Luhan or Sehun ?

luhan-or-sehun

Luhan Or Sehun ?

|

By Kwon Soo Hjin

Starring

Kwon Yuri | Xi Luhan | Oh Sehun

Other

Im YoonA | Kim Taeyeon

|

Rating : General

Gerne : Romance, Fiendship

Lenght : Oneshoot [Ficlet]

|

Art by Priskilla

Thanks Pris ^^

|

Don’t be a silent reader and Plagiator😀

Comment please😉

|

Happy Reading^^~

|

“—setiap kali aku bertemu dengan mereka, mereka akan selalu mendesakku untuk memilih salah satu dari mereka berdua. Yah, aku tau mereka bersahabat dengan baik. Tapi liat, mereka selalu bertengkar didepanku. Karna memperebutkanku—“

|

            Yuri duduk disalah satu bangku kosong didalam kelasnya. Sedetik kemudian, sosok gadis cantik berambut panjang menghampirinya. Dia nampak tersenyum tipis dan duduk disampingnya.

“Unnie, apa kau sudah gila ?” Guman gadis itu, dia menatap Yuri yang sibuk mengaduk aduk isi tasnya, mencari sesuatu. Sedetik kemudian, gadis itu terdiam. Menatap Yoona yang kini memandangnya dengan ekspresi yang sangatlah serius.

“Wae ?” Ujarnya ringan. “Kenapa kau menyebutku ‘gila’ heh ?” Tukas Yuri kesal pada Yoona. Gadis cantik itu membalas tatapan Yuri dengan tatapan kesal juga.

“Beberapa hari ini, berapa namja yang sudah menyatakan cinta mereka padamu unnie ?” Yoona mencoba menjelaskan maksudnya pada Yuri. Yuri terdiam, dia hanya menghela nafasnya berat dan menatap kejendela, dimana nampak awan biru cerah menggantung disana.

“Aku tidak mencintai mereka Yoong” Jawab Yuri pelan. Yoona hendak membuka mulutnya, tapi rencana itu gagal saat Yuri mulai melanjutkan kalimatnya yang sempat terpotong. “Aku masih menunggu seseorang” Lanjutnya. Yoona menatap Yuri dengan ekspresi tak percaya.

“Apa ? Seseorang katamu ? Jangan pernah kau mengatakan jika dia adalah Kai” Teriak Yoona dengan nada frustasi khasnya. Dia menatap Yuri yang nampak terdiam, tak menjawab ucapannya. “Astaga unnie, kau mencintai namja yang sudah melukaimu itu ? Kau.. Aish aku benar benar tak bisa memikirkan caramu berfikir” Omel Yoona. Yuri terkekeh pelan lalu menghembuskan nafasnya.

“Aku hannn”

“YURI !!!!!” Yuri menghentikan ucapannya ketika melihat dua orang namja tampan kini berlari dan berhenti tepat didepannya. Kedua namja itu tersenyum senang. Sedangkan Yuri dia terdiam, memutar bola matanya, kesal.

“Kalian datang tepat waktu” Guman Yoona senang, dia menatap sosok namja tampan yang kini nampak menatapnya dengan tatapan tidak antusias. “Sehun, temani aku kekantin. Biarkan Hyungmu itu menjaga Yuri” Ajak Yoona seraya menggandeng tangan Sehun senang. Sehun mengendus dan memutar bola matanya malas.

“Tidak” Saut Sehun singkat. Dia melepas genggaman tangan Yoona dan berjalan menjauhi gadis itu. Lebih tepatnya, Sehun kini berjalan kearah Yuri.

“Yuri, nanti malam pergi denganku kepesta ulang tahun Lay. Apa kau mau ?”

|

Yuri memutar kepalanya, menatap Yoona yang nampak duduk dikasur kamarnya seraya memanyunkan bibirnya. Yah, gadis itu nampak kesal. Mungkin karena Sehun mengajaknya pergi kepesta Lay dan Luhan juga melakukan hal yang sama.

“Kau beruntung” Kalimat itu mampu membuat lamunan Yuri tersadar. Gadis itu mengerutkan keningnya dan mengantupkan bibirnya rapat, sama sekali tak tertarik menjawab ucapan yang Yoona lontarkan.

