y2s2 Called Love [Part 2]

Y2S2

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

SNSD [Yuri, Yoona, Sooyoung, Seohyun, Tiffany & Taeyeon]

EXO [Luhan, Kai, Chanyeol, Sehun]

Other Cast :

SNSD & EXO

Gerne : Romance, Friendship

Rating : General (Normal)

Length : Chaptered

Warning :

DON’T BE SILENT READERS, AND PLAGIATOR !! WE HATE THEM !!

Message :

Annyeong ^^

Kembali lagi dengan Author yang baik hati😀 *lupakan*. Sekarang kita *? Akan memasuki sesi Part kedua😀

Langsung aja😀 Happy reading ^^

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Sebuah Perasaan yang akan sulit diungkapkan saat aku melihat sosokmu, Aku memang mencintaimu..  Aku tak tau kalau kau lebih mencintai yeoja lain dibandingkan denganku, Aku hanya ingin KAU !!! CUMA KAU !!

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Part 1

“Kali ini, kau harus berjanji padaku.. jangan menangis lagi..” Ujar Kai sambil mengangkat kelingkingnya, Kali ini Yuri terkikik pelan kemudian mengunci kelingkingnya itu bersama dengan kelingking Kai. “Promise..” Ujar Yuri senang.

Sedangkan disisi lain, nampak sosok namja berdiri dikelas itu dengan tatapan pilu. Tangan kanannya itu mengepal. Dia tak tau kenapa dia tak suka saat melihat yeoja yang dia incar sejak dulu dekat dengan sahabatnya sendiri.

Sedangkan didepan pintu berdiri sosok yeoja cantik yang menatap Yuri dan Kai dengan tatapan licik. “Jadi belum cukup penderitaanmu, Kwon Yuri ? Kau sudah merebut Luhan.. sekarang kau mencampakkannya begitu saja ? Huh.. awas saja kau !!” Ujar Yeoja itu dingin kemudian berjalan meninggalkan kelas itu.

“Yuri Unnie, kami semua sudah mengambil lembaran ini !!” Ujar Yoona senang, ditangan kanannya ada banyak sekali lembaran. Yuri hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. “Gumawo..”

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Part 2

Author POV

Yuri membuang lembaran lembaran itu ditempat sampah. Kemudian berjalan lagi menyelusuri sekolah, Anehnya, Lembaran yang dia ambil sama sekali tak berkurang. Buktinya masih ada lembaran yang menempel pada mading sekolah, Bukannya habis tapi masih sangat banyak.

“Unnie, kenapa Lembarannya bertambah banyak ?” Ujar Yoona lemas, dia menatap Yuri dengan tatapan sedih kemudian melangkahkan kakinya dan mengambil lembaran yang menempel didinding, diikuti dengan Yuri, Sooyoung dan Seohyun.

“Yuri ah..” Ujar seseorang, sontak Yuri mendapati 3 namja sedang berdiri dihadapannya ketiga namja itu hanya tersenyum sambil melambaikan tangan mereka. “Sehun, kai dan Chanyeol. Waeyo ? Kami ini sedang sibuk !!” Gerutu Sooyoung yang kesal karena melihat Ketiga namja itu hanya berdiri dan melambaikan tangannya, bukannya membantu.

“Kami akan membantu Kalian !!” Ujar Mereka bertiga bersamaan, Yuri hanya menunjukkan seutas senyuman tipis lalu menghela nafasnya pelan. “Mianne, kalau aku merepotkan kalian !!” Ujar Yuri sambil mengambil lembaran lembaran yang menempel didinding mading, Yoona, Seohyun, Sooyoung, Sehun, Kai dan Chanyeol menatap Yuri dengan tatapan bingung kemudian tersenyum. “Kau tidak merepotkan kami, Lagipula kau sahabatku bukan ?” Ujar Chanyeol senang, Yuri hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. “Gumawo !!”

>>>

“Kenapa kalian hanya bertiga ? Memangnya Luhan mana ?” Ujar Sooyoung sambil menatap Kai, Sehun dan Chanyeol yang sedang duduk dihadapannya. “Itu, dia sedang duduk bersama Taeyeon !!” Ujar Sehun sambil menunjuk sosok Taeyeon dan Luhan yang duduk dibangku yang jaraknya tak jauh dari tempat mereka duduk.

