[FF Drabble Special YulEXO] Winter In Love [YulKai]

winter-in-love

Tittle :

Winter In Love

Starring :

Kim Jong In | Kwon Yuri

Rating :

General

Gerne :

Romance | Sad | Friendship

Lenght :

Oneshoot [Drabble]

Poster By

Priskilla

Disclaimer :

FF ini murni FF Author sendiri, jadi kalau ada unsur kesamaan itu karena tidak sengaja.

Happy Reading

~~**   Winter **~~

“…. Kala itu, salju turun didari luar jendela kamarku. Seketika, aku bangkit dari tidurku dan menatap keluar jendela. Huh ! Musim dingin telah datang, dan sosokmu nampak melambaikan tangan mungilmu padaku, Sstt.. sosok cinta pertamaku….”

~~**   Winter **~~

            Yuri merapatkan jaket tebal yang dia kenakan. Dia melangkahkan kaki kecilnya yang dilengkapi dengan boot yang cukup besar untuk menghangatkan tubuhnya yang mungil. Gadis manis yang baru menginjak sekolah dasar itu hanya tersenyum kecil dan menghembuskan nafasnya pelan. Yah, cuaca sangatlah dingin. Tentu saja, hari ini musim dingin.

Yuri mengetuk pintu sebuah rumah yang cukup megah diantara rumah rumah lain. Tak berapa lama, pintu terbuka dan menampakkan sosok namja kecil yang sangat tampan sedang tersenyum manis padanya. Yuri membalas senyuman namja itu, lalu mengikuti langkah namja yang kini sudah menarik tangan Yuri kasar dan menyuruhnya masuk kedalam kamarnya yang dipenuhi dengan warna biru.

Yah, panggil namja itu Kai. Sosok namja yang menjadi teman sekelas Yuri. Kai sangat menyukai musim dingin, entah kenapa saat dia melihat benda berwarna putih itu turun dia selalu bahagia. Entah kenapa, setiap dia menatap gundukan salju yang mulai memenuhi perkarangan rumahnya membuatnya ingin keluar dan memainkannya.

“Aku ingin mengajakmu membuat boneka salju. Appaku memang melarangku untuk bermain salju, Tapi jika kau mau kau bisa membantuku” Ujar Kai senang, Yuri menatap kedua iris Kai yang nampak bersinar, kemudian menganggukkan kepalanya pelan.

Kai terkekeh melihat Yuri yang nampak setuju dengan idenya. Namja kecil itu mengacak ngacak rambut Yuri kasar lalu menarik tangan Yuri berjalan keluar kamarnya dan menemui sosok namja yang bisa dibilang cukup dewasa dari mereka. Yuri membungkukkan badannya mencoba memberi salam pada namja yang merupakan Appa Kai. Appa Kai hanya tersenyum melihat sosok Yuri seperti itu, Yuri dan Appa Kai memang sangat dekat, tak heran jika Appa Kai sangat perhatian dengan Yuri.

“Ada apa ? Pasti kau ingin meminta ijin untuk mengajak Kai bermain salju” Ujar Appa Yuri mencoba menebak apa yang Yuri dan Kai fikirkan. Yuri nampak terkekeh pelan lalu menganggukkan kepalanya setuju dengan ucapan Appa Kai. Yah, setiap musim dingin datang, Yuri akan selalu meminta ijin untuk mengajak Kai bermain salju, karena Appa Kai tak akan mengijinkan sahabat kecilnya itu jika Kai sendiri yang meminta ijin. Appa Kai nampak menganggukkan kepalanya pelan lalu mengelus rambut hitam lurus Yuri.

“Bermainlah”

~~**   Winter **~~

            “Appaku selalu mengijinkanku untuk bermain salju jika kau yang meminta izin” Ujar Kai sambil membuat sebuah bentuk dari salju. Namja itu melemparkan sebuah bola sehingga mengenai kaki kecil Yuri dan membuat gadis manis itu terjatuh dengan posisi terduduk.

