BE MY GIRL [ PART 4 – END ]

be my girl - part 4 - jung ji ah

Tittle : Be My Girl [PART 4 – END]
Story By : Jung Ji Ah
Main Cast : Choi Sooyoung SNSD | Park Chanyeol EXO-K| Kris EXO-M
Other Cast : Member SNSD and EXO | Krystal f(x) 
Genre : Romantic | Friendship | little sad (?) | School life
Rating : entahlah author bingung but no yadong kok jadi aman😀
Length : Part 
Credit : Phonix From Busan 

READ OTHER PART 

1 | 2 | 3

Annyeonghaseyo chingu ^^
Author yang ketjeh ini comeback dengan part 4 atau paling tepatnya ini part terakhir
( Akhirnya author bisa nyelesaiin FF ini T^T *terharu* )
Author rada ngebut ngerjainnya *apanya thor*
jadi semoga hasilnya bisa memuaskan anda sekalian *mendadak bijak*
yauda gausah banyak bacot😀 Happy Reading readers😉
Hope You Like It ^^

ATTENTION !!
– NO PLAGIAT
– NO BASH
– JUST ENJOY 

Sooyoungpun membalikan pandangannya ke arah suara itu “Hah? Kau kris?” gumam sooyoung
“Hai sooyoung gimana kabarmu? Bagaimana liburanmu?” Tanya kris dengan sangat ramah
“mengapa tiba-tiba dia ramah denganku” gumam sooyoung
“ohh baik kok kris. Hmm lumayan senang. Bagaimana denganmu?” kata soo tak kalah ramah
“iya sama sepertimu, oiya sooyoung aku ingin memberikan ini untukmu”
Secarik surat. YA! Surat untuk sooyoung. Dilihatnya tampang kris yang lumayan gugup dan tangan kris sedikit bergetar saat memberikan surat itu. Dengan halusnya sooyoung menerima surat itu. “Ini surat apa kris?” tanya sooyoung penuh dengan rasa penasaran
“oh hmm kau bisa buka sendiri soo. Ohiya buka dirumah aja ya sehabis pulang sekolah”
“Ne kris, ohiya aku ke kelas dulu ne”
“Ne sooyoungie” Jawab kris dengan penuh rasa lega di hatinya
“Sepertinya sooyoung tak tampak marah denganku” gumam kris dengan senyum di bibirnya

Waktu sangat cepat berlalu, Dan saatnya sooyoung pulang. Dengan penuh rasa penasaran terhadap surat kris, dia mempercepat langkahnya berjalan menuju dorm.
Saat sesampainya di dorm, ia berlari menuju kamarnya, saat dibukanya pintu kamar..
“Mwoo sooyoungie kau cepat sekali datangnya?” Tanya tiffany yang tengah asyik tiduran
“Ne fany-aa aku ingin membaca surat dari kris” Kata sooyoung sambil merogoh tasnya
“Surat? Surat apa?” tanya tiffany penasaran
“Nah ini dia suratnya” Sooyoungpun mulai membaca surat itu

Sooyoung,
Hai? Gimana kabarmu? Aku harap baik-baik aja ^^
sooyoungie, uda banyak banget kenangan yang kita buat bareng-bareng.
aku kangen masa-masa saat kita bersama. Tapi itu gaakan mungkin terjadi lagi.
oiya kamu masi nyimpen ga kalung pemberianku? Aku harap kau tetep menyimpannya
Sebenernya.. aku Cuma pengen beritau ke kamu tentang sesuatu..
hmm sooyoung, nanti sore juga aku akan pindah ke luar negeri bersama Appa dan eommaku. Otomatis besok kita gaakan bisa ketemu lagi. Mungkin suatu saat nanti aku akan kembali ke korea lagi dan melihatmu bersama namja lain.
ohiya, Jika kamu ingat aku, kamu bisa melihat kalung pemberianku.
Mungkin itu aja yang aku sampaikan kali ini ^^ sampai bertemu lagi
oiya satu lagi, ada yang pengen aku katain ke kamu…  “Saranghaeyo youngie” ❤

