[AUTHOR COLLABORATION] STORY OF OUR LOVE (PART 3)

story of our love - part 3

This Is Our Special FanFiction !!

Tittle : Story Of Our Love (Part 3)
Author and Cast :
1) Jung Ji Ah 
> Chanyeol – Sooyoung
> Kris – Jessica
> Baekhyun – Taeyeon
2) Woo Rin Hyeon
> Tao – Sunny
> Suho – Tiffany
> Lay – Seohyun
3) Kwon Soo Hjin
> Luhan – Yuri
> Sehun – Yoona
> Kai – Hyoyeon
Genre : Friendship | Family | Romantic | Sad | just little comedy (?) 
Rating : 1 tahun keatas *cetar*
Length : Part
Credit : Prisskilla 

READ OTHER PART HERE !!
1 | 2

Annyeong ^^ Masih ingat dengan author satu ini kan? 
hehe lupakan aja -_- 
Oke kali ini author mendapat giliran untuk mengepost ff “author collaboration”
Dari pada kalian semua mendengar ocehan author yang gapenting
mending langsung baca aja ff nya ^^ cekidot~

ATTENTION !!
NO BASH
NO PLAGIAT
JUST ENJOY

CHANYEOL  & SOOYOUNG
Seperti biasa sooyoung berangkat bersama oppanya di sekolah. Kali ini dia berangkat lebih siang. Saat sesampai di sekolah, dia mulai berjalan menuju kelas. Tapi langkahnya terhenti saat di depan  ruang kelas lainnya. Dia melihat namja sedang duduk di kursi depan ruang kelas sambil membaca buku.

“sepetinya aku pernah melihat namja ini” gumam sooyoung
Tanpa berpikir-pikir dia langsung menghampiri namja itu “Annyeong” sapa sooyoung
“Ne annyeong, sooyoung?” kata namja itu sambil terbelalak melihat sooyoung
“chanyeol? Kamu sekolah disini?”
“ne sooyoung. Kamu juga? Ya! Kita sesekolah” kata chanyeol sambil tersenyum
“haha ne chanyeol. Oiya aku masuk dulu keliatannya sudah masuk”
“ne sooyoungie”
7 jam telah berlalu, saatnya pulang! Sooyoung bergegas mengambil tasnya dan ditaruhnya tas itu di pundak. Dia berlari menuju ke tempat parkir. Karena takut jika ditinggal oppanya lagi. Saat dia sampai
“benarkan aku ditinggal lagi, cepet banget ngilangnya tuh bocah” gerutu sooyoung
tiba-tiba seorang namja mendekatinya “sooyoung? Kamu kenapa merengut seperti itu?”
“oh chanyeol, engga kok. Aku ditinggal sama oppaku lagi”
“hmm, mau bareng aku pulangnya?”
“bareng kamu lagi? Hmm uda kedua kalinya aku bareng sama kamu. Sungguh ini merepotkan”
“aissh dasar kau. Engga apalah ayo naik, ayolah” kata chanyeol sambil menarik lengan sooyoung
Chanyeol langsung mengantar sooyoung pulang, sebelumnya chanyeol mengajak sooyoung ke sebuah tempat yang selalu dia kunjungi seusai pulang sekolah ya! Cafe milk shake favoritnya.
“Sooyoung apa kamu keberatan jika aku mengajakmu ke cafe ini?”
“hmm tidak, tentu tidak”
“ayo aku traktir milk shake”
“aishh sudah berapa kali aku menyusahkanmu yeol? Sebaiknya aku menunggu diluar saja”
“aniya ayo ikut aku” katanya sambil tersenyum dan menggandeng tangan sooyoung kedalam cafe
Beberapa jam mereka berdua bersantai didalam cafe tersebut sambil menikmati milk shake dan berbincang-bincang. Setelah itu chanyeol mengantar sooyoung pulang.

Keesokan harinya di sekolah…
Sooyoung berjalan menuju kantin. Terdapat chanyeol sedang duduk sendirian sambil memakan sandwichnya. Sooyoungpun menghampiri chanyeol. Tapi langkahnya terhenti saat seorang yeoja lain menghampiri chanyeol dan menggandeng tangan chanyeol ke taman sekolah. Sooyoung penasaran siapa yeoja itu, dia pun mengikuti chanyeol dan yeoja itu.  Saat sesampainya di taman sekolah, sooyoung melihat yeoja itu sedang membisikan sesuatu ke chanyeol. Sooyoung makin penasaran. Tiba-tiba yeoja itu membalikan tubuhnya dan sooyoung segera menghindar dan langsung berlari agar tidak ketahuan.

