The Moment That I Can’t Forget [PART 2]

jungjiah-ff-the moment that i can't forget-pa

Tittle : The Moment That I Can’t Forget

Part : 2

Author :  Jung Ji Ah

Genre : Friendship,Romance(?),School life

Main Cast :

Choi Sooyoung| Cho Kyuhyun 

Other Cast :

Tiffany | Kris | Mr.Kim (Teacher) | And many others ^^

Annyeong readers ^^ akhirnya dari sekian lamanya  author kembali juga  mwehehe ^^
Sorry ya readers author sibuk banget biasalah orang sibuk *plak*
Kali ini auhtor bawain yang part 2 nya loh oyeee~ *hening* 
okehemm, sebenernya author nyelesaiin FF ini sambil mentelengin laptop seharian,jungkir balik nan salto *stop*
bercanda kok sebenernya, kalo ada waktu yang sekiranya ada waktu free dan sempet~ hahaw😀 *alay*
jadi yaa lama jadinya miannnn :( 
Yauda dari pada ndengerin ocehan author yang gapenting nan kuno mending langsung dibaca aja yaaa ^^

SELAMAT MEMBACA GUYSSS *salam wink*

ATTENTION !!
No Bash please | Readers wajib comment ne haha 

Jrengjreng..

Pagi ini tak tampak seperti biasanya. Awan tebal menyelimuti pagi ini dan tampak matahari yang sedang bersembunyi di balik awan. Munculah seorang yeoja dari balik pintu kamarnya dan berjalan lemas keluar ke halaman depan rumahnya sambil menyangklungkan tas di pundak kanannya. Saat dibukanya pintu rumahnya

“Aihh kenapa mendung begini?” Gumam sooyoung sambil menutup pintunya dan berjalan keluar menuju universitasnya

Pagi itu semakin gelap saja sama halnya seperti sore menjelang malam. Sooyoung segera mempercepat langkahnya menuju universitasnya. Setelah setengah jam dia berjalan. Sampailah ia di sekolahnya.
saat dia memasuki halaman sekolah, tiba-tiba saja setetes demi setetes butiran air pun turun dari langit yang tampak gelap itu. Sooyoung segera berlari menuju kelasnya. Sesampai dikelasnya…

“Hei sooyoung, kenapa basah kuyup begitu?” cletus salah satu temannya

“Lihat sendiri keluar” Jawab sooyoung sambil berusaha mengeringkan bajunya

“Haha kehujanan lo?”

“Aihh iyaiya. Puas ?” Jawab sooyoung sedikit kesal sambil menaruh tasnya dimeja

“Hey sooyoung. Sabarlah. Memang teman-teman suka menggoda” Kata tiffany ramah

“Ne fany-aa aku tau itu” keluh sooyoung sambil mencoba mengeringkan rambutnya

***

Tiba-tiba saja terdengar langkah kaki dari arah luar yang akan menuju kelas. YA! Itu dosen.

“Annyeong class” Sapa Mr.Kim

“Annyeong Mr. Kim” Jawab semua serentak

“Mwo mr.kim dimana kyuhyun oppa?” Tanya seorang yeoja

“Oh kyuhyun? Dia sedang di kelas fakultas lain” Jawab Mr.Kim santai

“hah kenapa harus gantian dengan kelas lain. Apa tidak ada partner dosen lain” gumam sooyoung

Sepulang sekolah, Sooyoung memutuskan untuk berputar-putar mencari partner dosennya, Cho Kyuhyun. Tak henti-hentinya dia berlari ke sana-kemari hanya untuk mencari sesosok namja yang ia sukai itu. 1 jam telah berlalu dengan cepatnya. Sooyoung merasa lelah, ia memilih tiduran di rumput halaman taman sekolahnya. Perlahan mata sooyoung mulai tertutup. Dan tampak sesosok namja yang datang di alam mimpinya. Namja itu berjalan pelan menemui sooyoung dan Ya! Ternyata namja yang ada di mimpinya sooyoung adalah kyuhyun. Saat kyuhyun perlahan-lahan berjalan menuju arah sooyoung, tiba-tiba terdengar suara halilintar. Serentak Sooyoung terbangun dari tidurnya dan segera bangkit. Saat dia hendak akan membalikkan tubuhnya ke belakang, terdapatlah sesosok namja.