“Seharusnya kau bisa memilih salah satu diantara mereka unnie” Usul Yoona. Gadis itu menatap Yuri yang nampak menghela nafasnya berat dan memejamkan kedua matanya singkat.

“Lalu jika aku memilih Luhan, kau akan mendapatkan Sehun. Begitu maksudmu ?” Guman Yuri pelan. Yoona terdiam, menggelengkan kepalanya pelan dan tersenyum manis. Sedangkan Yuri, gadis itu nampak tertegun beberapa detik. Saat melihat ekspresi Yoona yang sama sekali tak seperti yang dia bayangkan tadi.

“Jika dia tak mencintaiku, untuk apa aku memaksanya lagi ? Bukankah hal itu dilarang ?” Sahut Yoona singkat. Lagi lagi Yuri tertegun mendengar pernyataan gadis itu. Ah, benar benar gadis yang sangat sulit untuk ditebak.

“Aku tak menyukainya, Yoong. Percayalah. Jika aku tak punya hati, aku pasti akan menolak Sehun mentah mentah. Kau masih ingat ucapanku tadi pagi bukan ?” Ujar Yuri mencoba meyakinkan sahabatnya ini. Yoona mengangguk singkat, beberapa detik kemudian gadis itu mengerjapkan kedua matanya.

“Itu tandanya kau mau menerima Luhan ?”

|

Malam itu, seluruh siswa dan siswi sekolah Yuri datang kesebuah gedung mewah tempat diselenggarakannya ulang tahun Lay. Lay adalah sahabat dari Luhan dan Sehun yang termasuk kedalam grup namja populer disekolah, EXO.

Yuri berjalan perlahan. Kedua tangannya menganggat gaun berwarna biru muda panjang yang dia kenakan. Disamping gadis itu, nampak sosok namja tampan. Yuri dan namja itu terlihat sangat serasi, apalagi tinggi mereka yang tak terlalu beda jauh. Yah, sebut saja namja itu Luhan. Namja yang akan menjadi pasangan dansa Yuri malam ini.

“Luhan, apa kau keberatan jika aku meminta bantuanmu ?” Tanya Yuri. Luhan menatap Yuri dengan tatapan bingung lalu menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan yang Yuri lontarkan barusan.

“Apa ?”

“Aku ingin kau memegang tanganku. Sungguh, aku tak bisa berjalan karena gaun ini terlalu panjang” Jelas Yuri. Luhan nampak terkekeh. Lalu menyentuh tangan Yuri tanpa rasa canggung sedikitpun. Berbeda dengan Luhan, Yuri justru merasakan aliran darahnya berdesir lebih cepat. Gadis itu merasa tak normal kali ini.

“Kau kenapa ? Ada lagi yang bisa kubantu ?” Tanya Luhan. Benar saja, namja itu merasa asing dengan sikap yang Yuri tonjolkan. Yuri tersenyum kikuk dan menggeleng pelan.

“Kalau begitu, tetap genggam tanganku dan jangan pergi kemana mana Yul. Tetaplah disini” Ujar Luhan senang sambil menuntun Yuri berjalan kearah member EXO.

Tubuh Yuri membeku seketika. Kedua matanya menatap sosok Luhan yang kini memamerkan senyuman diwajahnya yang tampan. Yuri masih merasakan tubuhnya kini bergerak aneh. Yah, dia tak keberatan. Kemana saja namja itu akan membawanya, dia akan ada disampingnya. Sekalipun, namja itu akan membawanya keneraka.

“Hey !!” Luhan duduk disalah satu bangku kosong dan tersenyum pada sahabat sahabatnya yang sudah menunggu kedatangannya. Yuri tersenyum manis lalu membungkukkan badannya, memberi hormat. “Duduklah” Guman Luhan. Dia menepuk sofa yang tepat berada disampingnya dan memberi isyarat untuk menyuruh gadis itu duduk.

“Jadi, dimana Sehun ?” Tanya Baekhyun. Luhan mengedarkan pandangannya dan menunjuk sosok Sehun yang terlihat tengah mengobrol berdua bersama Yoona.

“Kapan kau akan mengatakannya, Hyung ? Kulihat kau sudah semakin mantap saja” Goda Tao pada Luhan. Dia menatap sosok Yuri yang nampak menyerngitkan keningnya bingung. Sedangkan Luhan, dia kini tertawa hambar.