Sore harinya, sooyoung mengambil sepeda pedalnya dan menuju ke perpustakaan untuk meminjam buku yang ia cari-cari. Sesampai disana, lagi-lagi dia bertemu dengan chanyeol. Dia menghampiri chanyeol “hey yeol, ngapain kamu? Minjem buku?” .
chanyeol terbelalak kaget “oh, sooyoung. Ne. Kau mengagetkan saja”
“hehe oiya yeol, aku boleh nanya sesuatu ke kamu?”
“nanya apa? silakan aja, oiya duduk disana yuk biar enak ngobrolnya”
Sooyoung dan chanyeol berjalan menuju bangku yang chanyeol tuju, mereka segera duduk dan..
“hmm tentang yeoja kemarin di kantin”
“hah? Kenapa kau bisa tau soo?”
“aku penasaran dan mengikutimu, maaf aku lancang”
“ne gapapa kok” kata chanyeol sambil tersenyum dengan melihatkan giginya yang terlihat putih rapi
“kalau boleh tau, siapa yeoja itu?”
Chanyeol terdiam sejenak dan moodnya berubah 180 derajat,merengut! “dia pacarku soo”
DEG! Tiba-tiba sooyoung terbelalak kaget mendengarnya “Pacar? Bagaimana bisa?

KRIS & JESSICA
Saat itu Kris tengah memarkirkan motornya di halaman parkir sekolah. Dia langsung berjalan menuju kelas. Lalu ada seorang yeoja terburu-buru dan tidak sengaja menyenggol kris.

“Mwo mian, mianhe oppa, aku benarbenar tidak sengaja. Aku sangat terburu-buru” kata yeoja itu
Kris mencoba untuk lebih sabar “Ne gapapa” katanya dengan senyum datarnya. Saat yeoja itu pergi, kris melihat sesuatu barang terjatuh di lantai “hissh ceroboh sekali yeoja itu menjatuhkan notenya disini”
Kris segera mengambilnya dan mencari yeoja itu. Saat dia berjalan mencari yeoja itu, lagilagi kris harus berpapasan dengan yeoja yang dia benci dan membuat hidupnya kacau.
“Kyaaa cowok pake note pink, cowok apaan lu, cupu” kata jessica dengan tertawa terbahak-bahak
“heh! Babo! Dengar ya aku menemukan note ini jatuh dilantai. Ini bukan punyaku” kata kris kesal
Jessica terhenti sebentar dan melihat note itu “sepertinya aku pernah melihat note ini”
“heh babo! Daripada lu bengong. Bantuin gue nyariin nih siapa pemilik note ini” kata kris
“hissh cari aja sendiri week” ledek sica dan dia segera berlari meninggal kris disitu
“hisshh babo babo dasar yeoja babo” kata kris sangat kesal dan segera berjalan mencari pemilik note itu

Keesokan harinya disekolah, Kris masi saja membawa note itu. Dia duduk di kursi taman sekolah sambil memegang note itu. Dia melihat-lihat note itu dan berusaha mengingat-ingat siapa pemilik note itu.
tiba-tiba seorang yeoja berjalan ke arahnya “permisi oppa. Apa boleh aku ambil note itu. Itu milikku”
Krispun mengalihkan pandangannya ke yeoja itu “oh ini milikmu, ini notemu”
“gomawo oppa, oiya nama oppa siapa?” tanya yeoja itu ramah
“hmm kris imnida, kamu?”
“Krystal imnida, gomawo ne oppa”
“Ne cheonma”

Sore harinya, Kris mengendarai mobilnya ingin menuju toko DVD . Saat diperjalanan, dia melihat jessica sedang berdiri di samping jalan. Kris pun berhenti “ Hei babo, sedang apa kau disana”
“Hissh berhenti memanggil ku seperti itu. Ya! Aku sedang mencari taxi”
“Dasar babo, taxi dicari. Ayo ikut denganku. Memang kau mau kemana?”
“haish, aku mau ke toko dvd. Hey sejak kapan kau baik denganku”
“hmm toko dvd? Aku juga mau kesana. Bener ga nyesel? Kalo gamau yauda”
“eitsss tunggu, hah! Aku ikut denganmu”
“haha akhirnya kau luluh” tawa kris

