[Vignette] Thanks

thanks [phoenixfrombusan]

Tittle :

Thanks

Story by

Kwon Soo Hjin

Main cast :

Kwon Yuri | Im Yoon Ah | Oh Sehun | Xi Luhan

Other Cast :

Kim Taeyeon | Seo Joon Hyun

Rating :

General

Gerne :

Romance, Sad, Friendship

Poster by.

Phoenix from Busan

Disclaimer

FF ini murni hasil karya saya sendiri, Cast merupakan milik orang tua, Tuhan dan SM Entertaiment. Saya hanya meminjam nama ^^

Semoga kalian menyukainya

Jangan Bashing yaa😀

Happy Reading

NB. Anggap saja semua cast seumuran^^

<<<<>>>>

Ketika aku berusaha dengan kuat untuk melupakan sosokmu, kenapa sekarang aku harus melihat sosokmu terluka disana ?

Tidakkah kau tau, aku juga ikut terluka..

<<<<>>>>

Yuri Pov

Tanganku menari nari diatas meja dan menghasilkan melodi aneh. Walaupun begitu aku tak memperdulikannya, kedua mataku selalu menghadap kearah pintu berharap seseorang datang kemari.

Aku memang bersekolah disebuah SMU yang cukup terkenal dikorea. Sejujurnya, aku tak suka berada disini, Yah aku masuk kesekolah ini dengan niat agar aku bisa kembali satu kelas dengan seorang namja yang sedari dulu kusukai, Kai. Tapi, kurasa takdir berkata lain. Saat pengumuman terakhir, Kai gagal dalam test itu sedangkan aku berhasil. Awalnya memang menyedihkan, tapi aku mulai terbiasa.

Sekarang, aku sudah melupakan sosok Kai. Em, kurasa ada orang lain yang sudah menyita hatiku. Bahkan, aku tak tau apakah sekarang aku mencintai namja itu atau aku hanya sekedar mengagumi sosoknya. But, ah entahlah.

Aku menghela nafasku perlahan lalu menengokkan kepalaku kebelakang dan menatap Taeyeon sedang duduk sambil bermain handphonenya. Aku tersenyum singkat lalu kembali menghela nafasku.

“Taeyeon ssi” Gumanku, Taeyeon menatapku lalu meletakkan handphonenya diatas meja.

“Yuri ah, aku ingin bertanya kepadamu. Apakah benar Luhan itu menyukai Yoona, adik kelas kita ?” Gumannya.

Aku terdiam sesaat, rasanya mulutku tak dapat berbicara. Yah, Luhan sosok namja yang menyita perasaanku, sosok namja yang berhasil membuatku menutup hati untuk orang lain dan sosok namja yang kucintai. Aku masih menatap Taeyeon dengan tatapan kosong lalu menggelengkan kepalaku pelan.

“Jinjja ? kukira mereka sudah menjadi sepasang kekasih” Taeyeon menatapku dengan tatapan kecewa. Hh, mungkin dia mengira kalau aku berkata ‘tidak’ padahal aku juga tak tau.

“Entahlah, ku tak tau” gumanku pelan, Taeyeon menganggukkan kepalanya pelan lalu tersenyum simpul padaku. Aku hanya menghela nafasku lalu membalikkan badanku dan menatap lurus kedepan.

Aku terluka..

<<<<>>>>

            Aku dan Seohyun duduk dikantin seraya memakan makanan yang kami pasan. Entahlah, aku memang hari ini benar benar tak memiliki mood. Bahkan saat Seohyun mencoba melemparkan candaan kepadaku, aku hanya terdiam dan tersenyum tipis, sama sekali tak menghiraukan candaannya. Membosankan.

Dari kejauhan, aku dapat melihat sosok Luhan sedang berjalan dengan beberapa teman akrabnya. Dia memang memiliki sebuah gang yang beranggotakan 4 orang atau mungkin lebih, entahlah aku tak terlalu mengikuti tentang teman temannya. Disana, sudah ada Baekhyun, Chanyeol dan Kris.

Aku memang tak terlalu dekat dengan teman temannya bahkan aku tak dekat dengan Luhan. Dulu, Luhan sangat suka berkata padaku kalau Chanyeol menyukaiku. Tapi, aku memang tak menyimpan perasaan dengan namja tampan bernama Chanyeol itu. Bagiku dia hanyalah seorang teman biasa.

Luhan juga pernah memarahiku saat aku tak menerima pernyataan cinta dari Chanyeol. Hey ! itu bukan salahku, aku memang tak mencintainya, untuk apa aku menerimanya ? bukankah aku bisa melukai hati Chanyeol lebih dalam lagi ?

