The Moment That I Can’t Forget [PART 1]

the momen that i can't forget - JJA

Tittle                             : The Moment That I Can’t Forget

Part                               : 1

Story By/Authror    : Jung Ji Ah 

Main Cast                   : Choi Sooyoung | Cho Kyuhyun | Kris | Jessica Jung

Other Cast                  : Kalian bisa cari sendiri ya readers🙂

Genre                           : Romance and Friendship, mungkin kalo ada lagi terserah readers :D 

***

Annyeong Readers ^^
Jumpa lagi sama author yang menggemaskan ini *muntah dulu*
Kali ini athor pengen ngekasi kesan dan aura yang berbeda di FF ini *sok bijak lu thor*
yaitu~ FF yang bercast SUGEN dan EXOSHIDAE. jadi auhtor mix gitu ~ *emang lagu*  *pletak*
Sudahlah dari pada dengerin ocehan author yang gapenting ini mending langsung baca aja ya readers ^^

ATTENTION !!!
NO BASH PLEASE😦


Kalau uda baca harap di comment /beri sarannya ya readers🙂

Cekidot readers ~

***

Choi Sooyoung, gadis berusia 20 tahun berasal dari Amerika. Dia berasal dari keluarga yang sangat kaya. Walaupun keluarganya kaya, Dia tak mau memakai harta kedua orang tuanya. Dia lebih memilih kuliah di luar negeri , lebih tepatnya di Seoul agar bisa bebas hidup sendiri tanpa perlu dimanjakan oleh kekayaan harta kedua orang tuanya.
~~~^^~~~

Matahari yang tampak tersenyum di pagi itu dan terlihatlah sesosok yeoja yang manis. Ya! Sooyoung. Dia berjalan menuju depan rumah sambil menyangklungkan tas di pundaknya. Dan dinaikilah mobilnya. Dan berangkatlah dia di Universitasnya dimana dia belajar. Sesampainya dia sampai di sana, dia segera mencari sahabat terdekatnya Tiffany. Setelah beberapa lama dia mencari Tiffany. Akhirnya diapun juga menemukan Tiffany di bangku dekat lapangan basket.

“Hey fany-aa, annyeong” Sapa Sooyoung dan segera duduk disebelah Tiffany

“Mwo sooyoungiee, kau siang sekali berangkatnya, aku menunggumu” Kata Tiffany dengan cemberut

“Hey yeoja cantik kalau pagi-pagi cemberut mukanya malah jelek loh” goda sooyoung

“hissh kau ini” kata tiffany sambil tertawa kecil dan memukul bahu sooyoung pelan

“Hey ayo masuk. Kayaknya sih bel uda bunyi tadi” kata sooyoung sambil beranjak dari bangku itu

“Ne kajja sooyoungie” Ajak tiffany sambil menggandeng tangan sooyoung.

***

Detik begitu cepat berputar, hingga saatnya usai pembelajaran di universitas itu. Keluarlah sooyoung dan tiffany.

“Sooyoung aku pulang dulu ne” Kata Tiffany ramah

“Mwo. Kenapa kau tak ikut denganku saja?”

“Aniyya soo, Aku sudah terlanjur bilang ke Appa ku untuk menjemputku”

“Ne fany-aa. Hati-hati diajalan ne”

“Ne sooyoungie, kamu juga ne”
Tiffany pun langsung pergi meninggalkan Sooyoung. Dan Sooyoung langsung menuju mobilnya.

Saat sooyoung tiba dirumah, ia langsung menuju kamarnya dengan berjalan malas. Dengan ditaruhnya tas di mejanya. Dan segeralah ia membaringkan tubuhnya ke kasur empuknya.