Disana Kris dan Jessica asik memilih-milih DVD yang akan dipinjamnya. Sampai-sampai mereka rela rebutrebutan demi mendapatkan DVD favouritnya. Setelah asyik memilih-milih DVD, mereka menuju kesebuah restaurant untuk mengisi perut mereka. Setelah itu mereka munuju ke namsan tower. Setiap malam tiba, lampu-lampu berwarna-warni menghiasi tower itu dan disekelilinginya. Sangat indah!
“Hey kris, kenapa kau mengajakku disini?” tanya jessica sambil meminum capuccinonya
“Entah aku juga tidak tau. Kenapa aku bisa mengajakmu disini” jawab kris datar
Setelah mereka seharian kesana-kemari. Akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke rumah.

@JESSICA POV
#RUMAH JESSICA
Aku pun berjalan menuju kamarku sambil tertatih-tatih membawa tasku yang berat hanya karena DVD
Tiba-tiba Krystal,saengku membukakan pintu kamar untukku dan menggandengku dikamar.
“Hey hey krystal, kenapa kau menarikku”
“Unnie unnie ini penting, penting banget. Aku mau tanya sesuatu”
“Penting? Tanya apa?” Kataku sambil ikutan serius
“Unnie, siapa nama namja tadi yang mengantarkanmu pulang?”
GUBRAK!! “Hissh kirain apaan,kau membuatku panik. Apakah itu sangat penting untuk ditanyakan?”
“Ayolah unnie, aku ingin tau” Kata Krystal sambil matanya ngewink *PLAK
“Haiss. Namanya Kris. Memang kenapa? Kau suka padanya?”

BAEKHYUN & TAEYEON
Saat seorang namja keluar dari mobil untuk mejemput Taeyeon pulang.Saat Baekhyun melihat namja itu
“Hmm taeyon-ssi siapa namja itu?”
“Ohh, Baek aku sudah dijemput. Aku pulang dulu ne”
“Hmm ne” Kata Baekhyun sambil shock melihat namja yang dekat bersama taeyeon itu.
“Hah? Itu namja taeyeon? Kenapa sudah tampak seperti .. haiis lupakan” gumam baekhyun

Keesokan harinya di Taman, Baekhyun duduk di ayunan taman sendirian dengan mendegarkan musik di mp3nya. Mungkin dia masih galau karena peristiwa kemarin. “Apa ya tipe taeyeon inginkan? Apakah dia ingin namja yang bijaksana? Apa humoris? Apa romantis? Haisss aku bingung” gumam baekhyun
Tidak lama kemudian, Datang seorang yeoja yang menghampirinya dan memegang bahu baekhyun
“Hey baek, ngapain disini?”
“Mwoo taeyeon?aa..aaa haha gapapa kok, iya gapapa” jawabnya dengan gugup
“aah, kenapa kau gugup seperti itu jika gapapa. Kenapa sih?”
“hmm aku mau tanya. Sebenarnya siapa namja kemarin yang menjemputmu?”
“ooh soal kemarin namja itu. Memang kenapa? Kau cemburu ya? Hehe”
“aahh lupakan lah. Ayo kau mau ikut aku jalan-jalan? Kajja” Kata Baekhyun sambil menarik tangan tae
“Heyy Baekhyun kita mau kemana?”

Akhirnya Baekhyun mengajak Taeyeon ke sebuah Games Area. Mereka berdua sangat bersenang-senang disana. Mulai dari permainan menguji nyali sampai dengan basah-basahan. Setelah itu mereka memutuskan untuk pergi ke pantai pada siang hari.
“Mwo taeyeon-aa, apa kau tak salah ke pantai siangsiang gini?”
“hey baek sadar. Ini korea. Jadi ga terlalu panas”
Mereka berdua langsung menuju pantai yang mereka tuju. Disana mereka melihat anak-anak kecil yang berlari-larian. “Hey Baek, ayo surfing” ajak taeyeon sambil menunjukan aegyonya
DEG! Baekhyun terdiam sejenak dan semacam speechless dia hanya tersenyum untuk membalasi pertanyaannya. Mulai dari surfing sampai banana boat mereka coba. Setelah mereka bersenang-senang di pantai, mereka munuju restaurant dekat pantai tersebut.
“hey baek makasi ya waktunya” Kata taeyeon sambil menyantap makanannya
“Oh haha iya. Ga masalah kok” Kata baekhyun tersenyum

“yaampun aku tidak pernah sedekat ini dengan taeyeon. dia sangat ramah dia juga asyik. Seandainya kau belum mempunyai namja. Pasti aku akan memilikku. Kapan kau putus dengan namjamu itu tae”gumam baekhyun.