“Aish, dia memang Play boy !!” Gerutu Seohyun yang kesal dengan sikap Luhan yang suka memainkan yeoja. Sehun menatap Seohyun dengan tatapan aneh. “Dia bukan Playboy, Sebenarnya dia tak suka kalau ada yeoja yang mendekatinya. Yah, dia tak ingin memberi sebuah harapan palsu” Ujar Kai menjelaskan sikap Luhan.

“Kalau dia tak memberi harapan palsu apa yang dia lakukan dengan yeoja yeoja itu ?” Ujar Yoona yang bertambah kesal. “Dia menyukai 1 yeoja, Yeoja yang cantik menurutku heheh..” Ujar Kai lagi, Yoona menatapnya dengan tatapan aneh lalu tersenyum. “Nugu ?” Ujar Sooyoung, Seohyun dan Yoona bersamaan. Sedangkan Yuri hanya diam mendengarkan ucapan mereka. “Itu rahasia !!”.

“Yuri ah, kenapa kau diam saja ?” Ujar Kai yang sedari tadi mengamati Yuri, Yuri hanya tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya. “Aniya, aku ingin beli puding lagi” Ujar Yuri yang masih tersenyum manis pada Kai, Kai hanya menganggukkan kepalanya pelan.

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Yuri POV

Segera kubangkit dari bangku kantin dan berjalan menuju penjual puding, Hh.. padahal aku sama sekali tidak lapar. Aku hanya bingung, siapa yang menempel kertas itu ? Padahal aku sama sekali tidak menyukai Luhan Sunbae.

Langkah kakiku ini terus saja berjalan, Yah walaupun sekarang sudah semakin lambat karena aku berjalan disamping Luhan Sunbae, Tapi untuk apa aku memperlambat  jalanku ? Bukankah dia sudah dengan yeoja lain ?

“Sunbae, kenapa kau selalu mendekati yeoja yang sok suci itu ?” Aku dapat mendengar suara Taeyeon Unnie saat aku berada didekatnya. Aku hanya bisa menghela nafasku. Hh, mungkin yang Taeyeon Unnie bicarakan bukan aku melainkan yeoja lain. Tapi, kenapa aku merasa kalau Taeyeon Unnie itu menyindirku ?

“Maksudmu ? Nugu ?”

Hhh, Aku semakin mempercepat langkahku dan tak menatap Luhan Sunbae lagi. Langkah kakiku kembali terhenti saat aku sudah sampai didepan penjual Kantin itu, Aku hanya tersenyum lalu mengambil sepiring puding coklat dan membayar nya dengan beberapa lembar uang. Sontak kubalikkan tubuhku,

Prannnggg…

Piring yang kubawa jatuh kebawah, karena tubuhku yang tanpa sengaja menabrak seseorang. Yah, dia adalah Tiffany Unnie. Aku segera membungkukkan badanku bermaksud ingin meminta maaf.

“Mianne, Unnie.. aku tidak sengaja” Ujarku yang masih menundukkan kepalaku. Tentu saja, baju Tiffany Unnie kotor karena terkena puding itu. Tiffany Unnie menatapku dengan tatapan kesal. “Aish, makannya kalau jalan itu lihat lihat !!” Ujarnya yang langsung pergi meninggalkanku. Aku hanya menganggukkan kepalaku pelan kemudian mengambil pecahan piring  yang ada dilantai.

“Hh, sini biar kubantu” Ujar seseorang, Ku dongakkan kepalaku dan mendapati sosok Kai sedang tersenyum dan mengambil pecahan pecahan kaca itu. “Gumawo, Kai ah..” Ujarku sambil memberinya seutas senyuman manis. Kai hanya menganggukkan kepalanya pelan.

“Kau baik baik saja bukan ?” Ujar Chanyeol yang menatapku dengan tatapan penuh tanda tanya aku kembali tersenyum dan menganggukkan kepalaku pelan. “Lain kali, kau perlu berhati hati Nonna” Kini giliran Sehun, aku kembali tersenyum dan menganggukkan kepalaku. Lalu mengambil pecahan pecahan piring itu.

