[PART 3] The Moment That I Can’t Forget

Part 3

 

Tittle : The Moment That I Can’t Forget
Author : Jung Ji Ah
Genre : Romance,Friendship,Little sad (?)
Cast : Sooyoung,Kyuhyun,Kris,Jessica
Co-cast: Tiffany, dan cari sendiri yang lain yaa ^^

Annyeonghaseyo chingu^^
Yeehaa~ tringg…tring…
Author dateng nih dari sekian lamanya tidak muncul~
Ini dia part 3 nya. mian lama ngepostnya, maklumlah orang sibuk😀 *bercandakok*
yaudadeh daripada ndengerin ocehan author nih baca aja ya ^^
Oiya jangan lupa COMMENT yaa ^^

 

“Oiya nama kamu siapa” tanya sooyoung pelan dan dengan ramahnya

“Ne, nama aku jessica” jawab yeoja itu dengan pelan sekali

“jessica, nama yang bagus” kata tiffany dengan tawa kecil di mulutnya

“Terimakasih, nama kalian juga bagus” kata jessica dengan senyum kecil menghias wajah pucatnya

“Jessica kita harus pulang, ada urusan yang harus diselesaikan, maaf tidak bisa menunggumu terlalu lama, tapi kami janji akan berkunjung besok setelah urusan selesai” kata sooyoung menjelaskan

“baik sooyoung tidak masalah kok, sebelumnya terima kasih ya kamu telah menolongku, jika tidak mungkin aku tak bisa menginjakkan kaki ini lagi” kata jessica dengan senyum di wajahnya

“baik jessica, anytime” jawab sooyoung dengan seutas senyum menghiasi wajah manisnya

***

Pagi haripun tiba dengan cepatnya
Lagi-lagi mentari pagi itu datang, menyapa bunga-bunga yang tampak bermekaran disertai embun pagi yang menambah suasana hati menjadi tenang. Pagi itu, tampak yeoja manis itu lagi-lagi melangkahkan kakinya keluar rumah dengan kemeja dan celana jeans favoritnya disertai tas kecil yang menggantung di pundak kanannya, dia bersiap pergi menuju perpustakaan umum .
Hanya 10 menit waktu yang sooyoung tempuh menuju perpustakaan dengan mobil putihnya.

Sesampai di perpustakaan, dia segera menuju lantai kedua dimana tempat beradanya buku ensiklopedia berada. Disana sooyoung asyik memilih buku-buku yang akan dia butuhkan. Beberapa tumpukan buku hampir membuatnya tidak dapat melihat arah depan karena menutupi wajah manisnya itu. Saat dia akan menemukan meja yang tampak ada satu bangku  untuk dia duduki, dia menaruh buku-buku yang sudah membuat tangannya lemas. Saat dia duduk dan mulai membuka ensiklopedianya tampak seseorang yang sepertinya pernah dia kenal

“Mwo ? Kyuhyun oppa?” Sooyoung terkejut sambil menutupi mukanya dengan buku

“Mengapa dia kemari? Apa tujuannya” gumam sooyoung penuh pertanyaan

Tampak Kyuhyun yang sepertinya juga sedang membaca sambil berjalan menuju ke arah bangku sooyoung. Sooyoung pun langsung beranjak dari bangkunya dan segera menghindar meninggalkan tempatnya. Sooyoung memutuskan membaca sambil berdiri didekat rak ensiklopedia agar sesaat dia akan mencari buku lain, dia tinggal mengambilnya saja.
Sooyoung terhanyut dengan keasyikan membaca ensiklopedianya, sampai dia berjalan maju mundur sambil membaca bukunya. Tanpa disadari… Bruakk brakk

“eh sooyoung maaf ya, kau tak apa kan? Kenapa kamu disini?” Ternyata itu kyuhyun

“eng.. engga kok Cuma baca ini” kata sooyoung kaget sambil menunjukkan bukunya

“oh. Oiya besok mau menemani aku ?” kata kyuhyun sepertinya berharap

“huh? Kemana oppa?” kataku penasaran ditambah lagi hatiku sudah dagdigdugjedar

“hmm ke museum otomotif dan hmm kemana aja deh” jawab kyuhyun dengan senyum khasnya

“museum otomotif? Ngapain kesana pula?” gumam sooyoung

“hmm sooyoung gimana?” tanya kyuhyun sambil menyadarkan sooyoung yang setengah melamun

“oh..ohh iya oppa pasti,pasti aku akan menemani oppa” jawab sooyoung dengan senyum senang

“Baiklah, pukul 08:00 pagi juga aku akan menjemputmu ne” kata kyuhyun dengan senyum tipisnya

“baik oppa aku akan menunggumu dirumah” kata sooyoung membalas senyuman kyuhyun

***

Bagaimana  mungkin aku tidak akan menolak permintaannya. Karena aku sangat mencintainya, tidak akan mungkin aku menyakiti hati kecilnya begitu saja. Walaupun toh kemarin dia tidak meneleponku. Aku masih tetap mencintainya. Aku akan menemanimu oppa, pasti!

