Don’t Touch My Girl [Part 1]

artposter_donttouchmygilr [Julistyjunghaae]

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast : Xi Luhan, Kwon Yuri, Byun Baekhyun

Other Cast : Seo Joon Hyun, Im Yoon Ah, Kim Jong In, Park Chanyeol

Rating : General [PG 13]

Gerne : Romance, Friendship

Lenght : Chapter

Warning : Not For Silent Reader and Plagiator, Please Don’t Bashing !!!

Poster by : exoshidaefanfiction.wordpress.com [Julistyjunghaae]

Message : Annyeong^^ Sebenernya ini FF yang mau dibuat adikku tapi dia tiba tiba aja males buat jadi aku yang ngetik, hehe soal posternya itu nama Authornya adikku. maaf kalo FF nya jelek. Hehe.. Hope You like ^^,

NB. Anggap aja Semua Cast itu Seumuran ^^

SHS itu Senior High School ok !!

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

Awan lembut itu, terbentang indah menghiasi langit. Warnanya yang lembut membuatku terpaku olehnya, SAMA.. Sama saat aku melihat sosokmu yang berdiri dihadapanku, aku terpesona dengan cantik yang kau pancarkan..

Aku tau, kita hanyalah sebuah hati yang tak mungkin bersatu. Lagipula, aku juga tak menyukaimu.. Untuk apa ? Kau yeoja yang menyebalkan dan Bawel !!

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

Author POV

Disebuah sekolah, yang bernama SHS SM nampak seorang yeoja sedang duduk sendirian sedang menunggu teman temannya. Yeoja itu termenung, menatap bunga bergoyang goyang tertiup angin. Dia tersenyum kecil pada beberapa orang yang lewat dihadapannya.

YA !! Kwon Yuri, kau sedang apa disitu ? menunggu jodohmu datang ?” Teriak sosok namja tampan yang berdiri tak jauh dari tempat Yuri duduk. Dibelakang namja itu sudah berdiri dua orang namja yang juga tampan, mereka bertiga nampak terkekeh pelan. Yuri, mendengar namanya disebut menolehkan kepalanya dan menatap ketiga namja itu dengan tatapan kesal.

“Xi Luhan, jaga ucapanmu !!!” Teriak Yuri dengan keras, mungkin bisa membuat telinga berdengung sebentar. Yeoja itu nampak menghela nafasnya perlahan lalu berjalan menghampiri namja yang dia sebut dengan nama Luhan.

“Yuri ah !! Kau mau kemana ?” Teriak Yoona dan Seohyun secara bersamaan kemudian langsung berlari menghampiri Yuri yang nampak sibuk dengan emosinya yang kian meledak ledak. Dengan cepat Yoona dan Seohyun mengapai tangan Yuri bermaksud menyuruhnya itu berhenti sebelum dia dan Luhan kembali beradu mulut.

YA, kau itu kalau bicara difikir dulu. Jangan seenaknya saja, Menyebalkan !!”

Yuri menatap ketiga namja itu, Yah.. Chanyeol, Luhan dan Kai. Mereka nampak menampakkan sebuah evil smirk pada Yuri sehingga membuat Yuri kembali geram. Yuri mencoba melepaskan tangan Yoona dan Seohyun yang sudah menghalanginya untuk memukul namja namja yang ada dihadapannya.

“Kenapa kau tidak kemari ? Kau tidak berani ?” Ujar Kai mencoba meremehkan yeoja cantik itu. Yuri nampak menahan amarahnya yang tiba tiba saja membludak karena ucapan Kai. Dia masih menatap namja itu dengan sebuah tatapan yang tajam.

“Yoong, Seo apa kau tak dengar yang mereka ucapkan ? Cepat lepaskan tanganku, aku ingin memberinya pelajaran !!” Kedua mata Yuri menyipit seolah itu sebagai ancaman untuk Yoona dan Seohyun. Yoona dan Seohyun saling berpandangan lalu menggelengkan kepalanya pelan.

Aniya, nanti kalian berdua bisa masuk BK”

“Kami sudah terbiasa Yoong..” Ujar Luhan dengan nada manja membuat Yuri ingin muntah sekarang juga. Dia menatap namja itu dengan sebuah tatapan kesal, dia bukan cemburu hanya saja dia tak suka melihat namja itu terlihat centil dengan sahabatnya apalagi Luhan itu bernotabe sebagai musuh bebuyutannya.

“Yak Kau itu benar benar !!”

Yuri yang geram langsung melepas tangan Yoona dan Seohyun paksa, dan tenaga yang dia keluarkan itu tak sia sia. Genggaman tangan Yoona dan Seohyun terlepas dan Yuri langsung berjalan menghampiri Luhan berniat untuk membunuhnya sekarang juga.

PLAK !!!!

