My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 3]

lol

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

Kwon Yuri & Xi Luhan

Oh Sehun & Seohyun

Other Cast :

Jessica, Yoona, Kris, Kai

Gerne : Romance, Friendship

Rating : General

WARNING :

DON’T BE PLAGIATOR AND SILENT READERS

Message :

Hay, Author back dengan FF  ini😀 FF yang menceritakan tentang Yah, Author tidak tau.. hehe😀 So, kalian baca saja sendiri #Plak

Happy reading😀

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Apa kau pernah merasakan sakit saat seseorang yang sama sekali tidak kau suka dekat dengan orang lain ?

Aneh, tapi sekarang aku merasakan hal aneh itu. Aku benar benar tidak suka kalau namja sok cute itu dekat dengan yeoja lain, SELAIN AKU !! Aku benar benar tidak suka, Apa menurutmu aku egois ? Tidak, aku tidak egois aku hanya tidak ingin melihatnya bersama yeoja lain dan, bukan aku melarangnya untuk dekat dengan yeoja lain. Tapi setidaknya tidak didepanku !!

Terkadang aku berfikir, memang nya pernah namja sok cute merasakan hal yang sama denganku ? Dia tak pernah marah kalau aku dekat dengan namja lain, bahkan dia terlihat sangat tidak perduli. Lalu, untuk apa aku harus merasakan hal itu ? Toh, hal itu juga tak ada untungnya untukku. Menyusahkan sekali !!

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 2

“Apa yang terjadi dengannya ?” Ujar Kai, Yuri menghela nafasnya. Tiba tiba jantungnya berjadi berdebar hebat. Otaknya kini diliputi dengan rasa khawatir pada Luhan. “Mobil, aku butuh kunci mobil !! Mana ?” Ujar Yuri, Melihat Yuri yang terlihat cemas, Sehun segera menyerahkan kunci mobilnya kepada Yuri. Yuri segera mengambil kunci mobil itu kemudian berlari menuju parkiran dan melaju kearah rumah Luhan.

“Aku harap kau baik baik saja, Namja sok Cute !!” Ujar Yuri yang masih melaju kearah Rumah Luhan.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 3 (Author POV)

Dilorong rumah sakit yang sunyi ini, nampak sosok yeoja cantik sedang berlari menuju ruangan bernomor 5 itu. Dia terus saja berlari sampai berhenti tepat didepan ruangan dengan nomor 5 didepan pintu. Yeoja itu langsung membuka ganggang pintu dan masuk kedalamnya.

Langkah kakinya itu berhenti saat melihat sosok yang dia cari sedang bersama seorang yeoja cantik yang tidak dia kenal. Yeoja itu hanya tersenyum tipis seraya berdiri mematung ditempat itu. Sosok namja dan yeoja itu menolehkan kepalanya dan tersenyum manis kepada Yuri.

“Yuri..” Ujar namja itu sambil tersenyum manis pada Yuri, sedangkan Yuri dia hanya tersenyum tipis kemudian berjalan mendekati Luhan. “Kau baik baik saja ?”  Ujar Yuri yang kini sedikit menjaga jarak dengan Luhan, Dia melakukan itu, karena tiba tiba saja dia merasakan sakit saat melihat Luhan bersama dengan yeoja lain.

“Gwenchana, hanya terkilir” Ujar Luhan sambil menunjuk kakinya yang diperban. “Hhh, Untunglah.. aku sangat mengkhawatirkanmu.. Eh..” Ujar Yuri yang salah tingkah karena mengucapkan kata ‘sangat mengkhawatirkanmu’. Luhan menatap Yuri dengan tatapan aneh tak berapa lama senyumannya mengembang saat mengetahui kalau Yuri mengkhawatirkannya. “Yul, Ini Seohyun.. dia yang menolongku” Ujar Luhan sambil menunjuk yeoja cantik yang dipanggilnya Seohyun. Yuri hanya bisa tersenyum tipis saat melihat Seohyun.