3 jam dia habiskan ke perpustakaan saatnya dia menjenguk jessica di rumah sakit, ya sesuai janjinya kemarin. Berhubung tiffany sudah pergi dulu, jadinya sooyoung berangkat sendiri.

@RumahSakit

“Annyeonghaseyo” Sapa sooyoung sambil membuka pintu ruang inap jessica

“Annyong sooyoung, kemana aja kamu lama banget” goda tiffany

“arghhh hehe biasalah kalau sudah di perpus pasti betah” jawab sooyoung sambil mengibaskan rambut indahnya itu

“oh seorang sooyoung ternyata suka membaca buku .Rajin sekali ya” goda jessica dengan tawa kecilnya

Jleb! Bagus, kata-kata jessica berhasil membuat tiffany ngakak bukan kepalang.

“hei sooyoung aku hanya bercanda” kata jessica sambil menjelaskan

“Ne jessica aku tau itu hehe. Uda kebal kok aku” kata sooyoung pura-pura cemberut

“oiya bagaimana keadaanmu? Kapan kamu boleh pulang?” lanjut sooyoung

“hmm baik kok, Cuma kakiku masih kaku digerakkan” kata jessica ramah

“satu minggu lagi baru boleh pulang, lama ya” kata tiffany memotong pembicaraan jessica

“ohh, oiya sica , selama kau sudah boleh pulang. Kamu boleh tinggal dirumahku” kata sooyoung sambil tersenyum

“eheh jessica kamu juga boleh tinggal dirumahku kapanpun yang kau mau” sela tiffany

“isshh kau ikut-ikut saja” goda sooyoung  dengan tawa kecilnya dan tiffany hanya membalas dengan juluran lidahnya dan sambil tersenyum

***

Sore pun tiba dengan cepatnya

#Sooyoung Pov

Senja kali ini yang menyapa. Pemandangan matahari terbenam itu sangatlah indah di kota Seoul. Tapi sayang pemandangan itu dihalangi oleh gagahnya bangunan-bangunan yang menjulang tinggi di sudut perkotaan itu. Kendaraan barlalu-lalang di jalanan. Asap knalpot dan debu bercambur menjadi satu serta letih dan keringat sempurna membuat orang-orang yang sepulang kerja itu menjadi merasa kelelahan. Aku hanya memandang semua kejadian itu dari bingkai jendela kamarku yang tepat terletak di lantai atas.

Sekarang aku memikirkan bagaimana besok? Apa aku yakin menerima tawaran kyuhyun oppa? Ini seperti cerita negeri dongeng saja. Hal yang dulunya hanya mimpi bisa menjadi kenyataan. Semudah itukah dia menawariku, mengajakku ke sesuatu tempat hanya berdua? Ohh rasanya aku tak sabar untuk besok, tapi mana baju yang pantas buat aku pakai besok?

Tak segan-segan aku menggeledah almari bajuku. Ku coba baju satu-persatu yang pantas untuk ku pakai besok. Setelah sekian lamanya.. tada.. akhirnya baju ini pantas aku pakai besok. Kunjungan utamaku di Museum Otomotif. Jadi pakai yang simple-simple aja. Baju dengan lengan ¾ yang berwarna biru sapphire. Ya! Itu warna kesukaan kyuhyun oppa. Jadi sengaja aku memakai itu buat besok serta jeans panjang favoritku, mungkin semua itu sudah cukup. Eh iya jaket juga. Aku bergegas menuju ranjangku yang empuk itu. Bukk kubaringkan badanku dan tak sabar menunggu esok tiba. Perlahan-lahan mataku mulai menutup.