“Wey baek, kamu kenapa bengong?”
“aaa…eee.. hehe gapapa kok” kata baekhyun dengan menunjukkan senyumannya yang manis

Tiba-tiba hp taeyeon berbunyi.
“Bentar ya baek” Kata taeyeon sambil mengambil hpnya
“Ne tae”

Tiba-tiba ada mobil berhenti didepan restaurant itu. Di bukalah pintu mobil itu, terlihat seorang namja keluar dari mobil itu
“Hishhh lagi-lagi namja itu” gumam baekhyun kesal
“Mwo baek, aku sudah dijemput. Aku plang dulu ne. Kamu mau ikut denganku?”
“eeee.. gausa tae makasi. Kamu pulang aja dulu” kata baek dengan senyum agak terpaksa

Setelah taeyeon pulang, baekhyun berjalan menuju tempat parkir dan mengambil motornya
“Hissh siapa sih namja itu. Kenapa dia selalu merusak suasana.aku penasaran. Aku harus tau siapa dia sebenernya”

TAO & SUNNY
#Author POV
Setumpuk file sudah menggunung di depan Sunny saat ini. Tantangannya tempo hari (dengan Tao) membuatnya harus benar-benar bekerja keras mempertahankan posisinya. Alasan pertama,Dia malas mencari pekerjaan lain,Kedua,ia sudah nyaman dengan pekerjaannya ,Ketiga ia merasa harga dirinya terinjak-oleh Tao-,dan yang terakhir,Tao adalah lulusan Bisnis dan Management terbaik dari Universitas di Inggris dan lebih parahnya lagi,ia masih memiliki hubungan darah dengan pemilik perusahaan ini. Sulit. Iya,sulit memenangkan tantangan ini sepertinya. “Sunny.. kau tidak benar-benar akan menantangnya,kan?” Tanya Luna khawatir, “Aku menantangnya,benar-benar menantangnya” jawab Sunny dengan amarah membakar jiwanya, “AH !! Jjinja!” jeritnya frustasi, “Apa kau menyerah,Sunny-ssi?” DREP ! Tao berdiri tepat di depan Sunny dan Luna,ia menampilkan smirk miliknya, “Tidak akan!” Kukuh Sunny, “Baiklah kita buktikan di tantangan pertama,presentasi Ha-ri-i-ni” lalu diapun pergi, “Ya Tuhan,semoga aku beruntung hari ini” batin Sunny.

Dua jam berlalu,terlihat pera peserta rapat mulai meninggalkan Aula,kecuali tiga orang,Sunny,Tao dan Tuan Lee (pemilik perusahaan), “Ku dengar kalian sedang berselisih” kata  pembukaan Tuan Lee , “Kami hanya menantang satu sama lain” kata Sunny, “Tidak. Sebenarnya hanya Sunny-ssi yang menantangku” Jawab Tao begitu santainya,tidak menghiraukan death glare Sunny, “Baguslah,ku rasa kalian memang cocok untuk tugas ini” kata Tuan Lee sambil menyerahkan sebuah kertas pada keduanya, “Kalian akan menjadi peserta dalam perdebatan bisnis besok pagi” , “HA ?” , “Iya,supaya kalian bisa mengetahui kelemahan dan kelebihan masing-masing” kata Tuan Lee dengan senyum, “Baiklah,aku menerimanya” kata Tao, “Hum.. aku juga” lanjut Sunny, “Baiklah,tapi ingat walaupun kalian bukan partner tapi kalian tetap harus membawa nama baik perusahaan ini,arraso?”, “Ne” jawab mereka berdua, “Oh ya Sunny,kau kelahiran 1989,kan?” Tanya Tuan Lee, “Ne” jawab Sunny, “Kau di kloter pertama” kata Tuan Lee.

@Luar Ruangan
“Hum.. kau lebih tua dariku,ya?” Tanya Tao, “Benarkah ?”, “Haruskah aku memanggilmu ‘noona’,ya hitung-hitung ini sebagai penghormatan bagiku sebagai sainganmu” kata Tao, “Shireo ! beraninya kau” kata Sunny, “Baiklah Sunny Noo-na,lihatlah besok” kata Tao masih jahil, “YAK !” Taopun meninggalkan Sunny, ‘sebenarnya ia lucu juga’ batin Sunny.

