Always By Your Side (Part 3)

530658_470181909712379_1571967093_n

Title : Always By Your Side (Part 3)

Writer : Woo Rin Hyeon

Length : Part (5 Part and 1 sequel)

Genre : Romance,Sad,Family,Friendship,Happy Ending 

Staring :
Sulli f(x)
Minho SHINee
Chanyeol EXO K
Krystal f(x)
And Others

Rated : 14+ *Tolong anak DI BAWAH 14 tahun silangkan Close TAB anda*

Massage : Hi Readers !! Mianhae, kalo nunggu luamaaa banget soalnya masih ribet Sama kegiatan sekolah,Mianhaeyo readers *bow*. Semoga readers suka🙂 . HAPPY READING !!

Last Part..

“Komandan ! Gawat!” Teriak seorang prejurit penjaga memasuki ruangan Minho yang sedang mengadakan pertemuan dengan beberapa komandan “Ada apa?” Tanya Minho “Ini komandan” kata prajurit itu sambil memberikan selembar kertas ‘Malam pukul 22.00 penyerangan akan diluncurkan,kami berbaik hati member tahukannya,bersiaplah’ “Sial !”

Krystal dan Sulli melihat berita “Korea Utara telah menyatakan perang,dan pasukan Korea Selatan terus menambah personil karena terlalu banyak koraban jiwa yang jatuh”,Krystal lalu melihat kea rah Sulli dengan wajah khawatir,Sulli hanya menatap televise dengan serius sambil memenganggi perutnya, Oppa apa kau akan baik-baik saja ? batinya.

<><><>

I’ll Always By Your Side
I’ll Keep that promise, no matter what will happen to us

<><><>

@Evening at 21.30
#Author Side

         Semua prajurit terjaga,tak ada yang membiarkan dirinya terlelap tidur untuk mengantisipasi serangan apapun yang malam ini,tak terkecuali para komandan, Minho dan salah salah satu komandan yang bertugas,Donghae bertugas mengendalikan Informasi yang nantinya akan menjadi bukti ancaman Korea Utara untuk menjadikannya sebagai pembelaan Negara,juga tidak membiarkan diri mereka lengah sedikitpun. Minho duduk di bangku bagian pemantauan CCTV,meskipun wajahnya menghadap lurus menuju layar pengawas,tetapi fikirannya melayang kemana-mana,ia bingung dan khawatir,kelahiran anak pertamanya tinggal menghitung hari,apa yang harus dia lakukan ? pertanyaan itu yang terus menghantuinya,bahkan kini keadaan semakin rumit ditambah dengan kesediaan prajurit yang semakin sedikit,mustahil jika dia bisa pulang seminggu atau dua minggu kedepan, “HUFT~” sesekali ia menghembuskan nafas dengan berat,Donghae yang berada di sampingnya,tentu saja tahu apa yang sedang dirasakan teman seperjuangannya ini,

          “Tenang Minho-ya,semuanya tak akan lama,Sulli-ssi pasti mengerti” hiburnya sambil menepuk bahu Minho pelan, “Hyung,aku ingin menemaninya disaat-saat sulit,karena memang kita sudah berjanji tak akan meninggalkan satu sama lain dalam keadaan senang maupun duka” kata Miho,disaat yang sama terlintas sekilas di benaknya kenangan dimana mengikat janji dengan Sulli,tak terasa hampir dua tahun -sejak mereka menikah- lamanya mereka bersama, “Yang terpenting saat ini,kita harus pulang dengan selamat” kata Donghae sambil menampakan senyuman ‘angle’-nya, “Ya,itu benar” sahut Minho lemas,ia masih ragu apakah ia bisa pulang dalam situasi seperti ini.

