I’m Wolf [Part 5B]

im-wolf1

Tittle :

I’m Wolf [Part 5B]

Starring :

Kwon Yuri | Xi Luhan | Krystal Jung

Kim Jong In | Im Yoon Ah

Other Starring :

Seo Joon Hyun | Kim Taeyeon | Kim Joon Myun

Oh Sehun | Park Chanyeol | Choi Sooyoung

Rating :

PG 14 [Bisa berubah setiap waktu -_-V]

Gerne :

Romance | Action | Mistery | Sad | Family | Friendship

Lenght :

Part / Chaptered

Poster by :

G-lin by cafeposterart.wordpress.com

Disclaimer :

FF ini murni hasil pemikiran saya sendiri, jika ada persamaan itu tanpa disengaja. Pemain milik orang tua, Tuhan dan SM saya hanya meminjam nama untuk cerita saya😀, so Happy reading^^

PLEASE DON’T BASH

DON’T BE SILENT READER

WARNING TYPO

~~** I’m Wolf **~~

Tak seharusnya kau meninggalkanku seperti ini

~~** I’m Wolf **~~

PART 5A

“Oppa !!!!”

Suara lengkingan yang tak asing ditelinga Luhan itu membuat namja tampan yang baru saja memejamkan kedua matanya, kini terpaksa membukanya lagi. Dia nampak mengendus kesal ketika melihat sosok gadis cantik yang merupakan dongsaengnya itu berdiri dihadapannya dengan wajah panik. “Wae ?” Ujar Luhan santai. Dia bangun dari tidurnya lalu berdiri dihadapan Yoona.

“Yuri Unnie, hilang. Jadi tadi saat aku pergi kekamar mandi dan meninggalkannya duduk diair terjun. Tapi saat aku kembali dia tak ada, dan aku menemukan kristal berwarna biru ini” Ujar Yoona seraya menyerahkan kristal berwarna biru yang tadi dia genggam pada Luhan. Namja itu terdiam, dia tak terlihat cemas. Beberapa detik kemudian, dia membelalakkan kedua matanya sehingga membuat Yoona terkejut.

“Sial. Apa yang gadis itu inginkan !!”

~~** I’m Wolf **~~

Part 5B

Yuri perlahan membuka kedua matanya. Dia menatap sebuah ruangan yang asing baginya. Sebuah ruangan gelap tanpa ada sinar sedikitpun. Gadis itu menggerakkan tangannya, mencoba untuk pergi dari tempat aneh ini. Hanya saja tangannya itu terasa sakit. Yuri merintih pelan, kedua matanya kini kembali mengedarkan pandangan melihat barang kali ada jalan keluar disini. Yang benar saja, saat dia mencoba untuk berdiri, tiba tiba saja sebuah cahaya terang menyilaukan mata memenuhi ruangan itu diikuti dengan suara langkah kaki seseorang. Yuri bergidik tapi gadis itu sama sekali tak beranjak dari tempatnya.

Suara langkah kaki itu semakin mendekat. Semakin dekat.

“Nugu-ya ?” Ujar Yuri mencoba lebih memberanikan diri. Tak butuh waktu lama, dia sudah dapat melihat sesosok lelaki dengan tubuh jakung kini berdiri dihadapannya. Memperhatikan gadis itu dengan seksama. Dan jauh dalam fikiran Yuri, dia merasa pernah bertemu dengan lelaki dihadapannya.

“Apakah kau Kwon Yuri ?” Tanya laki laki itu dengan sedikit ragu. Senyuman Yuri mengembang. Gadis itu merasa Tuhan telah menyelamatkannya dari neraka yang hampir saja membuatnya mati sia sia.

Yah, tepat beberapa jam yang lalu saat Yuri masih berada didalam sebuah ruangan megah milik keluarga suaminya, Luhan. Dan saat dia asyik berbincang dengan Yoona adik iparnya. Ketika Yoona pergi kekamar mandi, dia melihat sosok yeoja masuk kedalam ruangan itu. Entah apa yang terjadi, tiba tiba saja yeoja itu menarik tangan Yuri dan membuat kulitnya itu robek. Selang beberapa saat setelah kejadian itu, Yuri lebih memilih untuk memejamkan matanya dan tak sadarkan diri.