“Hhh, padahal aku ingin menjadi orang pertama yang melihat keadaan Luhan, tapi yeoja itu mendahuluiku.. Aish, menyebalkan !!” Ujar Yuri dalam hatinya, Yuri terus saja memarahi dirinya sendiri yang sering sekali bertingkah bodoh didepan Luhan. “Hm, Oppa aku harus pulang dulu ne, ini sudah malam. Besuk kau belum boleh pulang dan aku akan menjengukmu lagi” Ujar yeoja cantik itu. Yuri kembali berdiri mematung saat mendengar ucapan yeoja itu. Tiba tiba saja rasa tidak suka muncul dalam diri Yuri. “Ah, ne.. hati hati ne !!” Ujar Luhan sambil tersenyum manis pada yeoja itu. “Luhan saja tidak pernah tersenyum semanis itu kepadaku” Ujar Yuri dalam hatinya.

Setelah yeoja itu pergi, Yuri hanya duduk disofa yang ada diruangan itu. Dia tak berani duduk disamping Luhan, mendadak nyalinya menciut. Luhan yang melihat Yuri hanya melamun disofa mencoba bangun dari tidurnya.  “Aaaww..” Ujar Luhan yang belum bisa bangun dari kasur.  Mendengar suara Luhan, Yuri segera membuyarkan lamunannya dan berlari kearah Luhan. Kedua tangannya langsung menempel kebahu Luhan dan membantunya untuk bangun, kemudian tangan kanannya mengambil bantal agar Luhan bisa menyandarkan punggungnya. “Ah.. pelan pelan..” Ujar Yuri yang masih membantu Luhan, Luhan menganggukkan kepalanya.

Yuri langsung duduk dibangku dekat Luhan, tangan kanannya masih mengenggam beberapa tas belanjaan, sesekali dia menguap karena sudah mengantuk. “Luhan, aku baru ingat ! Tadi aku membelikanmu ini !!” Ujar Yuri sambil menyodorkan sebuah tas berwarna biru pada Luhan, Luhan menatap tas itu dengan tatapan bingung kemudian mengambilnya.

“Itu hadiah karena kau sudah membantuku saat ulangan matematika !!” Ujar Yuri senang, Luhan menatap tas itu kemudian membukanya. “Boleh aku buka kan ?” Ujar Luhan, Yuri menganggukkan kepalanya pelan. Tangan Luhan membuka tas itu yang ternyata berisikan sebuah sepatu sport berwarna putih dan garis garis berwarna biru. “Gumawo..” Ujar Luhan sambil tersenyum manis.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Perlahan, Luhan membuka kedua matanya. Dia menggerakkan tubuhnya kekanan dan mendapati sosok Yuri sedang tertidur sambil mengenggam tangan kanannya. Luhan menatapnya kemudian tersenyum. “Hh, dia tidak jadi pulang ?” Guman Luhan perlahan sambil tersenyum.

Tak berapa lama, Yuri terbangun dan menatap Luhan dengan wajah nya yang setengah sadar, kemudian tersenyum. “Kau sudah bangun ?” Ujar Yuri sambil mengeliatkan tubuhnya kekanan. Luhan tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Tidak sekolah ?” Ujar Luhan, Yuri menatap Luhan dengan tatapan aneh. “Jadi kau mengusirku ? Lagi pula ini hari minggu” Ujar Yuri yang masih menunjukkan wajah datarnya.

“Heheh.. kalau begitu temani aku ketaman mau ?” Ujar Luhan sambil mencoba untuk berdiri. Yuri hanya menganggukkan kepalanya kemudian mengambil kursi roda yang ada dibelakang pintu.

>>>

“Luhan, kenapa kau tidak memberitau Appamu ?” Ujar Yuri yang masih mendorong Luhan menuju ketaman rumah sakit. Luhan tersenyum kemudian menggelengkan kepalnya. “Kedua orang tuaku sedang berlibur ke Jepang” Ujar Luhan singkat, Yuri hanya mengohkan ucapan Luhan sambil terus mendorong Luhan sampai mereka berhenti di sebuah tempat yang terlihat hijau dan rindang serta beberapa kursi untuk duduk.