@MinSul House

Sedari tadi Sulli tak dapat menutup matanya,padahal biasanya ia tidur lebih awal,tapi ada apa dengan malam ini? Apa hal buruk akan terjadi?,ia melihat ke sampingnya,sebuah tubuh telah tertidur dengan nyenyaknya,siapa lagi kalau bukan tubuh yeodongsaengnya (adik perempuan),Krystal. Ia pun bangun,beranjak dari kasur,lalu dengan hati-hati melangkahkan kakinya menuju pintu,ia tak mau Krystal tidur larut lagi hanya untuk menjaganya,dia tahu Krystal sudah cukup lelah dengan pekerjaannya di kantor. Perlahan ia menuruni tangga sampailah ia di ruang keluarga,ia pun duduk di Sofa empuk favouritenya dan Minho,menelusuri setiap sudut ruangan itu,setelah puas memandangi ruangan itu,ia melihat kearah jari manisnya yang terpasang sebuah cincin perak dengan sebuah safir biru kecil berbingkai pita yang sangat cantik,ia tersenyum,lalu melepas cincin itu dari jari manisnya,dilihatnya dengan teliti,meskipun ruang keluarga sedang dalam keadaan agak gelap -karena lampunya redup- tapi tulisan yang ada di dalam cincin itu tetap terlihat jelas dimata Sulli, ‘Choi Minho & Choi Sulli’,ia tersenyum meski hatinya tak bisa ikut tersenyum.

Ia memeganggi perutnya yang sudah semakin membesar, “kau merindukan Appa juga? Hm,Eomma juga sedang merindukannya, sangat merindukannya,Semoga ia bisa kembali dengan selamat”,katanya sambil khawatir memejamkan matanya,lalu berbicara dalam hati, “Ya Tuhan,lindungilah Minho oppa,jangan sampai terjadi hal buruk padanya,Tuhan. Tuhan,tolong katakan padanya,kami merindukannya,Amin”,perlahan matanya mulai terasa berat,sampai ia tertidur beberapa menit setelahnya,sambil menggenggam cincin pernikahannya.

Evening 23.53
@Pos Pengawasan di perbatasan

Semua masih berjaga,Chanyeol yang bertugas di lantai bawah masih setia membuka matanya lebar-lebar,tangannya membawa senjata panjang milik prajurit pada umumnya,hatinya berdebar cepat,ini kali pertama ia bertugas dalam keadaan meneganggkan seperti ini,sesekali ia memikirkan tunangannya,Han Hyera,apa dia sudah makan ?,apa dia sudah tidur ?,keadaan saat ini tidak mendukungnya untuk sekedar menelfon bertanya pertanyaan itu pada Hyera, “SMS saja tidak bisa,apalagi Telfon -,-“, batinnya,bukan karena ia tidak punya pulsa,tapi memang untuk semenjak ancaman dari Korea Utara itu sampai di Pos,keadaan negara dinaikan levelnya menjadi Darurat,apa daya,secara otomatis para prajurit tidak bisa melakukan sesuatu yang sifatnya pribadi,tapi tiba-tiba..

“GRUBUK!” terdengar sebuah suara seseorang jatuh tak jauh dari tempatnya berdiri, dengan sendirinya tubuhnya berbalik kearah suara itu berasal,ia benar-benar merasa sedang bermain ‘Counter Strike’ secara real, “Tap..Tap..Tap” kini terdengar suara beberapa pasang kaki berlari,Chanyeol yang tak mau melewatkannya langsung,perlahan namun pasti ia mengikuti suara itu,

#Chanyeol Side

“Tap..Tap..Tap” suara itu masih terus terdengar sepanjang koridor menuju lantai atas,dan aku terus mengikutinya, ‘Dug..Dug’ benar-benar!,suasana ini sangat menegangkan sampai membuat jantung berdegup lebih kencang dari pada saat aku mencium Hyera *plak* ,”lebih baik aku menginformasikan pada prajurit lain saat ini”,fikirku,aku mengambil walkie talkie yang ada di saku celanaku,mataku masih terus tertuju kedepan tak akan melewatkan sedikitpun gerak-gerik suara itu,ku tekan tombol untuk memasukkan suaraku,tapi.. aneh? Biasanya ada suara semut(?) sebelum tersambung dengan unit walkie talkie yang lain,tapi ini kosong,aku menghentikan lagkahku,mengecek apa yang salah,dari baterai,alatnya,hingga kabel,tak ada yang salah, “Sial,kenapa tidak berfungsi disaat seperti ini ?!” umpatku,Ah Jjinja! Tak ada cara lain,aku harus memberitahu yang lain,Hm .. sekarang dilantai dua,ya? Oh ! Luhan Hyung dan Kris Hyung ! Eh,tunggu sebenarnya aku tadi ke lantai dua,mau apa? *Gubrak* , “ Ya Tuhan !”, aku menepuk dahiku,Ah! Aku kehilangan jejak mereka,lebih baik aku harus segera meminta bantuan yang lain,fikirku,