“Hey ! Apakah kau mendengarkanku ?” Tanya lelaki itu. Yuri yang tadinya hanya terdiam kini mengerjapkan matanya berkali kali. Dan menatap namja dihadapannya dengan tatapan meminta untuk mengulang ucapan lelaki itu.

“Ah, baiklah. Jadi perkenalkan namaku Oh Sehun. Aku adalah sahabat dari Luhan, dan dia menyuruhku untuk mencarimu. Kita langsung saja ne, sebentar lagi pertunangan Luhan dan Krystal akan segera dimulai. Chanyeol dan Sooyoung sudah membereskan serigala serigala yang tadi menjagamu dan sekarang, kau harus ikut kami kesuatu tempat” Jelas lelaki bernama Sehun itu. Yuri mengangguk pelan, kemudian tersenyum ramah pada laki laki itu.

“Kita harus bergegas” Ujar Sehun. Ia mengenggam tangan Yuri kemudian menarik Yuri dan berlari keluar bangunan aneh itu. Yuri hanya terdiam, memandang sosok lelaki dihadapannya ini, sekilas ia mirip dengan Luhan hanya saja lelaki dihadapannya itu beberapa centi lebih tinggi dibandingkan dengan Luhan. Entah berapa lama gadis itu memandang Sehun, dan yang pasti mereka sudah berada diluar gedung.

“Dimana Chanyeol ?” Gerutu Sehun pelan. Dia memutar kepalanya mencari sosok namja dan seorang yeoja, namun hasilnya nihil. Ia tak menemukannya.

“Sehun-ah ! Kami disini !”

>>>>

“Kau baik baik saja Yuri ?” Tanya gadis bertubuh tinggi itu. Ia tersenyum simpul kemudian duduk disamping Yuri. Yuri hanya membalas senyuman gadis yang dipanggil dengan sebutan Sooyoung dan menjawab pertanyaan gadis itu dengan anggukan kepala. “Aniya, tanganmu terluka” Sahut gadis itu panik. Yuri menyergit, memandangnya dengan sebuah tatapan ‘Lalu ? kenapa kau begitu panik ?’.

“Kau harus segera diobati, Yuri-ah” Ujar gadis itu lagi kemudian bangkit dari duduknya, hendak mengambil sesuatu untuk mengobati tangan kanan Yuri yang terluka. Tapi langkah gadis itu terhenti saat Yuri menarik tangannya, menyuruhnya untuk berhenti. Sooyoung menolehkan kepalanya, menatap gadis itu dengan sebuah tanda tanya besar. Kedua alisnya menyatu. Sedangkan Yuri hanya tersenyum. Senyuman manis.

“Tidak perlu, luka ini akan sembuh dengan sendirinya” Ujar Yuri pada Sooyoung. Yah, dia ingin menolaknya dengan halus. Yuri hanya tak ingin merepotkan Sooyoung dan memperlakukan Sooyoung seperti itu.

“Aniya, luka itu bisa merembet dan melukai sarafmu” Sahut Sooyoung. Ia kembali berjalan meninggalkan Yuri, tak ada penolakan lagi dari Yuri dan gadis itu pergi entah kemana. Sekarang tinggallah Yuri didalam sebuah ruangan yang sepi dan hampa. Gadis itu menggerakkan tangannya, mencoba membuka gorden putih dan tipis yang menutupi jendela yang ada disana. Yah, Yuri sekarang berada dirumah Sooyoung. Tepatnya sekarang ia berada dikamar Sooyoung. Tentang Sehun dan Chanyeol mereka pergi untuk menghadiri pesta pertunangan Luhan dan Krystal dan ingin memberitau jika Yuri baik baik saja.

Gadis berkulit coklat itu terdiam. Entah kenapa setiap dia memandang langit biru dari jendela membuat kedua matanya berair. Sekarang rasa sesak mulai memenuhi dirinya, pandangan gadis itu buram karena air mata yang kini mengisi kedua matanya. “Kau tak seharusnya melakukan hal ini padaku” Gumannya pelan. Ia membenamkan wajah manisnya diantara kedua kakinya. Gadis itu menangis.

Sedangkan disisi lain, nampak sosok namja berdiri diambang pintu dengan raut wajah yang sedih. Ia menatap Yuri dengan seutas senyuman kecil. Ada rasa kasian pada Yuri, ia tau jika Yuri sangat mencintai Luhan dan begitu sebaliknya. Dan ia juga tau, betapa sulitnya kisah cinta mereka hanya karena dihalangi oleh seorang gadis, yah Jung Krystal yeoja yang dia cintai.