“Kau tau, kalau aku menemanimu ketaman, kau terlihat seperti anak anak” Ujar Yuri sambil menunjuk anak kecil yang sedang duduk dan disuapi makan oleh ibunya. Yuri hanya menghela nafas kemudian terkikik pelan. “Waeyo ? Kenapa kau tertawa ? Aneh sekali !!” Ujar Luhan yang bingung dengan tingkah Yuri, Yuri menolehkan kepalanya kemudian tersenyum pada Luhan. “Aniya.. Kau belum sarapan, aku ambil sarapanmu dulu ne..” Ujar Yuri, Luhan tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya.

Yuri berjalan menuju kamar Luhan, sesampainya disana dia langsung mengambil senampan makanan untuk Luhan sarapan. Wajah cantiknya itu terus saja dihiasi dengan senyuman, Tak berapa lama dia kembali dan berjalan menuju taman. Dia terus saja berjalan sampai langkahnya kembali terhenti didepan taman.

Kedua tangannya itu bergetar hebat sampai sampai segelas air putih yang ada dinampan itu seakan ikut tumpah. Yeoja cantik itu hanya terdiam sambil menatap sosok yeoja sedang menyuapi Luhan. Yuri kembali menatap Luhan dan yeoja itu dengan tatapan perih.

“Unnie.. Kau sedang apa disini ?” Ujar yeoja cantik dengan rambut coklat yang sering dipanggil Yuri dengan nama Yoona. Yuri hanya terdiam dan tak memperdulikan ucapan yeoja itu, membuat Yoona semakin heran kemudian mengikuti arah pandang Yuri. “Apa kau tau yeoja yang sedang duduk dan menyuapi Luhan ?” Ujar yeoja cantik bernama Jessica, Yuri segera menolehkan kepalanya kemudian menyerahkan nampan yang dibawanya itu kepada Yonna  dengan kasar.

“Molla !! Menyebalkan sekali” Ujar Yuri sambil berdecak tak jelas, dia kembali menatap yeoja itu dan Luhan dengan tatapan sebal kemudian melipat kedua tangannya didepan dada. “Oh ya, berikan ini pada Sehun !!” Ujar Yuri sambil menyerahkan kunci mobil milik Sehun. Yoona dan Jessica kembali menatap Yuri dengan tatapan bingung.

“Kau.. Em, kau baik baik saja kan ?” Ujar Yoona, Yuri kembali menolehkan kepalanya dan menganggukkan kepalanya kasar. Jessica tersenyum kemudian menepuk bahu Yuri pelan. “Jangan cemburu, kau lebih cantik dari yeoja itu” Ujar Jessica senang, Yuri melepaskan lipatan tangannya, kemudian menatap Jessica dan Yoona dengan wajah yang ceria dan penuh dengan senyuman. “Ah, kau memang sahabatku, Aish !! Apa maksudmu ? Aku tidak cemburu !!” Ujar Yuri kemudian kembali berdecak tak jelas. Yoona dan Jessica hanya terkikik pelan.

“Hahah, kalau begitu Kajja kesana !!” Ujar Jessica lagi kemudian menarik tangan Yuri, sedangkan Yoona mengikutinya dari belakang. Mereka bertiga berhenti tepat didepan Luhan. “Aish, tau begitu aku tak usah mengambilkanmu makan” Ujar Yuri dingin, dia merebut nampan itu dari tangan Yoona kemudian berjalan hendak mengembalikan nampan berisikan makanan itu.

“YA !! Tunggu, kau mau kemana ?” Ujar Luhan yang langsung menyusul Yuri dan menggerakkan kursi rodanya itu sendiri. Yuri hanya menatap Luhan dengan wajah tak perduli. “Kau !! Aish, kenapa kau mengikutiku ?” Ujar Yuri, Luhan hanya tersenyum sambil menggaruk garuk belakang kepalanya. “Aku ingin ikut denganmu, bolehkan ?” Ujar Luhan sambil menunjukkan senyumannya yang paling manis. Yuri menatapnya dengan tatapan datar kemudian menyuruh Luhan membawa nampan makanan itu sedangkan Yuri mendorongnya.