Sejak saat itu, aku diam diam menjadi seorang stalker. Seseorang yang selalu mengikuti kabar tentang Luhan, mencari tau kepribadiannya lebih dalam lagi dan aku terjatuh didalam hatinya.

Diam diam aku mencintainya..

Aku dapat melihat sosok Luhan dan teman temannya berjalan melewatiku dan Seohyun dengan tampang cuek, yah mungkin hanya Chanyeol yang tersenyum padaku. Aku tau, dia masih menyimpan perasaannya padaku.

Kedua mataku, terus mengikuti sosok Luhan. Mereka menghentikan langkahnya disebuah bangku yang tak jauh dari tempat dudukku. Bangku yang sedang diduduki oleh beberapa orang yeoja dan salah satunya, Yoona.

Sesaat, hatiku ini terguncang. Perasaanku menjadi was was, berharap Luhan tak akan menyatakan cintanya pada yeoja yang sering disebut dengan charming girl itu. Aku mengigit bawah bibirku sedangkan pandanganku masih tertuju pada sosok Luhan yang nampak duduk disebelah Yoona.

Luhan, mengertikah kau ? aku tak kuasa melihat dirimu duduk disebelah yeoja lain walaupun aku tau dia yeoja yang kau cintai. Aku tak bisa menahan gejolak hatiku yang tak rela melihat dirimu dengan orang lain. Aku masih belum bisa menahan luka yang semakin menyeruak dan terus melukai hatiku.

Aku ingin melupakan sosokmu, walaupun aku tau tak mudah untuk melakukan hal itu. Aku ingin memisahkan dirimu dan yeoja itu tapi.. aku tak dapat melakukannya, aku terlalu lemah untuk melakukan hal itu.

“Mianne, tadi kau berkata apa Oppa ?” Ujar Yoona dengan suara yang cukup keras. Sontak, aku menatap kearah mereka. Aneh, tapi jantungku tiba tiba saja berdegup tak karuan. Aku tak sanggup mendengarnya.

“Saranghae..” Guman Luhan dengan lantang. Tubuhku membeku, tak sanggup berkata apapun selain hanya memandang mereka dengan beribu kesedihan yang terpancar melalui sorot mataku.

“Mwo ?”

“Yak, Saranghae !!” Suara Luhan kini menggema dikantin. Aku tersenyum tipis, Bodoh !! dia benar benar bodoh, kenapa dia.. Ah, aku merasa aku benar benar gila !!

Aku harus pergi dari sini, Yah aku harus pergi. Tapi, kakiku rasanya sudah membatu disana. Aku tak dapat bergerak, aku hanya bisa terdiam seribu bahasa dan menahan perih yang diakibatkan pisau yang sudah menyayat hatiku. Aku bodoh !!

“Unnie..” aku menatap Seohyun yang sekarang menatapku dengan tatapan sedih. Aku kembali tersenyum tipis, mungkin Seohyun tau kalau senyuman yang kupasang merupakan sebuah senyuman paksa. Mungkin, dia juga tau kalau aku terluka sekarang, dia memang tau semuanya tentangku.

“Em, Seohyun ah. Aku harus pergi dari sini” Ujarku yang kemudian bangkit dari dudukku dan meninggalkan Seohyun yang mungkin masih memandangku dengan tatapan sedih disana. Mianne, Seohyun.

<<<<>>>>

            Sejak saat itu, aku tak pernah mengikuti semua kabar tentang Luhan. Aku tak pernah bertindak sebagai stalker dikehidupannya. Walaupun aku tau, sebuah luka masih membekas dihatiku dan sebuah cintaku padanya masih tertinggal. Tapi itu tak ada gunanya lagi, ada orang lain yang sudah membantuku melupakan sosoknya, membantuku lepas dari keterpurukanku selama ini, Yah dia adalah Sehun.

Aku, memang tak sepenuhnya terlepas dari sosok Luhan. Sering kali, aku sengaja datang kekelasnya untuk bertemu dengan Sehun walaupun sebenarnya tujuan utamaku aku ingin melihat kabarnya. Apakah dia masih terluka sama seperti saat itu ?

Yoona menolak mentah mentah saat Luhan menyatakan cintanya. Bahkan dia berteriak dengan sangat keras sehingga membuat seluruh murid yang ada dikantin tau. Aku sempat kaget saat mendengar cerita Seohyun saat itu, tapi disisi lain aku sangat bersyukur.

Sekarang, aku sedang berada didalam kelas Sehun. Kedua mataku menatap sosok Luhan yang kini memandang buku yang ada dihadapannya dengan sebuah pandangan kosong. Hatiku kembali bergejolak, seolah aku juga sedang merasakan apa yang sekarang Luhan rasakan. Aku tak bisa melihatnya terus seperti ini, aku tak bisa melihatnya terluka.

