My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 6]

My cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna 2

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

Kwon Yuri & Xi Luhan

Oh Sehun & Seohyun

Other Cast :

Jessica, Yoona, Kris, Kai

Gerne : Romance, Friendship

Rating : General

WARNING :

DON’T BE PLAGIATOR AND SILENT READERS

Message :

Hay, Author back dengan FF  ini😀 FF yang menceritakan tentang Yah, Author tidak tau.. hehe😀 So, kalian baca saja sendiri #Plak

Happy reading😀

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Aku akan menceritakannya kembali, awal aku bersamamu… Aku tersenyum bahagia, Tapi semenjak seseorang datang dalam kehidupan kita masing masing. Kau membuatku menyadari satu hal..

Aku mencintaimu, sangat mencintaimu !!!

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 5

“Jauhi Yuri !!” Ujar Sehun dengan nada dingin, Luhan langsung menoleh kearah Sehun dan menatapnya dengan tatapan tajam. “Kau tak tau apa yang sebenarnya terjadi Hyung, Berhenti membuat yeoja ini terluka !!” Ujar Sehun lagi, nada bicaranya nya masih sama Dingin. Luhan kembali menatap Sehun dengan tatapan dingin kemudian menatap Yuri dengan tatapan bersalah lalu  menundukkan kepalanya.

“Aku benci Kau !!!”

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 6

Author POV

“Aku benci Kau !!!” Teriak yeoja cantik yang kini berdiri dihadapan Luhan, Yeoja itu hanya bisa menatap Luhan dengan tatapan sedih, Air matanya sudah mengalir membasahi wajahnya. Luhan hanya terdiam membeku dan menatap yeoja itu dengan tatapan tak percaya.

“Yuri ah…” Guman Luhan pelan, kedua matanya masih mengamati wajah yeoja itu. Bagaikan ditimpa badai, ada hal yang membuatnya semakin merasa bersalah. Sedangkan yeoja yang ada dihadapannya kini telah beranjak pergi meninggalkannya yang hanya berdiri mematung bersama sosok yeoja yang tadi dia bela, Seohyun.

“Jauhi Yuri !!” Ujar Yoona dingin, dia menatap Luhan dengan tatapan penuh dengan kebencian. “Berhenti membuat Yuri sakit, Hyung…” Ujar Kai sama dia juga berbicara dengan nada bicara yang dingin. Hal itu membuat Luhan semakin mematung dan semakin merasa bersalah.

“Aku tak percaya kau akan melakukan itu, pada sahabatku..” Ujar Jessica, Yah, yeoja ini memang yeoja yang dingin. Gaya bicaranya selalu dingin. “Kau telah mengambil jalan yang salah, Hyung !!” Ujar Kris, sama dengan Jessica dia memiliki wajah dan nada yang dingin.

“Kenapa kalian terus menyalahkanku ?” Ujar Luhan dingin, Keempat sahabatnya yang tadinya ingin pergi meninggalkannya menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Luhan dan menatapnya dengan tatapan dingin. “Bukankah kau yang salah ?” Ujar Jessica dengan nada dingin dan masih menatap Luhan dengan tatapan yang sama dingin dan tajam. Luhan menghela nafasnya kemudian berjalan mendekati keempat sahabatnya itu.

“Aku tidak salah !! Yeoja yang kau bela itu yang salah !!” Ujar Luhan dingin dan menatap seluruh sahabatnya dengan tatapan sedih, kecewa, benci dan sebal. “Yoona !! Kai !! Jessica !! Kris !! Yuri, Yuri !! Dia Pingsan !!” Ujar Sehun yang tiba tiba saja sudah ada disamping mereka, Dari raut wajah Sehun dia terlihat sangat cemas. Keempat orang itu dan Luhan membelalakkan mata mereka.

>>>

“Yuri ah.. Gwechana ?” Ujar namja itu sambil menggoyangkan tubuh Yuri pelan, Yoona, Kai, Sehun, Jessica dan Kris hanya menatap namja itu dengan tatapan aneh sekaligus bingung. Tak berapa lama, sosok bernamaa Yuri itu membuka kedua matanya. Dia menatap Namja yang berdiri dihadapannya dengan tatapan sedih. “Luhan…” Gumannya pelan, sosok Luhan itu hanya mengukir senyuman diwajah tampannya, sedangkan Yuri kini menundukkan kepalanya.

“Kau sedang apa disini ? Kumohon, tinggalkan aku sendiri Luhan..” Ujar Yeoja itu dengan nada bicara yang lemas. Namja bernama Luhan itu hanya menatapnya dengan tatapan tak percaya kemudian berjalan meninggalkan yeoja itu.