Sehun berjalan mendekati Yuri lalu duduk ditepi kasur. Ia mengelus rambut hitam Yuri pelan, dengan maksud menenangkan gadis itu. Yuri menghentikan tangisannya dan menatap sosok Sehun dengan tatapan terkejut. “Berhentilah menangis, mana tanganmu ?” Tanya Sehun, ia meraih tangan kanan Yuri dan mengobati luka yang ada ditangan itu.

“Kau..” “Kenapa kau sudah kembali ?” Tanya Yuri. Ia menatap Sehun yang nampak menghentikan aktivitasnya dan tersenyum lembut pada Yuri. “Kami tidak bisa masuk. Entah apa yang terjadi, penjaga itu menyuruhku dan Chanyeol pergi karena tak ada didaftar undangan. Maafkan aku” Jawab Sehun. Ia kembali mengoleskan obat untuk mengobati tangan Yuri, tak berani menatap gadis itu. Yuri menghela nafasnya perlahan, namun helaan nafas itu terdengar seolah dia tengah frustasi. “Gwenchana, itu semua sudah diatur” Jawab Yuri. Sehun mendongakkan kepalanya menatap gadis itu singkat lalu kembali mengoles obat ditangannya.

“Aku juga ingin mengagalkan pertunangan itu, Yuri-ah” Guman Sehun pelan, ia menatap Yuri dengan seutas senyuman diwajahnya yang tampan. Yuri nampak terkejut, gadis itu masih bingung dengan ucapan Sehun barusan. Untuk apa dia mengagalkan pesta pertunangannya Luhan ? Toh, tak ada untungnya buat Sehun bukan ? Yah, itulah yang ada difikiran Yuri sekarang. Yuri masih terdiam dan menatap Sehun dengan bingung.

“Mwo ?”

“Aku mencintai gadis itu. Aku sangat mencintainya Yuri-ah, aku tak tau apa yang harus kulakukan. Aku benar benar mencintai Krystal” Ujar Sehun seolah tak memperhatikan ekspresi Yuri yang kini benar benar terlihat shok. Yuri tak mengubah ekspresinya, bahkan sampai Sehun kini terkekeh karena ucapannya sendiri. “Kau..” “Mencintai unnieku ?” Guman Yuri pelan. Ia masih tak percaya dengan ucapan Sehun. Laki laki dihadapannya ini mencintai Krystal ? Gadis yang Yuri anggap sebagai malaikat kematian itu memiliki banyak orang yang menyayanginya. Tapi, kenapa gadis itu begitu jahat dengannya ?

“Aku mencintainya. Bahkan Luhan juga” Jawab Sehun. Tubuh Yuri menegang seketika. Gadis itu kembali merasakan sakit menjalar keseluruh tubuhnya. Ia tersenyum, tapi senyuman itu hanyalah seutas senyuman paksa. “Aku tau” Ujar Yuri.

“Saat ia pertama kali bertemu dengan Krystal, wajah Luhan terlihat begitu bahagia. Aku tak pernah melihatnya sebahagia itu, ia langsung berhamburan memeluk Krystal. Lalu saat umma Luhan berkata jika dia akan menjalani pertunangan dengan Krystal, bahkan tak ada penolakan sama sekali dari Luhan. Ia justru ingin mengantarku kembali kebumi. Dan sekarang dia sudah bertunangan dengan Krystal bukan ? ia sudah bahagia sekarang. Ah, gwenchana. Lagipula Luhan bukanlah siapa siapa untukku. Huh, dia bukan siapa siapa” Ujar Yuri. Ia tersenyum getir lalu menyentuh bahu Sehun. Sehun menatap gadis itu dengan bingung. “Masih ada orang lain disana, tak hanya mereka bukan ?” Ujar Yuri senang. Ia menghela nafasnya perlahan, menghilangkan semua rasa sesak yang menjalar ditubuhnya.

“Sehun-ssi, ada penyusup !” Ujar sosok lelaki bertubuh jakung yang tiba tiba saja berdiri diambang pintu. Ia nampak tengah menggandeng seseorang. Sehun dan Yuri segera bangkit dari duduk mereka dan berjalan mendekati Chanyeol. Yang benar saja, kini nampak sosok lelaki bertubuh lumayan tinggi berdiri disampingnya. Yuri menyerngit melihat laki laki itu. Dia mengenalnya.