Yuri memandang polos sosok Kai yang kini terlihat menatan tawanya.  Yuri mengembungkan pipinya lalu menarik tangan Kai sehingga membuat namja itu juga terjatuh ditanah. Yah, mereka kini membaringkan tubuh mereka diatas tumpukan salju yang lembut itu, Kai mengenggam tangan Yuri erat dan menatap gadis kecil itu dengan sebuah senyuman manis yang terukir diwajah tampannya. Yuri menatap Kai dengan tatapan polos, Yah dia merasa aneh dengan dirinya kenapa dia malu ? Bukankah Kai juga selalu melakukan hal ini kepadanya ?

Sedetik kemudian, Kai mendekatikan dirinya kearah Yuri, sehingga kini tak ada jarak antara dirinya dan Yuri. Tubuh kecil Kai menarik tubuh kecil Yuri lalu memeluknya erat. Yuri membeku, bukan karena dia kedinginan. Tapi karena hal yang Kai lakukan, karena namja yang membuatnya merasakan sebuah rasa aneh yang baru dia rasakan dalam hatinya.

“Kau hangat, Yuri ah”

~~**   Winter **~~

            Yuri membalikkan badannya kekanan dari kekiri. Malam ini, dia benar benar tak dapat tidur. Entah apa yang membuatnya selalu memikirkan sosok bernama Kai. Yuri menyentuh tangan mungilnya, tangan yang pernah Kai menggam erat. Yuri juga memeluk tubuhnya, tubuh yang pernah Kai peluk. Yuri menyentuh pipi kanannya, pipi yang pernah Kai kecil.

Gadis itu tersenyum kecil, otaknya kini memutar sebuah memori memori saat Kai membisikkan kalau dia adalah sahabat terbaik yang Kai miliki. Dia menatap keluar jendela, besuk dan besuknya lagi adalah hari terakhir musim dingin. Hh, Kai pasti sedih karena musim dingin telah berakhir. Tapi, Yuri akan sangat senang, dia menyukai musim semi.

Gadis manis itu, bangkit dari tidurnya lalu mengambil sebuah bingkai foto yang menampakkan fotonya dengan Kai. Mereka nampak tersenyum senang seraya membaringkan tubuh kecilnya ditumpukan salju. Yuri nampak manis dengan jaket berwarna merah muda yang dia kenakan, rambut hitam lurusnya itu dikepang dua, sepatunya tinggi sebatas lutut serta membawa sebuah tas kecil berwarna putih.

Sedangkan Kai ?

Kai kecil nampak begitu tampan. Tangannya mengenggam tangan Yuri erat. Baju yang dia kenakan berwarna baby blue, sama seperti Yuri, Kai juga menggunakan sebuah sepatu sejenis boot yang tingginya selutut. Mereka nampak begitu bahagia. Yah, kenapa tidak ?

Saat itu, adalah pertama kalinya Kai bermain dengan salju. Saat itu mereka baru masuk sekolah dasar, sehingga wajah mereka nampak masih terlihat lucu dan polos. Yuri menghela nafasnya berat, lalu mengelus wajah Kai dan menyungging sebuah senyuman manis pada foto Kai.

Yah, dia tau. Dia sedang jatuh cinta.

~~**   Winter **~~

Yuri melangkahkan kakinya dan berlari lari kecil untuk masuk kedalam ruang kelas. Mungkin saja didalam kelas akan jauh lebih hangat dibandingkan diluar. Dia melangkahkan kakinya lalu duduk dibangku yang biasanya dia duduki. Dia memutar iris hitamnya, mencari seseorang. Siapa lagi kalau bukan Kai. Gadis manis itu, masih memutar iris hitamnya, karna tak kunjung menemukan sosok Kai. Kai tak ada didalam kelasnya.

“Kudengar Kai sudah pindah, apa itu benar ?” Tanya Tiffany teman sekelas Yuri yang duduk tepat didepannya. Mendengar pertanyaan dari Tiffany membuat kedua mata Yuri terbalalak, tiba tiba saja tubuh kecil Yuri tak dapat bergerak sama sekali. Gadis manis itu menatap sosok yeoja cantik bernama Tiffany dengan sebuah tatapan parau, parau sekali.