Airmata sooyoung mulai mengalir dan membasahi kedua pipinya. “entah mengapa aku baru bisa mencintai dia sekarang, kenapa rasa ini baru tiba. Sooyoung kau bodoh” gumam sooyoung

“Sooyoung jangan nangis.Hey kamu masi ada kesempatan untuk bertemu kris” kata fany ramah
“hah? Bagaimana bisa fany-aa?” Kata sooyoung dengan menangis
“ikut aku, kajja sooyoungie” kata fany sambil menarik tangan sooyoung ke mobil
“kita mau kemana fany-aa?”
“tunggu saja”
Tiffany langsung mengemudi mobil tersebut dengan kecepatan yang sangat tinggi. Hingga tibalah mereka di Bandara!
“Temui dia sooyoung, cepatlah” kata fany dengan senyum khasnya
“Ne fany” kata sooyoung penuh semangat dan langsung berlari mencari kris
Sooyoung berlari dari gate ke gate. Akhirnya dia menemukan kris duduk di salah satu kursi tempat tunggu, dia segera menghampiri kris…
“Kris” Kata sooyoung sambil melihat kris dengan nafas yang tidak teratur
“Sooyoung? Kau kenapa disini? Kenapa kau seperti kelelahan?” Tanya kris shock
Tidak lama kemudian, sooyoung memeluk tubuh kris
“mian kris, aku melakukan kesalahan besar. Aku sangat menyesalinya. Maafin aku”
“Mwo? Kenapa kau bicara begitu? Kau tak salah soo. Aku yang salah sudah nyakitin kamu berkali-kali sehingga buat kamu sakit hati” kata kris sambil memulai meneteskan airmatanya
“aku juga salah. Aku selalu salah paham sama kamu”
Tiba-tiba sebuah pengumuman terdengar. Ternyata pemanggilan bagi penumpang yang menuju Jerman. Kris segera menyeka air mata sooyoung dan..
“Sooyoung aku mohon tolong jangan lupakan aku. Tolong simpan kalung pemberianku baik-baik. Oiya aku pergi dulu ne, kau jangan sedih lagi” Kata kris mencoba untuk tersenyum
“aku akan terus menangis jika kamu tak ada disini”
“kau jangan egois. Aku pasti akan kesini lagi. Tunggu aku ne” kata kris ramah
“ne kris. Hati-hati ya disana. Jaga diri ne” kata sooyoung mencoba untuk tersenyum
“ne sooyoung. Annyeong” kata kris sambil melambaikan tangannya ke soo dan perlahan pergi
Sooyoungpun juga membalas lambaian itu. Setelah kris telah perlahan menghilang dari pandangannya, sooyoung langsung berjalan lemas menuju kembali ke mobil.
“Bagaimana soo?” tanya tiffany ramah
“fany-ssi gomawo” kata sooyoung sambil memeluk tiffany dan mulai meneteskan air matanya
“sudah sooyoung-ah jangan menangis ne” kata tiffany dengan sangat lembut

Keesokan harinya disekolah…
Sooyoung berjalan pelan menuju ruang kelasnya sambil membaca bukunya dan memakai headset. Tiba-tiba datang krystal dan memperhentikan langkah sooyoung
“Hey sooyoung, berhenti” Kata Krystal dengan berdiri didepan sooyoung
“Ada apa lagi” jawab sooyoung cuek
“Denger ya ini tentang kris, gara-gara kau kris pindah kan, hissh”
“hey apa maksud dari omonganmu? Apa hubungannya denganku?”
“jelas, ini gara-gara kau, dasar kau pembuat masalah” kata krystal galak sambil hampir menampar sooyoung, tapi tiba-tiba datang namja dan memegang tangan krystal.
“Hey yeol lepasin, kau jangan ikut campur” kata krystal kesal
“Kau benar-benar kelewatan krys. Kau menampar orang yang tak bersalah padamu” kata yeol
“apa maksudmu? Jelas dia salah. Dia penyebab kris pindah”
“hey jaga omonganmu. Lagi pula kris pindah karena dia harus mengikuti perintah appanya dan satu lagi gara-gara kau hubungan sooyoung dan kris berakhir” kata yeol dengan tegas dan menggandeng tangan sooyoung “ ayoo sooyoung kita pergi dari sini”