Tangan kanan Yuri sudah menempel tepat dipipi Luhan. Luhan hanya terdiam, dan memegang pipinya bekas tamparan Yuri. Yoona, Seohyun, Kai dan Chanyeol hanya terdiam seolah tak percaya dengan apa yang dilakukan Yuri pada Luhan. Sedetik kemudian Luhan menampakkan sebuah senyuman jahil pada Yuri. Membuat Yuri memandangnya dengan tatapan aneh.

“Apa, saat memukulku kau tidak mengeluarkan tenaga sama sekali ? Lihat, tidak terasa apapun !!” Ujar Luhan seraya memperlihatkan pipi kanannya pada Yuri dan berhasil membuat Yuri mendelik pada Luhan, yeoja itu kembali geram karena ucapan Luhan terkesan benar benar merendahkan Yuri.

“Tapi, Hyung.. pipimu merah..”

“Kau tidak dengar apa yang diucapkan Chanyeol ? Pipimu merah, Luhan.. apa kau yakin kau mau lagi ? Lagipula dengan senang hati aku akan memberinya padamu”

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

            Songsaenim membawa Luhan dan Yuri menuju kesebuah ruangan yang biasa mereka datangi. Hampir setiap hari mereka disana, Bukan bukan setiap hari mungkin sehari bisa 3 kali bahkan bisa lebih. Taemin Songsaenim terus menarik kedua orang itu dengan kasar, sedangkan Yuri dan Luhan saling menatap tajam satu dengan yang lain.

“Kalian berdua lagi ?” Ujar Minho Songsaenim yang nampak bingung saat melihat Yuri dan Luhan berada didalam ruangannya padahal baru saja mereka keluar, lebih tepatnya 2 jam yang lalu. Yap, Minho Songsaenim adalah guru BK di SHS SM.

Luhan dan Yuri mengendus pelan kemudian duduk dihadapan Minho Songsaenim tanpa disuruh, memang sudah biasa mereka berdua melakukan hal itu. Jika mereka bertengkar, Minho selaku guru BK yang akan menjadi penengah perselisihan mereka. Toh, itu juga tak membuat mereka berhenti bertengkar. Justru mereka semakin lama semakin melunjak. Entah sampai Kapan Minho menjadi penengah diantara mereka, atau Minho akan menjadi penengah sampai mereka berdua menjadi sahabat baik. Tapi, yang menjadi masalah adalah kapan mereka akan menjadi sebagai sahabat ?

“Aku lelah mendengar alasan kalian yang.. Yah, sama saja setiap hari”

Ucapan Minho tadi, berhasil memecahkan keheningan yang sempat terjadi diruangan itu. Berhasil membuat tatapan tajam yang Luhan lontarkan pada Yuri itu terhenti, berhasil membuat Yuri berhenti memaki maki Luhan. Dan berhasil membuat semua aktivitas tak berguna diruangan itu berhenti.

Luhan dan Yuri saling menghela nafas mereka masing masing. Mulut mereka berdua sama sama bungkam enggan mengatakan apapun. Sedetik kemudian mereka saling menolehkan kepalanya sehingga kedua mata itu bertemu.

“Kau !! Katakan saja kalau kau itu mengidolakanku Kwon Yuri, Jangan mengikuti semua perlakuanku !!” Ujar Luhan kesal, dari nada dia berbicara sudah sangat terlihat kalau dia sedang mengancam Yuri. Yuri hanya terdiam kedua matanya itu menyipit seolah menantang Luhan sehingga membuat Luhan semakin kesal dan geram.

“Kau bilang apa ? Mengidolakanmu ? Hanya yeoja bodoh yang mau mengidolakanmu, termasuk yeoja yeoja yang sekarang sedang mengejar kejarmu.. Cih, lagipula masih ada namja lain yang lebih tampan darimu. Xi Luhan !!”

SKAKMAT !!!

Luhan mendelik menatap Yuri yang kini sedang mengulurkan lidahnya bermaksud sedang mengejek namja tampan itu. Sekarang, dia sedang berfikir kira kira perkataan apa yang bisa lebih menyakiti hati yeoja yang ada dihadapannya ini. Hati kecilnya itu sebenarnya lebih memilih untuk tak mendengarkan ucapan Yuri tapi dia mengabaikannya.

“Sudah, berhenti bertengkar !!!”

“Sebagai hukumannya, pergi kelapangan !! Berdirilah disana sampai jam sekolah berakhir, Yoona dan Kai akan mengawasi kalian. Jangan berusaha untuk kabur” Ujar Minho dengan nada bicara yang tinggi. Luhan dan Yuri kembali menghela nafas mereka kemudian menganggukkan kepala mereka dengan malas.

Ne.. ne.. terserah Saeng saja” Ujar Yuri kemudian bangkit dari duduknya dan berjalan menuju keluar kelas diikuti Luhan. Minho hanya terdiam seraya menggeleng gelengkan kepalanya berusaha untuk sabar menghadapi dua remaja itu.

