[FREELANCE] God Of Death

freelance-god of death

 

Nama author : burairah07

Judul ff : god of death

Main cast  : choi sulli,choi sooyoung,wuyifan

Other cast : Gina Jane Choi

Genre : angst ,sad,romance

Annyeong ini ff angst pertamaku loh mainhae kalau gaje ,ngak nyambung ,dan terutama typo bertebaran dimana mana .ff ini terinspirasi dari anime death note yang kutonton rame rame dikelas kalau ngak ada gur ,udalah ngak usah banyak bacot .Don’t bash,Don’t plagiat jangan lupa comment because I hate siders Selamat membaca ^o^

god of death

Langit malam kali ini terlihat sangat pekat awan hitam mengepul dilangit ,atmosfer dibumi mulai terasa berbeda dari sebelumnya.Pertanda akan terjadi hal yang tidak diinginkan.Tiba-tiba saja dari kepulan awan hitam itu meluncur tiga sosok mahluk bersayap hitam pekat menapakkan kakinya kebumi ,tampangnya terlihat sangat bengis namun sangat tampan pancaran matanya memancarkan pembunuhan dengan kuku yang amat sangat tajam , ya mahluk itu adalah dewa kematian .Dewa kematian itu tak datang sendiri tetapi dia datang bersama kedua temannya dengan tujuan melancarkan tugas mereka yaitu mencabut nyawa.

Semua orang mulai terlihat ketakutan mereka mulai mencari tempat persembunyian terbaik menghindar dari para dewa kematian itu .Beberapa orang memasuki rumah masing-masing dengan perasaan cemas ,mereka mengunci pintu di segala penjuruh rumah mereka,  dari sudut kesudutnya merapatkan jendela dan menguncinya dengan gembok berlipat ganda sehingga tak ada celah bagi siapapun masuk.Para dewa kematian  mulai menyebar mencari target disana mengobarak abrik seluruh kota dengan ganas ,hingga akhirnya salah satu dewa kematian itu menemukan targetnya menatap tajam pintu rumah yang berada di sudut kota, didobraknya pintu rumah itu dengan mudahnya menggunakan satu kakinya yang sangat jenjang.

Didalam rumah itu berdiri seorang namja dengan raut wajah ketakutan .Tanpa berpikir panjang dikoyaknya dada namja itu menggunakan kukunya yang sangat panjang menusuk kedalam menuju jantung namja itu dan menariknya dengan ganas .darah menyembur deras dari dada namja itu .Dicengkram kuat jantung namja yang baru saja tewas karenanya ,lalu diinjaknya dengan kasar berkali –kali .Sungguh bengis sekali “Kris” sahut seorang dewa kematian lainnya dari luar rumah “kita harus cepat” lanjut namja yang satu lagi.Mereka kembangkan sayap mereka menembus atap rumah namja itu dengan cepat menuju ke langit yang pekat itu.

***

 

Kris POV

“Kris” sahut sehun dari luar rumah yang mengejutkanku  “kita harus cepat” lanjut  chanyeol

Aku tau maksud mereka .Kukembangkan sayapku  terbang menerobos rumah seorang namja yang baru saja kehilangan nyawanya karenaku ,ya inilah tugasku mencabut nyawa setiap umat manusia yang mungkin tak bersalah .Terkadang aku menyesali mengapa aku harus dilahirkan dalam bentuk sekeji ini ,membunuh manusia dengan mencabut jantung mereka dengan ganas sesungguhnya sangat tak pantas .Mungkin menjadi seorang manusia terasa lebih bahagia dengan bisa merasakan hidup yang tenang tanpa rasa bersalah yang terus menghantui , tapi itu hanya harapan yang  sangat mustahil bagi  seorang dewa kematian sepertiku dapat hidup menjadi manusia ataupun hidup menjadi seorang malaikat yang suci .

Kutemui raja suho disinggasananya untuk melaporkan keberhasilanku hari ini.Sebenarnya suho adalah saudaraku sendiri tetapi entah mengapa appa lebih memilih suho menjadi  raja dibandingkan aku. “Suho,tugasku hari ini sudah selesai” laporku pada suho dengan sopan “kris wu kau benar-benar dewa yang memuaskan”puji suho “sudahlah ,sekarang aku boleh pergi kan?” tanyaku, suho hanya mengangkuk pertanda iya atas pertanyaanku .Kulangkahkan kakiku menuju ke dalam kastilku .