“Sebentar lagi. Oh ya, Yuri. Kau tidak ingin minum ? Kajja kita kesana ?” Ajak Luhan. Yuri menganggukkan kepalanya sekilas lalu bangkit dari duduknya diikuti dengan Luhan. Sebelum mereka pergi, Mereka berpamitan pada sahabat Luhan.

Dan,

Luhan mengenggam tangan Yuri lagi.

|

“Saranghae”

Yuri mengerjapkan kedua matanya berkali kali. Ia menatap namja yang kini berdiri dihadapannya seraya memandanginya meminta sebuah jawaban atas pertanyaan yang dia lontarkan barusan.

“Luhan..” Gadis itu tak mampu mengucapkan sepatah katapun. Dia masih sibuk dengan angannya ‘shok’. Luhan, namja itu mampu membuat benteng tebal yang mengelilingi hati Yuri runtuh seketika. Gadis itu terdiam dan hanya bisa diam.

“Kau bisa memberiku waktu ?”

|

“Yuri ah !!” Gadis bernama Yuri menghentikan langkahnya. Dia menoleh dan menatap sosok yang namja yang kini berdiri disampingnya dengan sebuah senyuman manis.

“Ne, ada apa Sehun ?” Tanya Yuri. Mereka berjalan beriringan. Yuri berjalan menuju perpustakaan sedangkan Sehun ? Dia hanya mengikuti langkah gadis manis itu.

“Kudengar, Luhan hyung menyatakan perasaannya kepadamu. Apa itu benar ? Apa kau menerima persaannya ?” Tanya Sehun. Bagaikan dijatuhi beribu pertanyaan, Yuri lebih memilih untuk diam dan menggelengkan kepalanya.

“Kau menolaknya ?” Jawab Sehun. Terdengar seperti sebuah teriakan tak percaya dan terkesan ada nada kebahagiaan disana. Yuri tersenyum lagi. Menatap aneh lelaki disampingnya.

“Bukan, aku belum menjawabnya” Jelas Yuri. Sehun yang tadinya merasa lega, kini kembali merasa sesak didadanya. Jadi, Luhan masih memiliki kesempatan dan begitu juga dengannya.

|

Yuri membaringkan tubuhnya. Gadis itu menatap langit langit kamarnya. Entah kenapa ia merasa gundah, karena Luhan ? atau mungkin Sehun ? Dia benar benar gila karena kedua namja itu benar benar menyatakan cinta kepadanya.

Ya Tuhan, apakah ini sebuah cobaan ? Dia memang menyukai Luhan tapi dia juga menyanyangi Sehun dan bagaimana bisa dia memilih salah satu dari mereka ? Bukankah itu akan menyulitkan dirinya ? Sangat. Apalagi salah satu diantara kedua namja tampan itu akan merasakan sesuatu yang meremukkan hatinya. Ah, Tidak ! Yuri tak sejahat itu.

Setelah dia berdiam cukup lama, Gadis itu tiba tiba saja tersenyum. Dengan cepat dia bangkit dari tidurnya dan meraih handphone. Menekan sebuah nomor telpon dan menunggu balasan dari orang itu.

“Luhan, bisakah aku bertemu denganmu sekarang ?”

“Ah, ditaman kota”

“Tidak, aku akan berangkat sendiri”

“Ne, Gumawo”

|

Yuri duduk disalah satu bangku taman. Menunggu kehadiran seseorang. Cukup lama, sampai sosok namja berambut kuning kini berjalan mendekatinya. Namja itu tersenyum kecil lalu duduk disamping Yuri.

“Hy, apakah kau sudah terlalu lama ?” Tanya namja itu membuka percakapan diantaranya dan Yuri. Yuri tersenyum lalu menggelengkan kepalanya pelan. Seraya berkata “Tidak”.

“Oh ya. Ada apa ?” Tanya Luhan.

Tepat saat ucapan namja itu selesai. Datanglah sosok namja berambut coklat kearah mereka. Luhan dan Sehun nampak terkejut. Ah, tidak mereka bahkan sangat shok.

