GO !! GO !! Luhan !! [Oneshoot]

Gogo

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

Xi Luhan

SNSD

Rating : General

Gerne : Romance, Friendship

Length : Oneshoot

Warning :

Not For Silent reader, Plagiator and Warning Typo

Message :

Annyeong ^^ Saya kembali dengan sebuah FF Absurt hehe ^^

Happy Reading ne ^^

~~** GO GO **~~

“Luhan !! Kau harus menang !!”

“Luhan !! Fighting !!”

“Luhan !! Kajja, masukkan bolanya !!”

“Luhan !! Kau pasti bisa !!”

“Luhan !! GO !! GO !!”

“Luhan !! Palli, masukkan bola itu !!”

“Luhan !! Awas dibelakangmu !!”

“Luhan !! Kau hebat sekali !!”

“Luhan !! Luhan !!

Yah, semua yeoja meneriaki nama namja itu, Luhan Luhan dan hanya Luhan. Entahlah, namja itu mendengarnya atau tidak tapi..

“Kenapa mereka semua meneriaki Luhan ?”

~~** GO GO **~~

Author POV

Namja itu tersenyum dan melambaikan tangannya pada Ummanya. Kemudian dengan cepat mengayuh sepeda miliknya menuju kesekolah, selama perjalanan dia nampak tersenyum senang. Yah, tentu saja besuk dia akan menjadi kapten sepak bola disekolah.

Luhan terus mengayuh sepedanya sampai kedua matanya itu melihat sosok yeoja cantik tengah berjalan. Luhan kembali mempercepat kayuhannya sehingga sekarang posisinya dan yeoja itu sama. Dia menghentikan sepedanya dan tersenyum pada yeoja itu.

“Yoona, kenapa kau berjalan kaki ?”

Yeoja yang dipanggilnya dengan sebutan Yoona itu terdiam dan menampakkan sebuah senyuman malu diwajahnya. Luhan menatap Yoona dengan sebuah tatapan aneh kemudian melihat jam tangan yang bertengger ditangannya.

“Kajja, naik.. nanti kita bisa terlambat” Ujar Luhan senang, Yoona menatap Luhan dengan tatapan bingung kemudian berjalan menghampiri Luhan dan naik kesepeda Luhan.

“Pegangan !!” Ujar Luhan yang kemudian melajukan sepedanya.

“Kudengar, besuk Oppa akan bertanding sepak bola. Em, Fighting ne” Ujar Yoona, Luhan tersenyum senang baru kali ini Yoona mau mengajaknya berbicara. Yah, mereka memang dekat tapi Yoona sangat jarang mengobrol dengan Luhan. Itu semua karena Yoona malu.

“Ne, Gumawo.. Yoong”

~~** GO GO **~~

            Luhan duduk dibangku yang sering dia tempati. Dia meletakkan tasnya kemudian mengeluarkan sebuah buku dari dalam tas itu. Membukanya dan membaca buku itu, Yang ternyata adalah sebuah buku diary milik yeoja yang dia sukai. Dia tidak mencurinya, tapi Sehun yang memberinya buku itu. Sehun mengambilnya dari kamar Nonnanya.

Sebuah senyuman terukir indah diwajah Luhan yang masih sibuk membaca buku itu. Dia sudah membacanya berkali kali, namun sama sekali tak ada rasa bosan dihatinya. Justru dia sangat ingin membacanya terus dan terus.

“Luhan..”

Luhan mendongakkan kepalanya dan menatap sosok yeoja cantik dihadapannya. Kedua matanya membulat, dengan cepat dia memasukkan buku diary yang tadi dia baca. Tiffany menyerngit menatap Luhan yang terlihat aneh baginya, tapi dia berusaha menghilangkan semua itu dan tersenyum pada namja ini.

“Wae Nonna ?” Ujar Luhan yang kini menatap Tiffany bingung, Tiffany hanya mengukir sebuah senyuman diwajahnya. Kedua matanya itu nampak ikut tersenyum. Wajahnya terlihat begitu cantik bagi Luhan.

“Kau harus menang dalam pertandingan itu”

~~** GO GO **~~

            Luhan berlari kencang hendak menuju kekantin sekolah, sampai langkahnya terhenti karena menabrak seseorang. Luhan dapat merasakan tubuhnya terpental hebat ditambah lagi beberapa buku yang menjatuhinya. Namja itu segera bangkit dan mengambil buku buku yang berserakan dilantai.

“Ah, Seohyun. Mianne, Aku tak sengaja” Ujar Luhan, dia masih mengambil buku buku yang berjatuhan itu, diikuti dengan Seohyun. Seohyun nampak tersenyum, sesekali dia menatap Luhan yang terlihat tampan dimatanya. Kedua matanya tak bisa lepas dari sosok Luhan, Yah.. Seohyun menyukai Luhan begitu juga dengan yeoja yeoja lain.