“Sudahlah, Jangan pikirkan namja itu !! Kau baik baik saja bukan ?” Ujar Yoona sambil mengelus rambut sahabatnya itu pelan. Yeoja itu hanya tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya pelan. Kini, pikirannya dipenuhi dengan sosok bernama Luhan itu. Yuri hanya mengukir sebuah senyuman diwajah cantiknya, walaupun dia tau itu hanyalah senyuman palsu.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Yuri POV

Kubuka pintu ruang kelas perlahan, Tanganku yang tadinya mengenggam ganggan pintu dengan kuat perlahan mulai melemas. Entah kenapa, aku manjadi malas masuk kedalam kelas. Aku masih berdiri didepan pintu kelasku ini dan menatapnya dengan tatapan ragu, Seolah aku ini sedang lupa ingatan.

Tak berapa lama, pintu terbuka dan menampakkan sosok yeoja cantik. Sontak aku langsung berjalan menjauhi yeoja itu dan buru buru masuk kelas. Aku benar benar tak suka dengan yeoja itu, Apalagi dia yang membuatku menjadi seperti ini. Seperti orang bodoh !!

Langkahku kembali terhenti saat menyadari satu hal, Kelasku ini kosong. Bukan kosong, ada sosok namja yang duduk dikursi paling depan kini tengah menatapku. Aku hanya bisa menundukkan kepalaku dan berjalan menuju bangkuku yang tepat berada dibelakangnya.

Kuletakkan tasku kemudian duduk, Tenang.. disini hampa sekali. Aku hanya bisa menatap punggung namja yang duduk dihadapanku ini, Namja yang pernah mengisi kehidupanku, Namja yang kupercaya. Tapi dialah namja yang membuatku terluka. Luhan, kenapa kau hanya diam ? Luhan..

“Kau masih terlihat pucat..” Ujar namja itu, Aku yang tadinya hanya menundukkan kepalaku karena merasa pusing, Mengangkat wajahku dan menatap namja itu. Namja dihadapanku ini menatapku dengan tatapan cemas, Tangan kanannya hendak bergerak menyentuh keningku, Tapi dia mengurungkannya.

“Mianne, aku harus pergi” Ujar namja itu kemudian beranjak dari duduknya dan meninggalkanku yang hanya terdiam dan menatap kepergiannya dengan tatapan kosong. Kenapa kau harus meninggalkanku Luhan ?

>>>

“Kenapa kau disini ?” Ujar Yoona sambil menatapku dengan tatapan aneh, Aku hanya bisa menghela nafasku dan tersenyum kepadanya. Padahal baru saja aku tertidur, Tapi dia dan Jessica malah menganggu tidur nyenyakku. “Aku bosan di UKS sendirian, Kukira kalian disini Tapi kalian sedang pergi” Gerutuku kesal, Aku menatap mereka dengan tatapan sebal, sedangkan Yoona dan Jessica hanya terkikik pelan.

“Luhan..” Gumanku pelan saat melihat sosok Luhan berjalan berdua bersama Seohyun lewat didepan kelas. Aku hanya bisa menghela nafasku pelan. Kenapa namja itu menyalahkanku ? Padahal yang salah itu Seohyun.. Huft Menyebalkan !!

FLASH BACK

“Yuri Unnie, Jauhi Luhan Oppa !!” Ujar Seohyun yang datang datang langsung membentakku, aku menatapnya dengan tatapan aneh sekaligus bingung. Apa dia sudah gila ? Memangnya dia siapa Luhan ? Seenaknya menyuruh orang.

Aku segera bangkit dari dudukku dan menatapnya dengan tatapan bingung sekaligus aneh. “Memangnya kenapa kalau aku dekat dengannya ?” Gerutuku kesal, Seohyun menatapku dengan tatapan sebal kemudian memukul kepalaku kasar.

“Aish…” Ujarku yang langsung mempalas memukulnya balik, Seohyun nampak geram langsung menarik rambutku, Sontak aku berteriak dan langsung memaksa tangan Seohyun yang mengenggam rambutku erat. Apa dia tak tau, kalau itu rasanya sakit ?

“HENTIKAN !!!” Ujar seseorang, sontak aku dan Seohyun menghentikan aktivitas kami dan menatap kesumber suara. Aku hanya menoleh dan mendapati sosok Luhan, Jessica, Kai, Yoona dan Kris sedang berdiri dihadapanku.

END FLASH BACK

Hhh.. mungkin memang benar, Namja itu tak mencintaiku. Dia lebih mencintai Seohyun, lalu.. untuk apa aku bersedih ? Bukankah, seharusnya aku bahagia.. Melihat sosok yang kucintai juga bahagia ? Kalau aku sedih, untuk apa kata kata yang kuucapkan pada Luhan saat itu..

