I’m Late [Oneshoot]

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast : Choi Sooyoung , Kwon Yuri, Xi Luhan

Rating : General [PG 13]

Gerne : Sad, Romance, Friendship

Lenght : Oneshoot

Warning : Not For Silent Reader and Plagiator, Kalau kalian ga suka pairingnya jangan baca ne😀 Boleh baca tapi jangan ngebash😀

Message : Semoga kalian menyukainya, Happy reading ^^

NB. FF Ini aku bagi menjadi 2 SIDE, Yaitu, Yuri  dan Sooyoung jadi FF ini kayak mencurahkan isi hati mereka ^^

~~** Love **~~

Bisakah aku mengulang waktu, membuat dirimu berada disampingku dan terus melakukan hal itu sampai kau menyadari kalau aku telah jatuh cinta padamu ?

Kenapa kau selalu tersenyum lembut pada yeoja itu, menatap kedua mata hitamnya, mengelus pucuk rambutnya perlahan, mengenggam erat tangannya, memelukknya.. kenapa kau melakukan semua itu dan membuatku hanya terdiam layaknya orang bodoh disini..

Aku mencintaimu, apakah kalimat itu tak cukup untuk menggambarkan betapa cintanya aku padamu ? Haruskah aku melakukan hal lainnya ?

~~** Love **~~

Sooyoung  POV

Aku tersenyum menatap Luhan yang kini sedang duduk disampingku, Luhan nampak sedang asyik memainkan laptopnya, dia memang sedang mengerjakan tugas dari Songsaenim. Aku duduk disini saja karena songsaenim menyuruhku untuk mengamati tingkah namja ini.

“Ah, sampai kapan aku harus menulis buku ini ? Sampai aku matipun tak akan selesai” Gerutu Luhan kesal, dia menatap sebuah buku yang memiliki halaman sekitar 800 halaman. Aku terkekeh melihat sikapnya.

“Kau itu, berlebihan sekali ? setelah ini juga akan selesai” Ujarku mencoba memberinya semangat walaupun secara tak langsung. Luhan mengendus kesal kemudian kembali menghela nafasnya dan tersenyum manis padaku.

“Lihat saja, aku baru sampai halaman 12. Lebih baik aku pergi dan mencari seorang yeoja yang bisa kujadikan yeojachinguku daripada aku menulis seperti ini”

Aku tersenyum nanar, menatap sikap Luhan yang terlihat kalau ingin sekali memiliki yeojachingu yang baru. Padahal baru saja dia putus dengan yeoja yang bernama Im Yoon Ah, tapi sekarang dia sudah ingin mencari yang lain. Kenapa dia tak pernah melihat sosokku yang selalu ada disampingnya ?

Hm, menyakitkan memang kalau harus menghadapi sikap namja yang sama sekali tak mencintaimu padahal kau sangat mencintai sosoknya, tak ingin lepas dari sosoknya dan selalu tersenyum mendukung semua yang dia lakukan walaupun itu menyakitiku.

“YA !! Sooyoung, kenapa kau melamun ?” Guman Luhan seraya menepuk pelan bahuku, aku yang terlonjak kaget hanya tersenyum tipis kepadanya kemudian menghela nafasku perlahan.

“Kau tadi mengatakan apa, Luhan ?”

Luhan mengembungkan pipinya saat mendengarkan apa yang kuucapkan, sedangkan aku hanya terdiam seraya tersenyum tipis padanya. “Aku tanya, apa kau mengenal yeoja cantik itu ?” Gumannya pelan seraya menunjuk yeoja cantik yang kini sedang duduk disamping yeoja bernama Im Yoon Ah, yah mantan kekasihnya.

“Yoona ?” Tanyaku yang masih menatap yeoja itu, Luhan menggeleng keras kemudian menghela nafasnya kasar. “Bukan, Bukan.. yang duduk disebelahnya” Ujarnya lagi, aku menyerngit kemudian menatapnya dengan tatapan aneh.

“Yuri Unnie, Waeyo ?”

