, membuat langkah Sehun terhenti. Ia menatap Yoona dengan alisnya yang menyatu. “Oh, Yuri ?” Tanya Sehun. Yoona terlihat terkejut.

“Bagaimana bisa kau tau ?” Tanya Yoona yang kini nampak curiga. Sehun terkekeh pelan. Ia kembali menatap Yoona singkat kemudian melangkahkan kakinya. “Ia orang baik, Yoong. Lagipula kau masih mencintai oppamu itu, heh ?” Tanya Sehun. Yoona terdiam lalu menggeleng pelan. “Tidak ! dan apa kau masih menyukai Krystal eonnie ?” Tanya Yoona. Sehun tersenyum singkat.

“Tentu saja”

>>>>>>> 

Samar samar gadis itu membuka kedua matanya. Pandangannya yang masih buram. Ia menatap sekeliling, telinganya yang tadinya hening tak mendengarkan apapun kini mendengar suara kegaduhan yang membuatnya semakin merasakan pening dikepalanya. Gadis itu terpaku menatap sosok Yuri yang nampak terbaring lemas, dengan darah yang berceceran ditangan dan juga kakinya, gadis itu berteriak menyebutkan nama seseorang, dan yang pasti bukanlah dirinya.

Pandangannya kembali mengedar, ditatapnya sosok Luhan yang dengan susah payah berdiri dan dengan sebuah pedang ditangan kanannya, sedangkan tangan kiri laki laki itu menyentuh dadanya yang kini mengeluarkan darah.

Ia kembali menoleh singkat, menatap kearah barat. Pandangannya masih kabur, tapi sosok laki laki yang tergantung dipohon itu nampak menatapnya, tersenyum simpul padanya. Sebelum akhirnya sosok yeoja berambut coklat menusuk dada laki laki itu dengan pedang. Laki laki itu berteriak, menahan rasa sakit yang kini menjalar ketubuhnya. Yoona terdiam, pandangannya kali ini kembali buram. Ia memejamkan kedua matanya. Suara suara bising itu tak menganggunya lagi. Hening.

“Se..sehun”

>>>>>>

“Pergi dari sana Yoona !” Suara laki laki itu kembali muncul ditelinganya. Ia menoleh lalu menggeleng enggan. Yoona kembali berjalan dengan kakinya yang tertatih dengan sebuah pedang ditangan kanannya. Ini semua ia lakukan untuk Sehun.

“Kau” “ Jika kau tak berhenti aku akan membencimu !” Laki laki itu kembali berteriak. Yoona tak perduli, ia terus melangkahkan kakinya.

“Berhenti Im Yoon Ah !”

“Berhenti jika kau benar benar mencintaiku !” Ujar Sehun dengan suaranya yang menjadi serak. Yoona menghentikan langkahnya, menoleh menatap sosok Sehun yang kini menatapnya dengan tatapan sedih disana. Yoona terpaku.

“Awas Yoon..a”

Tubuh gadis itu terjatuh seketika ditanah. Rasa sakit kini mulai menjalar melalui perutnya. Gadis itu tersenyum, pada sosok laki laki yang tergantung disana. Sedangkan laki laki itu, bergerak mencoba melepaskan ikatan ditangannya namun hasilnya nihil. “Kau apa yang akan kau lakukan, Oh Sehun ? Berhentilah bergerak atau aku akan membunuh gadis ini !” Teriak Krystal. Yoona terdiam, gadis itu menangis.

Lagi lagi, ia menyusahkan laki laki itu.

“Gwenchana, Sehun-ah. Aku, baik baik saja”

>>>>>>>> 

Yoona berlari menatap ruangan putih dengan aroma mawar biru didalamnya. Ia masih berlari, menyelusuri ruangan itu walaupun didalamnya tak ada apapun. Hanya kosong.