“Eh, Yul.. Mianne, karena aku tadi makan makanan dari Seohyun” Ujar Luhan, Yuri menatap Luhan dengan tatapan kesal dan tak menjawab ucapan Luhan, membuat Luhan menolehkan kepalanya dan menatap Yuri yang sedang cemberut. “Kau memaafkanku tidak ?” Ujar Luhan lagi, Yuri menghela nafasnya kemudian menatap Luhan dengan tatapan kesal, “Molla !!” Ujarnya singkat.

“YA !! Maafkan aku..” Ujar Luhan sambil menunjukkan senyuman nya yang paling manis dan memasang tampang memohon. “Aish, berhenti membahas hal itu !! Itu sangat menyebalkan !!” Ujar Yuri kemudian membuka pintu kamar Luhan dengan kasar dan mendorong kursi roda Luhan dengan kasar. “Aku kan hanya minta maaf !!” Ujar Luhan yang kini juga sudah cemberut. Yuri menolehkan kepalanya kemudian mengambil nampan yang ada dipangkuan Luhan dengan kasar. “Terserah !!”

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

“Oh, jadi kau itu yeoja yang menolong Luhan saat dia kecelakaan ?” Ujar Yoona, yeoja cantik bernama Seohyun itu menganggukkan kepalanya. Yoona dan Jessica saling pertatapan. “Lalu, kenapa kau masih disini ?” Ujar Jessica, Seohyun tersenyum tipis kemudian memainkan kedua tangannya.

“Em.. sebelumnya aku ingin bertanya kepada Unnie, apa Yuri Unnie itu yeojachingu Luhan Oppa ?” Ujar Seohyun dengan volume suara yang sangat pelan, Yoona dan Jessica menaikkan alis mereka. “Aniya, mereka hanya berteman” Ujar Yoona, diikuti dengan anggukkan Jessica. Seohyun terlihat tersenyum dengan manis. “Tapi kurasa Luhan menyukai Yuri dan begitu sebaliknya. Waeyo ?” Ujar Jessica, seketika senyuman yang menghiasi wajah Seohyun pun hilang.

“Em, aku hanya ingin bertanya saja. Lagi pula, mereka terlihat serasi” Ujar Seohyun sambil menunjukkan senyuman kaku miliknya, Yoona dan Jessica menatap Seohyun dengan tatapan curiga kemudian tersenyum dan menganggukkan kepala mereka. “Tentu saja, aku akan mendukung mereka berdua walaupun aku tau, Sehun masih mengisi hati Yuri” Ujar Yoona dengan senyuman yang mengembang diwajahnya. Jessica langsung memukul kepala Yoona kasar.

“Aish, kenapa kau mengatakan hal itu ?” Ujar Jessica pelan, yang masih menatap Yoona dengan tatapan tajam, Yoona hanya menunjukkan cengiran diwajahnya seraya menggaruk garuk belakang kepalanya yang benar benar tidak gatal, “Hehe.. Mianne” Ujar Yoona yang masih menunjukkan cengiran diwajahnya. Sedangkan Seohyun dia hanya tersenyum seolah tak mendengar ucapan Yoona, padahal kini dia sudah memiliki cara untuk membuat Luhan menjauhi Yuri.

>>>

“Yul, kajja kita pulang.. Ini sudah malam” Ujar Sehun, dia memang sudah dari tadi siang berada dirumah sakit, bukan hanya Sehun tapi masih banyak Disini ada Kai, Kris, Yoona, Jessica dan Seohyun. Yuri menatap Sehun dengan tatapan malas kemudian menganggukkan kepalanya perlahan.

“Aku akan kemari lagi, esok sepulang sekolah !! Tunggu aku ne” Ujar Yuri senang, yang pasti ditujukan pada Luhan. Luhan tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Hyung cepatlah sembuh, Nonna Xi sudah mememanimu setiap waktu heheh..” Ujar Kai diikuti dengan anggukan Kris. Luhan hanya bisa menatap mereka dengan tatapan tajam. “Aish, kalian !! Kenapa berkata seperti itu ? Menyebalkan !!” Ujar Luhan sambil menjitak kepala Kai dan Kris secara bersamaan.