Ku hela nafasku kemudian menutup kedua mataku sejenak. Setelah itu membukanya dan menunjukkan seutas senyuman diwajahku, “Yoong, Jess.. kalian mau membantuku ?” Ujarku senang, Yoona dan Jessica manatapku dengan tatapan bingung kemudian menganggukkan kepalanya pelan.

>>>

Kubuka pintu kamarku ini perlahan dan menaruh tasku disofa berwarna putih yang ada dikamarku. Tanpa berganti baju, langsung keu baringkan tubuhku diatas kasur dan menatap langit langit berwarna biru itu.

Entahlah, rasanya hari ini aku benar benar SIAL. Bukan hanya itu, hubunganku dengan Luhan tiba tiba saja hancur berantakan padahal sebelumnya baik baik saja. Entah kenapa aku bingung sebenarnya ini salah siapa, apa aku harus menyalahkan Seohyun ? Dia tak salah, bukan dia yang salah.. ini semua salahku, salahku karna tak ingin kehilangan namja itu, salahku yang ingin namja itu terus bersamaku..

Aish, kenapa aku terus memikirkan namja itu ? Bukankah barusan aku mengatakan pada namja itu kalau aku membencinya ? Hhh.. tapi aku benar benar tak bisa lepas dari bayang bayangnya..

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Yoona POV

“Aku benci kau !!!”

Bagaikan dikutuk, tubuhku membeku mendengar ucapannya. Entahlah aku tak pernah berfikir kenapa Yuri Unnie berkata seperti itu pada Luhan, Padahal aku tau benar apa yang dirasakan dengan yeoja itu. Mungkin dia terbawa emosi, Tapi..

Ya, Tuhan.. apa yang Yuri Unnie fikirkan ? Dan kenapa kalimat itu terus saja berputar diotakku ? kenapa aku tak dapat melupakannya, padahal aku sama sekali tak menyukai Luhan oppa.

“Yoong, kau ini sering sekali melamun.. Appamu sudah menjemputmu” Ujar Jessica Unnie sambil melambai lambaikan tangannya dihadapanku. Aku segera membuyarkan lamunanku dan mencoba mencerna ucapan yang diucapkan yeoja dihadapanku ini barusan.

“Mwo Unnie, kau berkata apa ?” Ujarku sambil menunjukkan cengiran diwajahku, Jessica Unnie nampak mengendus kesal. Kemudian menghela nafasnya sedangkan aku hanya bisa menatapnya dengan tatapan bersalah.

“Appamu sudah menjemputmu” Ujar Jessica Unnie kembali dengan nada dingin khasnya, Segera kutolehkan kepalaku mencari mobil berwarna putih yang biasanya kutumpangi. Mobil itu ternyata sudah ada dihadapanku sejak tadi, Tapi aku benar benar tak melihatnya.

“Heheh.. Kalau begitu, aku pulang ne Unnie..” Ujarku yang langsung beranjak dari bangku itu dan berjalan menghampiri Mobil berwarna putih itu.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Luhan POV

“Mwo ? Yuri akan berkuliah di London ?” Teriakku, Kai dan Kris hanya menganggukkan kepalanya lemas. Aku hanya bisa menghela nafasku dan menandarkan tubuhku ini disofa. Ku tatap kosong semua yang ada dihadapanku, Kenapa semuanya menjadi seperti ini ?

“Kapan dia akan berangkat ?” Gumanku lemas, Aku kembali menatap kedua namja dihadapanku ini dengan tatapan kosong. Entah kenapa, perasaanku kini menjadi gundah dan sedih, Padahal aku benci dengan yeoja itu karena sudah menyakiti Seohyun.

“Setelah, kita lulus..”

“Ku kira kau sudah tak perduli lagi dengannya, Hyung..” Ujar seseorang dari belakang Kai dan Kris, Sontak mereka membalikkan kepalanya dan nampak sosok Sehun dengan berdiri dan tersenyum kepada kami. “Sehun..” Ujar Kai dan Kris secara bersamaan.

“Ah, ternyata kalian yang membocorkannya.. Hh, padahal Yuri sudah menyuruh kalian untuk tidak mengatakannya kepada Luhan bukan ?” Gerutu Sehun kesal, Nada bicaranya itu terlihat seperti menyindir Kai dan Kris. Kedua namja itu hanya menundukkan kepala mereka.

