Y2S2 Called Love [Part 1]

Y2S2

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

SNSD [Yuri, Yoona, Sooyoung, Seohyun, Tiffany & Taeyeon]

EXO [Luhan, Kai, Chanyeol, Sehun]

Other Cast :

SNSD & EXO

Gerne : Romance, Friendship

Rating : General (Normal)

Length : Chaptered

Warning :

DON’T BE SILENT READERS, AND PLAGIATOR !! WE HATE THEM !!

Message :

Annyeong ^^

Kembali lagi dengan Author yang baik hati😀 *lupakan*. Sekarang kita *? Akan memasuki sesi part pertama😀

Langsung aja😀 Happy reading ^^

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Apa kalian tau hubungan antara cinta dan persahabatan ? Kurasa, ada hubungan unik diantara kedua hal yang menurutku sangat berbeda itu. Yah, walaupun aku tau.. Cinta itu pasti menggunakan sebuah perasaan sama hal nya dengan persahabatan..

Dan kurasa ada hubungan canggung diantara kedua hal itu..

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Author POV

Hari ini, merupakan hari pertama masuk sekolah. Seperti biasa, setiap pagi halaman sekolah sudah dipadati dengan murid murid baru. Mereka semua terlihat sangat senang dan berbagi cerita tentang pengalamannya saat liburan minggu lalu. Mereka nampak bergerombol kemudian tertawa bersama.

Begitu juga dengan empat orang yeoja yang sedang duduk dibangku taman, mereka terlihat sedang terfokus pada sosok aish, bukan empat orang namja yang sedang bermain basket dilapangan basket.

“Ah.. bukankah Luhan Oppa sangat keren ? Dia memang namja yang multi talent, bermain sepak bola bisa, pelajaran pintar.. Aish..” Guman Yoona sambil mengamati sosok namja tampan dengan rambut berwarna kuning itu. Seohyun dan Sooyoung menganggukkan kepala mereka menyetujui ucapan Yoona, Tapi terlihat Yuri sedang menatap Yoona dengan tatapan bingung.

“Kau tidak mengenal Luhan ?” Ujar Sooyoung menyelidiki, saat dia mengamati tingkah Yuri yang terlihat hanya diam dan mencari cari sosok bernama Luhan itu. Yuri menolehkan kepalanya dan menghadap Sooyoung yang duduk tepat disampingnya sambil menunjukkan cengiran diwajah cantiknya pertanda kalau Yuri tidak tau. Sooyoung menghela nafasnya kemudian mengamati sosok Luhan.

“Aniya, aku hanya kenal dia sebagai ketua osis. Itupun hanya sebatas tau, aku benar benar tak kenal namja itu” Guman Yuri dengan nada melas, Ketiga sahabatnya itu hanya menatapnya dengan tatapan tak percaya, bagaimana bisa dia tak mengenali namja yang sangat populer disekolah ?

“Padahal Luhan Oppa cukup populer” Guman Seohyun dengan nada kesal, Yuri hanya menatap ketiga sahabatnya dengan tatapan kesal. Tapi dia benar benar tak tau siapa namja yang Ketiga sahabatnya maksud.

“Kalau begitu ikut aku, aku akan mengenalkanmu padanya. Lagipula Luhan juga sudah kenal dengan Yoona dan Seohyun, dan dia penasaran dengan yeoja yang bernama Yuri” Ujar Sooyoung sambil menarik tangan Yuri menuju lapangan basket. Yuri hanya bisa menatap Sooyoung dengan tatapan bingung, bagaimana Luhan bisa kenal dengannya ?

“YA !! Luhan !!” Ujar Sooyoung saat dia dan Yuri berhenti ditengah lapangan basket. Mendengar teriakan Sooyoung, keempat namja itu berhenti bermain dan menatap Sooyoung dengan tatapan aneh. Kemudian melanjutkan bermain basket, kecuali namja yang bernama Luhan. Namja itu berjalan mendekati Sooyoung dan berhenti tepan didepan Sooyoung dan Yuri.

“Kau pernah mengatakan kalau kau ingin tau sahabatku yang bernama Yuri bukan ?” Ujar Sooyoung senang, Luhan menganggukkan kepalanya kemudian tersenyum simpul pada Yuri dan Sooyoung lalu membungkukkan badannya.

“Aku Luhan senang bertemu denganmu !!” Ujar namja itu senang, Yuri kembali tersenyum dan menganggukkan kepalanya senang. Namja bernama Luhan itu kembali tersenyum kemudian menggaruk garuk belakang kepalanya pelan. “Ah, Yuri.. senang bertemu denganmu juga” Ujar Yuri senang.