“Aish, padahal kau sedang sakit. Tapi kesadisanmu masih tetap ada !!” Ujar Kris yang masih mengelus ngelus kepala bekas jitakan Luhan. Luhan menatap mereka kemudian terkikik perlahan. “Ah, Luhan.. kalau kau sudah pulang jangan hubungi kami ne, hubungi saja Yuri. Karena aku tidak memiliki nomor telponmu” Ujar Yoona, semua orang yang ada disini menatap Yo0na dengan tatapan datar. “Tapi kau punya nomor handphonenya Kai ?” Ujar Luhan, Yoona nampak berfikir kemudian mengangguk pelan.

“Ne, aku mendapatkannya dari Yuri Unnie” Ujar Yoona senang, Yuri dan Jessica menatap Yoona dengan tatapan tadar dan senyuman bodoh diwajah mereka. Jessica memukul kepala Yoona pelan. “Aish, kenapa kau mengatakannya ?” Ujar Jessica sambil menatap Yoona dengan tatapan tajam sekaligus jengkel. Sedangkan Yuri masih dalam posisinya menatap Yoona dengan wajah dinginnya kemudian terkikik pelan. “Ada yang salah dengan otakmu Yoong, coba kemari !!” Ujar Yuri sambil menggerakkan tangannya. Yoona menganggukkan kepalanya kemudian berjalan mendekati Yuri.

“Memang ada yang aneh denganku Unnie ?” Ujar Yoona lagi, Yuri menganggukkan kepalanya, kemudian memukul kepala Yoona dengan keras. “Kau itu yeoja yang pintar tapi kenapa otakmu menjadi disconnect ?” Ujar Yuri lagi, Dia kembali memukul kepala Yoona, tapi kali ini lebih pelan. Walaupun dia memukul kepala Yoona dengan pelan, Yoona tetap meringis kesakitan. “Bagaimana kau ingat sesuatu ?” Ujar Yuri sambil menaikkan alis sebelah kanannya. Yoona menatapnya dengan tatapan sebal. “Kau pikir aku gila ? Menyebalkan !!” Ujar Yoona sambil berdecak tak jelas, Yuri tersenyum senang kemudian mengacak ngacak rambut Yoona. “Ini baru Yoona, hehe”

“Wah, kau bisa menjadi dokter untuk orang gila Yul ? Hebat sekali !!” Ujar Kai senang, Yuri hanya terkikik perlahan sedangkan Yoona menatap Kai dengan tatapan sebal kemudian memukulnya berkali kali. “Aw.. YA !!, Aish !!” Teriak Kai saat Yoona memukulnya, Setelah puas memukul Kai, Yoona tersenyum senang. “Aish, dia sudah melakukan penyiksaan Hyung !!” Ujar Kai, yang ditujukan pada Kris, Kris menatap Kai dengan wajah dingin khasnya. “Itu urusanmu !!” Ujar Kris, kemudian memainkan handphone miliknya. Sedangkan Kai hanya menatap Kris dengan wajah sebal seolah ingin memakannya hidup hidup.

“Hhahah, Hyung !! Cepat sembuh ne, kami akan kemari lagi besuk” Ujar Sehun, Luhan menganggukkan kepalanya. “Aish, Kajja pulang !!” Ujar Jessica, diikuti dengan anggukan Yoona, Kai, Kris, Sehun dan Yuri. “Bye Luhan !!” Ujar Yuri senang sambil melambaikan tangannya pada Luhan, Luhan kembali tersenyum dan menganggukkan kepalanya, Luhan sempat menatap Yuri dan Sehun dengan tatapan tak suka. Tapi dia masih mencoba untuk tersenyum “Hhh.. Kenapa jadi sepi ?” Guman Luhan yang tak menyadari kalau Seohyun masih berada disana.