“Kai ? Apa yang kau lakukan disini ?”

>>>>>

“Maafkan aku karena sudah lancang datang kesini. Aku hanya ingin mencari Yuri yang sudah hilang selama beberapa minggu. Dan aku menemukannya disini” Ujar laki laki bernama Kai itu. Ia menampakkan seutas cengiran diwajahnya yang tampan. Sedangkan Yuri kini tengah menatapnya dengan tatapan kesal dan tajam. “Lalu bagaimana dengan Taeyeon unnie ?” Tanya Yuri. Kai tersenyum senang lalu menunjuk kearah belakang Yuri.

“Ia berada disana, dengan yeoja yang aku tak tau namanya” Ujar Kai senang. Yuri membelalakkan kedua matanya lalu berlari mencari sosok Sooyoung yang kini sedang bersama Taeyeon. “Unnie !!” Teriak Yuri kemudian berhamburan memeluk gadis bertubuh kecil dan berambut pirang tersebut. Kim Taeyeon gadis kutu buku sahabat Yuri. Ia tersenyum senang dan membalas pelukan Yuri lebih erat.

“Apa yang kau lakukan disini ? Bukankah ini dunia serigala ? Dan bagaimana jika mereka melukaimu ? Ah, kau baik baik saja bukan ?” Tanya Taeyeon. Yuri terkekeh mendengarkan kalimat pertanyaan yang Taeyeon lontarkan. Yuri hanya mengangguk dan itulah jawabannya.

>>>>>

Luhan membaringkan tubuhnya diatas kumpulan awan yang menjadi kasur dikamarnya yang megah itu. Ia diliputi perasaan cemas sekarang. Entah apa yang dia perbuat dengan menyuruh Sehun dan Chanyeol mencari dan menjaga Yuri. Hey, seharusnya dia melakukannya sendiri. Bahkan mereka berdua tak mengenal Yuri dengan bik bukan ? Ah, ia menyesal melakukan hal itu.

“Kau dimana Yuri-ah ?” Guman laki laki itu. Ia memejamkan kedua matanya, berharap seluruh perasaan yang menyelimuti hatinya kini hilang. Banyak masalah yang datang menghampirinya sejak gadis itu datang. Gadis yang tak pernah ia lihat selama 14 tahun, gadis yang pernah ia cintai itu sekarang bukanlah menjadi sosok yang penting bagi Luhan.

“Kau tak akan menikah dengan gadis bernama Krystal itu jika dia adalah Krystal ku, Unnieku. Dan jika kau menikah dengannya, aku akan menyuruh Yoona untuk membunuhku”

Kalimat itu terus menghantui kehidupan Luhan. Dengan mudah gadis itu mengucapkan hal itu ? Bahkan dia tak pernah mengerti betapa sulitnya Luhan melindungi dirinya dan astaga Luhan benar benar gila kali ini. Tak melihatnya selama satu hari saja sudah membuatnya gila seperti ini apa lagi Yuri benar benar meninggalkannya ?

“Aku harus mencarinya” Ujarnya. Ia bangkit dari tidurnya kemudian berjalan meninggalkan ruangan megah miliknya. Menuju kesebuah lorong gelap dan dipenuhi dengan kelelawar mengintai. Luhan berjalan kearah kamar Yoona, dongsaengnya, kemudian ia membuka pintu kamar itu dan mendapati sosok Yoona sedang menerawang air terjun dengan tatapan kosong. “Yoona” Panggil Luhan. Yoona menengokkan kepalanya menatap Luhan dengan tatapan sayu. Ia tersenyum tipis sangat tipis bahkan ia nampak seperti tak tersenyum kali ini. “Oppa” lirihnya. Gadis itu menundukkan kepalanya lalu menghapus air mata yang tiba tiba saja mengalir diwajahnya yang cantik.

“Maafkan aku. Karena aku Yuri unnie menjadi seperti ini. Dia baik baik saja, hanya tangannya yang terluka. Sekarang ia nampak lebih bahagia dari biasanya, oppa. Teman temannya dari bumi rupanya sudah datang kesini. Huh, kau tak perlu mencemaskannya lagi” Ujar Yoona, ia menggerakkan tangan kanannya diatas air terjun yang mengalir dikamarnya. Sedetik kemudian, muncullah wajah sosok gadis manis kini tengah berada diruang makan bersama dengan Chanyeol, Sooyoung, Sehun dan dua orang yang tak Luhan kenal. Luhan menatap air itu dengan sebuah tatapan penuh kebencian, tanpa ia sadari tangannya terkepal saat melihat Sehun kini memukul kepala Yuri kemudian mereka tertawa bersama. Tersirat rasa tak suka yang memenuhi hatinya saat melihat Sehun dan Yuri bersama.