“Yoona” ia menolehkan kepalanya, menatap sosok laki laki bertubuh jakung dengan pakaian yang rapi dan berwarna putih, rambutnya masih saja berwarna coklah. Laki laki itu memiliki wajah yang cerah sekarang, bahkan lebih cerah dari matahari. Ia merentangkan tangannya, menyuruh gadis itu memeluknya. Dan benar saja, kali ini Yoona berlari kecil dan memeluk laki laki itu. Laki laki yang ia cintai. “Kau baik baik saja, Sehun-ah ? bukankah tadi Krystal eonnie menusukmu ?” Tanya Yoona. Ia masih memeluk Sehun. Sedangkan Sehun hanya terdiam, tak menjawab ucapan gadis itu. Ia malah semakin merapatkan pelukannya. Laki laki itu terisak kali ini. Tapi ia terus mencoba menutupinya.

“Kenapa kau terdiam ?” Tanya Yoona lagi. Ia berusaha melepaskan pelukan Sehun tapi, rupanya Sehun menolaknya. Ia masih ingin berlama lama memeluk gadis itu. “Aku baik baik saja, Yoon. Kau juga bukan ?” Tanya Sehun. Nada suaranya kini berubah menjadi lembut. Sedangkan Yoona hanya mengangguk pelan. “Kau sedang apa disini ? kau tak seharusnya berada disini” Ujar Sehun lagi. Ia melepaskan pelukannya, kedua tangannya menyentuh bahu Yoona lalu menatapnya dengan wajahnya yang bersinar.

Yoona mengedarkan pandangannya, menatap sekeliling. “Memangnya tempat apa ini ?” Tanya Yoona, gadis itu menatap kedua bola mata coklat milik Sehun lalu tersenyum singkat. Sehun terdiam, ia terlihat berfikir sekarang. “Kau harus pulang Yoon” Ujar Sehun seraya mengenggam tangan Yoona dan menariknya kearah pintu berwarna putih yang ada disana. Yoona menggeleng.

“Kau akan pergi bersamaku kan ?” Ujar Yoona. Ia mengembungkan pipinya, kemudian menolehkan kepalanya menatap Sehun yang kini terlihat terdiam lalu menggelengkan kepalanya pelan. “Wae ?”

Sehun tersenyum lembut lalu menatap langit langit ruangan itu. “Aku akan pergi jika aku bisa melakukannya, Yoon. Tapi sayangnya aku tak bisa” Ujar Sehun. Yoona menyergit menatap laki laki disampingnya itu dengan tatapan bingung. “Aku tak mengerti maksudmu, Sehun. Apa yang kau katakan huh ? Lagipula aku tak akan pergi jika kau tak pergi bersamaku. Aku ingin bersamamu” Ujar Yoona. Sehun kembali tersenyum simpul lalu menggeleng pelan.

“Kau akan mengerti jika kau sudah kembali Yoon. Tak selamanya orang akan bahagia jika mereka sedang bersama bukan ? Kajja pulang, Luhan pasti mencarimu sekarang” Ujar Sehun, ia kembali menarik tangan Yoona. Tapi gadis itu terdiam. Enggan meninggalkan tempat ini. “Kau, takkan benar benar pergi kan Sehun ?” Tanya Yoona. Sehun terdiam, menatap gadis itu dengan tatapan sayu.

“Kumohon, jangan pergi tetaplah disini. Aku tak akan bisa melewati semuanya tanpa dirimu” Ujar Yoona lagi, kedua mata gadis itu nampak berkaca kaca. Ia menatap sosok Sehun yang terus menundukkan kepalanya tak menjawab pertanyaannya. Yoona menghela nafasnya berat, tapi perlahan gadis itu menangis. Dan setiap kali air matanya jatuh sosok Sehun semakin lama semakin buram. Hingga sosoknya tak lagi Yoona lihat.

Sosok itu pergi meninggalkannya.

“Sehun-ah, tetaplah disini”

>>>>>> 

“Yoona, bangun” Suara itu, tak lagi sama.