“G..gwenchana Oppa”

Seohyun nampak ragu mengucapkan kalimat itu. Tapi, senyumannya kembali mengembang saat menatap Luhan tersenyum manis padanya. Jantungnya itu tiba tiba saja berdegup kencang. “Cha~” Luhan menyodorkan buku buku itu pada Seohyun. Lagi lagi, Seohyun tersenyum pada Luhan.

“Em, Gumawo. Oh ya, Oppa.. Kau pasti bisa memenangkan pertandingan itu” Ujar Seohyun senang. Luhan tersenyum padanya.

“Ah, Gumawo”

~~** GO GO **~~

            Luhan kembali menghentikan langkahnya, saat mendengarkan alunan musik lembut dari ruang musik. Suara piano itu mengalir lembut ditelinganya sehingga kembali membuat Luhan tersenyum. Langkahnya itu berjalan memasuki ruang musik, disana sudah ada Taeyeon yang sedang bernyanyi diiringi dengan suara piano.

“Luhan, sedang apa kau disini ?” Guman Taeyeon pelan, dia menatap Luhan dengan ekspresi kaget miliknya. Dia benar benar kaget karena Luhan, namja yang dia sukai bisa mendengarkan suara miliknya. Luhan tersenyum seraya menggaruk garuk belakang kepalanya pelan.

“Aku, hanya mendengar suara musik itu. Musik itu indah” Ujar Luhan senang, Taeyeon menatap Luhan dengan tatapan tak percaya. Luhan mengatakan permainan pianonya indah ? Ah, mimpi apa dia semalam ?

“Kau menyukainya ?”

Mendengar ucapan Taeyeon, Luhan menganggukkan kepalanya pelan. Wajah Taeyeon sudah terasa panas, senyumannya itu benar benar mengembang diwajahnya. Tapi, kini malah Luhan yang menatapnya dengan tatapan aneh sekaligus bingung. “Oh, kalau begitu aku pergi dulu ne. Annyeong Nonna”

“Luhan Tunggu, Kau besok harus menang !!”

~~** GO GO **~~

            Luhan kembali melangkahkan kakinya, kali ini tujuannya bukanlah pergi ke kantin melainkan pergi keruang dance untuk menemui Hyoyeon. Ia ingin mengatakan pada Hyoyeon kalau dia tak bisa datang ke studio dance nanti sore karena dia harus beristirahat.

“Hyoyeon Nonna, Nanti aku tidak datang kestudio” Ujar Luhan yang langsung to the point saat dia sudah berada didalam ruangan itu. Hyoyeon yang tadinya sibuk menari kini menatap Luhan dengan tatapan aneh.

“Apa peduliku ?”

Luhan kembali mencibir Hyoyeon saat mendengar ucapan Hyoyeon. Namja itu hendak melangkahkan kakinya meninggalkan ruangan dance, tapi langkahnya lagi lagi terhenti karena seseorang.

“Kau akan bertanding ?”

~~** GO GO **~~

            “Ah, Mianne Luhan. Aku tak sengaja” Ujar Sooyoung yang panik karena tak sengaja menumpahkan MilkJus yang baru dia beli dibaju Luhan. Luhan tersenyum tipis padanya kemudian menganggukkan kepalanya pasrah.

“Gwenchana, Nonna”

Luhan masih tersenyum tipis, kemudian membersihkan bajunya dengan tissu. Sooyoung hanya terdiam kemudian tangannya bergerak membantu Luhan, membersihkan baju seragam berwarna putih yang kini menjadi warna coklat.

“Luhan, kau marah denganku ?” Guman Sooyoung sehingga membuat Luhan menatapnya dengan tatapan aneh kemudian membalasnya dengan sebuah gelengan kepala yang menjawab pertanyaan Sooyoung.

“Em, kudengar kau akan bertanding besuk. Em, Fighting ne !!” Ujar Sooyoung senang. Luhan terkekeh pelan.

“Ne, Nonna.. Gumawo”

~~** GO GO **~~

            “Luhan, Tunggu !!” Teriak seseorang dari belakang Luhan, Sontak Luhan menghentikan langkahnya dan menatap yeoja berambut pendek itu dengan tatapan bingung dan aneh.

Yeoja itu menyodorkan sebuah buku berwarna biru kepada Luhan. “Ini bukumu, maaf aku baru mengembalikannya” Ujar Sunny senang, dia tersenyum manis pada Luhan. Luhan terkekeh pelan kemudian mengambil buku itu.