“DUOR!”

tiba-tiba suara terdengar tembakan,sepertinya berasal dari ruang penjagaan? Oh,tidak! Luhan hyung,Kris Hyung !,aku mempercepat langkahku belari,ini benar-benar tidak boleh terjadi,mereka tidak boleh menjadi korban pertama malam ini,sekarang aku hanya perlu untuk belok ke kanan dan sampai, ah sudah kuduga..“Tidak.. aku terlambat” kataku,kaki lemas hingga aku menjatuhkan lututku cukup keras ke lantai,kini di depan mataku terlihat jelas bercak darah dari kedua jasad sahabatku yang berlumuran darah,tak terasa aku meneteskan air mataku,mereka yang selalu membantuku saat kami sedang latihan fisik yang merupakan kelemahanku,mereka roomate yang seru,tapi kini.. aku tak akan tertawa lagi bersama mereka, “bukankah kita berjanji untuk bekerja sama?” kataku,hatiku semakin membara,aku benar-benar marah,ku genggam erat senjata yang berada di tanganku,aku beranjak bangun dan berlari meninggalkan mereka, “Sobat,aku akan membalasnya,meski mungkin ini juga akan menjadi malam terakhirku,aku janji” tekadku.

@00.01
#Author Side

Sementara di ruang Informasi,masih belum mendapatkan tanda-tanda penyusup,Minho sedang memasang peluru pada senjatanya,sedangkan yang lain (termasuk Donghae) masih memantau CCTV yang telah terpasang di beberapa sudut yang dianggap strategis,

#Minho Side

“Hoam..” aku menguap dengan rileksnya, ku letakkan pistol yang baru saja ku isi peluru diatas meja didepanku bersama dengan pistol yang lain,Jam menunjukkan pukul 00.03 dini hari,sudah 15 jam aku tidak istirahat wajar kalau aku sangat mengantuk,tapi tak diduga tiba-tiba ‘DUOR !!’ suara tembakan sangat nyaring terdengar membuatku langsung membuka mataku lebar,semua yang ada di ruangan ini saling menatap satu sama lain,mengisyaratkan bahwa tak ada yang tahu apa yang terjadi saat ini, “Mereka sudah mulai bergerak! Sebagian ikuti aku keluar,sebagian disini berjaga,Komandan Minho segera kirimkan panggilan S.O.S ke kantor pusat,pegang senjata kalian !!” perintah Donghae,kami langsung mengambil senjata yang berada diatas meja secara acak,lalu aku langsung menuju komputer yang menghubungkan Kantor Pusat dan Pos,lalu mencari ini data ‘Advice’ dan ‘KLIK’ Sinyal S.O.S telah dalam proses dikirimkan,

TAPI ..

‘Sorry,This S.O.S is not Invalid,please check the connection’, AH?! Masih sempat tidak ada koneksi disaat penting seperti ini ?!, “Coba cek koneksi Pos ini!” printahku pada salah satu prajurit yang berada didekatku,ia pun berlari menuju alat-alat hardware yang terkumpul di sudut ruangan,dan sesekali mengecek software didalam komputer, “Komandan,sepertinya koneksinya diputus secara paksa menggunakan kode pemutus,tidak ada masalah sama sekali pada Hardwarenya”,katanya,aku langsung terduduk lemas “Apa yang harus kita lakukan?”,aku benar-benar hilang akal.

***To Be Continued..***

Gimana readers,bagus gak? Mianhaeyo kalau tidak maksimal.Oh,ya sekedar saran bagi para readers yang bisasanya suka baca FF sambil dengerin lagu yang cocok dengan suasana FFnya,bisa dengerin( Waiting-IU ) saat menceritakan Sulli gak bisa tidur,terus (Black Paradise-BEAST) untuk yang pas Mata-mata Korea Utara mulai bertindak🙂 .

Jangan lupa Commentnya,Ya !,Maaf kalau ngepostnya terlalu lama *bow* author akhir-akhir ini sedang sibuk kegiatan sekolah. Dan Sampai jumpa di FF selanjutnya😀 *Teleport*

19 responses to “Always By Your Side (Part 3)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s