Saat matanya hampir tertutup tiba-tiba hp nya bergetar . Sooyoung langsung tergelagap bangun dan mencari hpnya “HP mana HP ku” dirogohnya tasnya. Tidak ada! Lalu dimana? Dan ternyata Hpnya ada di sampingnya sendiri,DAR! Dan dia ambil segera hpnya. “Jjinjja eomma?”

“Ne annyeonghaseyo eomma, ada apa eomma meneleponku?”

“Annyeong soo. Bagaimana kabarmu disana?”

“Baik eomma. Eomma sendiri bagaimana?”

“Baik juga. Oiya soo, eomma akan mengunjungimu ke Seoul besok. Bisa kan?”

“Mwoo? Besok? Kenapa harus besok?” gumam sooyoung

“Hallo? Sooyoung? Bagaimana?”

“Hmm bi..bis..bisaa eomma. Hehe” jawab sooyoung meragu

“Ne kalau begitu tunggu eomma disana, arraseo?”

“Ne eomma arraseo”

“Annyeong sooyoungiee, saranghaeyo”

“Annyeong eomma, nado”

Sooyoung langsung mematikan HP nya “Jjinja? Eomma besok datang? Bagaimana ini?”
Dia langsung keluar dari kamarnya dan mengecek seisi ruangan di rumahnya.
“YAA! Berantakan sekali. Eomma bisa marah melihat keadaan rumahku kalau begini”

Dia mulai mengambil Hpnya di saku bajunya dan mulai memencet satu-persatu keypad di Hpnya

“Annyeong sooyoungie, ada apa kau meneleponku?”

“hmm gini fany-aa apa aku bisa minta tolong ke kamu, juseyo”

“Ne, apa sooyoungie?”
Sooyoung langsung berkata terang-terangan kepada fany dan akhirnya fany pun..

“Ne sooyoungie, aku akan membantumu. Nanti sore juga aku akan ke rumahmu. Bagaimana?”

“Ne fany-aa gomawo ne gomawo. Kau memang sahabatku yang paling baik”

Spontan kata sooyoung membuat tiffany tertawa kecil “Ne sooyoung cheonma”

***

Saat sore hari..

Toktoktok..

“Mwo fany-aa masuklah” Kata sooyoung sambil membukakan pintu untuk tiffany

“Ne sooyoungie. Oiya kita mulai dari mana dulu?”

“hmm ikutlah denganku” Kata sooyoung dengan senyum yang terpancar diwajahnya

Dia merasa senang, ada orang yang ingin membantunya untuk membereskan rumahnya yang bisa dikatan SUPER BERANTAKAN. Setelah beberapa jam mereka merapikan rumah sooyoung. Merekapun menyelesaikan pekerjaan itu.

“Fyuhh akhirnya selesai,gomawo ne fany-aa” kata sooyoung dan diseduhnya ice tea

“Ne cheonma sooyoung” kata fany dan sambil mengambil gelas yang berisi orange juice favoritnya

***

Keesokan harinya, YA! Ini adalah hari libur. Otomatis sooyoung selalu bangun kesiangan kalau hari libur.
Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu yang amat sangat keras. Sooyoung langsung tergelagap bangun

“Siapa yang beraninya membangunkanku di malam begini” kata sooyoung setengah sadar dan berjalan menuju ruang depan dan membukakan pintu

“Ne yobosseo?” tanya sooyoung sambil membukakan pintu dan mengucek matanya

“Mwo sooyoung. Kau baru bangun di siang hari ini”

Sooyoung perlahan membuka kedua matanya “HUH? Eomma? Kenapa cepat sekali?”

“Ya! Eomma sudah menduga akan terjadi seperti ini”

“Aihh eomma. Ini kan hari libur”

“Sooyoung. Tak peduli hari libur apa engganya. Kamu harus mandi sekarang juga”

“Ne eomma” Sooyoung berjalan lemas menuju kamar mandi

1 Jam kemudian..
Sooyoung telah rapi dan berniat untuk keluar . Tapi….

“YA! Sooyoung kau mau kemana?” Tanya eomma