~~**LOVE **~~

            Aku duduk terdiam disini, menatap Luhan yang terlihat sangat bersemangat menceritakan kejadian saat dia kencan dengan seorang yeoja yang bernama Kwon Yuri. Senyumannya terus saja mengembang bahkan semakin lama semakin lebar.

Namja itu memang tak mengetahuinya, sebuah senyuman yang kupasang ini bukanlah senyuman tulus hanya sebuah senyuman palsu dengan harapan dia akan menyadari semua yang kusembunyikan dibelakangnya. Tapi, kenyataannya dia tak menyadarinya sama sekali tak menyadari semua itu. Dia bukan orang yang tak peka, hanya saja dia tak memahami perasaanku.

“Kau tau kan, kalau aku suka dengan yeoja berambut hitam lurus, murah senyum, sopan, cantik,sexy, dia juga pendiam dan baik. Dan Yuri memiliki semua itu, mungkin aku akan menyatakan cintaku padanya, Hmm.. hari ini”

Nafasku tercekat, tatapanku kembali kosong dan kembali menampakkan seutas senyuman palsu padanya. Dari ciri ciri yeoja yang dia sukai saja aku tak ada didalamnya sama sekali bahkan aku sangat bertolak belakang dengan yeoja idaman Luhan.

Kedua mataku menatap iris hitam Luhan yang nampak berbinar binar. Dia tersenyum senang dan sibuk memainkan handphone berwarna putih miliknya, Tak berapa lama, dia menolehkan kepalanya dan tersenyum padaku. Kemudian menyodorkan handphonenya kepadaku. Sekilas aku dapat melihat sosok yeoja cantik yang menggunakan dress bermotif bunga bunga sedang tersenyum manis disana.

“Bukankah dia cantik ?” Ujar Luhan, senyumannya mengembang indah. Aku kembali tersenyum tipis dan menganggukkan kepalaku pelan, dia memang cantik tak perlu berbohongpun sudah terlihat betapa cantiknya yeoja itu. Luhan terkekeh palan kemudian menarik handphone itu, kedua matanya menatap yeoja itu yeoja yang dia puji puji.

Dia memang yeoja yang cantik Luhan, Unnieku memang cantik bukan ? Kau tau, Yuri Unnie itu kakakku dia adalah Unnie yang selalu mendengar ceritaku tentangmu. Unnie yang selalu kuceritakan padamu, Tapi kenapa sekarang kau jatuh cinta padanya sementara aku, aku yang mencintaimu tak kunjung merebut hatimu ?

“Luhan.. Eh, Sooyoung kau juga ada disini ?” Guman seseorang, aku yang tadinya menundukkan kepalaku kini mengangkatnya dan menatap sosok yeoja cantik yang kini berdiri seraya tersenyum padaku.

“Yuri Nonna, kau mengenalnya ?” Guman Luhan yang nampak aneh dengan sikapku dan Yuri Unnie. Yuri Unnie tersenyum senang kemudian menghela nafasnya perlahan. “Ne, Tentu saja. Dia Dongsaengku”

Sekarang, tinggal menunggu kabar gembira bukan ? melihat Unnieku dan namja yang kucintai tersenyum bahagia juga akan membuatku tersenyum. Walaupun aku tau, ada setitik luka disana.

Hm, andaikan aku dapat mengulang semuanya aku tak akan membiarkanmu dekat dengan Yuri Unnie, pasti akan kuberanikan diriku untuk berkata padamu kalau aku mencintaimu, Luhan.. Andaikan..

END SOOYOUNG SIDE

~~**LOVE **~~

Yuri POV

Aku duduk dibangku taman bersama namja yang baru saja berstatus sebagai namjachinguku. Namja yang akan selalu menghiasi hari hariku dengan wajah tampannya dan senyumannya yang manis. Aku akan menjaganya, aku tak akan membiarkannya pergi menjauh dariku, Karena aku mencintai sosoknya.

“Aku sempat heran, kenapa kau bisa mempunyai dongsaeng seperti Sooyoung ?” Guman namja yang sekarang duduk disampingku, aku menyerngit menatap wajahnya yang berbinar binar itu kemudian terkekeh pelan. Kenapa dia berkata seperti itu ? Bukankah aku dan Sooyoung itu mirip ?