Perlahan lahan, gadis itu membuka kedua matanya. Ia terdiam saat melihat sosok Yuri kini tersenyum manis padanya. Gadis itu tak berambut panjang lagi sekarang. Rambutnya berubah menjadi pendek dan wajahnya yang nampak kotor serta baju yang dipenuhi dengan bercak darah.

Yoona terbangun dari tempat yang keras dan melukai punggungnya itu. Ia menyentuh kepalanya yang masih terasa pusing dan otaknya yang belum bekerja sama sekali. Ia menolehkan kepalanya, melihat Chanyeol dan Sooyoung yang terlihat sedang terisak. Luhan yang terduduk lemas dihadapan seseorang yang terbaring tak berdaya ditanah. Lalu seorang teman Yuri yang kini berdiri dibelakang Yuri dengan wajah mereka yang terlihat sedih. Dan dimana laki laki itu ? Yoona menolehkan kepalanya kekanan dan kekiri, tiba tiba saja otaknya bekerja saat mengingat tentang laki laki itu.

“Apa yang terjadi ?” Tanya Yoona pada Yuri. Ia menatap sosok Yuri yang kini terisak. Yoona kembali menampakkan ekspresi bingung miliknya lalu bangkit dari duduknya dan berjalan meninggalkan Yuri dan berjalan kearah Luhan.

“Oppa, apa yang ter..” Gadis itu terpaku, ia menatap sosok Sehun kini terbaring lemas dengan darah yang tergenang disekelilingnya. Kaki Yoona bergetar, seketika gadis itu terjatuh ditanah. Ia masih tak percaya dengan apa yang ia lihat barusan. Yah, baru saja ia bertemu dengan Sehun dan laki laki itu terlihat baik baik saja tapi kenapa ?

Tangan Yoona bergerak, menyentuh tangan Sehun yang dingin. Gadis itu mencoba untuk tegar saat ini. Bibirnya bergetar, menahan isakan tangis yang ingin keluar dari bibirnya. “Kau..” “Jadi kau benar benar meninggalkanku ?” Ujarnya. Ia masih menatap sosok Sehun yang hanya terdiam tak bergerak sama sekali. “Jawab aku, Oh Sehun !” Gadis itu kini berteriak. Masih sama, tak ada jawaban dari Sehun. Laki laki itu sudah tiada sekarang. Air mata Yoona kini sudah mengalir keluar, bercampur dengan darah yang dikeluarkan Sehun.

Ia mendekatkan wajahnya lalu membisikkan sesuatu ditelinga Sehun. “Aku mencintaimu, Sehun-ah” bisiknya. Ia mengecup pipi Sehun kemudian Yoona kembali membisikkan sesuatu ditelinga laki laki itu.

“Selamat tinggal”

~~** I’m Wolf **~~

“Makanlah, Yoon” Ujar Yuri seraya menyodorkan sepiring makanan pada Yoona. Ia menatap sosok Yoona yang hanya terdiam, menatap kosong langit hitam yang ada diatas mereka. Yuri menghela nafasnya perlahan lalu mengikuti Yoona menatap langit.

Seminggu setelah kematian Sehun, Yoona tak mau kembali lagi keistana. Ia lebih memilih tinggal bersama dengan Yuri dan kawan kawannya. Ada alasan kenapa ia tak ingin kembali. Karena Krystal tinggal bersama dengan Luhan disana. Ia tak ingin melihat Krystal lagi, gadis itu benar benar membuat hidup Yoona hancur. “Kau” “Apa yang akan kau lakukan jika orang yang kau cintai pergi meninggalkanmu ?” Tanya Yoona. Yuri nampak terkejut karena Yoona mau berbicara dengannya. Yah, selama ini gadis itu tak pernah berbicara dengan orang lain, ia lebih memilih untuk diam. “Mwo ?” Tanya Yuri. Yoona menundukkan kepalanya. Gadis itu menangis sekarang.