“hmm itu eomma. Eehm aku mau ke rumah.. hmm ya rumah tiffany hehe”

“Tiffany? Teman kamu? Yeoja kan?”

“jelas kan eomma. Tiffany! Itu nama yeoja”

“eehm duduklah disini sebentar”

“tapi eomma?”

“Sooyoung kau membantah ya?”

“aihh baik eomma”

Sooyoung langsung berjalan lesu menuju sofa dan duduk di sebelah eommanya.

“ada apa eomma?”

“sebenernya eomma cuma mau bilang tentang acara tunanganmu”

Sekejap sooyoung shock “WHAT? TUNANGAN? Eomma aku masi muda”

“Ne eomma tau, maksud eomma tunggu kamu sampai lulus kuliah”

“HUH? Emang siapa namja itu?”

“Kau akan tau nanti. Tunggu saja”

“Aihh eomma pokoknya aku gamau kalo tidak namja pilihanku sendiri. Aku gamau dipaksa”

“Ne eomma tau. Tapi ini saran appamu”

“Aihh hari ini menyebalkan. Eomma aku pergi dulu”

Sooyoung langsung mengambil tasnya dan segera menuju kerumah Tiffany. Saat sesampai dirumah Tiffany..

“Annyeong tiffany” Kata sooyoung sambil mengetuk pintu rumah tiffany dengan lemas

“Annyeong, mwo sooyoung? Ada apa?”

“Mwo? Annyeong ahjumma. Tiffany nya ada?”

“Oh tiffany lagi keluar dengan appanya. Kenapa? Ada pesan?” Tanya eomma tiffany ramah

“Hmm engga kok. Gomawo ne aku permisi dulu. Annyeong”

Sooyoung langsung menuju ke mobilnya kembali. Dan mulai menyetir ke suatu tempat dimana dia bisa menenangkan diri. Dimana dia bisa melupakan segala hal sesuatu yang membebani pikirannya.

KYUHYUN POV
Hari ini aku telah menyelesaikan tugasku. YA! Sebagai partner dosen. Dan sebentar lagi aku akan mengabulkan keinginanku sejak kecil. Ya! Sebagai dosen. Aku tak sabar menunggu waktu itu tiba.

“Hey Kyu, kajja ikut kami” Panggil donghae dan sungmin

“Kemana? Mau kemana?” Jawab Kyuhyun penasaran

“Hmm biasalah ke warteg hehe. Malem-malem gini kan enak ke warteg” Jawab eunhyuk santai

“yakk hyuk bilang saja kalo ingin cari cewek disana” goda sungmin

“apaan sih cewek itu gaada di menu warteg. Ada-ada aja lo” jawab eunhyuk santai

“aihh bukan di wartegnya tapi disekitar sana-sana” kata sungmin angkat bicara

“Banci donk?” cletus donghae dan serentak membuat kyuhyun dan sungmin tertawa

“Haha sudahlah ayo kita pergi keburu wartegnya tutup dan kita bisa kelaparan” Kata Kyuhyun

“Ne kajja, cacing-cacing diperutku uda dangdutan nih” Kata eunhyuk polos

AUTHOR POV
Akhirnya mereka berempat pergi ke warteg bersama-sama. Sesampai disana dipesanlah 4 piring makanan dan 8 gelas air minum. 8? Kalian tau, oppars suka yang double-double. Jadi dipesanlah 8 gelas air minum. Dan saat enak-enaknya mereka makan dan berbicara serta bercanda-canda, tiba-tiba…

PRIANGGGG…
Sesuatu terjun ke meja mereka berempat dan pecahlah mangkok serta gelas itu.
Mereka berempat shock disertai kaget luar biasa. Terutama eunhyuk yang sudah berantusias dengan naik di kursi. Donghae dan sungmin segera menghindar sejauh mungkin dari situ, namun kyuhyun masih tetap ditempat. Kyuhyun penasaran dan langsung mendekati meja  dan Saat dilihatnya…