“Kalian berdua ini cerewet sekali !!” Gerutu Sooyoung kesal, dia masih memakan Ice Cream, sedangkan Yoona dan Seohyun hanya terkikik pelan saat melihat wajah Sehun dan Chanyeol yang langsung murung karena omelan Sooyoung.

“Ah, aku buang ini dulu ne.. kau bersihkan saja yang masih tersisa” Ujar Kai, dia berjalan meninggalkan ku. Aku hanya menganggukkan kepalaku pelan, kemudian kembali membersihkan pecahan kaca tadi.

“Aw..”

>>>

Namja dihadapanku ini membalut jari telunjukku. Aku hanya terdiam, bukan menahan rasa sakit, melainkan aku sibuk memandang wajah tampannya itu. Namja itu terus saja memutar perban itu sampai tangan kanannya itu berhenti kemudian menatapku.

Segera kubuyarkan lamunanku, dan menatap keluar jendela. Hh, tentunya berpura pura tak melihat wajahnya. Namja dihadapanku ini hanya mengangkat bahunya dan kembali memutar perban itu. Aku juga kembali memandang wajahnya.

“Em, sudah selesai..” Ujar Namja itu sambil tersenyum kepadaku. Aku hanya menganggukkan kepalaku dan tersenyum senang kepadanya. “Gumawo, Sunbae..” Ujarku yang masih menatapnya dengan senyuman yang menghiasi wajahku. Luhan Sunbae hanya menganggukkan kepalanya pelan lalu menggaruk garuk belakang kepalanya pelan.

“Yuri ah..” Ujar Luhan Sunbae, aku tersenyum lalu mengangkat alis sebelah kananku. Dan menatapnya dengan tatapan bingung. “Ne..” Ujarku yang masih tersenyum senang. Luhan Sunbae nampak menghela nafasnya pelan.

“Em, nanti sore aku kerumahmu ne.. aku ingin meminjam buku matematika milikmu” Ujarnya, Kali ini namja dihadapanku hanya bisa memberiku sebuah senyuman kaku. Aku hanya menganggukkan kepalaku pelan. “Ne..”

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Author POV

“Mwo ? Luhan yang memberi Yuri Perban ?” Ujar Kai, dia sangat terkejut saat mendengar cerita dari Yoona. Sehun, Chanyeol, Seohyun, Sooyoung dan Yoona menatapnya dengan tatapan aneh sekaligus bingung. “Ne, Memangnya kenapa ? Kau cemburu ?” Ujar Sooyoung mencoba untuk menggoda Kai.

Kai malah menatap Sooyoung dengan tatapan kesal. “Aniya, aku tidak cemburu” Ujar Kai yang mencoba mengelak ucapan Sooyoung, mendengar jawaban Kai Sooyoung hanya bisa terkikik pelan sambil memengangi perutnya. Entah apa yang lucu, tapi yeoja itu ingin tertawa.

“Tapi, kalau difikir fikir memang aneh..” Ujar Chanyeol kini membenarkan ucapan Kai. Semuanya kini menatap Chanyeol dan Kai dengan tatapan bingung. “Apanya yang aneh ? Menurutku itu hal yang wajar, dia ingin membantu bukan ?” Ujar Yoona dengan kalimat bijak miliknya.

Seohyun dan Sooyoung menganggukkan kepala mereka membenarkan ucapan Yoona. Sedangkan Kai, Sehun dan Chanyeol menggelengkan kepala mereka.

“Bukannya begitu, Tapi tumben Luhan mau membantu orang apalagi itu seorang yeoja” Ujar Sehun yang meneruskan ucapan Kai dan Chanyeol, Namja itu terlihat menghela nafasnya kemudian tersenyum. “Kenapa kau tersenyum ?” Ujar Seohyun yang tiba tiba saja aneh dengan sikap Sehun.

“Aniya, Aku baru ingat sesuatu !!” Ujar Sehun senang, kedua matanya itu berseri seri, tapi semuannya malah menatapnya dengan tatapan datar sekaligus aneh miliknya. “Luhan Hyung akan membantu sosok yeoja yang benar benar dia cintai, Mungkin itu alasan kenapa dia membantu Yuri Nonna !!” Ujar Sehun.