*

Kini dikastilku tergeletak secarik surat perintah baru dari suho ,kubaca surat itu secara cermat “tugasmu adalah membunuh seorang ahjumma di jalan gangnam nomor 2201 ,korea selatan” kupasang senyum smirk membaca surat itu Its time , kukembangkan sayapku terbang dengan kecepatan tinggi ke jalan gangnam nomor 2201.

POV END

Sekali lagi seorang dewa kematian kembali mengusik kedamaian dimuka bumi diporak porandakannnya korea selatan mencari mangsanya . Ditendangnya sebuah rumah sederhana di jalan gangnam nomor 2201 dengan ganasnya sehingga menjadi hancur berkeping-keping .Terpancar dikedua matanya binar-binar kebahagiaan akan membunuh ,terlihat dari kedua bola matanya seorang ahjumma memeluk seorang yeoja muda yang terlihat ketakutan .Dengan kasarnya dewa kematian itu melepaskan dekapan yang kencang dari kedua orang yang ada dihadapannya itu dengan kasarnya ditariknya badan ahjumma itu menyudutkannya di sudut ruangan .Kini kukunya yang panjang seolah siap mencakar ditatapnya wanita dihadapannhya dengan bengis sambil tersenyum smirk ,membuat mata yeoja yang satu lagi membulat.Yeoja muda itu menarik tangan dewa kematian dengan paksa dari tubuh yeoja paruh baya yang merupakan ibunya menyebabkan tangan sang dewa tanpa sengaja  membentuk cakaran di tangannya “Lepaskan Oemmaku” perintah yeoja muda itu .Apa yang di pikirkan yeoja itu ?dia sedang berhadapan dengan dewa kematian,apakah dia tidak takut akan kematian? ,ataukah dia tidak menyayangi nyawanya lagi?.

*

Detik demi detik berlalu air mata mulai bergelinangan di pipi yeoja muda itu “Kumohon!” pinta yeoja itu sekali lagi.Namun dewa kematian tidak memperdulikannya pandangannya tetap berpusat pada ahjumma yang sedang ia sudutkan .Dikoyaknya dada Ahjumma yang ada didepannya ,ahjumma itu meringis kesakitan cairan kental berwarna merah mulai mengalir dari dadanya “sooyoung jaga sulli” tutur ahjumma itu.Kuku tajam dewa kematian mulai masuk kedalam dada ahjumma itu mencari jantungnya lalu ketika ia berhasil menemukannya dicabutnya jantung yang masih berdetak “AKHHH!!!” erang ahjumaa itu menahan kesakitan yang amat sangat karena jantungnya baru saja dicabut .Dewa kematian menggenggam jantung baru itu dimasukkannya ke dalam mulutnya dan dikunyahnya jantung itu “Lezat” gumam dewa kematian itu.Yeoja muda yang sedari tadi menangis mulai beranjak dari posisinya mengahmpiri dewa kematian itu “Kau sungguh keji!!” tutur yeoja itu dengan nada meninggi telunjuknya menunjuk ke wajah dewa kematian itu “Apakah kau tidak takut mati hah?” jawab dewa kematian itu dengan kasar sambil mencekik leher yeoja yang ada dihadapannya.

Sooyoung POV
Suasana diluar pagi ini sangatlah bising ,ya beginilah kehidupan dikorea tak henti -hentinya kebisingan menghampiri kedua kupingku kulahap roti selai isi kacang kesukaanku dengan lahap ditemani oemmaku yang sangat kusayangi .Aku merupakan anak pertama dari dua bersaudara appaku bernama choi siwon direktur utama chi chorp dongsaengku bernama choi jinri dan oemmaku bernama Gina Jane Choi .Kini keluargaku telah hancur berantakan appa dan oemmaku bercerai 1 tahun belakang ,aku memutuskan tinggal bersama oemma sedangkan sulli memutuskan tinggal bersama appaku.Pintu rumahku tiba-tiba saja menjadi hancur berkeping-keping .Aisshh itu kan baru aku cat kemarin ,kurang ajar sekali yang menghancurkannya kulihat dari dalam rumah diluar sana berdiri sebuah sosok dengan sayap hitam matanya memancarkan pancaran pembunuhan tentu aku sangat mengenalinya  dia dalah “dewa kematian”yang baru saja membunuh namja chinguku huang zi tao.Apa yang dia inginkan sekarang hah? .