Tok..tok..tok..tok…

#Author Pov

“Sooyoungiee, keluarlah aku ingin bicara.. sooyoung” teriak seseorang sepertinya namja mengetuk pintu kamar sooyoung

Saat dibukanya pintu itu “Kris? Ada apa kau kemari?” tanya sooyoung penasaran

Kris langsung mendorong sooyoung masuk ke kamar. Dan segera duduk di ranjang sooyoung

“eh eh ada apa sih buru-buru amat. Aku barusan mau tidur. Kau membangunkanku” sebal sooyoung

“eh maaf. Jadi gini nih. Kau menyelamatkan seorang yeoja yang kecelakaan ya?” tanya kris

“eh iya kok tau kamu?” jawab sooyoung penasaran dengan pertanyaan kris

“yasudahlah, kau bisa mengantarkanku ke yeoja itu?” tanya kris dengan muka berharapnya

“eh, kapan? Emang ada apa sih?” tanya sooyoung sekali lagi

“besok? Hmm gaada apa-apa sih” jawab kris santai

“besok aku gabisa menjenguk. Aku besok ada janji sama namja” sooyoung langsung menutup mulut

“siapa namjamu? Kyuhyun lagi?”

“iya. Memang kenapa? Kau cemburu ya denganku?” ledek sooyoung

“cuih sorry ya. Biasa aja kali jangan kegeeran deh. Denger ya aku gamau jadi tunanganmu”

“ahaa emang aku mau. Mending aku sama kyuhyun aja” balas sooyoung

“kau sangat menyebalkan CHOI SOOYOUNGGGG” gerutu kris

“kau juga WU YI FANNNNN kau lebih menyebalkan” gerutu balik sooyoung

***

Pagi itu pun datang dengan cepatnya
Sooyoung segera memakai baju yang sudah dia siapkan semalam dan segera berlari keluar di halaman depan rumahnya. Lalu, dia pun duduk di ayunan di taman depannya sambil menunggu kyuhyun menjemputnya.

Tidak lama kemudian
“Annyeonghaseyo” tampak seorang namja yang tampak begitu perfect berjalan ke sooyoung

“Mwo.. annyeong.. annyeonghaseyo oppa” jawab sooyoung terpatah-patah

“Sudah siap sooyoung?” Tanya kyuhyun dengan senyum hangatnya

“jjinja? Apa benar ini kyuhyun oppa? Sebelumnya aku tak pernah melihat kyuhyun oppa seperti ini. Rasanya seperti mimpi saja, omgg rasanya ingin pingsan di tempat. Tapi itu tak kan terjadi, jika aku pingsan sekarang aku takkan bisa menghabiskan waktu berdua dengan namja yang selama ini aku cintai” gumam sooyoung sambil menatap wajah kyuhyun kosong

“hmm ehemm sooyoung” kata kyuhyun sambil menyadarkan sooyoung

“oh eh ne ne oppa kajja” kata sooyoung langsung berdiri dan berjalan di samping kyuhyun


Saat diperjalanan
“enaknya kita mau kemana dulu?” tanya kyuhyun sambil memikir

“hmm bagaimana kalo kita wahana permainan” usul sooyoung sambil nyengir ke kyuhyun

“boleh, kajjaaa” jawab kyuhyun sambil meng-gaspol mobilnya agar cepat sampai tujuan

***

Wahana permainan
Ya! Wahana ini tak pernah sepi dari pengunjung. Mulai dari anak kecil hingga dewasa banyak yang menikmati masa-masa liburan disini. Kyuhyun dan sooyoung lalu segera berjalan menuju wahana yang ingin mereka naiki. Kali ini, mereka mencoba wahana yang cukup menantang dan rupanya ekstrim.

“Kalau kau berani menaikinya dan tidak menangis setelah menaiki wahana itu aku akan mentraktirmu ice cream atau jus, setuju?” tantang kyuhyun sambil senyum ke arah sooyoung

“baik, aku setuju. Demi ice cream aku pasti bisaaa fightingg” Sooyoung langsung menarik tangan kyuhyun ke wahana permainan yang super duper ekstrim itu.

Beberapa menit kemudian..
“bagaimana aku bisa kan? Aku tidak menangiskan oppa?” Pamer sooyoung sambil nyengir

“Ne ne sooyoung, kajja sesuai janjiku aku traktir kamu ice cream” ajak kyuhyun menyerah

“haha gomawo oppa” kata sooyoung sambil tersenyum bahagia

Saat di cafe
“Gimana ice creamnya enak?” kata kyuhyun sambil melahap sendok demi sesendok ice creamnya

“ne, enak banget oppa” kata sooyoung sambil tertawa kecil

“eh habis ini kita kemana lagi?” tanya kyuhyun

“hmm bagaimana kalo kita menikmati permainan di wahana ini dulu sehabis itu kita pergi ke museum otomotif?” usul sooyoung

“ne baiklah sooyoung” kata kyuhyun menghela nafas dan tersenyum

Setelah mereka menghabiskan ice cream mereka, Kyuhyun dan Sooyoung segera memulai perjalanan mereka kembali. Mereka berdua mencoba satu-persatu permainan yang ada disana. Dengan bahagianya mereka sampai-sampai lupa waktu. Kalau waktu semakin siang.