Yuri hanya terdiam menatap sosok Yoona yang nampak sesedih ini. Apa yang akan dia lalukan jika Luhan meninggalkannya ? Pasti dia tak akan jauh berbeda dari Yoona. Bahkan dia mungkin akan lebih memilih untuk meninggalkan dunia ini. Yuri menggerakkan tangannya, memeluk sosok Yoona yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri. “Aku mencintainya eonnie, tapi kenapa dia harus pergi” Ujar Yoona, suaranya itu serak karena terlalu sering menangis, matanya dan wajahnya itu berwarna merah. Gadis itu nampak benar benar berantakan sekarang.

Yuri tersenyum simpul seraya mengelus rambut hitam Yoona. Ia memejamkan kedua matanya lalu berbisik “Ia melakukan semua itu untukmu Yoon karena dia mencintaimu” Ujar Yuri. Ia masih memeluk Yoona sampai akhirnya Yoona melepaskan pelukannya menatap Yuri dengan tatapan bingung. Tapi ada sedikit raut wajah bahagia disana, setidaknya Sehun mencintainya itu membuat Yoona merasa sedikit lebih baik. “Maksud eonnie ?”

“Saat itu Krystal akan membunuhmu Yoon. Tapi Sehun berkata ‘kumohon jangan bunuh dia. Aku benar benar mencintainya” Ujar Yuri menjelaskan maksudnya. Yoona membulatkan kedua matanya menatap sosok Yuri dengan tatapan tak percaya. “Jinjja ?” Tanya Yoona senang, Yuri menganggukkan kepalanya pelan lalu tersenyum simpul pada Yoona. “Ne”

“Ya ! apa yang sedang kalian perbincangkan ?” Tanya seseorang. Yuri dan Yoona sontak menolehkan kepalanya dan menatap sosok Luhan tengah menatap mereka dengan alis kanan yang terangkat dan tangan kiri yang membawa secangkir coklat panas. Laki laki itu berjalan mendekati dua orang gadis yang sangat berarti dalam kehidupannya kemudian menyodorkan cangkir itu pada Yuri. “Mana punyaku ?” Tanya Yoona manja. Luhan menatapnya dengan tatapan aneh kemudian menggelengkan kepalanya pelan. “Buat saja sendiri” Ujar laki laki itu. Yoona menyipitkan kedua matanya menatap Luhan dengan tatapan tajam kemudian beranjak dari bangku itu dan berjalan meninggalkan Yuri dan Luhan berdua.

“Apa yang kau katakan padanya, sehingga dia bisa seceria itu Yuri-ah ?” Tanya Luhan setelah terjadi keheningan luar biasa diantara mereka. Yuri tersenyum simpul kemudian menghela nafasnya perlahan. Ia menolehkan kepalanya menatap sosok Luhan yang sudah seminggu tak dia lihat. Yuri mendekatkan wajahnya kearah telinga Luhan kemudian berbisik sesuatu “Aku merindukanmu”

Mendengar ucapan Yuri membuat wajah Luhan memanas. Lelaki itu hanya mengalihkan pandangannya kemudian berguman sesuatu yang tak jelas. Beberapa detik kemudian dia menolehkan kepalanya dan menatap sosok Yuri dengan kedua matanya yang menyipit. “Ya ! Jangan mengalihkan pembicaraan, Kwon Yuri” Ujar Luhan kesal. Ia nampak berdecak sebal kemudian mengembungkan pipinya. Sedangkan Yuri, ia hanya terkekeh mendengar ucapan yang Luhan lontarkan.

“Jadi, apa yang kau katakan padanya ?” Tanya Luhan lagi. Ia masih menatap Yuri dengan tatapan sedikit kesal. Sedangkan Yuri kembali menghela nafasnya perlahan. Ia menatap Luhan sekarang. “Aku berkata jika Sehun mencintainya” Jawab Yuri. Ia menundukkan kepalanya, sedangkan Luhan kini nampak membulatkan kedua matanya, tak percaya dengan ucapan yang Yuri lontarkan.