*

Oemma langsung mendekap tubuhku dengan raut wajah ketakutan ,Seketika perasaanku menjadi campur aduk ada perasaan takut sekaligus cemas dan satu perasaan kagum akan ketampanan dewa kematian itu .Siapa yang sebenarnya ia incar aku atau oemmaku ?dekapan oemmaku mengencang kepadaku ,raut wajahnya semakin ketakutan.Tatapan dewa kematian semakin mendalam kepada kami berdua ,ditariknya tubuhh oemmaku dengan kasar dan menyudutkannya ke sudut ruangan ,dikeluarkannya kukunya yang panjang seolah siap mencakar oemmaku ditatapnya oemmaku dengan bengis sambil tersenyum smirk ,membuat mataku membulat .kutarik  tangan dewa kematian itu dengan paksa dari tubuh oemmaku hingga akhirnya mnenyebabkan bekas cakaran yang amat perih ditanganku  “Lepaskan Oemmaku”perintahku padanya agar dia menghentikan aksinya .Perasaan taku,takut akan kehilangan semakin menyelimuti diriku menyebabkan air mataku mengalir dengan sendirinya  “Kumohon!” pintaku padanya agar ia tidak membunuh oemmaku.

*

Dikoyaknya dada oemmaku dengan kukunya yang tajam ,oemmaku  meringis kesakitan cairan kental berwarna merah mulai mengalir dari dadanya “sooyoung jaga sulli” pesan oemmaku .Kuku tajam dewa kematian mulai masuk kedalam dada oemmaku  mencari jantungnya lalu ketika ia berhasil menemukannya dicabutnya jantung yang masih berdetak “AKHHH!!!” erang oemmaku dadaku semakin sakit melihat oemmaku yang telah kehilangan nyawanya .Setelah dewa kematian yang keji itu berhasil mencabut jantung oemmaku ,dimasukkannya ke dalam mulutnya dan dikunyahnya jantung itu “Lezat” gumam dewa kematian itu dengan kejinya .Kuberanikan beranjak dari keterpakuanku melihat oemmaku yang terbunuh  “Kau sungguh keji!!” tuturku dengan nada meninggi sambil menunjuk wajah dewa kematian itu jantngku berdetak kencang darahku telah naik ke ubun-ubun “Apakah kau tidak takut mati hah?” jawab dewa kematian itu dengan kasar sambil mencekik leherku “akhh” erangku rasanya sakit sekali “le..lepaskan” lanjutku ,dewa kematian itu melepaskan cekikannya “jangan macam-macam padaku” lanjut dewa kematian itu dengan tatapan dingin kepadaku “aku tidak takut padamu” tantangku padanya sambil menampar wajahnya ,sang dewa kematian menatapku sinis lalu menghempaskan badanku kedinding dengan kekuatan penuh membuatku kehilangan kesadaran.

POV END

Tubuh yeoja itu terhempas hebat ke dinding rumahnya , kepalanya terbentur dengan keras menyebabkan darah mengalir deras dari kepalanya ,dewa kematian yang berdiri dihadapannya hanya memasang senyum smirk sambil mengumpatinya “rasakan itu wanita tak berguna” dan segera meninggalkannya sambil tertawa bahagia .