“Kenapa Sehun tidak memberitauku ?” Tanya Luhan dingin. Ia masih menatap air yang terus menampakkan wajah gadis berwajah manis, bernama Kwon Yuri. Yoona terdiam menatap ekspresi yang Luhan tampakkan. Dan kali ini Yoona berada didalam kesimpulan jika Luhan sedang cemburu. Yoona mengalihkan pandangannya, menatap kearah Sehun dan Yuri. Pikirannya melayang kali ini. ‘Apakah Sehun menyukai Yuri unnie ?’ pikirnya.

“Aku harus memberi Sehun pelajaran” Ujar Luhan kemudian hendak berjalan meninggalkan Yoona. Langkahnya terhenti saat Yoona menarik lengan Luhan, menyuruh laki laki itu untuk tetap tinggal. “Lihat ini Oppa” Ujar Yoona, lagi lagi gadis itu menyentuh air yang mengalir dari air terjun. Dan kembali menampakkan sosok Sehun dan Chanyeol kini berdiri dihalaman istana. “Mereka ingin memberitaumu kemarin, hanya saja penjaga mengusirnya karena mereka tak diundang. Aku tak tau jika ada kebijakan itu, aku sudah bertanya kepada kedua penjaga itu dan ia berkata jika Umma yang menyuruhnya, melarang Sehun dan Chanyeol untuk masuk. Dan kali ini aku semakin curiga dengan Umma” Jelas Yoona. Luhan menyergit, menatap Yoona dengan tatapan tak percaya.

“Mwo ?”

“Oppa, kita harus mengumpulkan semua bukti jika kau ingin menemukan siapa yang ada dibalik semua ini. Jika aku melihat keadaan yang terjadi, sepertinya orang itu mengincar Yuri dan Sehun. Aku tak ingin terjadi apapun pada mereka” Ujar Yoona lagi. Ia menatap Luhan dengan tatapan memohon berharap Luhan akan setuju dengan rencana yang akan ia laksanakan. Luhan terdiam, lalu mengangguk pelan.

“Baiklah”

>>>>>>

Gadis itu memandang sosok yang ada disampingnya dengan seutas senyuman manis diwajah cantik miliknya. Ia tak pernah sesenang ini sebelumnya. Yuri dan Sehun duduk diatas batu besar tak jauh dari rumah milik Sooyoung. Mereka nampak terdiam, diselimuti dengan keheningan malam yang memiliki hawa cukup dingin untuk kulit manusia.

Yuri menatap Sehun seolah ia tengah menatap sosok pangeran yang akan menikah dengannya esok. Entah kenapa gadis itu begitu bahagia jika ia duduk disebelah Sehun sekarang. Mungkin kah ia tengah jatuh cinta ? Mungkin saja.

Ia melupakan sosok itu, sosok cinta pertamanya.

“Kenapa kau mengajakku duduk disini ?” Tanya Yuri pelan. Ia masih menatap sosok Sehun yang kali itu terlihat sibuk memandang langit malam. Mendengar ucapan yang Yuri lontarkan membuat Sehun terkekeh pelan. Entah apa yang lucu, tapi lelaki itu nampak begitu antusias tertawa dihadapan Yuri.

“Aniya, tiba tiba saja aku merasa ini adalah saat terakhir melihat langit malam. Bukankah itu lucu ?” Jawab Sehun. Ia kembali terkikik pelan kemudian mengalihkan pandangannya menatap sosok Yuri yang kini menyipitkan kedua matanya. Memandang Sehun dengan kesal. “Jangan bergurau ! aku bersungguh sungguh, Pabo !” Ujar Yuri kesal. Sehun mengembungkan pipinya lalu menggeleng pelan. Pertanda ia sedang tak bergurau kali ini.

