[Oneshoot] Believe me

sunsorim-request2

Author : Sung Soo Rim

Main Cast :

Kyuhyun SUJU

Seohyun SNSD

Other :

Yuri SNSD

Genre : Sad (mungkin)

Ratting : 10+

Poster By. BananArt

 

Author POV

Hari ini musim gugur hampir berlalu dan Seohyun rasa inilah hari yang tepat untuknya berkata sesuatu kepada Kyuhyun.Seohyun duduk gelisah tapi tetap cantik karena berbalut baju putih terusan selutut dengan rambut yang diikat seperti seorang putri. Seohyun terdiam khawatir mencoba mevisualisasikan apa yang akan terjadi nantinya  jika kyuhyun(Namjanya) mendengarkan pernyataannya ini. Seohyun termenung menunggu kyuhyun datang setelah 20 menit lalu, ia memintanya untuk bertemu di taman seperti biasanya.  Sesekali Seohyun mencoba untuk menutup mata sejenak untuk mengambil nafas segar taman kota Seoul.

 

“Seohyun-ah…” Sapa seorang namja lirih perlahan mendekatinya mulai mendekat duduk di samping yeoja cantik itu. Suaranya yang khas membuat seohyun membuka matanya perlahan

“Ne..” Sapa seohyun balik sambil menatap Kyuhyun penuh rasa bersalah

“Ada apa? Apa kau ada masalah?” Tanya kyuhyun gelisah mencoba membelai rambut seohyun tapi seohyun buru buru memegang tangan kyuhyun dan menggenggam tangan namja itu penuh arti.

“Ne.. oppa” Air mata seohyun mulai pecah, kyuhyun terdiam penuh perhatian. Tangan kyuhyun ingin sekali menyeka air mata di wajah seohyun tapi lagi lagi seohyun memegang tanganya erat.

“Oppa..” Seohyun yang tadinya menangis mulai menyeka air matanya dengan tangan yang lainnya dan mulai angkat bicara.

“Oppa, aku tahu kita sudah lama bersama. Tapi oppa ada yang aku inginkan darimu dan aku ingin kau berjanji akan memenuhinya”

“Ne Seohyun , aku akan coba mengerti” Kyuhyun tersenyum tipis mencoba untuk berfikir positif.

“Sebenarnya oppa, sudah lama aku ingin mengatakan ini. aku tidak bisa bersamamu lagi. Jauhilah aku oppa.  Aku ingin kita berpisah  “ Ucap seohyun serak karena menangis ,Seohyun yang terbawa suasana akhirnya menangis sejadi jadinya di depan Kyuhyun setelah mengatakan kalimat tersebut. Kyuhyun yang mendengar perkataan Seohyun merasa teriris hatinya tapi dia mencoba untuk tidak melampiaskannya di depan seohyun.

Langit yang tadinya cerah juga sudah mulai gelap mulai diselimuti butiran salju yang lembut. Salju yang datang seakan di kirimkan Tuhan untuk menutupi lava yang ada di dalam hati Kyuhyun untuk menunda letusannya.

“Seohyun-ah , Sebentar lagi salju akan turun. Mari ku antar pulang” Jawab Kyu pucat tapi tetap tersenyum, membantu seohyun untuk berdiri dan berjalan menuju Rumah seohyun.

Diperjalanan pulang ,dinginnya salju seakan ikut menusuk hati Dua pasangan tersebut yang sudah berderai air mata kesedihan. Seohyun dan Kyuhyun terdiam di perjalanan walaupun mereka berjalan berdampingan . Sesampainya di depan rumah seohyun , seohyun melepaskan tangan kyuhyun dari lengannya.
“Oppa, aku mohon jangan pernah kembali lagi. Pulanglah agar kau tidak kedinginan” Pinta seohyun dingin dan sedikit mengusir tapi berusaha menyeka rasa sakitnya sebelum Kyuhyun lenyap dari hadapannya.

Beberapa detik setelah Kyuhyun lenyap , Seohyun langsung merasa pusing dan akhirnya terjatuh di tempatnya tadi berdiri.

 

 

Di tempat lain , Kyuhyun yang sudah berjalan kira-kira 5 meter dari rumah Seohyun . Kyuhyun merasakan keganjalan dan keresahan yang luar biasa. Kyuhyun ingin menangis tapi untuk apa? Kyuhyun berfikir bahwa seohyun mungkin hanya terbawa emosi sesaat. Tapi emosi untuk apa?. Kyuhyun berfikir keras kesalahan apa yang telah ia lakukan?. Kyuhyun mencoba untuk melangkah tapi kakinya seakan menolak dan raganya memaksa untuk segera menghampiri Seohyun untuk meminta penjelasan. Dan akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk segera berlari menghampiri Seohyun di rumahnya.