“Kau terus saja memandanginya” suara itu masuk begitu saja kedalam telingaku. Sontak aku memalingkan wajahku dan menatap sosok Sehun yang nampak tersenyum menggodaku. Aish, kenapa dia selalu berkata seperti itu ?

“Apa yang kau bicarakan hm ?” Gumanku kesal, Sehun nampak mengerutkan bibirnya lalu berdecak kesal.

“Jadi, kau datang kemari hanya untuk melihatnya ? lebih baik aku yang datang kekelasmu saja” Aku terkekeh mendengar ucapannya, Sehun kau selalu bisa membuatku tertawa walaupun sebenarnya kau sedang kesal padaku.

“Kau cemburu, heh ?” Ujarku seraya menompang kepalaku dengan kedua tanganku dan menatapnya dengan tatapan jahil. Sehun menyipitkan matanya lalu menggelengkan kepalanya pelan.

“Tidak ! lebih baik aku membaca buku saja” Ujar Sehun yang kemudian memalingkan wajahnya dan menatap buku yang sekarang ada ditangannya. Aku hanya terkekeh pelan lalu kembali menatap sosok Luhan yang sekarang meletakkan kepalanya diatas meja dan memandang kearahku.

Aku harap kau akan bahagia, suatu hari nanti..

Entahlah, tapi aku sangat senang melihatnya seperti itu. Walaupun terkadang aku juga terluka kalau terus memandang wajahnya yang tak lagi tersenyum. Sekarang, aku tak ingin terikat lagi dengannya. Dia merupakan sebuah buku yang lebih baik jika kututup rapat rapat dan kusimpan.

Tuhan,

Aku sangat berterima kasih padamu, karena kau sudah membuatnya merasakan luka seperti yang kurasakan. Tapi, aku tak sanggup melihatnya terus seperti itu. Buatlah dia bahagia, sebagaimana aku bahagia bersama Sehun. Aku tak ingin terus melihatnya seperti itu karena aku juga terluka..

“Sehun, jangan pernah tinggalkan aku” Ujarku seraya mengenggam tangan Sehun. Sehun yang tadinya sibuk membaca buku menatapku dengan tatapan bingung, sedetik kemudian dia tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

“Aku berjanji”

<<<<>>>>

FIN

Mianne kalau misalnya ceritanya aneh, engga nyambung, dan Gj. Tolong komentar kalian😀

Gumawo^^

26 responses to “[Vignette] Thanks

  1. bentar-bentar, masih nggak mudeng, jadi ceritanya sehun dan yuri udah saling suka dan di ending mereka jadian gitu unni? o.O -maklum agak oon- ^^v

  2. Kasian luhannya.
    Yoona kejam ih, cwo seganteng itu di tolak mentah2
    Gumawo sehun krna udah ada untuk mnghibur yuri*peluksehun#digamparyuri
    Sehun pngertian bgt ya

  3. annyeong aku readers bru…
    yoona kjam bgt,msa luhan ditolak…trus yuri dri kpn suka sma sehun,koq critanya lngsung jdian ya…mian ya aku agk lola solanya…hehe
    awalny udh bgus koq,mngkn klo ada critanya pas sehun sblum jdian atw pas jdian ma yuri bkl lbih bgus lg…ok deh ditnggu ff2 lainnya ya

  4. Kya, bagus thor !!!
    ditunggu ff lainnya, khususnya yang I’m Wolf sama Good Criminals
    Fighting thor

  5. Bagus deh yoona tolak luhan oppa habis aku ga sanggup liat luhan oppa dan yoona pacaran soalnya aku ga rela luhan oppa ama yoona hahaha rasain di tolak yoona makanya jgn sakiti hati yul unnie tp untung ada sehun oppa tp rasanya yul unnie ada rada2 masih suka ama luhan oppa aku jd kasian liat sehun oppa thor klu boleh buat sequel dong yul unnie ama sehun oppa buat yul unnie memang bener2 lupain luhan oppa dan buat yulhun menikah hehehe

  6. Daebak!!aku kira disini Yoong jg cinta sm Luhan,eh trnyata enggak,ditolak mentah2 sm Yoong smp teriak.Disini YulHan sama2 terluka ya···kasian kasian kasian*plak.But ada Sehunnie yg membuat Yul cukup terhibur···
    Btw,klo blh sequel ne
    Keep writing thor!!

  7. haii aku reader bruuu di blog ini slam knal yahh thorrr..
    btww ff.y bgusss
    sehun baik bnget ama yuri….. n mreka pcarannn… cieeee yg lgi pcarannn hehehe
    d tnggu krya yg lain.y
    ff yulhun d bnyakin yahhhhh
    hwaiting!!!!1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s