“Mwo ?!!” Teriak Luhan dengan nada terkejut miliknya. Yuri hanya terdiam tak memperhatikan gerutuan yang Luhan ucapkan. Gadis itu memejamkan kedua matanya lalu tersenyum simpul. “Tapi dia b..”

“Aku tau Luhan, berhentilah mengungkit hal itu. Aku juga tak tau jika dia seorang serigala” Ujar Yuri yang memotong ucapan Luhan. Gadis itu tersenyum pada Luhan kemudian beranjak dari duduknya dan berjalan beberapa langkah meninggalkan Luhan yang hanya terdiam menatapnya dengan tatapan bingung.

“Kau mau kemana Yuri ?”

>>>>>>

Laki laki itu terduduk lemas dilantai yang terbuat dari marmer berwarna putih pucat. Ia menundukkan kepalanya, menangis dalam kesendirian. Kedua matanya beredar, menatap ruangan serba putih yang menjadi tempat tinggalnya sekarang. Dia bahagia berada disana, hanya saja ia kesepian.

Namja itu mengangkat kepalanya saat mendengar suara langkah kaki yang berjalan mendekatinya, semakin lama semakin mendekat. ‘Mungkin itu hanyalah malaikat yang lewat’ fikirnya. Tapi ia nampak terkejut saat sebuah kaki seorang laki laki berdiri dihadapannya. Ia mendongakkan kepalanya, menatap sesosok lelaki berkulit coklat tengah tersenyum kepadanya. Ia tersenyum sangatlah manis.

“Kai-ssi ?” Ujar laki laki itu saat melihat sosok yang disebutnya dengan nama Kai. Kai tersenyum lalu duduk disamping namja itu. “Kenapa kau tak kembali, Sehun-ssi ?” Tanya Kai pada Sehun. Ia menatap sosok Sehun dengan seutas senyuman paksa diwajahnya yang tampan. Sehun terdiam lalu menggelengkan kepalanya pertanda ia tak akan pulang.

“Wae ? Gadis itu menunggumu, ia sangat sedih saat melihatmu pergi. Kau, apakah kau benar benar tak mencintainya ?” Tanya Kai lagi. Ia masih menatap sosok Sehun yang terdiam, menerawang banyangan putih yang ada dihadapan mereka. Laki laki itu kembali menggelengkan kepalanya pelan. “Ani, aku tak mencintainya” Jawab Sehun. Kai mengangkat alisnya lalu terkekeh pelan.

“Kau masih sama seperti yang dulu Oh Sehun. Kau tak perlu membohongiku, aku sudah lama mengenalmu selama ini. Gadis yang kau temui saat itu bukanlah Krystal, tapi Yoona. Kau tau, kita menyukai gadis yang sama saat kita masih kecil dulu, hanya saja saat aku tinggal didunia manusia, aku mulai mencintai Yuri dan kau kenapa kau sibuk mencari Krystal ? padahal gadis yang selama ini kau cari adalah Yoona ? Kenapa kau tak pernah mendengar suara hatimu, Sehun-ssi ?” Jelas Kai panjang lebar. Dia menatap Sehun dengan seutas senyuman paksa diwajahnya, sedangkan Sehun nampak menatap laki laki itu dengan tatapan bingung.

“Kau, bagaimana bisa kau tau semua itu ?” Tanya Sehun. Ia masih menatap Kai dengan tatapan tak percaya dan bingung. Sedangkan Kai kini tersenyum manis, sedetik kemudian Sehun membulatkan kedua matanya.

“Jong In ?”