“Mwo Kyuhyun oppa?” Kata sooyoung dengan ekspresi kaget luar biasa

“Hey sooyoung kenapa kau tidur disini? Siang ini mendung sekali ya. Kau tak pulang?” Tanya Kyuhyun

“Hmm ne oppa, aku barusan saja mau pulang” Kata sooyoung penuh dengan rasa degdegan

“Ayo pulang denganku saja. Kita naik kereta sekarang. Biar cepat sampai, keburu hujan”

“Hmm ne.. ne oppa” Kata sooyoung dengan senyum lebar yang menghiasi wajahnya

Mereka berdua berjalan berdua menuju stasiun. Sesampai di stasiun mereka berdua segera menaiki kereta. Tidak lama kemudian mereka sampai juga di stasiun pemberhentian.

“Kurasa langit mulai gelap” Kata sooyoung

“Ne sooyoung. Kau benar. Hmm apa kita perlu taxi?” Jawab kyuhyun

“tak usah oppa, mungkin masi cukup waktu kita berjalan. kajja oppa kita harus segera sampai di rumah”

Mereka berdua mempercepat langkahnya berjalan untuk pulang. Tanpa disadari rintik hujan mulai jatuh dari langit yang tampak sedang mengamuk.

“Kyaaa oppa, hujan datang” Teriak kecil sooyoung sambil merogoh tasnya mencari jaketnya, Namun saat sooyoung mencari jaketnya di tasnya, ternyata dia lupa membawanya.

“Ini pakai saja jasku” Kata kyu sambil melepaskan jasnya dan memakaikannya di tubuh sooyoung.

“Jangan oppa nanti oppa kedinginnan” Kata sooyoung berusaha melepas jas itu

Namun kyuhyun mencegahnya “Aniya, pakai saja, aku akan mencari taxi”

Tidak lama kemudian sebuah taxi lewat didepan mereka “Taxiiii” teriak kyuhyun

Taxi itupun berhenti dan “Kajja sooyoung masuklah” Kata kyuhyun sambil membukakan pintu taxi itu

“Ne oppa gomawo” setelah sooyoung masuk dilanjut kyuhyun.

Beberapa menit kemudian Taxi itu berhenti di rumah sooyoung.

“Ahjussi aku berhenti disini” Kata sooyoung ramah kepada sopir taxi

Sekejap taxi itu berhenti “Kyuhyun oppa gomawo ne sudah mau mengantarkanku pulang”

“Ne sooyoung anytime” Jawab kyuhyun dengan senyum ramahnya

Sooyoung langsung keluar dari taxi itu dan berlari menuju halaman rumahnya. Saat sooyoung membuka pintu rumahnya… “sepi sekali, Eommmaaaa aku datang eomaaa” teriak sooyoung

Tak ada satu katapun yang terbalas. Tiba-tiba hp sooyoung berbunyi , ya! Ada sms dari eommanya (Sooyoung, eomma sekarang ada di bandara menjemput appamu. Jaga dirimu dirumah ne)

Sooyoung langsung berlari menuju kamarnya dan saat dia menutup lagi pintu kamarnya, ada yang masih mengganjal di tubuhnya. Saat dilihatnya
“Mwo ini jas kyuhyun oppa. Aku lupa untuk mengembalikannya”

Lalu sooyoung menggantung jas kyuhyun agar cepat kering. Dia berniat untuk mengembalikan jas itu besok. Kemudian,dia segera mengambil buku diarynya dan menuliskan sesuatu disana