“Hah? Spion? Dari mana asalanya?” Tanya kyuhyun penasaran dan mengambil spion itu

“spion? Apa hari gini ada hujan spion?” Tanya eunhyuk setengah ketakutan

“ahh kamu aneh-aneh saja, tidak mungkin” Kata kyuhyun sambil melihat-lihat spion itu

“Hey ada apa ini?” tanya sungmin berusaha mendekat ke tempat kejadian itu

“Mwoo? Hey lihat dijalan itu” Kata donghae sambil menunjuk jalan

Mereka berempat berlari menuju jalan yang ditunjuk oleh donghae.
“Aihh kecelakaan! Siapa pemilik mobil itu?” Tanya sungmin

Kyuhyun segera mendekat ke mobil itu dan ditemukan seseorang yang sudah keadaan tidak sadar namun tidak ada darah setetespun di tubuhnya. Mungkin hanya pingsan.

“Hey yeoja bangunn” kyuhyun mencoba membangunkan yeoja itu

“kenapa dia tidak bangun juga. Apa kita harus membawanya ke rumah sakit?” Tanya donghae

“Apa mungkin dia mabuk?” Tebak eunhyuk

Namun, tidak lama kemudian. Yeoja itu terbangun dan mulai sedikit mengingau.

“Aku dimana sekarang?” Kata yeoja itu sambil berusaha membuka matanya

“Annyeong. Kau sudah sadar. yobosseo?” Tanya kyuhyun pelan

“Mwo siapa kamu? Aku dimana?” Tanya yeoja itu penuh dengan rasa kaget

“Aihh kau malah balik tanya. kau tak apa? apa ada yang terluka?” Tanya kyuhyun

“Tidak. Hanya kepalaku sedikit pusing. Aihh aku harus pulang”

“Dengan keadaan begini kau pulang sendirian?”

“Ne gapapa. Aku bisa. Annyeong”

Yeoja itu mulai bangun dari pingsannya dan nekat untuk pulang dengan mobilnya yang keadaan depan sudah rusak berat!!

“Gila yeoja itu. Kenapa dia benar-benar watados” heran sungmin

“entahlah dia memang yeoja aneh” cletus donghae

SOOYOUNG POV
Aihh hari ini benar-benar sial. Aku harus membawa mobil ini pulang dengan keadaan begini. Eomma pasti marah besar padaku. Aihh apa yang harus aku lakukan sekarang ><

Saat dirumah…
Sooyoung mulai membuka pintu dan terlihatlah eomma yang sudah menunggu didepan pintu

“HAH? Eomma? Kenapa disini? Apa eomma tidak capek berdiri terus?”

“YA! Sooyoung dari mana saja kamu sayang? Kau kenapa?”

“Aihh eomma mianhaeee”

“Memang kenapa?”

“Aku melakukan kesalahan yang sangat besar” Kata sooyoung polos sambil menunjuk mobilnya

“Aihh sooyoung! Bagaimana bisa ini terjadi?” Kata eomma shock

“Eomma aku tadi menabrak trotoar dan lampu jalan, miannn”

“Aihh eomma tidak mau kau kenapa-napa jadi eomma putusin kalo mau berangkat sekolah sekarang naik tranport umum saja”

“WHAT? Kan macet eomma lagi pula ribet juga”

“Peraturan tetap peraturan. Dan ini juga demi kebaikanmu juga”

“Aihh eomma”

AUTHOR POV
Keesokan harinya, Sooyoung terpaksa menaiki transport umum. Sampai-sampai lututnya yang sering menjadi sasaran. Seperti tersenggol ini itu dan anu (?) Dan setelah dia sampai di universitasnya, sooyoung berjalan malas menuju kelasnya.

“Sooyoung apa kau baik-baik saja?” Tanya tiffany ramah

“Ne aku baik” Jawab sooyoung lemas dan semacam unmood

“Apa kau yakin? Kau tampak kusut”

“Gapapa tiffany. Aku baik-baik saja” Kata sooyoung dengan senyum datar

Tiba-tiba dosenpun masuk.