Saat istirahat, sooyoung dan chanyeol pergi ke kantin..
“Gomawo yeol kamu uda bela aku tadi” kata sooyoung sambil patah-patah dan lembut
“Cheonma, itu guna teman bukan?” kata yeol sambil melahap sandwichnya dengan senyumnya

Tiba-tiba datanglah seorang yeoja berjalan pelan kearah sooyoung dan chanyeol
“Krystal?” Kata sooyoung sambil melihat ke arah krystal
“hey ada apa lagi kau disini? Apa kau mau membuat masalah lagi?” gertak chanyeol
“e..eng..engga, aku Cuma pengen ngomong sama sooyoung” kata krystal terpatah-patah
“ada apa?” kata sooyoung pelan
Krystal menghapiri sooyoung dan mulai membisikkan sesuatu dengan sangat pelan “sooyoung, sepulang sekolah temui aku di taman halaman belakang sekolah juseyo”
Sekejap sooyoung mengangguk dan artinya meyetujui permohonan krystal
dan krystal tersenyum kepada sooyoung dan chanyeol. Setelah itu dia langsung berjalan pergi
“Ada apa dengan krystal? Kenapa dia berubah ?” bingung chanyeol
Dan sooyoung hanya bisa tersenyum menanggapi pertanyaan chanyeol

Sepulang sekolah sooyoung langsung bergegas membereskan bukunya dan langsung berlari menuju taman halaman belakang sekolah. Saat menuju taman dia bertemu dengan chanyeol.
“hei sooyoung mau kemana buru-buru?” tanya chanyeol penasaran
“hmm kau tak perlu tau yeol. Aku sedang buru-buru. Duluan ne” jawabnya dengan senyumnya
“kenapa jadi aneh begini? Apa yang terjadi?” gumam chanyeol bingung

Saat di Taman Halaman Belakang Sekolah….
Sooyoung melihat disekitar sana, ternyata terdapatlah krystal di bangku taman. Sooyoung pun menghampirinya. “Ada apa krys?” tanya sooyoung lembut kepada krystal
“sooyoung” belum selesai bicara krystal langsung memeluk sooyoung sambil menangis
“hey ada apa ini krys? Kenapa kamu menangis?” kata sooyoung sambil menenangkan krystal
“sooyoung.. mianhaeyo aku punya banyak salah sama kamu. Aku selalu mencoba merebut kris dari kehidupanmu dan aku selalu mencari cara untuk menghancurkan hubungan kalian”
“aishh sudahlah krystal. Kau jangan menyangkutkan masalah yang uda terjadi” kata soo
“jadi apakah kamu mau memaafkanku sooyoung?” kata krystal sambil terisak
Sooyoung langsung mengangguk dan tersenyum kepada krystal. Dan krystal langsung menampilkan balasan senyumannya dan memeluk sooyoung kembali “gomawo sooyoung”
Tiba-tiba datanglah seseorang dan mendekati mereka berdua sambil menepuk tangannya
“Chanyeol? Kenapa kau bisa kesini?” kata sooyoung bingung
“hey soo, aku khawatir tadi jadi aku mengikutimu” kata chanyeol dengan senyumannya
“oh begitu” kata sooyoung terpatah-patah
“hey selamat kalian berdua” kata chanyeol dengan tawa kecilnya
“selamat untuk apa?” kata krystal dengan polosnya
“selamat atas kalian yang sudah baikan” kata chanyeol dengan tawanya
Mereka bertiga tertawa bahagia. Akhirnya sooyoung dan krystal berbaikan dan semua konflik sudah terselesaikan dengan mudahnya. Memang, hanya sebutir kata maaf dapat membuat hati menjadi damai.