Dear dairy,
ternyata hujan pembawa berkah bagiku. Aku terperangkap dengannya selama hujan tadi. Dia rela kedinginnan demi aku. Astaga aku benar-benar menyukainya. Saat aku meminjam novel Tiffany, aku membaca sebuah kutipan disana yang bunyinya “Cinta itu tidak memiliki, semua orang bebas merasakannya dan menyimpannya. Tapi kalau kamu terlalu takut untuk mengakauinya, selamanya kamu bisa terperangkap di dalamnya” Kyaaa ottokhe? TT-TT

 ***

Keesokan harinya telah tiba. Sooyoung segera terburu-buru memakai sepatunya dan menyangklungkan tasnya. Dia segera berlari menuju universitasnya. Dia melipat rapi jas milik kyuhyun. Saat dia sampai di halaman sekolah. Dia melihat sekeliling sekolah tidak ada seorang namja yang ia cari. Dia berjalan mengelilingi sekolah dan menemukan sesosok namja duduk di bangku dekat taman sambil membaca buku. “ya! Itu kyuhyun oppa” gumam sooyoung. Sooyoung langsung menghampiri kyuhyun.

“An..anyeonghaseyo oppa” kata sooyoung sedikit gugup

Kyuhyun langsung melepas headset yang terpasang di telinganya dan berhenti membaca bukunya
“Ne sooyoung ada apa?”

“Ini oppa jasmu, kemarin masi terbawa olehku”

“Hmm oke gomawo ne”

“Tidak.. tidak oppa. Aku yang harus berterima kasih dengan oppa”

“Aihh sudahlah. Itu tidak seberapa. Kau tak masuk kelas?” Tanya kyuhyun lembut

“Ne oppa ini mau masuk. Oppa sendiri tidak mengajar?”

“Hmm hari ini aku lagi free sooyoung” Saut ramah kyuhyun

“Hm kalo gitu aku masuk dulu ne oppa” Saut sooyoung

“Ne sooyoung” Kata kyuhyun dengan memunculkan senyum khasnya

Saat sooyoung hendak membalikan badannya , “Sooyounggg”

“Ne oppa ada apa?”

“Nanti kau mau menemaniku pulang lagi?” Tawar kyuhyun

“Ne oppa dengan senang hati” Jawab sooyoung senang

Sooyoung langsung membalikan badannya dan kegirangan lalu berlari menuju kelasnya.
Saat jam palajaran usai, sooyoung segera menemui kyuhyun digerbang sekolah. Saat ditemukannya kyu. “Kajja oppa kita pulang” Ajak sooyoung. Kyuhyun langsung tersenyum dan menggandeng tangan sooyoung menuju stasiun.
Beberapa menit mereka tempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai. Kyuhyun langsung menggandeng sooyoung menuju area snack dan peristirahatan di salah satu stasiun tersebut. Mereka berdua membeli 2 gelas jus. Dan menikmatinya sambil melihat pemandangan motor-motor yang berjalan lalu lalang.

“Pemandangan ini sering terlihat saat aku lagi keluar rumah” kata sooyoung ke kyuhyun

“Ne tentu saja, nado sooyoungie” Kata kyuhyun sambil berusaha mengambil lalu membersihkan kacamatanya

“Hmm oppa biar aku saja yang membersihkan kacamata mu sebagai balasan yang kemarin”

“Hmm tidak usah sooyoung, aku bisa sendiri”

Akhirnya mereka berdua saling berebut kacamata. Niat sooyoung ingin membersihkan kacamata kyuhyun namun… PRAAAAKKKK !!! ommo! Kacamata itu jatuh terinjak kaki orang
Sooyoung sangat menyesal “Mwoo kyuhyun oppa mianhee mianheee”

“Hmm tidak apa sooyoung. Lagi pula kacamata itu sudah lama kok” Jawab enteng kyuhyun dan senyum

“Aihh jinjja sooyoung kau babo babo” gumam sooyoung sambil memukul kepalanya

“Hei sudahlah soo jangan memukul kepalamu sendiri. Tak apa. aku bisa beli lagi” senyum kyuhyun

“Aihh oppa aku jadi tak enak” sesal sooyoung

Setelah itu mereka pulang. Saat sooyoung sampai dirumah, dibukanya pintu rumahnya dan terdapat appanya duduk di ruang tamu. Sooyoung semakin mendekat namun ada satu orang lagi? Siapa itu? Mungkin teman appanya.