“Ani, aku serius. Aku bahagia kau berada disini Yuri-ah” Ujar Sehun lalu tersenyum senang pada Yuri. Yuri terdiam, ia nampak terpaku menatap seutas senyuman yang Sehun pasang. Bahkan lelaki itu terlihat begitu tampan jika tersenyum. “Apa ? kau mengatakan sesuatu Sehun-ah ?” Ujar Yuri. Dia berpura pura tak mendengar ucapan Sehun. Sehun hanya mengendus kesal kemudian mengangkat bahunya tanda tak perduli.

“Lebih baik jika kau tak mendengarnya” Ujar Sehun kemudian mengulurkan lidahnya, mengejek Yuri. Yuri menyipitkan keduanya matanya lalu menyikut lengan lelaki itu.

“YA !!”

>>>>>

“Apa ?!! Bagaimana bisa dia pergi ?” Tanya gadis itu. Dia nampak menatap kedua lelaki yang ada dihadapannya ini dengan tatapan penuh dengan amarah. Kedua laki laki itu hanya mampu menundukkan kepalanya, mendengarkan seluruh omelan yang gadis itu lontarkan. “Dasar bodoh” Ujarnya lagi.

“Sehun, dia yang membebaskannya” Sahut salah satu dari lelaki itu. Sedangkan laki laki yang satunya lagi hanya menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan temannya. Gadis itu terdiam. Lalu beberapa detik kemudian nampak menyeringai bahkan sekarang ia tertawa meremehkan. “ Jadi, dia sudah berkhianat sekarang” Ujar Gadis itu kemudian berjalan meninggalkan kedua namja yang hanya terdiam menatapnya dengan aneh dan takut.

“Kita lihat saja, siapa yang pantas hidup didunia ini”

>>>>>>

Luhan berdiri tak jauh dari tempat Sehun dan Yuri duduk. Ia tersenyum simpul melihat Yuri yang terlihat begitu bahagia berada didekat Sehun. Laki laki ini hanya terdiam, menundukkan kepalanya dan berguman dalam hati.

“Apakah aku hanya kumpulan kesedihan bagimu, Yuri-ah ? Maafkan aku” Gumannya pelan. Sedetik kemudian kedua matanya yang berwarna coklat kini berubah menjadi biru. Laki laki itu berubah menjadi serigala dan berjalan lambat meninggalkan tempat persembunyiannya itu.

Langkah serigala abu abu itu terhenti saat mendengar suara teriakan gadis tak jauh dari tempatnya berdiri. Dia membalikkan tubuhnya dan menatap sosok gadis kini terdiam dan ada dua orang serigala disana. Ia berlari menghampiri mereka, dan sedetik kemudian ketiga serigala itu berubah menjadi tubuh asli mereka masing masing.

“Sang Pangeran berada disini juga rupanya” Ujar gadis itu. Ia berjalan mendekati Luhan kemudian menyentuh pipi Luhan lembut. Sedangkan Luhan hanya terdiam menatap sosok Yuri yang nampak terdiam, menatapnya dengan tatapan sedih dan penuh kebencian. Yuri yang terduduk ditanah hanya terdiam, menahan air mata yang sudah memuncak ingin keluar.

“Apa yang akan kau lakukan Krystal ?” Tanya Luhan dingin. Ia menatap sosok Krystal dengan tatapan yang sama. Tapi Krystal hanya tersenyum, tersenyum meremehkan. “Apa yang kau lakukan ?!!” Tanya Luhan lagi, kali ini dia sedikit berteriak. Wajahnya memerah karena menahan amarah. Sedangkan Krystal kembali menyeringai.

“Tak ada. Hanya ingin memberi pelajaran pada Sehun. Suamiku, berhentilah marah seperti itu. Hm ?” Ujar Krystal yang ditujukan pada Luhan. Luhan mengerpalkan tangannya. Masih menahan seluruh amarah yang kini mulai memuncak pada dirinya. “Ups, jika aku berkata seperti itu disini ada seseorang yang cemburu. Adikku tercinta, kenapa kau selalu merusak rencana yang telah kususun ?” Ujar Krystal lagi. Yuri nampak membulatkan kedua matanya menatap sosok Krystal yang kini berjalan menghampirinya.

“Kau akan kehilangan seluruh kebahagiaanmu, satu persatu” Bisik Krystal tepat ditelinga Yuri. Yuri terpaku. Tubuhnya membeku seketika saat mendengarkan ucapan Krystal. Air mata yang selama ini Yuri tahan mulai meluncur keluar. Gadis itu menangis. Dia menutup kedua telinganya enggan mendengarkan ocehan tak perlu yang Krystal ucapkan. Sekarang, apa lagi yang gadis itu akan lakukan padanya ? ia sudah cukup menderita karena Krystal.