“MWO !!?!?!” Teriak Kai, dia terlihat sangat terkejut mendengar ucapan Sehun. Namun, sedetik kemudian dia terkikik pelan. “Kurasa… Sehun benar” Ujar Kai, dia tersenyum senang pada teman temannya itu, Tapi teman temannya itu menatapnya dengan tatapan aneh.

“Kau menyukai Yuri ?”

>>>

“Ngomong, Ngomong mana Yuri ?” Ujar Chanyeol, dia menatap yeoja tinggi disampingnya itu dengan sebuah senyuman yang menungging diwajah tampannya. “Dia masih diUKS dengan Luhan, Wae ?” Ujar Sooyoung sambil membalas senyuman Chanyeol. “Aniya, aku hanya bertanya..”.

“Sooyoung ah, Kajja kita ke UKS. Kau tak ingin menyuruh sepupumu dan Yuri pulang ? Dari pada mereka berduaan” Ujar Chanyeol yang langsung menarik tangan Sooyoung menuju UKS, sedangkan Sooyoung hanya mengikutinya dengan malas.

>>>

“Kemana mereka ?” Ujar Sooyoung yang bingung karena ruangan UKS sudah kosong, tak ada Yuri dan Luhan. Yeoja itu menatap Chanyeol dengan tatapan bingung sekaligus kawatir. “Mungkin mereka sudah pulang, kajja kita pulang” Ujar Chanyeol senang, dia mengenggam tangan Sooyoung lalu menariknya menuju parkiran mobil.

“Kuantar pulang ne..” Ujar Chanyeol senang, dia tersenyum pada Sooyoung. Sooyoung yang merupakan yeoja yang cuek dan tek perduli dengan apapun hanya menganggukkan kepalanya pelan.

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Dari kejauhan, nampak sosok namja sedang berdiri didepan rumah mewah bercat putih itu. Namja itu seakan ragu untuk mengetuk pintu berwarna coklat yang ada dihadapannya. Baru saja dia ingin mengetuk pintu, Pintu itu sudah terbuka dan menampakkan sosok yeoja sedang tersenyum padanya.

“Sunbae, Kajja masuk” Ujar yeoja cantik itu ramah, Namja yang dipanggilnya dengan sebutan Sunbae itu hanya menganggukkan kepalanya pelan lalu masuk kedalam rumah dan duduk sisofa empuk yang berwarna putih.

“Emm, Minum ? Atau Makanan ?” Ujar yeoja itu yang kini menatap sosok namja dihadapannya dengan tatapan bingung. “Em, terserah kau saja” Ujar namja itu, dia masih menungging senyuman diwajah tampannya. Yeoja itu hanya menganggukkan kepalanya lalu bangkit dari duduknya dan berjalan menuju dapur.

Tak berapa lama, yeoja itu kembali dengan membawa sebuah nampan berukuran sedang yang berisikan makanan dan dua gelas minuman. Yeoja itu tersenyum lalu meletakkan nampan itu diatas meja.

“Ini buku yang Sunbae cari” Ujar yeoja itu sambil menyodorkan sebuah buku Fisika berwarna biru. Namja itu hanya menganggukkan kepalanya lalu tersenyum. Sebenarnya dia sama sekali tak berniat meminjam buku milik yeoja ini, Tapi dia bingung harus alasan apa.

“Em.. Jangan panggil aku Sunbae” Ujar Namja itu, dia masih saja menunging sebuah senyuman diwajahnya. Yuri menatap Luhan dengan tatapan bingung. “Memangnya kenapa ?” Ujar Yuri yang bingung dengan ucapan Luhan, Luhan hanya tersenyum lalu menggaruk garuk belakang kepalanya pelan.

“Aku hanya tidak suka saja, Kau boleh memanggilku Luhan Oppa.. Lagi pula kau dongsaengku bukan ?” Ujar Luhan senang, Yuri hanya mengohkan ucapan Luhan lalu menganggukkan kepalanya pelan. “Ne, Luhan Oppa..”

>>>

“Oppa, bagaimana dengan buku ini ?” Ujar Yuri sambil menyodorkan sebuah buku dengan sambul berwarna biru tosca, dihalaman depan tertulis ‘Saranghae’ dengan warna orange. Luhan menatap buku itu lalu menganggukkan kepalanya pelan.