~~** I’m Wolf **~~

Yuri dan Luhan duduk disalah satu sofa empuk yang ada diruangan itu. Yuri hanya terdiam menatap sosok laki laki yang kini terbaring tak sadarkan diri disana. Lelaki itu memang sudah tak sadarkan diri sejak seminggu yang lalu. Dan mereka datang kesana untuk menjenguk laki laki itu. Dan laki laki itu dijaga oleh seseorang. Tak butuh waktu lama, orang yang menjaga laki laki itu datang.

“Ahjussi, Bagaimana keadaannya ?” Tanya Yuri saat sosok lelaki pendek dan nampak sedikit tua kini duduk dihadapannya. Laki laki itu melepas kaca mata berbentuk lingkaran yang ia kenakan. Sekilas ia menatap sosok yang terbaring lemas itu. Sosok putranya. Laki laki itu adalah Oh Min Seok atau lebih akrab dipanggil dengan nama Xiumin. Umurnya kira kira 57 tahun jika itu umur manusia dan 5 tahun untuk umur serigala.

“Kita hanya bisa menunggu mereka kembali nak, berdoalah suapaya mereka berdua bisa kembali lagi. Sangat sulit membuat sosok serigala yang sudah pergi kembali lagi” Jelas Xiumin. Ia menghela nafasnya perlahan kemudian menuangkan teh yang dia buat pada cangkir milik Yuri dan Luhan.

“Pangeran, kudengar kau akan menikah ?” Tanya Xiumin, ia tersenyum menatap sosok Luhan yang kini nampak menatap sosok Yuri. Yuri tersenyum tipis, tak menatap Luhan sama sekali. Sedangkan Luhan dia menghela nafasnya pelan, dan mengangguk pelan. “Ne, ahjussi” Jawab Luhan pelan. Ia tersenyum hambar lalu menatap lelaki tua yang ada dihadapannya.

“Kau sudah tumbuh dewasa, nak. Wanita disampingmu ini pasti beruntung bisa mendapatkan lelaki setampan dirimu” Ujar Xiumin ahjussi. Dia tersenyum menatap sosok Luhan dan Yuri yang nampak terdiam dan saling berpandangan satu sama lain.

“Ani, Luhan tidak menikah denganku” Sahut Yuri pelan. Xiumin ahjussi nampak memekik kaget, ia menatap kedua orang dihadapannya dengan alis kanannya yang terangkat. “Benarkah ? Apakah kau kecewa karena aku berkata seperti itu, Nonna ?” Tanya Xiumin. Yuri mengangkat alisnya, bingung dengan maksud lelaki dihadapannya.

“Mwo ?”

“Ah, sudah lupakan saja. Jadi, tinggal berapa hari lagi sisanya ?” Tanya Xiumin mencoba mengalihkan perhatian. Yuri dan Luhan terdiam nampak berfikir, lalu mereka tersenyum simpul.

“2 hari, jika itu tak berhasil. Ahjussi”

~~** I’m Wolf **~~

Wedding Party !

Krystal Jung and Xi Luhan

 

To : Kwon Yuri

Gadis itu mengerutkan alisnya saat  membaca undangan yang baru saja dia dapatkan. Memang bukan untuk dirinya, tapi akankah sosok Yuri akan baik baik saja jika tau tentang undangan ini ? Bahkan oppanya sama sekali tak memberitau tentang pernikahannya dengan wanita itu.

Yoona membaringkan tubuhnya, masih terdiam menatap kertas berbentuk gulungan berwarna putih itu. Tak ada niat dirinya untuk menghadiri pesta itu, walaupun seharusnya gadis itu memang harus berada di istana, menyaksikan kebahagiaan yang ummanya rasakan karena cita cita umma Yoona memang ingin Luhan menikah dengan Krystal.

“Yoona, aku pulang !” Suara itu membuat Yoona segera bangkit dari tidurnya. Ia berjalan keluar kamar dengan gulungan kertas tadi ditangannya. Gadis itu menatap sosok Yuri yang kini terduduk lemas disofa. Yoona menyodorkan undangan itu pada Yuri. “Apa ini ?” Tanya Yuri, dia membuka lembaran itu lalu membacanya dengan teliti.