SUHO & TIFFANY
#Author POV
Sore itu kelas tambahan telah dimulai,ini sudah setengah semester sejak pelajaran tambahan dibuka. Terlihat Suho sedang di depan kelas,ia menulis sesuatu di papan tulis sambil menjelaskan pada para pelajar. Ia memang terkenal dengan sikap dinginnya,tapi bukan berarti cara mengajarnya membosankan,ia punya cara sendiri untuk menjelaskan pada murid-muridnya,dan itulah ‘salah satu’ (selain ia tampan) alasan para murid memilih mengikuti jam tambahannya.

“Huft..” Suho duduk diatas kursinya sedangkan semua murid sedang mengerjakan soal yang baru saja ia berikan,Tunggu.. matanya menangkap sebuah pemandangan yang membuat tangannya ingin melempar kapur,ia pun benar-benar melemparkan kapur..dan..  ‘PLETAK !’ kapur itu dengan mulusnya berhasil membangunkan seorang yeoja,Tiffany,yang sedari tadi melamun, “Awh !” jerit Tiffany sesaat,lalu memeganggi dahinya dan menatap Suho,semua murid yang sedari tadi serius mengerjakan soal kini menampakan tertawa kecil sambil menatap Tiffany Suho hanya membalas dengan tatapan ‘kalau-kau-tidak-fokus-lebih-baik-tidak-usah-ikut’,Tiff hanya mengendus kesal,mau bagaimana lagi ia memang seharusnya fokus.

“Aish Jjinja,kenapa dia lama sekali?!!” untuk sekian kalinya Tiffany menggerutu,sudah 25 menit ia berdiri di depan gerbang sambil melihat arah jalan yang biasa dilewati asistennya untuk menjemputnya,tapi nihil. Kini ia hanya bisa duduk di terotoar,sambil memandangi jam tangannya. Ia pun duduk,lalu mengambil HP dari saku jaketnya,disana terpajang fotonya dengan seorang wanita yang hampr mirip dengannya,kakaknya. Matanya mulai kabur tertutpi oleh genangan air mata yang menumpuk diujung matanya,tanpa terasa setetes air mata itupun jatuh lalu diikuti dengan tetesan lainnya, “Kau bisa menangis juga,ya” sahut suara seorang namja yang sangat jelas,Tiffany menganggkat sedikit kepalanya,kini terlihat seorang namja sedang berdiri tepat disebelahnya, “Aku masih manusia,bukan es batu sepertimu” kata Tiffany kesal,Suho-namja itu- hanya diam, “sudah berapa lama kau menunggu?” Tanyanya, Tiffany mulai menghapus air matanya, “Apa perdulimu?” mungkin karena Tiffany masih dendam karena insiden kapur,dia masih belum memaafkannya,Suho memutar bola matanya “Baiklah,padahal aku mau memberikanmu tumpangan. Ya sudah.” Katanya sambil mulai melangkah meninggalkan Tiffany, “Lebih baik kau cepat mencari taxi,ini sudah mulai malam” tambahnya.Tiffany sebenarnya ingin ikut,Toh ini sudah malam,jalanan sudah sepi,tapi ia termakan gengsinya. “Yeoja keras kepala” gerutu Suho yang kini sudah dekat dengan mobilnya,parkiran mobil tidak begitu jauh dari tempat dimana Tiffany berdiri,dank arena itu Suho dapat mendengar.. “TOLONG !!” Suara Tiffany ?  “Sudah ku bilang kau harus cepat pulang” gerutunya,lalu berlari menuju asal suara itu.

LAY & SEOHYUN
#Author POV
Lay menatap sebuah bingkai foto yg terpajang di dinding kamarnya. Rasanya lama sekali tidak melihat wajah yeoja itu,yeoja yang duduk disebelahnya dan tersenyum sepertinya. Rindu? Ya dia rindu,rindu sekali,mungkin jika bisa,ia ingin bertemu dengan sekarang juga.
Seohyun hanya termenung di kelas. Ia masih memikirkan namja yang ia tolong kemarin. Setelah itu ia sering bertemu namja yang ia ketahui bernama Lay tersebut. Tatapan Lay sangat aneh terhadapnya,ia merasa risih dank arena itu ia berusaha menghindari Lay sebisa mungkin. Sekarang yang adai di fikirannya adalah ‘kenapa Lay menatapnta seperti itu? Apa ia pernah berbuat salah?’. Entahlah ia sendiri tidak tahu, “Seohyun-ah !” panggil seseorang dari arah pintu masuk, “Ne ?” , “Seosaengnim mencarimu di perpustakaan” jawab temannya itu, “Baiklah”.