“Ah, Yoong, Seo !! Kajja kita bermain basket !!” Teriak Sooyoung, sontak Yoona dan Seohyun berlari kelapangan basket dan bermain basket dengan ke empat namja tadi. Kecuali Yuri dia lebih memilih berjalan kepinggir lapangan dan melihat sahabat sahabatnya yang sedang bermain. Melihat hal itu, Luhan segera berhenti bermain dan berjalan mendekati Yuri.

“Kajja, main !!” Ujar Luhan sambil mengulurkan tangan kanannya kepada Yuri. Yuri menatap tangan Luhan dengan tatapan bingung, kemudian menggelengkan kepalanya pelan. Sehingga membuat Luhan juga bingung. “Waeyo ?” Ujar Luhan yang bingung karena Yuri menolak ajakannya.

“Em.. aku tak bisa bermain basket” Ujar Yuri dengan nada bicara yang terkesan malu. Dia menggaruk garuk belakang kepalanya pelan kemudian tersenyum pada Luhan. Sedangkan Luhan hanya terkikik pelan kemudian menarik tangan Yuri menuju Lapangan basket.

“Ambil bola ini..” Ujar Luhan sambil menyodorkan bola basket kepada Yuri. Yuri hanya menganggukkan kepalanya pelan kemudian mengambil bola yang ada ditangan namja itu. Luhan tersenyum kemudian melempar bola basket itu kearah ring. “Nah, coba saja !!” Ujar Luhan yang pasti ditujukan kepada Yuri. Yuri menganggukkan kepalanya kemudian mempraktekkan seperti yang Luhan lakukan.

“Bisa ?” Ujar Luhan, Yuri tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya senang. Luhan juga tersenyum kemudian berjalan mendekati Yuri. “Lain kali, kau harus mencobanya dulu. Jangan katakan tidak bisa, kalau kau belum mencobanya. Arrasseo ?” Ujar Luhan sambil menunjukkan senyuman termanisnya pada Yuri. Yuri kembali tersenyum senang, Luhan membalas senyuman Yuri kemudian menggacak ngacak rambut Yuri pelan.

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

“Ah, minggir !! Ini berat !!” Ujar Seohyun sambil membawa senampan makanan kerah meja yang dia duduki dengan ketiga sahabatnya. Yoona, Yuri dan Sooyoung hanya terkikik pelan saat melihat Seohyun terlihat kesulitan membawa nampan itu. Tak berapa lama, Seohyun sampai dimeja tempatnya dan sahabatnya akan makan.

“Aish, nampan itu sangat berat..” Gerutu Seohyun kesal. Kemudian menatap ketiga sahabatnya itu dengan tatapan ‘Menyebalkan !’. Ketiga sahabatnya itu hanya terkikik pelan seraya memakan makanan yang tadi mereka pesan. “Hhh.. itu hukuman untukmu karena kau sudah memukul kepalaku dengan bola basket” Ujar Sooyoung dengan nada jengkel pada Seohyun, Seohyun hanya bisa menunjukkan cengiran diwajahnya itu.

“Ah… aku kan tidak sengaja..” Ujar Seohyun kemudian menggaruk garuk belakang kepalanya yang tak gatal. Yoona dan Yuri hanya mengangka bahu mereka kemudian memakan makanan yang ada diatas meja, sedangkan Sooyoung menatap Seohyun dengan tatapan sebal.

“Aish, sudah.. lebih baik, Kita makan saja !! Serbu !!” Ujar Yoona senang yang langsung melahap makanan yang tadi dia pesan. Ketiga sahabatnya itu hanya menatapnya tanpa berkedip kemudian terkikik pelan.

>>>

“Tiffany, kenapa kau menangis ?” Ujar Yuri yang langsung menghampiri sosok yang dipanggilnya dengan nama Tiffany itu. Dia menyentuh bahu Tiffany lembut, Tapi yeoja bernama Tiffany itu langsung menepisnya kasar. Sontak Yuri terlonjak kaget.

“Yul, ada apa ?” Ujar Yoona yang keluar dari kamar mandi, dia melihat Tiffany yang duduk sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Yoona langsung menghampiri Tiffany dan menatap Yuri yang juga terlihat bingung dengan Tiffany.

“Tiffany, Gwechana ?” Ujar Yoona lalu mengelus rambut Tiffany pelan, sekali lagi yeoja itu menepis tangan Yoona dengan kasar. Yoona dan Yuri saling bertatapan kemudian menundukkan kepala mereka. “Kalau kau punya masalah, kau bisa bercerita kepada kami.. Kami sahabatmu bukan ?” Ujar Yuri lembut, berharap Tiffany akan menceritakan keluh kesahnya kepada Yuri.