“Seohyun-ah… Seohyun-ah… “ Teriak Kyuhyun berlari ke rumah Seohyun.

“Seohyun-ah…” Kyuhyun tercengang . Kyuhyun syok melihat sosok yang ia cintai tergeletak di tempat terakhir kali ia mengantar kekasihnya pulang. Kyuhyun langsung tanpa basa basi berlari mengendong seohyun walaupun ia tahu badai salju akan datang. Kyuhyun berteriak ke sana kemari mencari bantuan tapi tidak ada satu orangpun. Seohyun sadar tapi ia seakan buta .Seohyun meneteskan air matanya di pundak kyuhyun tapi ia tidak bisa membuka matanya. Kyuhyun berlari menuju rumah sakit terdekat. Membuka pintu rumah sakit dengan kasar dan berteriak mencari dokter agar seohyun bisa segera di obati.

“Dokter.. Dokter..” Teriak Kyuhyun di tengah kesunyian Rumah sakit yang saat itu tidak ada petugas yang berjaga tapi akhirnya, Kyuhyun menemukan sosok Yuri yang kebetulan dokter yang sedang lewat di tempat itu. Perasaan kyuhyun yang campur aduk tanpa ragu langsung menghampiri yuri.

“Yuri.. Yuri-shi… Tolonglah seohyun Yuri-shi.. Tolonglah, Jebal !” Teriak Kyuhyun yang sudah berkeringat memohon agar yuri mau mengobati seohyun.

“Kajja , bawa dia ke ruanganku. Aku akan mencoba memeriksannya. “ Jawab yuri panik karena ia takut terjadi apa apa dengan seohyun.

“Ne..” Kyuhyun masih mengendong seohyun, membawanya ke ruangan yuri dan membaringkannya di tempat tidur.

“Maaf kyu, keluarlah. Aku akan memeriksannya.” Pinta yuri penuh senyum tapi memaksanya untuk keluar. Kyuhyun sebenarnya ingin mendampingi seohyun tapi ia harus mengerti dan Kyuhyunpun keluar dengan keadaan pucat pasi, menunggu kekasihnya di luar seperti patung.

 

5 Jam kemudian-

 

Di ruangan yuri~

Setelah 5 jam seohyun terpingsan , seohyun mulai membuka matanya dan melihat sekitarnya.

“Seohyun-shi, aku ingin bertanya sesuatu padamu.” Tanya yuri serius dan mulai duduk mendekati seohyun di pinggir ranjang seohyun yang terbaring lemah.

“Ne.. Dokter..” Jawab seohyun lirih karena ia harus mendapat bantuan oksigen di mulutya .

“Kenapa kau melakukan hal ini kepada dirimu? Kenapa kau membohonginya?”

“Nde?”

“Sudahlah seohyun, kau tidak usah berbohong lagi kepadaku. Aku sangat mengenalmu. Kau tidak akan sanggup melawan penyakitmu ini sendiri. Kau butuh sosok yang bisa mengertimu!” Perkataan yuri membuat seohyun melemah tetapi bukan raganya  yang kesakitan namun batinnya, seohyun merasa bersalah kepada kyuhyun. Tapi di sisi lain ia tidak ingin menjadi beban di hidup kyuhyun.

“Seohyun, Miane . aku akan memberitahu kyuhyun sebenarnya!” Yuri mulai melangkah tapi tangannya terhenti karena tangan seohyun mencegahnya.

“Yul.. Aku mohon jangan lakukan itu.Biarkanlah aku sendiri yang akan mengatakannya kepada Kyuhyun. Aku mohon… ” Pinta seohyun lirih. Yuri tersenyum mengerti dan ia langsung pergi meninggalkan seohyun.

Diluar Kyuhyun yang tidak bisa tenang memikirkan seohyun langsung menghampiri yuri setelah yuri menutup pintunnya.

“Yuri-shi, Seohyun bagaimana?” Tanya kyuhyun tapi yuri tidak menjawab dan hanya tersenyum mengisyaratkan bahwa seohyun sedang menunggunya di dalam .

“Arraso yul, Jeongmal kamsahamida”

 

Ruangan Yuri-

“Seohyun-ah?..” Ucap kyuhyun pelan memasuki ruangan itu.

