Love Drops

love drops poster

Title: Love Drops

Author: Annzi Jung

Main Cast: Kwon Yuri | Park Chanyeol

Rated: Teens

Genre: Romance, Fluff, AU

Disclaimer: Chanyeol and Yuri not mine at all. They are belong to God, their parents adn their company. I just own the story, idea and poster.

Warning: Leave a comment after read, typos everwhere, if you hate ChanYul couple, you better don’t read this fic.

Note: pernah dipublish di fanfiction.net di fandom Naruto, dengan pairing NaruSaku.

***

                Hujan deras siang itu turun begitu saja. Menebarkan hawa dingin yang menusuk sampai ke tulang.

Gadis itu, dengan nekat menerobos hujan menuju halte bus yang berada tak jauh dari sekolahnya.

Hanya dengan berlari kecil, ia sampai di halte. Seragamnya basah kuyup. Di halte itu hanya ada gadis itu dan seorang pemuda yang duduk di salah satu bangku halte.

Gadis itu kemudian duduk di bangku halte yang tak jauh dari tempatnya berdiri.

“Yuri, bajumu basah.” Kata pemuda yang duduk di seberang bangkunya.

Gadis bernama Yuri itu menoleh sembari tersenyum. “Ah, tidak apa-apa, Chanyeol.” Kata Yuri.

Pemuda dengan nama Chanyeol itu segera mendekati Yuri. “Kau pasti kedinginan. Ini pakai bajuku.” Ucap Chanyeol seraya memberikan baju olahraganya. Yuri diam. Hanya memandang baju Chanyeol.

“Pakailah. Kau mulai menggigil.” Perintah Chanyeol.

Yuri kemudian mengangguk. “Tapi, aku harus ganti di mana?”

Chanyeol melihat di sekitarnya. Hujan deras sudah berhanti dengan gerimis.

“Di sana,” Chanyeol menunjuk sebuah toilet umum yang berada di seberang jalan. “Kau bisa mengganti baju di sana.” Sambungnya lagi.

Yuri mengikuti arah yang ditunjuk Chanyeol kemudian mengangguk lagi. “Baiklah.” Ucapnya pendek kemudian beranjak pergi menuju toilet umum yang ditunjuk Chanyeol tadi.

Beberapa menit kemudian, Yuri kembali ke halte bus. Chanyeol masih berada di sana menunggunya sambil mendengarkan musik dari ponsel miliknya. Chanyeol menutup matanya. Pemuda itu tidak menyadari kalau Yuri sudah duduk di sebelahnya.

Yuri menyikut lengan besar Chanyeol. Chanyeol terkesiap.

Chanyeol melepas headset yang menutupi telinganya.

“Oh, Yuri sudah ganti baju?” tanyanya.

Yuri mengangguk. “Iya.”

Chanyeol menatap Yuri dengan seksama. “Sepertinya bajuku terlalu besar untukmu ya?” tanya Chanyeol sambil tersenyum.

“Iya! Sepertinya ini lebih cocok disebut daster daripada baju!” kata Yuri sambil memaukan bibirnya.

Chanyeol mencubit pipi Yuri gemas. “Aduh, kau kelihatan imut kalau seperti itu!”

Yuri mengelus pelan pipinya yang mulai berwarna merah karena dicubit Chanyeol. “Ssh… Sakit, Chanyeol.” Ringis Yuri.

Chanyeol semakin gemas melihat Yuri yang seperti itu. Gadis ini cantik sekali! Batinnya.

Secara perlahan, Chanyeol mulai mendekatkan wajahnya wajahnya ke arah Yuri, dan…

Chu~

Chanyeol mencium lembut pipi merah Yuri.

“Bagaimana? Masih sakit?” tanya Chanyeol genit.

Mata Yuri melotot. “Aish, kau!” Yuri memukul pelan dada Chanyeol dan dengan sigap Chanyeol menangkap tangan Yuri.

“Kenapa? Mau kucium lagi?” kata Chanyeol sambil mengedipkan matanya.

Yuri mendengus. “Kau pemuda gila!”

Keduanyapun terdiam. Baik Yuri maupun Chanyeol tidak ada yang mau membuka percakapan.

“Em, Yuri… kau marah kucium?” suara berat Chanyeol memecah keheningan.

Yuri diam. Tidak mau menjawab pertanyaan Chanyeol.

“Yuri… kalau kau marah, kau boleh memukulku. Seberapa kali kau mau,” nada suara Chanyeol kini semakin melembut. Yuri tetap bergeming.

“Yuri.” Kata Chanyeol lagi. “Aku tidak ingin gadis yang kusukai membeciku.” Ucap Chanyeol lirih. Sakura yang tadinya diam seribu bahasa akhirnya menoleh ke arah Chanyeol yang tengah menundukkan kepalanya. Yuri tersenyum.

“Siapa yang marah? Aku malah senang dicium oleh pemuda yang kusukai.” Kata Yuri sambil merangkul bahu lebar Chanyeol.

Chanyeol tadinya murung, kini dengan cepat mengangkat kepalanya dan menatap wajah Yuri dengan tatapan tak percaya.

“Kau suka kucium? Kau menyukaiku?” Chanyeol mengulang perkataan Yuri tadi.

Yuri mengangguk dengan senyuman yang masih menghiasi wajah cantiknya.

Dengan cepat Chanyeol memeluk tubuh ramping Yuri. “Ah, Yuri… terima kasih! Akhirnya perasaanku terbalas. Terima kasih!”

Yuri hanya tertawa dipelukan Chanyeol. Gadis itu lalu dengan pelan mengangkat tangannya dan memeluk leher Chanyeol.

“Kalau begitu,” Chanyeok berujar. Ia melepas pelukan mereka dan dengan pelan mendaratkan bibirnya di bibir mungil milik Yuri. “Aku akan terus menciummu sampai kau benar-benar cinta mati padaku.”

|FIN|

Author’s Note:

Fyi, ini fic pertamaku. Jadi maklum gaje, sumpah aku ketawa lho, emgnya di luar negeri  ada toilet umum ya?😄

Mind to leave a review?

20 responses to “Love Drops

  1. omonaa !! short ff yg very daebakk !
    unsur manis’x (?) dapet banget saengiee🙂
    “Yuri , aku tidak ingin gadis yang kusukai membenciku” ..
    “Siapa yang marah ? aku malah senang dicium oleh pemuda yang kusukai”
    aigoooo ,, pd unyu’ banget sihh dialognya😀
    baiklah saeng , ditunggu ff selanjutnya ne ??
    sprti bysa , keep spirit & hwaiting buatmu !! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s