“Kalian bukan sahabatku lagi !! Pergi menjauh dariku !!” Teriak Tiffany yeoja itu semakin memperkeras tangisnya. Sontak Yoona dan Yuri kembali menjauhi Tiffany. “Ah, Mianne.. kalau gitu kami pergi dulu” Ujar Yoona pelan. Mereka langsung berjalan meninggalkan yeoja cantik itu.

“Mianne, Yuri ah.. Mianne.. Tapi aku tak suka melihatmu bersama dengan Luhan” Guman yeoja itu yang masih terisak didalam kamar mandi. Dia segera menghapus air mata yang membasahi wajahnya kemudian berjalan meninggalkan kamar mandi.

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

“Permisi, apakah kursi ini kosong ?” Ujar yeoja cantik itu, dia tersenyum manis. Ditangan kanannya dia membawa beberapa buku pelajaran dan beberapa novel. Namja yang diajaknya bicara itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan.

“Ah, Bolehkan aku duduk disampingmu ?” Ujar Yeoja itu lagi, wajah cantiknya itu tak berubah masih tetap tersenyum. Namja itu hanya menganggukkan kepalanya pelan dan lagi lagi tersenyum. “Em.. Kau itu temannya Luhan Oppa bukan ?” Ujar Seohyun senang, Namja itu menghentikan Aktivitas membacanya dan tersenyum simpul.

“Em, Siapa namamu ?” Ujar Seohyun lagi, Namja itu menolehkan kepalanya kemudian mengulurkan tangannya pada Seohyun. “Sehun, Kau ?” Ujar Namja itu singkat. Seohyun hanya menganggukkan kepalanya kemudian menjabat  tangan Sehun dan tersenyum.

“Seo Joon Hyun, Panggil aku Seohyun” Ujar Seohyun senang, Namja itu hanya menganggukkan kepalanya. Kemudian kembali fokus kepada buku yang yang dia bawa. “Kau sendirian ?” Ujar Sehun tiba tiba saja, dia menjadi tidak fokus membaca buku.

“Ne, Yuri, Yoona dan Sooyoung mana mau ku ajak pergi keperpustakaan” Ujar Seohyun dengan nada bicara seperti menyesal.

“Em.. suatu saat mereka akan suka” Ujar Sehun sambil menunjukkan senyuman diwajah tampannya, Seohyun yang terpaku melihat Senyuman namja itu hanya menganggukkan kepalanya pelan. “Ne, kau benar. Kurasa kau akan menjadi sahabatku..”

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

Taeyeon berjalan mendekati Luhan, Sosok Luhan kini duduk sendirian dibangku kantin sekolah sambil meminum minuman yang dia pesan.

“Annyeong, Sunbae..” Ujar Taeyeon sambil memasang senyuman semanis mungkin pada Taeyeon, Luhan yang tadinya hanya diam kini menolehkan kepalanya dan tersenyum pada Taeyeon. “Annyeong..” Ujar Luhan mencoba untuk seramah mungkin pada yeoja yang kini duduk disampingnya.

“Sunbae, sedang sendirian ?” Ujar Taeyeon lagi dia masih mengamati wajah Luhan yang tampan, Luhan yang sedari tadi hanya terdiam mencari seseorang hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. “Ne, Memangnya ada apa ?” Ujar Luhan yang kini menatap Taeyeon dengan wajah bingung miliknya.

Taeyeon tersenyum manis, “Apa Sunbae tidak keberatan kalau aku duduk disini ?” Ujar Taeyeon lagi, Luhan kembali menganggukkan kepalanya pelan. “Ne, Lagi pula aku sedang menunggu seseorang..” Ujar Luhan senang, dia celingak celinguk mencari seseorang.

Sampai, sebuah senyuman terukir diwajahnya saat melihat sosok yeoja sedang berjalan dan duduk dibangku kantin yang kosong. “Yuri !!” Teriak Luhan, sambil melambaikan tangannya, Sosok yang dipanggilnya dengan nama Yuri itu menolehkan kepalanya dan tersenyum pada Luhan.

Luhan segera beranjak dari duduknya, tapi sebelumnya dia tersenyum pada Taeyeon. “Aku pergi dulu ne” Ujar Luhan kemudian berjalan meninggalkan Taeyeon yang menatapnya dengan tatapan sebal saat Luhan sudah sampai dihadapan Yuri dan menunjukkan senyuman termanisnya.