“Mungkin buku itu bagus, coba baca belakangnya” Ujar Luhan yang langsung membalik buku itu. Luhan dan Yuri membaca buku itu berdua, setelah selesai Luhan hanya menatap Yuri yang masih sibuk membaca kalimat kalimat cinta dari buku berjudul ‘Saranghae’ itu.

“Aku ingin membeli buku ini, dan Oppa kau beli appa ?” Ujar Yuri sambil tersenyum manis pada Luhan, Luhan hanya terdiam lalu menyodorkan sebuah buku berwarna putih, dengan judul ‘Because of you’. Yuri menatap Luhan dengan tatapan aneh.

“Buku ini bagus Oppa !! Aku ingin meminjamnya jika kau sudah selesai membaca” Ujar Yuri senang, dia menatap Luhan dengan wajah yang berseri seri bagaikan matahari yang baru terbit. Luhan hanya terkikik pelan lalu mengacak ngacak rambut Yuri pelan. “Ne, ne.. Kajja kita kekasir” Ujar Luhan senang, dia langsung menarik tangan Yuri menuju kasir.

Setelah selesai membayar, mereka berdua langsung berjalan keluar toko buku itu. Luhan nampak menyodorkan tas berwarna biru itu pada Yuri, Yuri hanya menganggukkan kepalanya dan mengambil tas itu, Hh.. tas itu berisikan buku yang dibelikan Luhan.

“Yuri ah..” Ujar Luhan, dia menatap Yuri yang kini berada disampingnya. Yuri hanya menolehkan kepalanya dan menatap Luhan dengan tatapan bingung, tapi yeoja itu tersenyum. “Ne, Waeyo ?” Ujar Yuri. Yeoja itu masih tersenyum dan menghentikan langkah kakinya.

Luhan hanya menunjukkan sebuah senyuman kaku, seraya mengaruk garuk belakang kepalanya pelan. “Emm.. Saranghae..” Ujar Luhan, dia menatap Yuri dengan sebuah senyuman manis yang mengembang diwajah tampannya. Sedangkan Yuri dia hanya berdiri membeku, dan menatap Luhan dengan tatapan tak percaya.

“Kau, mau menjadi yeojachinguku ?” Ujar Luhan, dia kembali tersenyum senang dan menatap Yuri yang hanya diam seperti patung. Yuri menghela nafasnya pelan lalu menelan ludahnya dan menatap Luhan dengan tatapan bingung.

“Aku… A..ku.. Hhh..”

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

TBC

HAY.. Gimana dengan Part ini ? Semoga kalian suka ne, Amin..😀

Ah, Next Part ditunggu ya😀

Kalian jangan lupa komentar😀

And last Gumawo😀

 

33 responses to “y2s2 Called Love [Part 2]

  1. Huaa, kegantung thoor, ceritaanya, penasaran sama jawaban yurii, lanjuut ya thor, jangan lama lama hehe😀

  2. Author sukses bikin reader penasaran setengah idup (?)
    Disini yul eon kalem buanget..😀
    Jadi penasaran sma jawbannya.. -,-
    Jangan lama-lama thor..

  3. author seneng banget bikin orang penasaran
    hahaha,btw tae sma tiff kok jdi gtu jahatnya
    kan kasian yul uunienya jadi object penderitaan(?)
    heheh tpi mesti happy ending ya thor #maksa

  4. Nyesekkk bacanyaaa udh pengen tau apa yg mau di blg yulnie malah ada kata yg menggangu ‘tbc’
    Lanjutttt aja deh thorr

  5. Author jgn sad ending dong nnti äq nangis loe TT . TT klu sad ending nnti author di marahin hanyul loh

  6. MAU gtu yuri eonni. Penasaran eonni, ok lah klo bgtu ditunggu next part ny. Keep writing dn gomawo🙂

  7. Nanggung banget thor….. Nyesek banget klo udah liat tulisan TBC
    Jebal, lanjutkan thor…..😀

  8. thor, taeyeon sebenarnya bias kedua ku thor. gimana kalo buat taeyeon terakhirnya sama baekhyun? baekyeon thor~ lagipula jangan buat taeyeon jahat thor, please

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s