“Bagaimana apa kau puas hari ini?” Tanya kyuhyun kepada sooyoung

“Belum oppa, jika kau belum mengajakku ke museum otomotif dan….” kata sooyoung

“dan apa?” tanya kyuhyun penasaran

“ke museum antariksa. Aku ingin melihat rasi-rasi bintang disana” kata sooyoung nyengir

“baiklah, kajja kita ke museum antariksa dulu” ajak kyuhyun sambil menggandeng sooyoung
Museum Antariksa
Mungkin kali ini, museum tampak sepi. Tapi mereka malah senang jika museum tampak sepi karena tidak perlu berdesakan. Sooyoung dan Kyuhyun segera menuju ke ruang demi ruang untuk melihat barang-barang yang ada disana. Mereka saling memfotret satu sama lain. Sungguh menyenangkan!

“Aku lelah oppa” keluh sooyoung tampak seperti kehausan

“Kajja kita beli minum terus kita menuju museum otomotif” kata kyuhyun berusaha menghibur sooyoung yang sedang kelelahan

“Ne oppa baiklah” Kata sooyoung nurut

 

Museum Otomotif
Entah mengapa di museum ini sangat ramai sekali pengunjungnya. Dari anak kecil hingga dewasa sedang melihat beberapa kereta api jaman dulu,modern dsb. Sooyoung dan Kyuhyun segera menuju salah satu badan kereta api yang terpampang jelas di suatu ruangan besar. Luar biasa! Mereka berdua seperti biasa saling mengambil foto satu sama lain.

Saat mereka asyik-asyiknya melihat badan kereta api, seseorang datang menghampiri mereka

“Annyeonghaseyo” Kata orang itu

“Ne Annyeong haseyo, ohh Mr.Lee” Kata kyuhyun

“Ohh kyuhyun. Siapa ini? Yeojamu ya?” goda Mr.Lee

“Annyeonghaseyo” kata sooyoung sambil membungkukkan badannya

“Ohh bukan Mr.Lee dia hanya teman dekatku saja, Sooyoung” Jawab kyuhyun

“Yahh oppa padahal aku berharap kau mengatakan aku sebagai yeojamu” gumam sooyoung

“Ohh sooyoung, gadis yang manis” Kata Mr.Lee dengan senyumannya

“Gomawo Mr.Lee” jawab sooyoung terkesipu

“Ohiyaa kyuhyun bagaimana kau sudah siap untuk besok berangkat ke Prancis?” kata Mr.Lee

“HAAAH? PRANCIS? BESOK? NGAPAINN?” gumam shock sooyoung

“Oh ne Mr.Lee aku sudah membereskan barang-barangku” Kata kyuhyun terpatah-patah

“Baik, saya pegi dulu ne, jaga dirimu baik-baik ne kyu” kata Mr.Lee sambil menepuk pundak kyuhyun

“Ne Mr” jawab singkat kyuhyun

Saat selesainya percakapan itu, Sooyoung langsung menatap kyuhyun bingung sambil berkata
“Prancis? Apa yang oppa lakukan disana?” Tanya Sooyoung shock

“ehmm sebaiknya kita bicarakan di tempat lain” Jawab gugup kyuhyun

“Aniyaa oppa, aku tidak punya waktu lagi untuk menunggu jawaban oppa” Kata sooyung mulai berkaca-kaca

“kajja ikut aku” kyuhyun langsung menggandeng paksa sooyoung ke sebuah tempat

Akhirnya Sooyoung pun menurut ikut dengan kyuhyun. senyap.tidak ada perbincangan diantara mereka di dalam mobil. Sooyoung sedari tadi sudah berkaca-kaca matanya dan tetap dengan pandangan kosongnya sementara kyuhyun konsentrasi membawa mobilnya dengan berkecapatan tinggi. Cepat sekali. Bagaikan cahaya yang melintas.