Kini Lay sedang berdiri di depan sebuah ruangan, di depan ruangan itu tertulis jelas tulisan ‘Library’,tempat dimana ia bertemu Seohyun. Mustahil rasanya mencerna kenyataan bahwa Seohyun mengingatkannya pada yeoja yang ia pandangi dalam foto tadi. Kebetulan ? takdir ? entah,Lay tidak puny aide dari semuanya. Ia hanya membalikkan tubuhnya lalu beranjak kembali ke kelasnya.. satu langkah.. dua langkah.. tiga langkah.. dan DEG ! seseorang menghentikan langkahnya, Seohyun. Seohyun melihat Lay,tatapannya tidak berubah,masih membuatnya risih,ia pun ingin segera melangkahkan kakinya pergi,tapi ia sudah seperti batu. Lay terus mendekat.. mendekat.. lalu tepat di depannya, “Apa kau pernah mengenalku sebelumnya” Tanya Lay, Seohyun menggeleng lidahnya lumpuh sampai ia tak bisa berkata, “Baiklah,tapi ku mohon,bantu aku” kata Lay lagi, Seohyun benar-benar tidak mengerti apa maksud perkataan Lay yg semakin aneh ini. Otak Seohyun mulai bekerja lagi,ia bisa melangkahkan kakinya,meninggalkan Lay,tapi.. tangan Lay menangkap tanggannya tepat, “Tolong jangan menjauh dariku,meski aku mungkin aneh bagimu” kata Lay, “Maaf,aku tidak mengerti maksudmu” Seohyun melepas paksa tangan Lay,ia merinding, apa mungkin Lay kerasukan ? Apa sebenarnya yang dia inginkan ? batin Seohyun.

LUHAN & YURI

Yuri duduk disalah satu kursi dicafe Ice Cream yang setiap hari dia kunjungi. Dia tersenyum tipis, berharap dia bertemu dengan seseorang hari ini. Gadis manis itu sudah berada dicafe itu sejak tadi siang dan dia tak kunjung pergi. Dia memang tak ada janji dengan seseorang hanya saja dia memang ingin menunggu seseorang.

Senyuman Yuri mengembang ketika melihat sosok namja tampan yang dia tunggu sejak terakhir kali mereka bertemu datang. Namja itu nampak mencari seseorang, sedangkan Yuri berpura pura tengah memainkan handphonenya, walaupun sekarang dia juga ingin menyapa namja itu dan menyuruhnya untuk duduk dihadapannya. Tapi Yuri terlalu malu untuk melakukan hal itu.

“Yuri” Mendengar suara itu, membuat Yuri tak menatap handphonenya. Dia mengangkat kepalanya dan menatap sosok Luhan sudah duduk dihadapannya. Yuri terdiam, dia terpaku melihat wajah tampan namja itu. Namja yang 4 bulan lalu dia temui. Namja itu tersenyum manis, sehingga membuat Yuri semakin membeku.

“L…l..luhan, sudah lama aku tak bertemu denganmu” Ujar Yuri mencoba untuk membuat dirinya nampak tak gugup didepan Luhan. Luhan tersenyum lalu menggaruk garuk tengkuknya yang sama sekali tak gatal. Dia nampak gugup saat melihat Yuri tersenyum seperti itu, dia benar benar malu.

“Bog..”

“Oppa, ternyata kau disini ?” Ujar seseorang yang memotong ucapan Yuri. Yuri dan Luhan menengokkan kepalanya dan menatap sosok yeoja cantik yang berpenampilan feminim berdiri dan duduk disamping Luhan. Yuri terdiam, dia terpaku ketika melihat yeoja itu. Melihat cara Luhan tersenyum pada yeoja itu, dan cara Luhan kepada yeoja itu. Yuri tersenyum kaku pada yeoja itu, bingung ingin mengatakan apa.

“Yuri, perkenalkan dia Krystal. Yeojachinguku. Dan dia Yuri sahabatku” Tubuh Yuri membeku saat itu juga. Jadi, selama ini Luhan hanya menganggapnya sebagai sahabatnya ? Jadi selama ini Luhan tak pernah menyimpan perasaan padanya ? Yuri menggerakkan tangannya dan menjabat uluran tangan yeoja manis itu. Tangannya mulai bergetar sedangkan kini mulut Yuri rasanya benar benar bungkam, mengetahui Luhan telah memiliki yeojachingu.