“Bahkan kau lebih terlihat mirip Yoona, Chagi” Ujarnya yang kini sedang mengamati wajahku, tiba tiba saja wajahku memanas saat Luhan menatapku dengan tatapan itu. Sontak ku palingkan wajahku, Aish pasti wajahku sudah memerah sekarang.

“Bukankah aku dan Sooyoung mirip ?” Gumanku yang masih memalingkan wajahku. Sekarang aku tak memandang wajah Luhan jadi, aku tak mengerti ekspresi apa yang sedang dia tampakkan. Aku dapat merasakan tangan Luhan memegang wajahku kemudian menggerakkan kepalaku perlahan agar sekarang menatapnya.

“Lihat aku, jangan memalingkan wajahmu seperti itu” Guman Luhan, nada bicaranya terlihat sekali kalau dia tengah kesal. Aku hanya terkekeh mendengar ucapannya lalu menghela nafasku perlahan.

“Entahlah, aku masih sulit memahaminya. Sooyoung itu memang tak mirip denganmu”

Aku masih terdiam seolah tak memperdulikan ucapan Luhan. Apa aku akan mendapatkan hukuman ? Aku tau Sooyoung mencintai Luhan, tapi kenapa aku menerima Luhan menjadi namjachinguku, Kenapa aku tak memperdulikan perasaan dongsaengku sama sekali ?

“Kau sakit, Nonna ?” Ujar Luhan seraya menyentuh keningku. Aku tersenyum padanya lalu mengambil tangan Luhan yang menempel dikeningku dan menggelengkan kepalaku perlahan.

“Memangnya aku terlihat sakit ?” Gumanku lemas, Luhan terdiam dia nampak tengah mengamati wajahku, sedetik kemudian dia menggelengkan kepalanya pelan. “Aku hanya takut, kau sakit Nonna. Aku benar benar mengkhawatirkan keadaanmu”

~~** Love **~~

Sooyoung POV

Ada sesuatu yang ingin kuungkapkan kepadamu sejak dulu. Sesuatu yang selama ini terpendam didalam hati kecilku. Sebenarnya aku ingin mengatakannya kepadamu, Tapi.. ada beberapa hal yang membuatku tak berani untuk mengatakannya. Salah satunya adalah malu.

Aku malu,

Apakah kau akan menertawakanku ?

Akankah kau akan meninggalkanku yang terpaku disini ?

Apakah kau akan menganggapku sebagai teman yang selalu ada disampingmu ?

Apakah kau akan menatapku dalam kemudian mengerjaiku ?

Aku tak tau,

            Namun, suatu hari aku akan memberitaukan hal itu kepadamu, tak perduli reaksi apapun yang kau berikan padaku aku akan menerimanya. Termasuk harus merelakan hatiku ini terluka. Yang pasti aku hanya ingin kau tau.

Tetaplah berada disini,

Dan jangan pernah tinggalkan aku..

 

Kedua mataku terpejam, aku hanya terdiam menatap senyuman yang menghiasi wajah Yuri Unnie dan Luhan. Mereka nampak bahagia, bahkan sangat bahagia. Apa aku bisa menghancurkan hubungan mereka ? Menjadi duri diperjalan cinta mereka ? Menghancurkan semua impian yang Luhan bangun, menghapus senyuman Yuri Unnie yang telah lama tak kulihat. Aku tak mampu, itu menyakitkan.

Sekarang, aku hanya bisa berjanji pada matahari, berjanji pada hatiku sendiri tak akan membuat kedua orang yang kucintai itu sedih. Akan tetap tersenyum walaupun hati ini merasakan sebuah, LUKA..

~~** Love **~~

END

20 responses to “I’m Late [Oneshoot]

  1. kasian soo unnie hiks…hiks… pasti yulnie bingung mau milih luhan atau sooyoung
    sabar ya soo unnie *peluk soo unnie* #plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s