Ada apa dengannya ?

“Aku.. Molla, Tiffany” Guman Yuri singkat dan hanya mendapatkan sebuah anggukan dari Tiffany dan itu merupakan sebuah jawaban singkat. Yuri meletakkan kepalanya diatas meja, memandang salju salju yang telah berhenti turun. Benda putih dan lembut itu, tak dapat Yuri lihat lagi. Hanya ada sebuah pohon sakura yang tadinya membeku kini nampak berwarna merah muda.

Yuri tersenyum tipis, tak ada lagi sosok Kai yang akan menghiasi hidupnya pada musim dingin.

Jika Kai benar benar pergi, apa yang harus Yuri lakukan ? dia tak dapat berbuat apapun. Hanya bisa mendoakan kebaikan dan kebahagiaan berpihak pada Kai. Bukankah itu doa yang baik ? Tentu saja, Yuri mencintai Kai. Dia pasti akan mendoakan yang terbaik untuk namja kesayangannya itu,

Sosok cinta pertamanya.

Yuri juga tau, cintanya pada Kai hanyalah sebatas rasa sayang. Yuri tak mungkin mencintai seseorang dalam umurnya yang masih anak anak. Bukankah Appa dan Umma telah melarangnya ? Gadis itu masih memandang keluar jendela dengan sebuah tatapan kosong.

“Selamat datang musim semi, Selamat tinggal musim dingin..” Gumannya pelan, dia memejamkan kedua matanya. Tanpa terasa Yuri menangis, gadis itu mengangkat kepalanya dan mendapati seseorang tengah duduk disampingnya.

Yuri menyerngit memandang sosok namja yang asing dimatanya. Namja itu hanya terdiam, menatap wajah Yuri dengan sebuah tatapan dingin dan wajah yang benar benar tak perduli. Tapi, bagi Yuri namja itu benar benar mirip dengan Kai. Huh, Ok. Kai memang memiliki wajah yang dingin walaupun begitu hatinya benar benar baik. Sedangkan namja ini, Apakah dia memang benar mirip dengan Kai ? Ck, bagi Yuri namja itu sangat berbeda dengan Kai, namja itu nampak lebih dingin dari pada Kai.

Tapi, siapa namja itu ?

“Kau menangis ?” Tanya namja itu meninggalkan sikapnya yang tadi nampak begitu dingin. Yuri membuka mulutnya, dan menatap namja dihadapannya ini dengan sebuah tatapan sedih. Dia menatap namja itu, dan mengingatkan pada sosok namja yang Yuri sayangi, Kai. Yuri masih terdiam, tanpa terasa dia..

Menangis.

~~**   Winter **~~

END

Halo, langsung aja yaa😉

Jangan lupa komentar

Gumawo

27 responses to “[FF Drabble Special YulEXO] Winter In Love [YulKai]

  1. namanya jg drabble pasti endingnya ngegantung xD haha
    Yul eon nangis, Kai sih pindah gak bilang2 dasar tu anak –“

  2. Gantung ya…
    *gantung diri #plakk
    Kayaknya alurnya kecepetan ato aku yang baca kecepetan (?) #lupakan
    Lanjutkan ff mu yang lain thor
    Nae menunggu kekeke
    Ajja aja fighting (ง’̀⌣’́)ง

  3. Omo kok gantung bener sequel dong eonni itu cowok masa kecil yuri kai kan jebal eon buat dong sequelnya ya2 *puppy eyes

  4. knp ending.a gini eon? ngegantung…!
    hmm, namja itu…. Sehun ne, eonni?

    nie ff dh lm ku baca, mian baru comment sekarang-_-v
    dan.. yeah… aq baca ulang ff ini sekilas biar ingat dulu mau comment apa..

  5. I’m new reader here~ Salam kenal.. kkk ^^
    I like the fanfiction! Really!😄 Jarhanda chingu-ya ^^)b

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s