“Annyeonghaseyo” Sapa Sooyoung ramah

“Nah, Kau sudah datang.Kenalkan ini Mr.Xian.” Kata appa sooyoung dengan senyumnya

“Annyeong ahjussi” sapa ramah sooyoung

“ohiya kenalkan itu putra mr.xian” kata appanya sooyoung dengan senyum

Sejenak sooyoung melirik seseorang yang ada di samping mr.xian yang hampir saja tidak terlihat karena tertutup oleh appanya.
“Siapa dia appa?” bisik sooyoung kepada appanya

“oiya appa lupa, kenalkan ini calon tunanganmu” kata appa dengan senyum lebarnya

“WHATTT??” batin sooyoung

Sekejap namja itu langsung bangkit dan mulai memberikan tangannya kepada sooyoung ingin berjabat tangan.

“Tinggi banget kayak tiang. Tampangnya cakep sih tapi cuek” batin sooyoung sambil sejenak melamun

“Hmm ehem annyeong” sapa namja itu berusaha menghilangkan lamunan sooyoung

“eh ehem. Annyeong Sooyoung imnida” kata sooyoung sambil memberikan tangannya kepada namja itu

“Ne, Kris imnida”

Setelah itu mereka duduk kembali dan..

“Appa aku ke kamar dulu ne” kata sooyoung sangat pelan

“Ne sooyoung” jawab appa

Sooyoung langsung berlari ke kamar. dan membaringkan tubuhnya di ranjang dengan keadaan sepatu masi di kakinya.

“Arghhh… tak mungkin, aku gamau sama namja itu” teriak kecil sooyoung sambil memukul bantalnya

Saat dia melihat jaketnya yang terdapat di kursi. “eh jaket.. hmm sepertinya.. oh iya kacamata!!”
Sooyoung mulai mengganti bajunya dan menyangklung tas kecilnya “Aku harus segera beli kacamata untuk kyuhyun oppa” Sooyoung langsung mencari cara agar dia tidak ketahuan jika keluar rumah. Karena jika ketahuan, dia akan disuruh duduk di samping namja yang tidak dia sukai itu.

“Ahaa jendela” seketika ide jailnya keluar dari otaknya. Dia pun membuka jendela kamarnya dan mulai meloncat ke luar.

“Aihh akhirnya toko kacamata i’m comming..” Kata sooyoung ceria

@TOKO KACAMATA
Saat dia melihat satu-persatu mana kacamata yang cocok. Akhirnya dia menemukannnya ya! Warna hitam seperti warna kesukaan kyuhyun. Saat dilihatnya harga kacamata itu..

“Hah? Mahal sekali?” gumam dan kaget sooyoung

“Ada yang bisa saya bantu noona?” kata penjual kacamata itu

“Apa benar harga kacamata ini segini?” tanya sooyoung

“ne noona. Tapi tenang ada discount 40% untuk promo minggu ini” jawab ramah penjual tersebut

“Wahh jjinja? Baik aku beli ini saja, hmm ini uangnya” Kata sooyoung dengan penuh bahagia

“Ne noona, khamsahamnida”

“Ne cheonma”

Sooyoung langsung berlari menuju taman dan duduk di bangku taman. “hmm bagaimana cara agar kyuhuyun oppa dapat menghubungiku” pikir sooyoung. Terlintas ide di pikirannya, ia mulai mengambil bolpoin di tasnya dan menuliskan nomor handphonenya di dalam kotak kacamata tersebut. “Semoga kyuhyun oppa mau menghubungiku” Sooyoung langsung bangkit dan menuju rumah kyuhyun.