“Ne oppa , masuklah..” Jawab seohyun pelan untuk menyambut kyuhyun. Seohyun membuka alat bantu pernafasannya perlahan untuk menyambut kyuhyun tapi dengan wajah pucat mencoba untuk duduk.

“Jangan buka alat bantu pernafasanmu seohyun-ah, kau belum sembuh” Kata kyuhyun khawatir lalu duduk di samping seohyun.

“Aniyo oppa, Gwenchanayo oppa..”  Ucap seohyun memegang tangan kyuhyun yang duduk disampingnya.

“Tapi seohyun?”

“Oppa.. Mianae..”

“Miane ? Untuk apa? Seohyun-ah aku butuh penjelasanmu ” Tanya kyuhyun binggung tapi seohyun hanya tersenyum

“ Kesinikan jari kelingkingmu! “ Pinta seohyun tersenyum lalu menarik jari kyuhyun dan menggabungkannya dengan jarinya. Kyuhyun yang binggung Cuma bisa diam dan hanya menatap seohyun.

“Kau harus berjanji kepadaku. Kau tidak akan marah kepadaku kalau aku jujur kepadamu dan juga kau tidak boleh ikut denganku apapun yang terjadi. Arraso? ” Kyuhyun hanya menjawab “ne” dengan senyuman

“Sebelumnya, jeongmal miane oppa aku telah mempermainkan perasaanmu . Sebenarnya aku tidak bermaksud. Aku hanya tidak sanggup mengatakannya kepadamu. Aku selalu ingin bersamamu tapi..” Penjelasanan seohyun terputus . Kyuhyun memegang erat tangan seohyun untuk menegarkan batin seohyun.

“Tapi.. penyakitku ini memintaku untuk pergi jauh darimu. Aku tidak sanggup oppa. Sebenarnya penyakitku ini sudah lama aku rasakan sendiri tapi semakin lama aku rasakan rasanya seperti aku tak sanggup lagi untuk hidup..” Tangisan seohyun hampir pecah tapi seohyun mencoba membendungnya.

“Besok aku akan pergi ke bandara untuk melakukan terapi di Amerika, aku sudah memikirkannya secara matang . Aku memutuskanmu oppa karena aku takut kau akan meninggalkanku karena pengobatanku yang akan memakan waktu lama di luar negeri “ Seohyun menangis menunduk tapi langsung kyuhyun memeluknya.

“Chagiya,tenanglah.. jangan menangis lagi . Masalahmu adalah masalahku juga. Kau harus percaya kepadaku. Aku akan ikut bersamamu” Kyuhyun melepas pelukannya dari seohyun .
“Aniyo, oppa kau telah berjanji kepadaku tidak akan ikut denganku . Kau harus menyelesaikan kuliahmu . Biarkanlah kita saling berjuang oppa. Aku mohon..” Kyuhyun mengganguk berat takut jika ia menolak maka akan menjadi beban di fikiran seohyun. Kyuhyun menarik tangan seohyun lalu menyatukan jari kelingking mereka.

“Tapi kau harus berjanji juga kepadaku.” Seohyun lega dan langsung mengiyakan permintaan kyuhyun mengangguk.

“Janjilah kepadaku atas 2 hal. Pertama kau harus selalu jujur kepadaku..”

“Dan yang kedua kau harus janji , kau akan mepercayai cintaku kepadamu.” Seohyum menangis haru mendengar perkataan kyuhyun . Ia merasa bersalah karena telah meragukan cinta kyuhyun.

 

Rumah sakit-

Pagi hari ini Kyuhyun sengaja membawakan bunga untuk seohyun tapi ia lupa kalau seohyun akan terbang ke Amerika hari ini . Kyuhyun berdandan rapi dengan pakaian putih putih berlari menuju kamar seohyun dirawat.

“Cagiya.. Cagiya.. Oppamu da-ta-tang..” Kyuhyun yang tadinya cerah menjadi muram ketika seorang suster tengah merapikan ruangan seohyun.

“Suster.. suster.. Dimana pasien bernama seohyun?” Kyuhyun terus bertanya namun suster tersebut tidak menjawab Sampai akhirnya yuri datang tepat di depan pintu kamar seohyun.

“Kyuhyun-shi, ikutlah denganku.” Perintah yuri sambil berjalan ke ruangannya. Sedangkan Kyuhyun yang saat itu masih kalang kabut karena kebingunggan hanya diam mengikuti Yuri.