1 Bulan telah berlalu dengan cepatnya. Sooyoung dan krystal yang sudah berbaikan. Dan juga persahabatan antara sooyoung dan chanyeol pun juga semakin dekat. Dan tepat hari ini adalah hari terakhir mereka melaksanakan ujian akhir sekolah. Dan akan menuju universitas yang masing-masing mereka akan tuju. Tidak lama kemudian, bel sekolah pun berbunyi dengan kencangnya. Banyak siswa yang berteriak kegirangan.
“woooo akhirnya selesai juga” teriak sooyoung dengan penuh kelegaan
“akhirnya aku bisa bernafas lega fyuh” kata chanyeol dengan senyum lega nya
“emang saat ujian kau tidak bernafas?” kata sooyoung dengan tawa kecilnya
“ya bukan begitu soo,aku bisa bebas dari kertas-kertas ujian” jawab chanyeol dengan tawanya
“ohiya yeol kau akan ke universitas mana?” tanya sooyoung
“menurutmu gimana?” goda chanyeol
“nah. Aku tanya kamu malah kamu tanya balik” kata sooyoung cemberut
“hey jangan cemberut begitu. Mukamu malah jelek ntar” kata chanyeol dengan tawa gelinya
“hey aku serius yeol”
“hmm entahlah aku ingin ke kyunghee. Kamu?”
“wah sama donk yeol aku juga ingin kesana”
“serius kamu sooyoung? Mungkin kita bisa bersama lagi” kata chanyeol dengan senyum khas
“Ne yeol. Kita berdua akan masuk ke universitas itu. Tapi apa kau yakin?”
“pasti soo. Kita harus yakin” kata chanyeol dengan senyum

Waktu sangat cepat berlalu. Mereka berdua akhirnya diterima di universitas yang mereka impikan selama ini. Senyum dan tawa menghiasi muka mereka. Dan semenjak mereka berdua seuniversitas, mereka selalu berangkat dan pulang bersama.

Pagi itu jam menunjukkan pukul 6 pagi. Alarm pun mulai berteriak dengan kencangnya.
“Sooyoungg bangun. Ini sudah pagi nanti kamu telat” kata yuri yang berusaha membangunkan
“iya yul bentar lagi” kata sooyoung sambil menguap dan menarik selimutnya kembali
saking lamanya yuri menunggu sooyoung untuk bangun, yuripun juga ikut tertidur di ranjang sooyoung. Tidak lama kemudian datanglah taeyeon “YA! Kalian berdua masi tidur” teriaknya
Sooyoung dan yuri tergelagap bangun dari tidur mereka.
“Mwo yuri kenapa kamu ada disini” kata sooyoung yang masih setengah sadar
“kenapa aku bisa disini ya” gumam yuri juga yang setengah sadar
“hey kalian berdua lihatlah jam berapa sekarang” kata taeyeon sambil menunjuk jam dinding
“Ohmoo kita bisa telat” kata yuri dan sooyoung bersamaan dan segera bangkit