“Ne, Gwenchana Nonna”

Luhan masih mengukir senyuman yang sama, dia menatap Sunny yang kini masih tersenyum malu padanya.

“Nonna, Gwenchana ?”

Mendengar ucapan Luhan, Sunny menganggukkan kepalanya pelan lalu menghela nafasnya perlahan.

“Selamat bertanding besok..”

~~** GO GO **~~

            “Jessica Nonna, apa nonna tidak masuk kedalam ?” Ujar Luhan yang melihat Jessica sedang duduk dibangku taman dan tak masuk kedalam kelas padahal bel masuk sudah berbunyi. Jessica tersenyum pada Luhan kemudian menganggukkan kepalanya pelan.

“Kajja, kita masuk bersama” Ujar Jessica senang, Luhan menganggukkan kepalanya pelan lalu berjalan berdampingan dengan Jessica. Sedari tadi, Jessica sibuk menyembunyikan perasaan malunya terhadap Luhan, sedangkan Luhan hanya terdiam tengah mencari seseorang. “Luhan..”

“Ne..”

Luhan menatap Jessica yang kini juga kebetulan tengah menatapnya. Jessica tersenyum manis pada Luhan, tangannya sudah bergerak kesana kesini mencoba mengendalikan perasaan malunya terhadap Luhan.

“Kau, pasti bisa menang !!”

~~** GO GO **~~

            Luhan menghentikan sepedanya saat melihat sosok yeoja sedang duduk dihalte bis sendirian. Ini sudah bel sekolah bahkan sudah 1 Jam yang lalu. Luhan kembali mengayuhkan sepedanya dan berhenti tepat didepan yeoja manis itu. Luhan tersenyum kaku padanya.

“Nonna, belum dijemput ?” Ujar Luhan, dia tersenyum manis pada Yuri. Sedangkan Yuri menggelengkan kepalanya bermaksud membenarkan ucapan Luhan kalau dia belum dijemput. “Kajja, kuantarkan pulang” Luhan masih tersenyum pada Yuri sedangkan Yuri kini menatap Luhan dengan tatapan bingung. “Kajja”

Luhan tersenyum saat Yuri berjalan menghampirinya, Yuri naik diatas sepeda Luhan. Dia tak duduk melainkan berdiri, karena Sepeda Luhan adalah sepeda yang khusus untuk namja. Tangan Yuri menyentuh bahu Luhan, Luhan dapat merasakan sengatan hangat saat Tangan Yuri menyentuh bahunya, entah kenapa dia tersenyum.

“YA !! Luhan, Kenapa kau tak memberitauku ? Bukankah kau akan bertanding besuk ?”

Luhan terkekeh mendengar ucapan Yuri, senyumannya terus saja mengembang. Dia juga mengayuh sepeda dengan lambat, bukan karena dia merasa keberatan melainkan karena dia ingin lebih lama dengan yeoja yang kini berdiri dibelakangnya, Tak perduli teriknya matahari yang menerpa tubuh mereka.

“Hh, Mianne.. tadi aku mencarimu, tapi tak menemukanmu sama sekali”

~~** GO GO **~~

            Hari ini, sekolah dipadati olah SMU SM dan SMU GG. Mereka nampak sibuk menyoraki tim sekolah mereka masing masing. Namun, yang menarik perhatian adalah 9 diva sekolah datang dan mau duduk berpanas panasan disana.

“Ah, dimana Luhan ?” Gerutu Sooyoung yang celingak celinguk mencari sosok Luhan dilapangan. Tak ada yang menanggapi ucapannya, karena semua teman temannya juga sibuk mencari sosok Luhan.

“Dia terlihat tampan” Guman Yoona, kedua matanya menatap namja bernama Luhan itu, senyumannya mengembang. Sehingga membuatnya terlihat cantik.

Nah, sekarang pertandingan akan dimulai. Luhan nampak menggiring bola dan memasukkan nya kedalam gawang. “GOL !!!” Hal itu terjadi sempat beberapa kali, sekarang SMU SM lah yang memimpin pertandingan ini.

“Luhan !! Kau harus menang !!” Teriak Sooyoung sekencang kencangnya

“Luhan !! Kau tak boleh kalah !!” Teriak Yoona berusaha menyaingi ucapan Sooyoung.

“Xi Luhan, Fokus !!” Teriak Hyoyeon lebih kencang.

“Luhan !! Kau pasti bisa !!”

Karena kedelapan yeoja itu sibuk meneriaki namja yang mereka suka. Dan salah satu yeoja diantara mereka terlihat murung dan juga kesal, Yeoja itu mengembungan pipinya sedangkan kedua matanya masih tertuju pada satu titik, Xi Luhan.