“Hyung, kau sedang apa disini ?” Tanya Sehun seraya menunjuk kearah Luhan. Luhan menyipitkan kedua matanya. Menatap kesal Sehun. “Seharusnya aku yang bertanya sedang apa kau disini ?” Ujar Luhan tak terima dengan ucapan Sehun.

“Ah, Sudahlah. Aku yang menyuruh kalian datang kesini. Aku hanya ingin menjawab pertanyaan kalian kemarin” Suasana kini menjadi hening. Yuri terdiam. Menatap kedua namja itu dengan tatapan sedih dan meminta maaf.

“Maaf, tapi bisakah kita berteman ? Jujur saja, aku tak suka jika kalian bertengkar karena memperebutkanku. Jadi, mau kan kalian menjadi sahabatku ?” Tanya Yuri. Dia menatap kedua namja itu. Masing masing dari mereka tersenyum tipis dan memasang wajah penuh kesedihan diwajah mereka.

“Em, Yuri. Kalau begitu, kita bersahabat ne. Lagipula aku harus pergi, ada rapat osis yang harus kudatangi” Ujar Sehun yang beranjak meninggalkan Yuri dan Luhan. Yuri menundukkan kepalanya, merasa tak enak dengan namja itu. Gadis itu terdiam sampai sesuatu yang aneh menempel dipipinya. Ia mengangkat kepalanya dan menatap sosok Luhan kini berada dihadapannya. Pipi gadis itu memanas.

“Ya ! A..apa yang kau lakukan ?” Guman Yuri pelan. Luhan nampak terkekeh pelan dan menggelengkan kepalanya.

“Tidak ada, Kajja kita pulang”

|

END

Howa😀

Maaf kalo jelek dan kata katanya kurang bagus, ternyata lama engga ngetik itu juga mempengaruhi hasil -,-v

Yah, jangan Lupa komen yaa😀

Bye

14 responses to “Luhan or Sehun ?

  1. yeayy !! gmna saengie ?? eonnie nepatin janji kan ?😀
    pzty dibaca malam ini juga .. hha~
    waduhh ,, ituh si Sehunie gak usahlah ikut”an hyungmuu ..
    kan msh ada kembaran’x Yul-eon yg gak kalah cantik ? (baca: Yoong-eon)
    Yul-eon jg , pake acara galau😀
    laaaahhh ,, ituh yg terkhir .. apa mungkinn ……
    Han-ppa nyium pipi’x Yul-eon ? yakz ! seneng’x !! *lompatlompat*
    saeng ,, ky’x lbh bagus kllo disequelin dehh .. hha~ *ngarep
    biar ntar ending’x YulHan & YoonHun .. omoo !! klop dehh ..
    baiklaaahh ,, trakhir .. eonnie sneng krna bisa bca karyamu lg .
    truslah berkarya ne ? sllu smngat🙂 & yg rajin ngepublish’x😀 *ujungujungnyamodus*

    • Unnnie >< Hhahahha, aku ketawa ketiwi baca komentarnya unnie :p
      Sebelumnya aku ingin berterimakasih pada unnie, wkwkkw unnie, orang pertama yang komentar hahhaha
      Emang rasanya kangen banget kalo udah lama engga ngepost hehheh, tapi akhir akhir ini emang males ngetik gara gara banyak tugas dan lebih memilih buat iseng ditwitter -,-
      Ok unnie, makasi atas komentarnya mueehhehe😀

  2. eon,, buatin sequelnya dong,, daebakkk banget
    wah luhanppa juga noh pke iseng segala nyiumin pipinya yuleon,, mana yuleon nya malu lgi, hahaha daebak yulhan

  3. Yah eonni…..😦
    Kenapa endingnya gk yulhan sma yoonhun ajah…..
    Yasudah lah mau di apakan lagi klo gk ada sequel😛 *modus
    Lanjut eonni ke fanfic yang lainnya jangan lama lama eon😉

  4. Aduuuuhhh klo jadi yuri aku juga galau..
    22nya cowo ganteng,, tapi lagiii seneng sehun..
    Kenapa yuri ga sama sehun aja,, bikin sequel nih,, soalnya belum pasti kan yuri sama siapa..
    Hahahaha

  5. luhan or sehun aku jga susah klo dsuruh milih salah satu…
    Bkin Squell donk soalny endingnya rada gantung/modus/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s