Aku menatap Sehun bingung, “Kenapa dia menyembunyikannya dariku ?” Gumanku dengan nada kesal, tentu saja aku marah. Yuri itu sahabatku bukan ? Lalu kenapa dia menyembunyikan semua itu dariku ? Apa untungnya ?

Sehun hanya tersenyum, kemudian mengeluarkan sebuah alat perekam dan melemparkannya kepadaku. Kedua tanganku ini bergerak meraih perekam itu dan memutarnya.

“Kau tidak beritau Luhan ?” Ujar Sehun.

“Hhh.. aniya, kurasa dia sudah bahagia dengan Seohyun. Buat apa aku memberitaunya ? Dia juga tak perduli lagi denganku..”

“Sehun ah.. tolong jangan katakan pada Luhan kalau aku akan ke London, Aku tak ingin dia tau..”

YA !! Apa maksudnya ini ? Kenapa yeoja itu menyebalkan sekali ? Sudah bahagia dengan Seohyun itu bukan alasan untuk tidak memberitauku. Hhh, lagi pula aku ini perduli dengannya bahlan sangat perduli dengannya. Hh..

“Dia hanya cemburu, oleh karena itu dia berkata seperti itu..” Ujar Sehun, dia tersenyum kemudian duduk disampingku. Aku hanya bisa menghela nafasku perlahan. Untuk apa dia cemburu, toh dia juga tidak mencintaiku..

“Yuri itu menyukaimu, Hyung..” Guman Kai, dia menundukkan kepalanya kemudian menatapku dengan senyuman diwajahnya. Aku kembali menghela nafasku, rasanya kini nafasku sudah habis. Entahlah, tapi.. aku belum siap menerima resiko dari kesalahan yang sudah ku perbuat pada yeoja yang kucintai itu.

“Mudah saja, lihat saja dari sorotan matanya itu..” Ujar Kris senang, aku menatapnya dengan tatapan aneh. Kalau boleh jujur kali ini aku benar benar malu. Tadi siang aku sudah membentak yeoja itu, tapi aku sadar 1 hal aku memang tak mencintainya..

“Mianne, tapi aku menyukai Seohyun..” Ujarku dingin kemudian bangkit meninggalkan Kai, Kris dan Sehun yang hanya diam dan menatapku dengan tatapan aneh.

>>>

Kulangkahkan kakiku menuju parkiran hendak mengambil mobilku, Tapi langkahku terhenti saat melihat Seohyun duduk dibangku taman bersama dengan temannya yang bernama Hyoyeon. Aku hanya bisa tersenyum dan menghampirinya.

“Kelihatannya kau menyukai Luhan Oppa” Ujar Hyoyeon, yeoja itu terlihat senang sambil menolehkan kepalanya menghadap Seohyun. Sengaja kuhentikan langkahku dan mendengar jawaban dari Seohyun. Seohyun nampak terkikik pelan.

“Luhan Oppa ? Hhh, tak mungkin aku mencintainya..” Ujar Seohyun dengan nada meremehkan, aku tersentak kaget mendengar ucapan yeoja itu. Nafasku kembali tercekat. Aku yang menatapnya dari kejauhan saja, sudah bisamendengar ucapannya. “Maksudmu ?” Ujar Hyoyeon.

“Tentu saja, aku ini akan tetap mencintai Sehun. Aku memang mendekati Luhan Oppa untuk membuat Sehun cemburu dan ingin menghancurkan hubungan Luhan Oppa dengan Yuri Unnie, kau tau yeoja bernama Yuri itu pernah menjadi yeojachingu Sehun Oppa, dan Sehun Oppa masih mencintai Yuri Unnie.. walaupun Sehun tau kalau Yuri itu menyukai Luhan, Hebat bukan rencanaku ?” Ujar Seohyun senang, dia terlihat tengah tertawa pada Hyoyeon.

Aku segera berjalan menghampirinya dan menatapnya dengan tatapan aneh kelaigus tak percaya, sedangkan Hyoyeon dan Seohyun nampak terkejut sedangkan aku hanya memberi mereka seutas senyuman.

“Terima kasih, terima kasih atas kebohongan yang kau perbuat Seo Joon Hyun” Ujarku yang kemudian berjalan meninggalkannya, Aku hanya menghela nafasku. Entah kenapa aku tak merasakan sakit sama sekali, justru aku terluka saat Yuri meninggalkanku.

“Oppa, Tunggu !! Aku hanya bercanda, Oppa !!” Ujar Seohyun yang kini sudah menarik tanganku bermaksud menyuruhku untuk berhenti. Aku hanya menatap genggaman tangan itu dengan tatapn jijik kemudian melepaskannya. “Kau bukan siapa siapa lagi, Soo Joon Hyun !!” Ujarku yang membanting tangannya itu dengan kasar, Lalu berjalan meninggalkannya.