Saat sooyoung dan yuri sudah bersiap-siap, mereka berdua seperti biasa akan berangkat bersama. Itu sudah kebiasaan dari SMA.  Mereka sangat suka berjalan kaki daripada menunggu & mencari transportasi umum. Alasannya agar bisa berhemat sedikit dan ga macet. Tiba-tiba seorang namja yang menaiki sepedah motor berhenti didepan mereka berdua.
“luhan? Ngapain kamu berhenti disini?” kata yuri kaget
“hmm yuri apakah kamu mau bareng sama aku?” kata luhan dengan ramahnya
“tapi sooyoungg..” belum selesai yuri berbicara
“biar sooyoung denganku” kata namja lain
“Mwo chanyeol sejak kapan kau disini?” kaget sooyoung
Chanyeol hanya tersenyum melihat sooyoung. “Sebaiknya kita cepat berangkat” Kata luhan
“Ne kajja, biar yuri dengan luhan. Dan kau denganku soo, kajja naik” ajak chanyeol ramah
“Ne chanyeol” kata sooyoung sambil mengangguk dan tersenyum ke arahnya

Akhirnya mereka berempat bersama-sama menuju universitas yang sama.
Waktu sangat cepat berlalu, sooyoung dan yuri segera bergegas mengemasi buku-bukunya yang masi tergeletak di meja. Setelah itu mereka berjalan kedepan pagar. Dan datang seorang namja menemui mereka berdua.
“Annyeonghaseyo” Sapa luhan ramah
“Ne annyeonghaseyo” jawab mereka berdua
“Ada apa han?” tanya yuri
“apa kamu mau pulang bersamaku?” ajak luhan
Sekejap yuri langsung mengalihkan pandangannya ke sooyoung.
“ikutlah dengan luhan” Kata sooyoung dengan penuh keramahan dan senyuman
“tapi nanti kamu sendirian soo” kata yuri khawatir
“tenanglah, aku akan baik-baik saja” kata sooyoung tersenyum
“apa kau yakin? Berjanjilah padaku” kata yuri tersenyum dengan menunjukkan kelingkingnya
“aku janji yuri” jawab sooyoung dengan mengarahkan kelingkingnya ke kelingking yuri

Akhirnya yuri dengan luhan dan sooyoung berjalan sendirian menuju dorm. Saat di perjalanan pulang..
“YA! Sooyoungie” panggil seseorang dengan sangat keras dan memberhentikan motornya
“Mwo chanyeol ada apa?”
“Kamu pulang sendirian? Mana yuri?”
“Yuri tadi dengan luhan”
“oh. Kalo gitu ayo ikut denganku”
“hmm tidak usah chanyeol-ssi, aku bisa pulang sendiri”
“hey tidak baik yeoja berjalan sendirian” Goda chanyeol
“baik. Jika kamu memaksa. Aku ikut” kata sooyoung dengan senyumannya
“gitu donk, kajja naik” kata chanyeol lega

Mereka berdua segera meninggalkan tempat itu. Dan saat sesampai di dorm sooyoung langsung turun dari kendaraan chanyeol
“Apa kau ada acara besok?” Tanya chanyeol
“Mungkin tidak. Kenapa?”
“apa kau mau menemaniku?”
“kemana?”
“yaa ke sesuatu tempat. Kau akan tau besok”
“hmm baiklah. Aku mau” Kata sooyoung tersenyum
“jinjja, jeongmal-yo?” kata chanyeol tidak percaya
“Ne chanyeol-ssi” Kata sooyoung dengan tawa kecilnya
“Ne youngie, aku tunggu kau besok sepulang sekolah ne?”
“Ne chanyeol-ssi”

Keesokan harinya sepulang sekolah..
chanyeol sudah menunggu didepan gerbang. Dan tidak lama kemudian munculah sooyoung
“Chanyeol-ssi? Apakah kau sudah lama menungguku?” tanya sooyoung ramah
“hmm andwe youngie” jawab chanyeol dengan senyumannya
“hmm kita mau kemana yeol?” tanya sooyoung penasaran
“kajja naik sooyoung” ajak chanyeol dengan senyum yang menghiasi mukanya