 

Ruangan Dokter Yuri-

Yuri diam beberapa saat setelah duduk di tempat duduknya , sama seperti kyuhyun. Yuripun langsung membuka pembicaraan dengan menyodorkan surat ke Kyuhyun.

“Bukalah, maka kau akan tahu jawabannya..!” Pinta yuri .

“Nde? Itu apa?”

“Buka amplopnya jika kau ingin tahu.”

“Ne.” Kyuhyun membuka surat itu, ia rasa itu surat dari seohyun. Dan ternyata perasaan kyuhyun benar. Seohyun mengirim surat ini untuknya.

Dear Kyuhyun oppa (Gaemkyuku)

Miane oppa, aku tidak pamit kepadamu.

Surat ini bukanlah tanda jika aku tidak mempercayaimu, tapi karena inilah tanda sayangku padamu ,aku takut tidak bisa meninggalkanmu jika aku bertemu denganmu sekarang. Atau mungkin kau juga akan ikut denganku di sana.

Aku tak ingin menghancurkan mimpimu oppa. Aku tahu kau sudah hampir menyelesaikan kuliahmu, tapi tidaklah itu akan sia sia jika oppa hanya membuang waktumu untukku? Aniyo oppa aku ingin melihat oppa memakai topi wisuda. Kita harus sama sama berjuang. Fighting !

Jeongmal Miane oppa.

Sarangahae.. Wait me ..

I will still love you oppa. J

By Keroromu(Seohyun)

Kyuhyun selesai membaca surat dari seohyun. Kyuhyun membendung rasa kecewa dan amarahnya . Ia tidak menyangka seohyun memperlakukannya seperti ini, Kyuhyun selalu berkata dalam hati –Aku hanya ingin selalu di sisimu seohyun-ah –

 

“Gomawo yuri-shi.” Kyuhyun mengucap rasa terima kasihnya dengan nada dingin dan langsung pergi. Yuri paham dengan perasaan kyuhyun dan hanya mengangguk .Yuri  mengambil beberapa tisu untuk menyeka rasa harunya. Yuri ingat permintaan seohyun kemarin malam saat yuri berkunjung untuk menemaninya.
Flashback on~

 

“Seohyun-ah apa kau tidak sebaiknya memberikan surat ini kepada kyuhyun sendiri?” Tanya yuri ketika seohyun memberikan surat kepadanya.

 

“Aku percaya kepadamu yul. Tolong sampaikanlah. Aku tidak sanggup untuk menyakiti batinku lagi!”

Yuri terenyuh dengan penderitaan sahabatnya itu dan langsung memeluknya erat dan berjanji akan melakukan sebaik-baiknya jika ia bertemu kyuhyun. Yuri tahu penyakit seohyun akan sulit disembuhkan, bahkan terapinya nanti akan bisa merengut nyawanya jika ia tidak tabah.

 

“Aku mohon kirimlah kabar tentang kyuhyun oppa dan kamu kepadaku, Aku tahu ia akan kecewa kepadaku dan akan terus memikirkanku jika dia tahu alamatku. Jangan beritahu dia yul, aku percaya padamu” Seohyun berbisik tepat di telinga yuri .Dan membuat yuri semakin erat memeluknya.

 

Flash back off~

 

Selang beberapa minggu setelah kepergian seohyun tanpa kabar, Kyuhyun tidak bisa tenang . Kyuhyun selalu mendatangi kantor yuri untuk meminta alamat seohyun di Amerika, tapi yuri selalu menolak dan hanya mau memberitahukan kabar seohyun. Yuri berjanji kepada Kyuhyun bahwa ia akan memberitahukan Kyuhyun jika seohyun sudah pulang nanti.

 

Airport-

Hari ini Seohyun meninggalkan rumah sakit lebih awal tepatnya sangat pagi . Seohyun langsung pulang ke rumah untuk mengemasi barang-barangnya dan langsung pergi ke bandara. Seohyun merasakan sakit dibatinnya jika harus bertemu dengan kyuhyun lagi maka dari itu ia hanya menitipkan surat ke yuri agar diberikan kepada kyuhyun. Karena Yuri adalah salah satunya orang yang paling dipercayanya selain Kyuhyun sejak ia sakit..

“Good bye, oppa..”

“Wait me, I still love you. “  Kata terakhir seohyun setelah sempat memalingkan badannya ke belakang dan langsung melangkah menuju pesawat dengan pakaian panjang dan kacamata hitam untuk menutupi pucat di wajahnya.