“Annyeong class?”

“Annyeong” Jawab serempak mahasiswa/i itu

“Hari ini saya mempunyai partner untuk mengajar kalian. Ya! Masuklah”

Sesosok namja bertubuh tinggi menjulang dengan wajah tampan dan muda yang mampu membuat hati yeoja meleleh. Dan tentunya figur yang perfect!

“Silahkan perkenalkan dirimu”

“Ne, annyeonghaseyo class. Cho Kyuhyun imnida. Panggil saja saya kyuhyun. Hari ini saya berkesempatan menjadi partner dosen kalian “Mr.Kim”. Apa masi ada pertanyaan lagi?”

“hah dia? Dia yang tadi malam bukan? Mukanya mirip banget” gumam sooyoung

“Ne, aku aku” Tanya seorang yeoja yang begitu semangat

“Ne, kamu? Ada apa?”

“Hmm oppa, berapa umurmu?” Tanya yeoja itu dengan mengeluarkan jurus aegyo

“Oh, aku berumur 24 tahun”

Serentak membuat kelas gaduh dipenuhi suara yeoja maupun namja juga.

“hah semuda inikah dia agar bisa menjadi partner dosen” gumam sooyoung

“Diam semua, Baiklah Kyuhyun, kita mulai saja” Kata Mr.Kim dengan senyum ramah

“Ne Mr.Kim” Balas kyuhyun dengan senyum ramahnya.

“Sepulang sekolah aku harus mengikutinya” Gumam sooyoung denga mengrenyitkan dahinya

Seusai pelajaran selesai…
“Sooyoung apa kamu mau ikut aku pulang bersama dengan appaku” Tawar tiffany

“Hmm tidak tiffany. Kau pulang saja dulu” Kata sooyoung dengan ramah

“Baiklah. Hati-hati ne lututnya hehe” Goda tiffany

“Aihh fany-aa” Sekejap muka sooyoung cemberut

Setelah Tiffany pulang dan sooyoung menjalankan visi utamanya tadi yang sudah dia rencanakan.
Sooyoung segera mengikuti kyuhyun dimana saja dia pergi. Mulai dari kantin ke ruang dosen sampai ke kamar mandi juga (nb: eits jangan yadong) tapi gasampe masuk kok ke kamar mandi cuma di depannya saja. Sampai di taman sekolah, sooyoung memberhentikan langkahnya. Ternyata dia kehilangan jejak seorang kyuhyun.
“Kemana dia? Kenapa seperti hantu saja ? menghilang begitu saja” kata sooyoung pelan

Tiba-tiba ada seseorang menepuk bahu sooyoung dari belakang “Hey permisi”
Sooyoung teranjak kaget dan membalikkan tubuhnya “Mwo?”

“Oh kamu yang kemarin malam ya? Kamu sekolah disini” Kata kyuhyun dengan senyum khasnya

“Aihh padahal tadi juga dia jadi partner dosenku” gumam sooyoung

“Hello? Kenapa diam? Kau belum menjawab pertanyaanku noona” tanya kyuhyun

“o..oh…oh hm ne” jawab sooyoung terpatah-patah

“Oh ne, kyuhyun imnida. yobosseo?” Kata kyuhyun sambil memberikan tangannya ke sooyoung

“Oh sooyoung imnida, oppa” Kata sooyoung menerima jabatan tangan dari kyuhyun

“Ok sooyoung. Kau sudah dijemput? Apa kau membawa kendaraan sendiri?”

“A..ak..aku mencari transport umum saja”

“Hmm daripada susah mencari transport umum, ikut saja denganku” Ajak kyuhyun dengan ramah

“Tidak itu sangat merepotkan sekali oppa, gomawo” Jawab sooyoung tak kalah ramah

“Aihh ayo ikut saja daripada kau nganjir di tepi jalan ga jelas, kajja” Rayu kyuhyun

“Hmm baiklah jika oppa memaksa. Aku mau”Jawab sooyoung dengan senyum manisnya