“Aish, kenapa harus yeoja itu Oppa ? Aku malas berurusan dengannya !!” Gerutu Taeyeon kemudian beranjak dari duduknya, dan berjalan meninggalkan bangku itu.

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

“Dimana Sooyoung ?” Ujar Yuri yang kini sudah celingak celinguk mencari sosok yeoja yang bernama Sooyoung. Kedua sahabatnya, Yoona dan Seohyun hanya mengangkat bahunya tanda dia tak tau. Sedangkan Yuri hanya bisa menghela nafasnya pelan.

“Unnie, Kurasa kau semakin dekat dengan Luhan Oppa !!” Ujar Seohyun dengan nada pelan diikuti dengan anggukan Yoona. Yuri hanya menyerngit mendengar ucapan Seohyun kemudian terkikik pelan. “Ne, padahal kau baru saja mengenalnya” Imbuh Yoona, Wajah Yuri semakim memanas, Entah kenapa dia menjadi salah tingkah.

“Aniya, kami hanya berteman” Ujar Yuri singkat kemudian memainkan handphone miliknya, Yoona dan Seohyun saling bertatapan kemudian mengangkat bahunya masing masing, setelah itu mereka terkikik pelan.

“Unnie !! Unnie !! Lihat ini !” Ujar sosok yeoja yang tengah berlari menghampiri Yoona, Seohyun dan Yuri. Ketiga orang itu hanya menatap Sooyoung dengan tatapan aneh sekaligus bingung.

Sooyoung berhenti didepan sahabatnya itu dengan nafas tersegal segal. Tangan kanannya itu memegang lembaran kertas dan menyerahkannya pada ketiga sahabatnya. “Kertas itu, menyebar disemua dinding yang ada disekolah” Ujar Sooyoung dengan nada sedih.

Nafas Yuri tercekat, Bagaimana tidak lembaran ini menulis tentang dirinya.

“YEOJA JELEK YANG INGIN MENJADI YEOJACHINGU KETUA OSIS” begitulah tulisan yang tertera pada lembaran itu. Dibawahnya terdapat foto Yuri yang terlihat sedang mengobrol dengan Luhan.

Yuri menghela nafasnya pelan kemudian berlari meninggalkan teman temannya yang kini menatapnya dengan tatapan sedih. “Unnie !!!” Teriak Yoona, yang langsung mengejar Yuri diikuti dengan Seohyun dan Sooyoung. Sedangkan Yuri, dia tak memperdulikan teriakan sahabatnya itu.

>>>

Yuri langsung mencabut lembaran lembaran yang menempel pada dinding dan mading sekolah. Entah kenapa dia menangis, ditangan kanannya itu sudah mengumpul lembaran yang dari tadi dia ambil, Tapi lebaran itu tak kunjung habis.

Tangan Yuri masih bergerak mengambil lembaran yang tinggal satu satunya dimading kelas Luhan, Tempat sang ketua osis itu. Tapi tangan kanannya itu berhenti saat ada seseorang yang juga berniat akan mengambil lembaran itu.

“Kai..” Guman Yuri pelan, dia menatap namja yang berdiri dihadapannya ini dengan tatapan bingung, sedangkan namja yang bernama Kai itu malah menungging seutas senyuman manis diwajah tampannya. “Aku akan membantumu..” Ujar Kai senang, Entah kenapa kali ini Yuri tersenyum manis pada Kai. Padahal biasanya mereka akan bertengkar.

“Hhh.. aku tak setuju dengan lembaran ini” Ujar Kai lagi, Yuri kembali menatap Kai dengan tatapan bingung sekaligus aneh. Kai kembali mengukir sebuah senyuman diwajahnya.

“Kau itu cantik, bahkan lebih cantik dari bunga bunga yang bermekaran” Ujar Kai dengan Lembut, Yuri menatapnya dengan tatapan bengong. Tak berapa lama Yuri kembali tersenyum.

“Kali ini, kau harus berjanji padaku.. jangan menangis lagi..” Ujar Kai sambil mengangkat kelingkingnya, Kali ini Yuri terkikik pelan kemudian mengunci kelingkingnya itu bersama dengan kelingking Kai. “Promise..” Ujar Yuri senang.

Sedangkan disisi lain, nampak sosok namja berdiri dikelas itu dengan tatapan pilu. Tangan kanannya itu mengepal. Dia tak tau kenapa dia tak suka saat melihat yeoja yang dia incar sejak dulu dekat dengan sahabatnya sendiri.