>>>

Kuketuk pintu rumah berwarna putih itu perlahan, Aku hanya tinggal menunggu sosok pemilik rumah ini keluar dari rumahnya. Aku sadar satu hal, aku ini salah.. aku ingin meminta maaf, Yuri ah.. Kajja keluar.

Penantianku sedari tadi, akhirnya terbalas juga. Pintu berwarna putih ini terbuka dan menampakkan sosok Yuri dia hanya berdiri mematung dan menatapku penuh dengan kebingungan. Mendadak nyaliku menjadi ciut, entahlah.. tapi aku tak berani menatap wajah cantiknya itu..

“Luhan, ah.. Kajja masuk” Ujar Yuri lembut, aku menatapnya dengan senyuman diwajahku, kemudian mengikuti langkah kakinya dan masuk kedalam rumah mewah ini. Sosok Yuri terlihat masuk kedalam dan kembali membawa senampan minuman dan makanan.

“Minumlah, kau belum makan bukan.. kau baru pulang sekolah ?” Ujar yeoja itu senang, Aku hanya bisa mengukir senyuman diwajahku seraya menganggukkan kepalaku pelan. Yuri kembali tersenyum kemudian meminum minuman yang dia buat.

“Yuri ah, Mianne soal tadi.. aku..”

“Gwechana..” Ujar Yuri yang langsung memotong ucapanku, Yeoja dihadapanku ini hanya menghela nafasnya dan mencoba tersenyum paksa dihadapanku. Bagaimana bisa kau tersenyum, Yuri ah ? Padahal kau itu terluka..

Yuri menatap langit langit seolah menahan agar air matanya itu tak terjatuh, padahal matanya itu sudah merah. Yeoja ini tak berani menatap mataku, “Kenapa kau menangis ?” Gumanku aku menatapnya dengan tatapan sedih.

Yuri menolehkan kepalaku, air matanya yang tadi dia tahan kini telah jatuh. Dia hanya terdiam dan menatapku bingung. “Kenapa kau menangis karena aku ? Kau harus tersenyum manis seperti dulu, Kau tak boleh menangis..” Ujarku.

Aku segera beranjak dari sofa yang kududuki dan duduk disebelah Yuri. Aku hanya bisa menunjukkan seutas senyuman diwajahku seraya menghapus air mata yang mengalir diwajah cantiknya.

“Kau akan lebih cantik jika tersenyum, Yah.. jangan menangis ne..” Ujarku senang, Aku kembali mengukir sebuah senyuman diwajahku dan menatap kedua mata itu, Sedangkan Yuri kini tersenyum dan menatapku dengan tatapan pilu.

“Luhan.. aku…”

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

TBC

Annyeong,

Gimana dengan Part ini ? Yah, next Part kita Flashback. Iya ga ya ? Ah, lihat entar aja  ne..

Ok, kalian jangan lupa komentar ne,

And Last Gumawo ^^

33 responses to “My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 6]

  1. Perkataan yuri di akhir-nya bikin penasaran wkwk
    dan gak nyangka seo sejahat itu😦
    aku tunggu next chap nya thor ~

  2. Sumpah paling ga suka ada kata kata “tbc”.. Apalagi pas lagi seru-serunya.. -_-
    Di sini seo dibuat jahat sejahat-jahatnya dan bener-bener jahat.. (?) Sumpah pen gw bejek-bejek.. -_- *kidding.. ._.v

  3. Huaaa gitu ya luhan oppaoke FINE #kok jadinya aku yang sewot ?
    Kasian yul unnie lulu oppa jahat
    Ntar aku ksi tau oppaduel suju lho biar di keroyok
    Hahaha apa lgi hae oppa kekeke
    #tambah ngawur gwa hahah

  4. aku? aku? aku apa ni eon ?????? tba2 udh tbc aja aiiissshhh jinja????
    kajja eon dtunggu next part ny, keep writing dn gamsahe eon🙂

  5. AUTHORRRRRRR!! *teriak pake toa.
    itu kata TBC bisa dihapusin gk sih?? aku lagi enak baca tau’
    gemes deh aku liatnya >.<
    next partnya cepet ya thor , awas loh kalo nggak😄🙂

  6. Apakah setelah ini YulHan berbaikan dan yuri menyatakan cinta kepada luhan apakan yuri jd ke london aq penasaran dgn kata2 ini “padahal aku sama sekali tak menyukai Luhan oppa”. Itu maksudnya apa apakah yoona itu suka luhan ??? Oke q tunggu next partnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s