“Apa kabar Unnie ?” Ujar Krystal ramah, Yuri tersenyum kecil tapi dia tak menjawab ucapan Krystal sehingga membuat Luhan dan Krystal saling bertatapan dan menatap Yuri dengan sebuah senyuman aneh. Yuri terdiam, manis sibuk dengan fikirannya sendiri. Dia tak memperhatikan Luhan dan Krystal lagi sekarang.

“Luhan oppa banyak bercerita tentang dirimu”

SEHUN & YOONA

Yoona berlari kecil menuju kesebuah bangku yang terletak disebuah taman didekat rumahnya. Yeoja itu berjalan mengendap ngendap ingin mengejutkan sosok namja tampan yang kini berstatus sebagai namjachingunya. Yoona berhenti tepat dibelakang namja itu, kedua tangannyadia letakkan didepan mata namja itu memberi isyarat menyuruh lelaki tampan itu untuk menebak.

“Yoong, apa yang kau lakukan ?” Ujar Sehun, kekasih Yoona. Yoona terkekeh pelan kemudian melepaskan kedua tangannya dari mata Sehun lalu berjalan dan duduk disamping namja itu. Yoona tersenyum manis pada Sehun yang nampak mengerutkan alisnya.

“Wae ? Ada yang salah Sehun ah ?” Guman Yoona pelan, saat melihat ekspresi Sehun yang nampak tak biasa dimatanya. Dia terus memandang wajah tampan Sehun, sedangkan Sehun tersenyum tipis padanya lalu menggelengkan kepalanya pelan.

Sehun membuka tasnya lalu mengeluarkan sebuah boneka berbentuk teddy bear berwarna coklat dan menyodorkannya pada Yoona. Senyuman Yoona kembali mengembang lalu mengambil boneka kecil itu dan meletakkannya dipangkuannya. Sehun terkekeh melihat wajah Yoona yang nampak berseri seri kemudian mengacak ngacak rambut gadis itu pelan.

Yah, tujuan utama Sehun untuk datang kesini bukan untuk memberi Yoona sebuah hadiah kecil seperti itu. Juga bukan untuk mengajak Yoona makan malam ataupun mengajak Yoona jalan jalan. Dia juga tak berniat untuk memutuskan hubungannya dengan Yoona. Tapi, ada sesuatu yang membuatnya harus mengajak Yoona kemari, dia ingin mengatakan sesuatu yang penting. Penting untuk kelangsungan hidupnya dan yeoja itu kelak.

“4 Tahun lagi, aku akan menikah dengamu bukan ?” Ujar Sehun pelan, dia menundukkan kepalanya, tak menatap sosok Yoona yang kini menatapnya dengan tatapan bingung dan aneh. Yoona menganggukkan kepalanya pelan. Sedangkan Sehun, walaupun dia tak melihat sosok Yoona tapi dia tau yeoja itu tengah menganggukkan kepalanya, dia dapat merasakannya.

“Kalau begitu, tunggu aku sampai aku kembali” Mendengar hal itu, senyuman Yoona mulai luntur. Dia menatap sosok Sehun dengan tatapan tak percaya. Dia bisa menunggu Sehun untuk 100 tahun, dia juga bisa menunggu Sehun sampai waktu didunia ini habis. Tapi kenapa Sehun harus menyuruhnya untuk menunggu ? Apakah ada keraguan dalam hunbungan mereka yang membuat Sehun harus melakukan hal itu ? Apa yang membuat Sehun ragu padanya ?

“Tapi kenapa ?”

KAI & HYOYEON

Hyoyeon berjalan memasuki sebuah gedung megah tempat kompetisi dance diadakan. Yah, dia harus datang kesana untuk melihat Xiumin, sahabatnya mengikuti lomba itu bersama Kai. Sebagai sahabat yang baik, dia akan selalu mendukung namja itu walaupun sebenarnya Hyoyeon lebih setuju jika Xiumin mengikuti kompetisi itu tanpa Kai.

Gadis manis berambut pirang itu duduk dibangku depan. Dia menggunakan kaos berwarna putih dan jaket berwarna ungu, sehingga dia terlihat cukup tomboy. Dia melihat kesamping dan menatap dua orang yeoja cantik yang dia kenal sedang menampakkan sebuah senyuman diwajah mereka.