Akhirnya mereka berdua pulang bersama. Dengan sepedah motor  berwarna hitam yang sangat tampak gagah. Banyak yeoja yang cemburu dengan sooyoung karena sangat lucky dapat bersama berdua dengan kyuhyun. Dan saat sesampai dirumah sooyoung…

“hmm oppa, gomawo uda mau nganterin aku ne” kata sooyoung sedikit gugup

“Ne cheonma, anytime sooyoung. Aku pulang dulu ne” Kata kyuhyun dengan senyum ramahnya

“Eh, oppa ga mampir dulu dirumahku?”

“Hmm engga usah sooyoung. Gomawo, aku duluan ne”

“Ne oppa, hati-hati”

Kyuhyun membalas kata-kata sooyoung dengan senyuman. Dan segera pergi. Sementara sooyoung langsung berlari menuju kamarnya. Dan saat dikamarnya langsung diletakannya tas ke meja dan segera mengambil buku diarynya.

Dear Diary,
Cinta? Apa itu cinta? Cinta itu seperti alunan musik. Right? Kenapa tidak?
Jika musik sudah berhenti, hati kita akan terus menari ^^
itulah hal yang sekarang sedang kurasakan🙂
Hari ini aku bertemu dengan seorang namja yang sangat tampan. Dia bernama Cho Kyuhyun.
Aku benar-benar menyukainya. Dia sangat perhatian kepadaku.
Dan dia juga yang menolongku saat aku tertimpa maut.
Dia juga sangat ramah dan aku sangat suka senyumannya.
Karena senyumannya itu bagaikan air es yang menyegarkan tenggorokan yang sedang dahaga.
Aku tak tau dia mempunyai perasaan ke aku atau tidak. Semoga secuil rasa bisa dipersembahkan ke padaku, i hope…

Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu

Toktoktok…

“Sooyoung” panggil eomma

“Ne eomma sebentar” Sooyoung langsung beranjak dari ranjangnya dan segera menghampiri eommanya dari balik pintu

Saat sooyoung membukakan pintu, eommanya langsung menggandeng sooyoung ke ruang depan dan mengajak sooyoung duduk di sofa.

“aihh ada apa eomma? Kenapa harus berburu-buru begitu”

“hmm sooyoung ada kabar buat kamu, tapi mungkin kamu tidak suka dengan ini”

“emang apa eomma?’’

“besok appamu akan datang disini….”

Belum selesai eommanya berbicara, sooyoung langsung memotong pembicaraan eommanya
“bagus kan eomma, kenapa harus ga suka” muka sooyoung langsung tersenyum bangga

“aihh dengarkan kata eommamu dulu, bukan masalah itu. Ada lagi yang harus eomma katakan”

“mwo? Apa eomma?” tanya sooyoung makin penasaran

“hmm tentang masalah tunangan soo”

“WHAT? TUNANGAN?” muka sooyoung langsung kusut seketika seperti baju yang belum disetrika

“iya soo. Besok appamu akan mempertemukanmu dengan calon tunangan yang sudah dipilih oleh appa”

“HAH? BESOK? ANDWEEE EOMMA… ANDWEEE” kata sooyoung marah dan segera pergi ke kamar dan membating pintu kamarnya

“Mian sooyoungie ini semua rencana appa” gumam eomma sooyoung

–TBC–

Hyahaha😀 Hello hello? gimana nih FF nya? ._.
Author harap kalian suka ya readers :’)
Don’t Forget !! Comment ne🙂
Annyeong~ sampai ketemu di part 2 *lambai tangan*  :*

25 responses to “The Moment That I Can’t Forget [PART 1]

  1. Kyaa ini yang aku tunggu-tunggu thor😀
    Akhirnya ada yang buat FF pair KyuYoung🙂
    Lanjutt thor , bagus banget ><

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s