Mereka berdua akhirnya menuju ke suatu tempat, ya seperti biasa danau yang mereka sering kunjungi. Danau yang sangat indah dan takkan membuat orang bosan untuk mengunjunginya
Mereka berdua langsung menaiki perahu kecil untuk mereka tumpangi di danau yang indah itu
Di perahu itu mereka berdua mengobrol tentang hal-hal apapun dan bercanda pastinya. Dan tiba-tiba chanyeol angkat bicara dengan muka setengah serius.
“hmm sooyoungiiee” panggil chanyeol dengan sedikit tegang
“ne yeolie, ada apa?” jawab sooyoung dengan senyum khasnya
“hmm apa kamu masi menganggap kris sebagai namjamu?”
sekejap mood sooyoung menjadi sedikit cemberut.
“hmm andwe chanyeol. Sekarang kris sudah milik krystal” kata sooyoung mencoba tersenyum
“apa selama kamu berpacaran dengan kris, kau menganggapnya sebagai namjamu?”
“hmm sebenarnya aku hanya menganggapnya sebagai sahabat”
“kenapa begitu?”
“karena aku mencintai namja lain”
“memang siapa namja yang kamu maksud?”
Sooyoung menghela nafas berat-berat dan perlahan dia membuangnya
“hmm yang ada di sampingku sekarang” kata sooyoung grogi dan patah-patah
“aku?” kata chanyeol kaget setengah mati
“ne chanyeol. Aku suka padamu sejak pertama kali kita bertemu. Jika kau tak suka padaku tak apalah. Aku hanya mengungkapkan perasaan itu ke kamu. Agar sedikit legaan” jawab soo lega
“sooyoung-ssi sebenarnya aku juga mencintaimu” kata chanyeol mencoba untuk tersenyum
Sekejap sooyoung tertegun dan kaget mendengar jawaban chanyeol
“Sooyoung apa kau mau menjadi yeoja chinguku?” Kata chanyeol dengan senyum ikhlasnya
“Ne chanyeol-sii, ne” jawab sooyoung tak percaya dia akan memiliki chanyeol.

4 Tahun telah berlalu, hubungan sooyoung dan chanyeol semakin erat. Mereka melewati hari bersama-sama. Suka duka mereka jalani bersama. mereka sangat mencintai satu sama lain. Sampai tak terasa waktu begitu cepat berlalu, acara kelulusan pun tiba.
“yeee aku lulus sooyoung” teriak yuri kegirangan
“akupun juga yul” teriak sooyoung tak kalah kerasnya
Mereka berdua berpelukan atas kesenangan yang mereka dapatkan
“hey kalian kenapa seperti cacing autis begitu” goda luhan
“hey kita bukan cacing autis. Tapi kita sedang senang, kita lulus. Bukan begitu soo?” kata yuri
“Ne yul. Oiya han bagaimana denganmu? Kau lulus?” Tanya sooyoung
“Ne aku juga lulus” sekejap tawa menghiasi wajah luhan
Mereka bertiga berteriak kegirangan bersama dan saling menepuk bahu satu sama lain
“sooyoung” datang chanyeol dengan muka cemeberut
“mwo chanyeol? Kau kenapa?” tiba-tiba mood sooyoung berubah menjadi cemberut
“A.. ak… aku.. lulus, aku lulus sooyoung, yeee” kata chanyeol yang sangat heboh
“aissh kau mengagetkan aku saja yeol” kata sooyoung sambil menepuk bahu chanyeol
Chanyeol meringis kesakitan. Dan membuat yuri,sooyoung dan luhan tertawa
Saat mahasiswa/i mulai meninggalkan lokasi. Tersisa mereka berempat.
“sooyoung chanyeol, aku pulang dulu ne dengan yuri” kata luhan dengan senyumannya
“ne hati-hati, jaga yuriku baik-baik ne han” goda sooyoung
“haha pasti sooyoung, aku akan menjaganya” kata luhan dengan senyum mengihiasi wajahnya
Tidak lama kemudian.. “Hey giliranmu kau pulang denganku soo” kata chanyeol
“Ne yeol, kajja” jawab sooyoung dengan senyuman manisnya

Mereka berdua mulai pergi meninggalkan universitasnya. Dan menuju sebuah danau seperti biasa yang mereka kunjungi selama ini.