“Kenapa mereka semua meneriaki Luhan seperti itu ?” Gerutu Yuri kesal, dia menapat sahabat sahabatnya yang sedang bertengkar memperebutkan Luhan, dan lama lama membuat yeoja cantik itu geram sendiri.

Pertandingan sudah dimulai sejak 90 menit yang lalu, kini pertandingan sudah berakhir dan hasilnya adalah SMU SM yang memenangkan pertandingan sepak bola antara sekolah ini. Seluruh penonton dan pendukung SMU SM turun kelapangan dan memberi selamat pada pemain sepak bola tersebut.

Kesembilan yeoja itu turun kelapangan dan berjalan menghampiri sosok namja yang tadi mereka suport. Namja itu nampak berhenti mengobrol dengan kawan kawannya dan berjalan menuju kesembilan yeoja itu, walaupun dia menuju pada satu yeoja.

“Nah, bagaimana aku sudah menang bukan ? Mana hadiahku ?” Ujar Luhan yang kini sedang berdiri dihadapan Yuri. Yuri menatap Luhan dan mengendus kesal, kemudian memukul kepala namja itu pelan.

“Kau minta hadiah apa ?”

Luhan tersenyum senang pada Yuri, namun dia terlihat tengah tersenyum evil sehingga membuat Yuri merasaka hal hal yang tak enak. Dibelakang mereka, Yoona, Seohyun, Tiffany, Sooyoung, Jessica,Taeyeon, Hyoyeon dan Sunny menatap Yuri dan Luhan dengan tatapan tak percaya sekaligus tatapan bingung.

“Cium aku..”

Kedelapan yeoja itu dan juga Yuri membulatkan mata mereka saat mendengar ucapan Luhan, Seolah tak percaya dengan ucapan Luhan. Sedangkan Luhan hanya tersenyum, wajahnya itu berbinar binar menunggu hadiah dari Yuri.

“Apa kau gila ?!!” Teriak Yuri kesal.

“Tidak, apa salahnya kalau aku minta dicium oleh yeojachinguku sendiri ?” Guman Luhan kesal dengan sikap Yuri, namja mengembungkan pipinya sehingga membuat Yuri tak tega untuk menolaknya apalagi dia sudah terlanjur berjanji.

“Sekarang ?” Ujar Yuri pelan, Luhan tersenyum lalu menganggukkan kepalanya pelan.

Yuri langsung berjalan menghampiri Luhan, dia sedikit berjinjit kemudian mengecup pipi Luhan dan mengembungkan pipinya. Senyuman Luhan kembali mengembang, wajahnya kali ini terlihat sangat berbunga bunga.

“Ah, Gumawo” Guman Luhan yang kemudian mengelus pucuk rambut Yuri pelan, Yuri terkekeh kemudian menganggukkan kepalanya senang.

“Tunggu !! Jadi, kalian itu sepasang kekasih ?” Ujar Jessica yang baru menyadari hal yang kini sedang terjadi. Luhan dan Yuri tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan.

“Ne, Oh ya.. mianne, kalau aku belum memberitau kalian. Hehe, aku lupa” Guman Yuri yang kemudian terkekeh pelan. Senyuman yang tadinya menghiasi wajah kedelapan yeoja itu luntur seketika.

“Whaat ??!!!!!”

~~** GO GO **~~

Annyeong ^^

Gimana, apakah Ffnya aneh ? Mianne kalau GJ atau gimana gitu -0-
Maaf juga kalau author bener bener jarang ngepost FF ini semua karena, Modem author yang pulsanya habis, lalu Author belajar buat Cover FF dan hasilnya adalah yang diatas ^^ dan beberapa minggu Author disibukkan dengan UTS, Classmeet, dan Reakreasi.. Heheh, sekali lagi Maaf ne ^^

Oh ya, kalian jangan lupa komentar.

Gumawo ^^

16 responses to “GO !! GO !! Luhan !! [Oneshoot]

  1. Wah author itu kissingnya kenapa ga di bibir aja #plakk otak yadong

  2. jiahh..
    ngakak pas baca yang member gg serempakan bilang Whatttt
    keren thor
    yg love light jgn lanjut lama-lama lho

  3. keseringan baca ff yg ciumnya d bibir, pas ff ini ciumnya d pipi jadi merinding sendiri hehe😄

    go go YULHAN!!! ^^

    • Bagus Thor^^
      Trus lucu juga deh waktu bagian mereka baru nyadar kalo Yuri pacaran sama Luhan^^

      Moga aja YulHan itu real

  4. WahH KEREN pake banget deh..itu buku diary ny yuri ya yg di baca sma luhan??
    Suka suka suka..
    Ff nya daebak thor..^^d

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s