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

            Namja itu nampak sedang mengamati sekolah yang baru dia datangi. Dia melukiskan sebuah senyuman yang dia lukiskan diwajah tampannya. Ini adalah hari pertamanya dia berada disekolah ini, dia baru saja pindah dari Canada. Dan ini hari kedua dia datang keSeoul.

Langkahnya terus saja berjalan sampai sesuatu membuat langkahnya terhenti. Kedua matanya itu tertuju pada sosok yeoja cantik yang keluar dari ruangan BK dan berlari menuju kelapangan, diikuti oleh seorang namja tampan dibelakangnya.

Kedua matanya masih tertuju pada yeoja cantik itu, entah berapa kali dia melihat yeoja cantik didunia ini tapi tak ada yang secantik dia. Kedua matanya berputar, masih mengamati yeoja berkulit coklat itu. Sedetik kemudian, kedua matanya beralih menatap namja yang sekarang berdiri disampingnya.

Namja yang menurutnya cukup tampan dengan rambut berwarna kuning membuatnya terlihat sangatlah tampan. Baekhyun tersenyum tipis, sekarang dia beranggapan kalau namja itu adalah sahabat yeoja cantik itu atau bisa juga sebagai namjachingunya.

“Ah, kurasa dia sahabatnya. Tak mungkin dia namjachingunya”

Senyuman itu tak lagi menghiasi wajahnya,..

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

YURI POV

Aku berdiri ditengah lapangan seraya menutupi wajahku dari sinar matahari yang cukup terik. Memang sih, hari ini tidak terlalu panas tapi lama lama aku bosan berdiri disini dengan namja jelek ini tanpa dialog sama sekali. Kalau bukan karena namja ini, aku pasti tak akan dihukum seperti ini. Jujur saja, ini sangatlah membosankan.

Tatapanku kembali tertuju pada Yoona dan Kai yang terlihat sedang duduk dibangku yang berada dibawah pohon tepat dibelakangku. Aku masih terdiam tapi kali ini aku hanya bisa mengendus kesal. Lihat saja mereka, duduk duduk ditempat yang teduh memakan Ice Cream pula. Sedangkan aku.. aku harus berdiri disini dengan namja jelek ini. Aish, berpanas panasan pula !!

“Ah, aku ingin Ice Cream..” Rengekku pelan, masih menatap Yoona dan Kai yang terlihat tengah tertawa disana. Mulutku tiba tiba saja sudah maju beberapa cm. Hm, aku benar benar haus. Sampai kapan aku berada disini ? Sebuah tatapan bodoh kulontarkan pada Luhan.

“Kau ini mirip anak kecil”

Aku menatap Luhan dengan sebuah tatapan tajam. Kemudian kembali menghela nafasku dan kembali menutup wajahku dari sinar matahari yang terik itu.

YA !! Kai, mana minumanku ?” Teriak Luhan memanggil Kai. Dia menatap Kai dengan tatapan kesal. Sedetik kemudian, Kai berlari kearah kami dengan membawa sebuah Ice Cream rasa Blueberry, Namja itu menyodorkan Ice Creamnya pada Luhan.

Hh.. aku juga ingin Ice Cream..

Aku terdiam dan mengembungkan pipiku. Menatap langit yang terik itu tak menatap Luhan sama sekali, aku tak ingin namja itu membuatku ingin merebut Ice cream itu. Pabo !! Aku juga ingin Ice Cream, tidak mungkin kan kalau aku minta pada Luhan, Harga diriku akan terjatuh saat itu juga.

Kedua mataku terpejam, aku dapat merasakan rasa sakit menerpa kepalaku. Kepalaku tiba tiba saja menjadi pusing, tanganku bergerak menyentuh tangan Luhan. Perlahan kubuka kedua mataku.. pandanganku juga menjadi buram, semakin lama semakin gelap dan..

BbbRrruakkk…

~~~ Don’t Touch My Girl ~~~

TBC

Bagaimana dengan Ffnya ? Apa kalian menyukainya ? Hmm.. semoga saja ne, jangan lupa Komentar ne..

And Last Gumawo ^^

40 responses to “Don’t Touch My Girl [Part 1]

  1. yang pingsan deh, itu pegang2 tangan luhan reflek apa emang ngikutin kata hati ya??? kkk seru nih lanjut unni~~~ ^^v

  2. lanjut thor lanjut bayangin yuri luhan tarung kek gitu wkwkws, itu yg murid pindahan bekyun ye /apa buruan lanjut thor

  3. lanjuuut thoor, seru nih ceritanyaa aku penasaraan sama kelanjutannya thooor, genre school life aku suka banget thoor hehehe

  4. Omo yuri unnie pingsan ya ada baekhyun yeei seneng bngt dateng2 lngsng jatuh cinta pada pandangan pertama neh ama yuri hehehe oh ya btw posternya cntk tuh aku suka posternya ingin liat BaekYulHan moment neh

  5. Annyeong eonni ceritanya daebak dan lucu banget ditunggu next partnya ya eonni jgn lama-lama eonni ^_^
    Keep on writing
    Fighting

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s