“Seorang anak yang tidak datang kepemakaman kedua orang tuanya. Bukankah hal itu buruk Yuri-ah ? Kenapa kau tak datang kepemakaman Umma dan Appa hm ? Sia sia aku membunuh mereka, dasar kau memang anak durhaka”  Ujar Krystal. Ia tertawa, cukup keras. Sedangkan Yuri kini semakin terisak, tubuh gadis itu semakin lama semakin lemas. “Apa ?” Ujar Yuri lemas.

“Jadi Kai belum memberitaumu ? Tentu saja, bagaimana bisa dia memberitau pada gadis yang lemah seperti dirimu ? Kau hanya menyusahkan orang lain, tak mampu berbuat apapun. Menyedihkan !” Ujar Krystal lagi. Yuri terpaku mendengar ucapan Krystal. Yah, dia memang gadis yang lemah. Tapi setidaknya dia tak sepengecut Krystal bukan ?

“Berhenti berkata itu, Krystal. Jika kau memiliki urusan denganku, jangan pernah sakiti Yuri” Teriak Sehun. Ia mulai kesal dengan ucapan Krystal yang melukai hati Yuri. Krystal membalikkan badannya menatap sosok Sehun dengan seutas senyuman manis diwajahnya yang cantik.

“Maaf, aku lupa jika kau sudah mencintai Yuri” Ujar Krystal. Yuri dan Luhan membelalakkan kedua mata mereka, menatap Krystal dengan tatapan tak percaya. “Kenapa kau menjadikanku alasan Sehun-ah ? Bukankah selama ini kau mengamati sosok Yuri huh ? Bagaimana bisa kau menyakiti hati sahabatmu yang sudah memberikan seluruh kepercayaan yang dia miliki untuk kau menjaga Yuri, bukankah itu sebuah kesempatan besar bagimu ? Kenapa kau justru berkata pada adikku jika kau menyukaiku ?” Ujar Krystal ia menatap Sehun dengan tatapan meremehkan. Sedangkan Sehun kini menatap Krystal dengan tatapan tak percaya.

“Kau” “Kau tak tau siapa sebenarnya aku” Ujar Sehun dingin. Dia masih menatap Krystal dengan tatapan tajam. Krystal kini berjalan mendekati Sehun dan menghentikan langkahnya tepat dihadapan Sehun. Ia berbisik pada Sehun seraya berguman sesuatu. “lalu ?”

“Aku memang mencintaimu” Jawab Sehun tegas. Ia menatap Krystal yang tersenyum tipis. Tangan kanan Krystal kini meraih dua buah besi dari punggungnya kemudian menacapkan pada kedua telapak tangan Yuri, sehingga gadis itu tak bisa bergerak sekarang. Luhan yang melihat Yuri diperlakukan seperti itu hendak menusuk Krystal dengan besi miliknya tapi gadis itu dengan sigap menghidar. Krystal kembali mengambil dua buah besi dari punggungnya, dan untuk yang sekarang, ia menancapkannya pada Luhan.

“Jangan ganggu aku ! Aku hanya memiliki urusan dengan Sehun. Bukan dengan kalian berdua” Ujar Krystal dingin. Ia kembali berjalan meninggalkan Yuri dan Luhan yang kini terbaring lemas dengan kedua tangan yang tertancap ditanah dan darah yang mengalir keluar. Luhan menatap Yuri sayu, sedangkan Yuri kini tersenyum tipis. “Aku baik baik saja, Luhan” Bisik Yuri pelan.

“Jika kau memang mencintaiku, apakah kau berani mati untukku ?” Ujar Krystal. Alis kanannya terangkat, ia menatap Sehun dengan tatapan meremehkan. Sedangkan Sehun ia hanya terdiam, sibuk memikirkan apa yang Krystal ucapkan.

“Adwae Sehun-ah !! Adwae !!” Teriak sosok gadis dari belakang Krystal. Mendengar suara itu Krystal menolehkan kepalanya. Ia menatap sosok gadis cantik yang kini menggunakan gaun mewah tengah berdiri dihadapannya. Gadis itu memasang wajahnya yang dingin. Krystal tertawa melihat Yoona kini berdiri dengan sombongnya disana. “Apa yang kau lakukan disini, Yoona !!” Teriak Sehun. Ia tak bergerak sama sekali melihat sosok Yoona yang kini berdiri tak jauh darinya. Gadis itu, apa yang dia lakukan ?