@Dirumah Kyuhyun
“Annyeonghaseyo oppa” kata sooyoung sambil mengetuk pintu rumah kyuhyun

“Ne annyeong” Jawab lemas kyuhyun sambil membuka pintu

“Hmm oppa sedang tidur ya maaf menganggu ne oppa” kata sooyoung pelan

“oh hmm gapapa kok hehe, ohiya ada apa kesini soo?” tanya kyuhyun ramah

“ini oppa aku Cuma memberikan kacamata pengganti waktu aku rusakkan tadi” Kata Sooyoung ragu

“Eh, kok repot-repot banget. Aku kan bisa membelinya sendiri” kata kyuhyun kaget

Sooyoung hanya tersenyum menanggapi kata-kata kyuhyun

“Baiklah jika kamu sudah membelikkan aku akan menghargai itu” Kata kyuhyun dengan senyumnya

“kyaaa gomawo ne oppa gomawoo” serentak sooyoung tersenyum senang

“ne cheonma, nado ne sooyoungie gomawo” senyum kyuhyun

***

Saat dirumah..
Sooyoung segera bersiap-siap dikamarnya dengan handphone yang berada di tangannya. Ia berharap agar kyuhyun meneleponnya.
3 jam kemudian..
“Kyuhyun oppa… kenapa kau tak meneleponku” kata sooyoung sangat lelah rasanya ingin tidur
Tidak lama kemudian telefonpun berdering Kring..kringg…

“Ne annyeonghaseyo” Sapa sooyoung dengan cerianya

“Ne, sooyoung-ah?” Tanya seseorang yang sepertinya tampak seperti suara namja

“Ne, hmm kyuhyun-ssi?” Tanya sooyoung bersemangat

“Hmm andwee sooyoung. ini Baekhyun” Ternyata baekhyun, teman sekelasnya yang akrab dengannya

“Oh baek. Yaa?” Sekejap sooyoung langsung lemas

“Hmm sooyoung. tadi kan aku pinjam uang kamu…..” belum selesai baekhyun berbicara

“YA! Ambil saja uangnya aku ikhlas kau tak perlu mengembalikannya” Kata sooyoung lemas

“Waaa khamsamnida sooyoung… xoxoxoxoxo” Kata baek tampak bersemangat

“Cuih. Xoxo xoxo hmm” Kata sooyoung mulai jengkel

“Hahaha just kidding sooyoung-ah gomawo ne, annyonggg”

“Ne annyong” Jawab singkat sooyoung

“Ugghhh hari ini menjengkelkan!! Kyuhyun oppa kamu dimanaaa” Batin sooyoung penuh kesal

***

Pagi haripun tiba, Sooyoung mulai melangkahkan kakinya akan menuju rumah tiffany, sahabatnya.
Dinaikilah mobilnya menuju rumah tiffany. Saat ditengah perjalanan, dia menemukan segerombolan orang berkerumunan di tengah jalan. Dia pun menghentikan mobilnya dan berjalan keluar karena penasaran ingin melihat apa yang terjadi sebenarnya?
Saat dilihatnya tampak seorang yeoja yang tergeletak di tengah jalan dan kakinya tampak berlumuran darah.

“Anniya siapa dia? Kenapa dia?” Kaget Sooyoung

“Entah noona, dia korban kecelakaan barusan ditabrak lari sama pengendara mobil liar” kata seseorang

“Aishh dasar. Ya! Kajja bawa dia di rumah sakit sekarang” perintah sooyoung panik

“Tapi disini tidak ada kendaraan noona” jawab seseorang itu

“Pakai saja mobilku, kajja biar aku yang mengantar” Kata sooyoung super panik

Setelah itu, Yeoja yang kecelakaan tadi dibawanya di rumah sakit dan segera ditangani oleh dokter.
Setengah jam lamanya telah berlalu, Dokter pun keluar. Sooyoung segera menghampirinya

“bagaimana dok?” Tanya sooyoung panik

“Lukanya cukup parah noona. Terutama dibagian kakinya. Apa noona kenal yeoja itu?”

“Ani dokter. Aku tadi menemukannya di tengah jalan. Kata seseorang ulah ini akibat tabrak lari. Hmm dokter, ngomong-ngomong yeoja itu dirawat berapa hari?” Tanya Sooyoung penasaran

“Entah noona. Mungkin masih cukup lama karena lukanya cukup serius” Jawab dokter

“Hmm ne dokter gomawo” Kata sooyoung sambil menundukkan kepalanya.