 

5 TAHUN KEMUDIAN-

 

Airport-

Selamat datang penumpang USA yang terhormat dari pesawat C5130, Selamat datang di kota  Seoul,Korea Selatan dan Selamat menikmati hiburan serta fasilitas kami . Good bye and Have fun on your trip😀

 

Tampak sosok gadis cantik di anatara kerumunan penumpang kedatangan dari Amerika. Gadis itu cantik dan anggun berjalan tegap mencari taksi di luar bandara.

“Adjusi,tolong antarkan saya ke Seoul University.” Pinta gadis itu penuh senyum duduk di belakang supir taksi.

“Ne. Nonna. Apakah ada orang yang ingin kau temui?”

“Ne adjusi , Ada seseorang yang ingin aku temui.” Seohyun menjawab penuh senyum, ia tampak heran ketika ia sadar itu bukan jalan menuju Seoul University tapi menuju ke taman kota seoul.

“Permisi Adjusi. Bukankah ini salah jalan?”

“Off course, Keroroku”

“Tunggu dulu, Keroroku? Aku tidak mengenal adjusi ini . Setahuku aku hanya dipangil keroro oleh…” Batin seohyun terhenti dan langsung memeluk namja yang dipanggilnya adjusi tadi. Taksi itu berhenti tepat di taman kota Seoul

“KYA.. Nonna. Apa kau tidak tahu kalau aku ini adjusi!”

“Sudahlah oppa, aku tahu itu kau. Aku sangat merindukanmu..”  Kyuhyun melepas pelukan seohyun dan langsung berlari duduk di bangku taman. Seohyun berlari mengikutinya.

“Oppa.. Miane!!!” Teriak seohyun dan ikut duduk di bangku taman.

“Oppa, kau marah ya padaku “

“Kalau iya kenapa?”

“Miane telah membuatmu kecewa.”

“Terus?”

“Miane..”

“Apa kau pulang hanya untuk meminta maaf KEPADAKU! Hah !” Kyuhyun kesal

“Nde?”

“ Apa kau tidak memperdulikan perasaanku?Apa kau kesini juga hanya ingin mengatakan aku sudah sembuh!” sindir Kyuhyun pura pura dingin.

“Sebenarnya aku ingin bilang aku merindukanmu oppa .” Ucap seohyun polos .

“Nde? Aku tidak dengar !” Goda kyuhyun

“AKU MERINDUKANMU OPPA !!! SARANGHAEYO KYUHYUN OPPA !!! ” Seohyun berteriak dan

#CHU Seohyun mencium pipi Kyuhyun dan langsung berlari menjauh,

“Yaa.. Seohyun-ah. “

“Kejar aku oppa adjusi :p “ Goda seohyun.

“Yaa!!!!” Kyuhyun berteriak , berlari mengejar seohyun. Kyuhyun dan seohyun berlari melepas rasa rindunya dengan mengulang masa lalu mereka yang indah . Sampai akhirnya kyuhyun berhasil menangkap seohyun lalu mendekapnya dipelukannya.

“Cagiya, jangan ulangi hal ini lagi ya.” Pinta kyuhyun lembut penuh senyuman

“Ne oppa”

“Oh iya, ini topi wisudaku.. Lihatlah.. seperti yang kau inginkan bukan. Aku telah memakainya untukmu.” Seohyun terharu dengan ucapan kyuhyun.

“Oppa..”

“Cagiya..” Kyuhyun menekuk lutunya di tanah tepat saat matahari akan terbenam sambil mengeluarkan cincin dari sakunya. Kyuhyun bangkit dan memakaikan cincin itu di jari manis seohyun. Kyuhyun lega ternyata cincinya pas. Kyuhyun tersenyum.

“Oppa .. “ Seohyun hampir menangis karena terharu tapi Kyuhyun langsung mencium kening seohyun sambil berkata “Berjanjilah padaku . selalulah bersamaku, MARRY ME seohyun-ah.”
“Ne oppa.”

Malam akhirnya tiba mengiringi awal jalinan kasih yang telah lama terhalang oleh jarak dan waktu akhinya kembali.

END~

Akhirnya selesai juga ini FF . Tolong RCL ya , Miane kalau banyak kekurangan . Ini juga baru belajaran buatnya. Hehehe … Ok kalau nanti ada yang minta sequel , boleh kok ! Semoga nanti sequelnya lebih bagus dari ini dan memuaskan. Kamsahamida😀

One response to “[Oneshoot] Believe me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s