Ternyata tempat yang kyuhyun pilih adalah sebuah taman yang tampak indah nan asri. Dengan air muncur yang indah di tengah taman itu. Rumput kehijauan nan bunga berwarna-warni. Ya! Memang tempat seperti itulah adalah tempat yang cocok untuk berbicara. Dan menenangkan diri.

“Sooyoung-ah” kata kyuhyun pelan

Sooyoung hanya menoleh pelan dengan muka yang tampak sedih

“maafkan aku tidak memberitahumu lebih awal” kata kyuhyun menyesal

Sooyoung hanya mengangguk pelan dan tertunduk

“aku tau aku salah selama ini tidak memberitahumu lebih awal. Maafkan aku. Besok juga pagi-pagi sekali aku harus pergi Inceheon Airport lalu take off ke prancis” kata kyuhyun sambil menghela napasnya

“besok? Besok pagi?” tanya sooyoung segera menoleh ke kyuhyun

“ ne sooyoung” jawab kyuhyun sekali lagi menghela nafasnya

“secepat itukah oppa?” tanya sooyoung pelan

Kyuhyun hanya terdiam dengan tatapan kosong memandang ke bawah. Sekejap sooyoung juga ikut terdiam, dan seketika air mata itu luluh dari matanya sedikit demi sedikit. Langsung dihapusnya air mata itu dengan kerah bajunya agar kyuhyun tak melihatnya kalau dia sedang menangis.

“Kajja dari pada sedih, kau ingin pergi kemana lagi?” Kyuhyun langsung beranjak dari tempat duduknya dan berusaha tersenyum walau sebenarnya ia ingin menangis

Sooyoung hanya melihat kyuhyun dan segera beranjak juga dengan wajah yang tampak sedih dia berkata “ mungkin sudah cukup oppa. Oppa juga perlu isirahat dan mempersiapkan diri untuk besok” sebenarnya ia masih ingin bersama kyuhyun tetapi mulutnya malah berkata lain

“aku..aku sudah mempersiapkannya kok, jadi sekarang kita bisa bersenang-senang” ajak kyuhyun

“andwee oppa, aku ingin pulang saja. Oppa pasti capek, besok harus berangkat pagi kan?”

“hmm baiklah soo, jika kamu tidak mau. Kajja aku antar pulang” sekali lagi kyu memaksa

“andwe oppa aku bisa pulang sendiri” jawab ramah sooyoung

“kajja sooyoung jeball ” paksa kyuhyun

Sooyoung pun tak kuasa melihat kyuhyun yang dari tadi memaksanya. Akhirnya Sooyoung mengikuti kyuhyun dan diantarkanlah sooyoung pulang.
senyap.tidak ada perbincangan diantara mereka selama di mobil. Sooyoung masih dengan tatapan kosongnya dan kyuhyun hanya bisa diam dan memandang sooyoung sesekali.  Sesampai di rumah..

“Sudah sampai sooyoung” Kata Kyuhyun sambil mencoba membangunkan lamunan sooyoung

“emm ne.. ne oppa” sooyoung langsung tersadar dan segera keluar dari mobil kyuhyun

Sekejap sooyoung membalikkan badannya lagi dan segera membuka pintu mobil kyuhyun. serentak kyuhyun kaget dan “eh, sooyoung ada apa?”

“hmm oppa aku cuma ingin bicara sesuatu , emm hati-hati buat besok ne. Jaga kesehatan ne oppa”

Kyuhyun pun tersenyum hangat membalas perkataan sooyoung “ne sooyoung gomawo”

Sooyoung langsung membalas senyuman itu dengan ramahnya. Dan segera menutup kembali pintu mobil kyuhyun dan segera berlari ke kamarnya. Braaaakkk . dibuanginya tas dan jaketnya di lantai, dan dia segera membaringkan tubuhnya di tempat tidur.buk.

Secepat itukah oppa kita berpisah? Kenapa waktu begitu jahat memisahkan kita secepat ini. Andai saja aku punya mesin waktu. Pasti akan selalu ku ulang waktu itu saat aku bersamamu. Tapi itu tidak akan mungkin.mustahil. Mungkin takdir memisahkan kita sekarang tapi keesokannya kita akan bertemu kembali. Aku harap.

 

— TBC —

Sekian hehe ^^ tunggu lanjutannya di part 4 ne ^^
yang sabar ne chingu haha😀

Annyeongggg~
jangan lupa comment ne ^^ no bash oke?
kasi saran boleh lah🙂

25 responses to “[PART 3] The Moment That I Can’t Forget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s