“Chanyeol? Kenapa kita ke danau ini?”
“ikut aku soo” kata chanyeol sambil menggandeng tangan soo
Mereka berdua menuju ke suatu semak-semak dan saat dibukanya semak-semak itu
“waah chanyeol ini indah sekali” kata sooyoung dengan tak percaya
Sebuah batu berwarna-warni membentuk heart. Sooyoung menuju ke tengah bagian batu itu dan tertuliskan di tengahnya “Will you marry me?”
Sekejap sooyoung kaget dan tak percaya melihat itu.
“Will you marry me choi sooyoung?” Tanya chanyeol sambil memegang tangan sooyoung
sooyoung terdiam dan tersenyum kepada chanyeol “ Yes i will park chanyeol”
Mereka berdua tersenyum dan berpelukan.

Sebulan telah berlalu..
Acara pernikahan pun digelar. Chanyeol yang sudah menunggu sooyoung tiba. Saat mereka dipertemukan dan saling melontarkan janji mereka. Akhirnya mereka resmi bersama.
saat para tamu satu-persatu memberikan selamat kepada mereka berdua. Muculah sosok lain yang pernah sepertinya mereka temui.
“selamat ne chanyeol.. sooyoung..” kata namja itu
“kris? Apa itu benar kau?” kaget sooyoung
“ne ini aku sooyoung. Selamat ne kau mendapatkan namja yang tepat” kata kris tersenyum
“ne gomawo kris. Apa kita masih bisa menjadi sahabat?” tanya sooyoung lembut
“ne sooyoung pasti, kita akan menjadi sahabat selamanya” jawab kris lega
“oiya chanyeol selamat ne” kata kris kepada chanyeol
“ne gomawo kris” kata chanyeol tersenyum
lalu tiba-tiba kris membisikkan sesuatu ke chanyeol “jaga sooyoung Jangan kecewakan dia”
Chanyeol langsung memeluk Kris “pasti kris. Aku akan menjaganya”

——— END ———

Bagaimana readers? apakah kalian semua puas? :) 
Mian ne kalo kalian engga puas😦
author uda susah payah sampe salto-salto ngerjain ini *lebay kumat*
Okedeh😉 tinggalkan komen kalian *wajib* okey? ;) 

Tunggu author di story selanjutnya😉 *lambai tangan*

13 responses to “BE MY GIRL [ PART 4 – END ]

  1. kirain soo bakal sama kris, taunya sama yeol.. tapi gapapalah, cocok kok mereka, sama-sama jangkung dan kulitnya juga sama.. yg paling penting sama-sama korean asli..

  2. Bagus sih thor .. Tapi aku kurang suka bahasanya + agak rada” gaje gitu … Tapi gpp lah keep writing !!! Perbaikin bahasnya juga thor !!! Aku liat di chapter 4 chanyeol bilang kk perempuannya itu eonni? Harusnya nuna😀 mungkin ke gitu dulu saranka aku thor !!!

  3. I am uѕually happy of these twelve wonderful boys.
    Accomplishing аll factors in thіs ҟind of a thigh
    occasions ߋught to be reаlly hard and tiring but tɦank you fоr enduring
    perfectly and makung me like all of you far moге and additional.
    Juѕt Һave a fantastic relaxation ɑnd do not get
    ill. Yоu know you usսally be EXOstans inspiration~ EXO аre jjang!
    EXO saranghae❤

  4. hu…sedih q sampai nangis ,,,waktu kris ngirim pesan ke sooyoung,,,,,,,,q pikir yg bakalan jadi suami’x thu kris ternyata chanyeol,,,,,,,oh iya gara2 seru sampai mau ngomong next🙂 makasih ya ini bakalna q simpen di twitter ku bakalan q kenang slalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s