Sedangkan didepan pintu berdiri sosok yeoja cantik yang menatap Yuri dan Kai dengan tatapan licik. “Jadi belum cukup penderitaanmu, Kwon Yuri ? Kau sudah merebut Luhan.. sekarang kau mencampakkannya begitu saja ? Huh.. awas saja kau !!” Ujar Yeoja itu dingin kemudian berjalan meninggalkan kelas itu.

“Yuri Unnie, kami semua sudah mengambil lembaran ini !!” Ujar Yoona senang, ditangan kanannya ada banyak sekali lembaran. Yuri hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. “Gumawo..”

~~~~~~~~*****~~~~~~~~

TBC

Annyeong..

Apakah Ffnya aneh ? Hhh.. Author lagi Bleng gara gara disuruh bikin puisi sama Guru Author, dari pada bikin puisi mendingan Author ngetik FF heheh.. *Plak *Contoh yang buruk.

Okay, Kalian jangan Lupa komentar FF ini ne..

And Last GUMAWO !!

36 responses to “Y2S2 Called Love [Part 1]

  1. Bagus banget kok thor.. Gak aneh..😀
    Itu cinta segi berapa aja ya? 5?:/
    Kai suka sama yuri kah? Waah.. Seru thor…
    Lanjut secepatnya ne thor… ^^

  2. keren thor…🙂
    thor mian aku cuman ksih saran. tpi gk tau ini bener/slah, bukannya senior itu sunbae ya? bukan subnae. soalnya aku liat di ff laen senior itu sunbae
    tpi gpp kok thor, over all bagus
    lanjutkan ne.. FITHING!!! ;p

  3. oohhhh author i love you so much :-* sya nungguin ff ini akhir ny dipost jg, disni ni taeyeon ama tifanny msh shbtn ma yuri kn? next part ditunggu thor gamsahe🙂

  4. Kyaa yul unnie kok jdi objek penderita sih
    Haha tpi harus yulhan lho thor WAJIB hahh
    Yang jahat sma yul unnie sapa ya tae ato tiff hahaha
    Luhan oppa cemburu #merong
    haha

    • Bukan objek penderitaan, tapi Objek pariwisata *Lhoh ?
      Hahah, Wajib ya ?😛
      siapa aja boleh kan ? Author juga boleh *-_-
      hAHAH, Luhan Oppa cemburu😛
      Okeh, next ditunggu ya😀

  5. bgus chingu ffnya.. 🙂
    ksian bnget yul, d kerjain ampe sgtunya..
    awawaw.. wah ada yg cemburu nih pas yul ma kai..heheh
    #nunjuk luhan..xixi
    wah kyanya kai jga ska ma yul nih,brti luhan dpet saingan..
    yeoja ntu parah bnget ampe mau bkin yul mnderita..
    d tnggu next nya yaa ^^

  6. lanjuut thooor, ceritanya seruu, o iya, namja yg ngeliat yuri sama kai dgn tatapan pilu itu siapa thor? luhan kah? terus yeoja yg bilang kalo udah ngerebut luhan dari dia, terus yuri mencampakkan luhan, ituu siapa thoor? tiffany ato taeyeon?? penasaran thoor, cepat post next part nya yaa thoor heheheh😀

  7. thorrrrr kenapa pake cinta segi segi mulu sih??😥
    yg difikran aku cuma yulhan,yulhan,yulhan,!
    kalau pake cinta segi pasti yulhannya bnyak menderita deh. .hikss!!
    tapi tak apalah, ff author daebak!
    ditunggu next partnya ya. jangan lama2 loh🙂

  8. Luhan laris manis jga ya ∂ï rebutin cewek #plakk aq kira yg bantu yuri cabutin kertas itu luhan eh ternyata kai kok aq jd semangat 45 ya bacanya kai bantu yuri #senyum evil kyk nya kai suka ama yuri neh #ngarep Siapaaaa tuh yg sebarin kertas yg bilang yuri ingin menjadi pacar luhan makasih bngt loh uda buat KaiYul lebih dekat
    Klu blh next part nya bnykn moment KaiYul dong hehehe siapaaaa tuh cowok yg berdiri ∂ï kelas itu liat KaiYul apa​​​​ kah baekhyun #eh kok baekhyun maksud q luhan hehehe

  9. Aduh TaeTi sma2 membenci Yuri disebabkan Luhan..Kai?Apa Kai jga mencintai Yuri?Yuri bgaimana apa dia mencintai Luhan?Apa yg pasti Seohyun udah ketemu pangerannya iaitu Sehun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s