“Aku ingin disini, Sehun-ah” Guman Yoona. Ia tersenyum tipis saat melihat Luhan dan Yuri yang kini terbaring dan menatapnya tak mengerti. Ia kembali mengedarkan padangannya menatap sosok Sehun yang berdiri dengan kedua tangannya tergantung dipohon. “Tidak ! Cepat pergi disini sangat berbahaya” Teriak Sehun lagi, menyuruh Yoona untuk pergi. Lagi lagi Yoona menggeleng enggan. Ia berjalan mendekati Sehun kemudian terduduk lemas dihadapan lelaki itu.

“Kau, kenapa kau selalu seperti ini ? Kenapa kau selalu membahayakan keselamatanmu untuk menyelamatkan orang lain ? Kenapa kau tak pernah mau menerima bantuanku ? Kau tau, itu menyakitkan Sehun-ah” Ujar Yoona. Ia menangis dan menundukkan kepalanya sehingga Sehun tak mampu melihatnya sekarang. Sehun menatap Yoona dengan tatapan iba. Ia ingin sekali memeluk gadis itu dan menenangkannya, hanya saja tangannya yang terikat ini membuatnya tak bisa bergerak.

“Kumohon, berhentilah berdrama. Itu sangat membosankan !” Ujar Krystal dingin. “Yoona, Sehun itu mencintaiku bukan mencintaimu” Ujar Krystal lagi. Ia nampak begitu membanggakan dirinya sendiri. Yoona tersenyum meremehkan.

“Aku tau. Karena itu aku membencimu”

~~** I’m Wolf **~~

TBC

Hallo, gimana ? Apakah masih kurang panjang ? Apakah masih jelek atau makin berbilit bilit ? Maafkan Author kalo part ini lama banget wkwkwk, setelah cukup lama saya bertapa dikamar mandi akhirnya ada ide juga wkwkw, So wait for next chapter yaa😀 Part 5C><

See you again😀

Jangan lupa komentar😀

Bye bye😉

17 responses to “I’m Wolf [Part 5B]

  1. yeay akhirnya lnjutannya ada jg…huah critanya mkin seru soalnya prasaan msing2 cast nya mkin kebongkar…
    yuri nya kasian bgt,,aish ksel bgt liat si krystal..emosi bgt liatnya…
    sehun nya jgn smpe mati dong eon,,ksian dia uda bnyak berkorban…konfliknya yulhan jg uda klimaks bgt,,sedih liatnya…
    part 5C ditnggu ne eon…:)

  2. Akhirnya keluar juga part 5B-nya. Makin kesini makin Siip ceritanya, Ga kerasa bacanya, eh tahu@ udah TBC…Please, Lanjut ya?

  3. what ?? Aku tau ni siapa yg nyakti yuleon pasti krystal.
    Aku gag rela krys sama luhan. Aku pngn yulhan kak. Ow ea aku brtrmah ksh soalnya uda dipublis.

  4. Danita-chan , mianhae .. Mianhae ..
    eonnie baru komen skrg . Baru tau kalo udh ada nie barang .. /kacauparah/
    Astagaa~ jd sbnr’x ini cinta segi brpa ? Yul sbnr’x cinta’x sama Lulu apa Sehun ?
    trsrh dehh mau segi brpa , trsrh jg Yul cinta’x sama sypa . cuma kasian liat Yul . Ky’x smw kbhgiaan dy direbut melulu sama Krystal😦
    Ngarep’x sihh ttep pasangan twintrooper -YulHan & YoongHun- hha~ /slap

    Ahh~ udh ada part 5C’x jg yaa ? Kalo gitu lgsg cuss ke sonoh dehh ..🙂

  5. Aaaaa~Krystal jahat amat sih >.<
    semoga YulHan + YoonHun bersatu #eaaa

    O iya… Sebenarnya aku reader lama, tpi baru bisa koment skrang. Maap yaaa~😀

  6. BINGUNG!!
    Sehun ini suka siapa sih?!
    Kai sama Taeyeon kenapa bisa ada disana?
    YUlHan gimana nasibnya?*Kepotingkatdewa!
    aigoo.. aku gak bisa berpikir lagi -_-

    ayo kita lanjut~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s