Setelah itu, Sooyoung teringat oleh sesuatu. “Aniyaaa aku lupa. Aku kan mau ke rumah tiffany”
Sooyoung segera berlari ke mobilnya dan menuju rumah tiffany.
Sesampai disana…

“Annyong, tiffany” Panggil Sooyoung sambil mengetuk pintu rumah tiffany

“Ne tunggu, ah~ sooyoung kau lama sekali huft” Kata tiffany dengan cemberut

“YA~ anniya fany-ah aku tadi harus ke rumah sakit dulu”

“Ke rumah sakit? Ada apa?”

“Tadi aku membawa korban tabrak lari ke rumah sakit jadi agak lama mianhaeyoo”

“aihh sooyoung tidak apa. bagaimana dia sekarang? Apa membaik ?”

“Kata dokter lukanya lumayan parah”

“Aihh sooyoung kajja kita jenguk dia kesana”

“Ne fany-ah kajja”

Akirnya mereka menuju rumah sakit. Saat sesampainya disana mereka segera berjalan cepat ke ruang dimana yeoja yang tidak diketahui namanya itu dirawat. Saat dibukanya pintu kamar tersebut didapatlah yeoja itu terbaring lemas sambil beberapang selang yang membatunya bernafas dan perban yang membalut kakinya dan tangannya.  Sooyoung dan Tiffany segera mendekati yeoja itu dan duduk disampingnya.

“Cepat sembuh ne” Kata tiffany sambil mengelus pelan rambut yeoja itu

Seharian mereka menunggui yeoja itu dan belum sadar juga. Sampai akhirnya..
“hah? Fany-ah lihatlah jari yeoja itu” kata sooyoung pelan sambil berusaha membangunkan tiffany yang sedang tertidur

“Mwo? Apa sooyoungie?” Kata tiffany malas

“Itu lihat jari yeoja itu bergerak” Kata sooyoung pelan sekali lagi

“Mwo benar” Kejut Tiffany

Perlahan-lahan jari itu bergerak, bergerak dan akhirnya dia bisa menggerakkan tangannya dan mulai perlahan membuka matanya.

“A….ak… aku dim..dimana” Kata yeoja terpatah-patah

“Kamu sekarang ada di rumah sakit” Kata sooyoung ramah

“Siapa kalian? Kenapa aku bisa disini?” Tanya yeoja itu dengan nada sangat pelan

“Perkenalkan tiffany imnida. Dan ini sahabat ku sooyoung” Jawab tiffany ramah sambil menepuk bahu sooyoung

“Ne sooyoung imnida. Kamu kemarin tertabrak oleh pengendara liar. Apa kamu membaik?”

“Hmm rasanya tubuhku kaku sekali. Susah digerakkan. Ottohke?” rintih yeoja itu

“Istirahatlah jangan banyak bergerak ne” Tutur tiffany

“Ne tif…tiffa….fany” kata yeoja itu terpatah-patah

“Oiya nama kamu siapa” tanya sooyoung pelan dan dengan ramahnya

“Ne, nama aku…………….

-TBC-

Akhirnya uda di bagian akhir hehe~
tapi masi ada part selanjutnya lo guys ^^
Ditunggu ne🙂 Oiya readers, comment please ^^
Kalian juga boleh kasi saran loh🙂

Pengen tau siapa yeoja  korban tabrak lari itu? tunggu di part selanjutnya ne ^^

Salam dari Author ter-unyuu *dilempar panci* ~

Annyeonghaseyooo😀

11 responses to “The Moment That I Can’t Forget [PART 2]

  1. kangennn sama author, lama banget baliknya. FFnya daebak banget T-T tapi kenapa lama banget ngeshare lanjutannya. pleasee jangan lama-lama

    • waaah ada yang ngangenin aku nih, pantes cedutan *GRtothemax* iyadeh mohon doa restu ye moga cepet selesai nih FF wkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s