“Oh, Ini” Guman Yuri pelan. Ia meletakkan lembaran kertas itu diatas meja lalu menoleh menatap Yoona yang hanya terdiam, menatapnya sedih. “Gwenchana ?” Tanya Yoona. Yuri mengangguk pelan.

“Aku akan pulang besuk, Yoona. Aku ingin pergi kemakam umma dan appaku”

~~** I’m Wolf **~~

TBC

Yuhu~

Part ini sudah selesai😀

Kayaknya masih ada yang 5D -,-v Maafkan saja jika selama ini aku ngepostnya lama -,- itu semua karena aktivitas dan jadwal saya yang sibuk dan padat :p hahha

Ok, jangan lupa komentar ya😉

Bye

27 responses to “I’m Wolf [Part 5C]

  1. Yuri itu tinggal dmn sih??? Oh kai itu serigala ta??
    Wahhh gmn sih luhan gege itu klo sk sm yuri eonni ngapain nikah sm krystal.. Hmmmm
    Dtgu part selanjutx…

  2. pintu- pintu masa lalu mulai terbuka dan masalh sebenarnya akan segera datang..*alay…
    ditunggu lanjutannya

  3. Senengnya bisa baca lagi kelanjutannya. Part ini bener2 buat orang jadi cengeng, tapi aq suka. next partnya aq tunggu,,

  4. yoonhun nya kbanyakan,sbaliknya yulhan dikit >,< pdahal cast utamanya yulhan..*hehehe mian protes tp jujur lho aku gk bsa dpet feel kalo cast nya bukan yuri jd dsni aku bcanya yg ada sangkut pautnya ma yuri slain itu yg yoonhun kbanyakan d skip..tp ttep lanjut ya😀

  5. Eon updatenya jangan kelamaan dong hehe aku suka banget sama ff ini soalnya. Keep writing and keep smile wkakka

  6. sumpah jahat bnget.. Krystal krystal uda ancurin hubungan yulhan sama sehun dan yoona.
    Gag rela. Oke cpt dipublish ea eon

  7. Eh sbelum nya maaf nih eonni soalnya dari part 1 smpe part 5C ini kayak nya aku baru koment di sini nih😀
    Soalnya aku waktu itu baca nya di hp temen aku jadi gx bisa koment soalnya dia gx pnya alamat website.
    Tapi bneran deh eonn, ff nya daebak banget…jadi makin suka sama yulhan😀

  8. Huwwaaa~ gak mau bnyk bacot lahh ..
    ditunggu ajah lanjutan’x . Bingung mau berkomen apa . Ini bagus . Makin penasaran jg nihh ..
    So , sllu smangat buat trus menulis yaa ..
    Sllu bersinar & makin bersinar dgn tulisan”mu🙂 hwaiting !!

  9. Heheee… Skrang ane udah ngk jdi silent reader lgi #bahagia soalnya udah bisa koment, kemarin2 belum bisa #curcol
    Di tunggu next partnya yaaa…😀

  10. Annyeong eonni ceritanya daebak banget eonni ditunggu ya kelanjutan nya eonni jangan lama-lama eonni ^_^
    keep writing eonni
    fighting

  11. Annyeong eonni ceritanya daebak banget ditunggu ya kelanjutan nya eonni
    keep on writing eonni
    fighting

  12. eh?!! aku belum comment part ini ya? o.O
    DAEBAK!!!! gimana nasib YulHan eonni???
    gak mau banyak bacon*eh bacot.. ok, aku tunggu part 5Dnya…
    Fighting!!

  13. Hai aku readers baru..
    Izin baca dari part 1 ya??
    Ffnya keren banget..
    Bagus bagus, ditunggu yang part 5D jangan lama ne🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s