*

Seorang yeoja berlari kecil melewati gerimis pagi itu ditemani udara pagi yang menawan  ,ditangan kanan yeoja itu memegang sebuah kotak berwarna biru dengan pita pink sebagai hiasannya .Yeoja itu terlihat sangat bahagia ,senyum lebar dipasangnya saat ia sampai di tempat tujuannya ,namun apa yang didapatkannya seketika senyum lebarnya yang indah itu berubah menjadi raut wajah ketakutan ,cemas dan sedih senyum indahnya itu digantikan dengan air mata yang kini mengalir dipipinya  ketika ia melihat kakak dan oemmanya sudah tak sadarkan diri lagi dengan darah yang bercucuran dilantai .Dipeluknya tubuh oemmanya yang berlumuran darah dengan dada yang bolong dan tentunya tak bernyawa lagi .Tangisannya kini terisak –isak melihat keadaan oemmanya ,tatapan matanya kini berpaling melihat ke tubuh kakaknya dengan darah disekujur kepalanya .Yeoja itu menghampiri raga kakaknya yang tak sadarkan diri. Dipeluknya tubuh mungil itu sambil menangis terisak –isak “apa yang terjadi sebenarnya ?” tanya yeoja itu pada tubuh yang kini ada di pelukannya .

***

Sulli POV
Kubungkus  kotak persegi  itu dengan balutan kertas kado berwarnra biru setelah kotak itu terbalut dengan baik  kupasang pita pink diatasnya sebagai hiasannya sambil berharap sooyoung dapat menyukai kadoku kali ini.

*

Kulewati gerimis pagi ini dengan berlari kecil menuju ke rumah oemma dan sooyoung dengan muka yang berseri –seri.Namun apa yang kudapatkan kini kulihat rumah oemma dan sooyoung telah penuh dengan darah ,spontan kupeluk tubuh oemmaku yang telah berlumuran darah dan dada yangb bolongb sambil menangis terisak-isak ,apa yang terjadi sebenarnya siapa yang telah berani melakukan semua ini ? kepeluk tubuh oemmaku erat terus menangis di palukannya .Mataku mulai menelusuri  pelosok rumah mencari sosok sooyoung berharap keadaannya baik-baiik saja tapi apa yang kudapatkan kulihatg tubuh sooyoung berlumuran dengan darah yang begitu banyak mengalir derah dari kepalanya “apa yang terjadi sebenarnya ?” tanyaku pada raga sooyoung yang tak sadarkan diri terus kupeluk tubuh dua orang yang amat sangat kucintai itu secara bergantian berharap mereka masih hidup.

*

Kulihat tangan sooyoung bergeming secara perlahan menandakan dia masih hidup kuhampiri tubuh sooyoung “eonni kau tidak apa?”  tanyaku padanya dengan kesadarannya yang mulai terkumpul “siapa kau” tanya sooyoung hatiku tersentak kaget ,apa yang terjadi sooyoung bagaimana dia tidak mengenali ku lagi apakah dia amnesia ?  “eonni apa yang terjadi denganmu?” tanyaku heran sooyoung terdiam sejenak “entahlah” jawabnya singkat .Tiba-tiba saja sebuah sosok misterius berdiri di depan pintu rumah sambil berkata “masih hidup kau rupanya” tuturnya dengan mata menatap ke sooyoung ,sooyoung membalas tatapannya ,sambil memegang kepalanya dengan mengerang kecil .Entah mengapa aku merasa bahwa dia sangat berbahaya.Tiba-tiba saja dia mengahampiri mayat oemmaku sambil membuka sebuah botol kecil “apa maumu datang kesini?” tanyaku pada sosok dengan sayap hitam pekat itu “aku hanya ingin mengambil darah ahjumman ini” jawabnya ,aku menatapnya aneh “tidak boleh” lanjutku “hah kau ingin bernasib sama dengan dua orang itu?” tanya sosok misterius itu padaku sambil menunjuk kepada mayat oemma dan sooyoung.Apakah dia pelakunya ?.Diam –diam kuambil pisau di atas meja makan saat ia sedang sibuk mengambil darah oemmaku  ,karena aku merasa bahwa dia adalah pembunuh oemmaku bahkan dia mungkin dapat membunuhku saat ini juga.

*

Terlambat dia menyadari gerak-gerikkku dihentikannya langkahku dengan menarik kakiku secara kasar “lepaskan” rontaku padanya .Sosok aneh itu memasang muka  bengisnya “tidak biarkan aku bermain-main terlebih dahulu denganmu” jawabnya padaku sambil menyeret kedua kakiku menuju ke…..

To Be Continued

Buruk ya ngak nyambung,ngak dapat feel dan pasti kependekan mianhae T_T ya jangan lupa rcl

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s