“Mwo ? Kalian sedang apa disini ?” Tanya Hyoyeon saat melihat Yoona dan Yuri duduk disampingnya. Yoona dan Yuri tersenyum, sedangkan Hyoyeon kembali menatap mereka dengan tatapan aneh.

“Kami ingin melihat Kai, dia itu sahabat kami. Kau pasti ingin melihat orang yang kau sukai itukan ? Xiumin” Ujar Yoona menggoda Hyoyeon. Mendengar ucapan Yoona yang menurutnya terlalu terang terangan, membuat Hyoyeon menyipitkan kedua matanya. Wajahnya memerah menahan amarah. Melihat ekspresi Hyoyeon membuat Yoona dan Yuri langsung terdiam tak menatap Hyoyeon.

“Kalian ini, Dasar !!” Ujar Hyoyeon sambil memukul kepala Yoona dan Yuri secara bersamaan. Yoona dan Yuri hanya bisa mengiris kesakitan, karena jika mereka berbicara sepatah kata lagi, Hyoyeon bisa menendang mereka sampai kesamudra hindia.

Baiklah, sekarang giliran peserta pertama kita…

Suara itu membuat Hyoyeon yang tadinya menatap Yoona dan Yuri dengan tatapan kesal kini membuat dia menatap lurus kedepan, tepatnya diatas panggung. Tak berapa lama, muncullah sosok yeoja dan namja menari bersama. Mereka nampak serasi, terkadang Hyoyeon membayangkan kalau dia dan Xiumin menari seperti itu, menurutnya hal itu terlihat sangat romantis.

Setelah sepasang orang tadi, naiklah 3 orang yeoja cantik. Mereka menari dengan anggun dan manis. Hyoyeon terdiam, dia mencoba mengingat ingat urutan nomor Xiumin dan Kai. Karena tak kunjung menemukannya, Hyoyeon merogoh sakunya dan mengambil sebuah handphone berwarna putih miliknya. Dia mengirim sebuah pesan singkat yang dia tujukan untuk Xiumin, sebuah pesan yang mungkin membuat Xiumin kembali semangat.

Cukup lama, handphone Hyoyeon kembali bergetar. Dia memandang nama yang tertera dilayar handphonenya, Nama Xiumin. Gadis cantik itu tersenyum singkat lalu membaca pesan singkat yang Xiumin kirim kepadanya. Dan, nampak ada yang tak beres dengan yeoja itu. Gadis itu bangkit dari duduknya kemudian berlari keluar gedung, dan segera melajukan mobilnya menuju kerumah Kai.

“Sial, apa mau namja itu ? Kenapa dia tak datang !! Aish”

-TBC- 
Bagaimana readers?😉
mari mari dicomment😀
Gomawo ^^ Annyeonghaseyo🙂

33 responses to “[AUTHOR COLLABORATION] STORY OF OUR LOVE (PART 3)

  1. mian , cma bca pairing yulhan doang thor . Wahh , wahh ,, Yuleon’x kassian😥 d.tggu *pakebanget* klanjuttan’x thor🙂

  2. Hoah ><
    Aku baru baca FF ini😀
    Aku suka Yulhan =) #Pletak *itumaFFelusendiri #Plak
    ok, Lupakan😉 Aku suka semuanya, bagus bagus kok hoho~
    btw next part kapan dikirim ?

  3. .., aku suka semua🙂
    , tapi yang baekhyun taeyeon suer buat penasaran😮
    , terus sunny? sunny dicouplein sama tao ya? haha😀 lucu juga thor
    , terus sooyoung sama chanyeol suer buat nganga. ga nyangka kalo itu yeojachingu , chanyeol. siapa thor yeoja chingu chanyeol? tae jg sp thor?

  4. cocok! bagus ngettttz *alay*
    Thor lanjut donk ~ jangan lama-lama ^^
    kalo liat ppany dicouplein sama suho jadi inget siwon jg ^^ cocok aku suka couple itu
    trs sehun-yoona memang uda fenomenal ya thor couplenya.. aku suka🙂
    aplagi tall couple sooyeol😀 ini lagi couple plng gokil nan kocak. love it!

    • haha jadi SuFany vs sifany gitu ? haha😀
      hehe iyadonk seyoon~
      haha author jga suka banget sama couple itu.love it!😀

  5. FFnya bagus thor,tapi aku bacanya cuma part Krissica sama SuFany:-)
    Keep writing ya thor,di lanjut ne:-D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s