An Angel Was Sent

new

Title: An Angel Was Sent

Author: xianhyuk

Cast;

Tiffany Hwang | Cho Kyuhyun

Genre:

Romance

Length:

Short

“Things that we never want to have it should to be founded. Whenever we should realize the things that progresses have brought so many vitamins for us.”

-An Angel Was Sent-

 

Sometimes, the alligators are being cute animals you know.” Kyuhyun mendengus kecil mendengar suara lembut yang telah mengacak-ngacak pikirannya. “I don’t know how the spider woman like you could get in to my office room,” ucap Kyuhyun pelan, berusaha membuat wanita itu terusik. Tapi, dugaan Kyuhyun jelas salah. “Wherever, the banana pie is bringing so many energies for me to make the security scared,” tangkis gadis itu sambil menyentuh beberapa map berisi berkas penting perusahaan. “And last, I’m not a spider woman.”

Kyuhyun berdecak pelan, meminta Tuhan untuk segera menghentikan mulut cerewet gadis itu agar segera dihentikan. “Ada apa? Aku tahu kau akan meminta bantuanku,” ucap Kyuhyun kemudian saat menyadari bahwa Tiffany, akan memintanya melakukan sesuatu.

Setidaknya, tahun lalu, Tiffany meminta bantuan Kyuhyun untuk kabur dari Diamond Bar untuk tinggal di Dakota. “Umm, kau bisa tolong aku untuk meminta ayahku berhenti memaksaku untuk pulang? Kau tahu, aku betah tinggal di sini.” Kyuhyun menundukan kepalanya dan memijat kepalanya. “Kenapa kau betah bertahan di sini? Kau tahu, Amerika lebih cocok untukmu.” Tiffany tertawa pelan. Ia menganggap Kyuhyun sangat lucu untuk menanggapi hal ini.

“Aku bertahan disini karena ada…kau,” jawab Tiffany tersenyum. Kyuhyun segera menoleh dengancepat sehingga kepalanya serasa akan putus. “What?” tanya Kyuhyun. Tiffany tersenyum senang. “Iya, aku bertahan di sini karena ada kau,” ulangnya. Kyuhyun menelan ludahnya. “Ok, Cho Kyuhyun, it just kidding,” gumam Kyuhyun pelan sambil melanjutkan fokusnya pada berkas di depannya. “Well, I never kidding with my words,” ucap Tiffany sambil duduk di kursi depan meja kerja Kyuhyun.

Kyuhyun merasa tenggorokannya tercekat. Tiffany? Ah, Kyuhyun bahkan masih tidak mau berterus terang. Tapi… apa Tiffany serius?

Singkat cerita, Kyuhyun dan Tiffany merupakan musuh saat kecil. Saat Kyuhyun pindah ke California, hanya Tiffany teman sebayanya walaupun berbeda satu tahun. Tapi, Kyuhyun tidak pernah mau berteman dengan Tiffany dengan cara menjauhinya. Itu membuat Tiffany tertarik lebih dalam sehingga ia sering mencari tahu tentang Kyuhyun dan mulai menyukai segala yang ada di diri Kyuhyun.

Pada saat umur Kyuhyun 20 tahun, ia pindah ke Inggris untuk melanjutkan kuliahnya. Kyuhyun sedikit sudah melupakan Tiffany yang selalu menjadi penguntit setianya. Tapi, tidak dengan Tiffany. Di saat umurnya yang ke 24 tahun ini, ia sengaja kabur dari Diamond Bar dan pergi ke Dakota. Itu membuat ayah Tiffany panic dan segera menelpon Kyuhyun. Kyuhyun mau tak mau menyusul Tiffany ke Dakota dan akhirnya mereka bertemu lagi.

Kyuhyun tahu, dirinya bahkan tak bisa melupakan pesona wajah cantik Tiffany yang semakin cantik. Ia tahu, mungkin sudah saatnya ia mulai menyukai Tiffany. Atau bahkan, menerima kehadirannya.

“Kyuhyun?” Kyuhyun segera menggelengkan kepalanya, terbangun dari lamunannya. “Apa kau melamun?” tanya Tiffany. “Oh, tidak. Sepertinya aku mengantuk,” jawab Kyuhyun asal. Tiffany mengangguk. “Apa kau mau aku antar ke rumahmu?” tawar Tiffany. “Hey! Kau tak punya SIM di Inggris!” Tiffany tertawa kecil. “Baiklah… Jadi? Apa aku harus pulang dulu?” Kyuhyun mengangguk kencang. Tapi, saat Tiffany hendak membuka pintu, Kyuhyun memanggil namanya.

“Tiff, apa kau tak sebaiknya segera pulang ke.. Amerika?” Tiffany membeku di ujung pintu. Tangannya perlahan merosot dari pegangan pintu. “Apa… aku menyusahkanmu?” tanya Tiffany pelan. Kyuhyun menarik napas. “Tidak. Tapi, ayahmu khawatir.” Masih di tempatnya, kaki jenjang Tiffany bergetar hebat.

“Sudah ku bilang, aku senang berada di sini bersama mu.” Deru napas mereka terdengar sangat jelas. Tatapan mereka yang lurus, membuat atmosfer di situ sangat mencekam. “Aku tanya padamu. Apa kau merasa terganggu?” Tidak, kau sangat membuatku senang, jawab Kyuhyun dalam hatinya. Masih belum membalikkan tubuhnya, Tiffany meneteskan setitik air matanya. “Kau tahu. Jika kau ingin ini yang terakhir kalinya kita bertemu, aku akan pergi.” Kyuhyun menatap Tiffany kaget. Ia tak percaya Tiffany berani berbicara seperti itu. “Aku tahu hati ini tak sanggup menahan, tak sanggup mengontrol, tapi Aku mencintaimu Cho Kyuhyun.”

Deg.

Cho Kyuhyun sekarang seperti habis ditampar keras oleh kenyataan. Waktu seakan berjalan lambat. Detak jarum jam terdengar begitu menggema di telinga mereka. Tidak. Tidak. Tidak.

Kyuhyun tidak boleh terlambat lagi. Bagaimana jadinya jika ayah Tiffany akhirnya menyuruh Siwon untuk menjadi pilihan terakhir Tiffany?  Bagaimana jika yang Heechul katakan selama ini benar? Jika waktu yang telah terjadi tak bisa diperbaiki? Tidak. Tidak. Tidak.

Itu tak boleh terjadi, lagi.

“Aku juga mencintaimu, Tiff,” tanggap Kyuhyun yang membuat wajah Tiffany kembali tegap. “Setelah banyak musim yang kita lewati, apakah hati ini berubah? Tidak, Tiff. Hati ini masih sama dari kemarin.” Tiffany memejamkan matanya. “Aku tahu kau bohong. Jangan tipu aku.”

Kyuhyun segera berdiri dan memeluk tubuh Tiffany dari belakang yang masih membeku di ujung pintu. “Apa bukti ini tak cukup?” Kyuhyun semakin mempererat pelukannya, membuat Tiffany membalasnya.

God was sent an angel who loves me and cares me. God was sent an angel who always waits me and look at me. God was sent an angel who beautiful and give me comforts.”

-Cho Kyuhyun-

 

P.S:

Gatau apa ini (ficlet or drabble) tapi kalau yang tau, langsung kasih tau aku ya! Ntar di edit supaya jelasss (maklum, menurut author ficlet itu ga jauh beda sama oneshot). Ini sekitar 883 words (termasuk bablaing author ini). Nahhh, sekarang udah ada page intro milik author!

author xianhyuk

6 responses to “An Angel Was Sent

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s