“Seohyun, kau masih disini ?” Ujar Luhan dengan nada sangat tidak mengharapkan Seohyun berada disini, Padahal baru beberapa jam yang lalu dia berjanji dengan dirinya sendiri kalau tidak akan dekat dengan Seohyun tapi dia sudah mengingkarinya. “Kalau boleh aku ingin menginap Oppa, lagi pula besuk sekolahku Libur” Ujar Seohyun senang, Luhan menatapnya dengan tatapan ‘Aniya.. aku tak ingin kau disini !!’. Dia tersenyum kemudian menggaruk garuk belakang kepalanya. “Tapi aku tidak ingin merepotkanmu !!” Ujar Luhan berusaha menolak dengan cara lebih halus. Seohyun kembali tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya. “Sama sekali tidak merepotkanku, Oppa. Justru aku senang sekali !!” Ujar Seohyun, Luhan hanya tersenyum kaku sambil menganggukkan kepalanya.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Didalam mobil, terlihat sosok yeoja sedang duduk manis dan tidak memperdulikan percakapan teman temannya. Yeoja cantik itu terus mengenggam erat handphone miliknya. Sesekali dia menyalakan handphone itu dan membuka apakah ada sebuah pesan yang masuk, Tak berapa lama handphone yang digenggamnya itu bergetar, membuat yeoja cantik itu tersenyum.

To : Kwon Yuri

Hahha.. aku tidak sendirian, disini ada Seohyun.

From : Xi Luhan

Yuri memanyunkan bibirnya kemudian berdecak sebal saat melihat pesan dari Luhan. “Jadi dia tidak kesepian saat aku pulang ? Sama sekali tidak kesepian ? Menyebalkan !!” Gumannya, membuat Jessica yang duduk tepat disebelah Yuri menatap Yuri dengan tatapan bingung dan aneh. “Apa kau mengatakan sesuatu ?” Ujar Jessica, Yuri menolehkan kepalanya kemudian menggelengkan kepalanya pelan. Jessica hanya menganggukkan kepalanya, kemudian kembali mengobrol dengan Yoona.

To : Xi Luhan

Oh, ya sudah.. aku kira kau sedang sendirian. Hhha, nikmati waktumu dengan yeoja itu ne.. Bye !!

From : Kwon Yuri.

Yuri menghela nafasnya kemudian kembali menyalakan handphone miliknya. Yah, tentunya karena ada sebuah pesan masuk dari namja yang sering dipanggil nya dengan sebutan namja sok cute itu, Yuri kembali tersenyum saat membaca pesan dari Luhan..

To : Kwon Yuri

Ya, kau masih marah denganku ? Aish, kalau kau cemburu katakan saja !! Heheh.. Jangan tinggalkan aku😛

From : Xi Luhan

>>

To : Xi Luhan

Kya~ Cemburu katamu ? Jangan berharap sesuatu yang tidak akan terjadi Dongsaengku, Hhh.. Aku tidak meninggalkanmu, Pabo !! Aku hanya ingin berhenti dan makan !!

From : Kwon Yuri

Tak berapa lama, handphone milik Yuri kembali bergetar.

To : Kwon Yuri

Hhh.. selamat makan !!

From : Xi Luhan

Yuri tersenyum kemudian mengetik dengan tulisan ‘Ne, jelek’. Kemudian mendengarkan obrolan Jessica dan Yoona, Tapi itu tak terjadi lama karena Sehun tiba tiba menghentikan mobilnya dan berhenti disebuah rumah makan. “Kita makan ne, aku lapar !!” Ujar Sehun, semua orang yang ada didalam mobil terdiam sehingga membuat Sehun merasa bingung sekaligus aneh. “Aku yang teraktir deh !!” Ujar Sehun lagi, Spontan seluruh makhluk yang ada didalam mobil berhamburan keluar dan masuk kedalam mobil itu.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Dari kejauhan nampak sosok yeoja cantik tengah berlari menuju kelasnya dia nampak tergesa gesa dan sesekali mempererat genggaman bukunya. Yeoja itu berhenti tepat didepan dua yeoja yang sedang duduk dan mengobrol. Yeoja cantik itu menghela nafasnya kemudian menunjukkan cengiran diwajahnya.

“Aku sudah menunggumu, em.. 1 Jam yang lalu” Ujar Yoona dengan memasang wajah marah pada Yuri. Yuri kembali tersenyum kemudian menggaruk garuk belakang kepalanya perlahan. “Aku bangun kesiangan lagi..” Ujar Yuri yang masih menggeruk garuk belakang kepalanya. “Aish, kenapa semenjak Luhan dirumah sakit kau sering sekali bangun terlambat ?” Ujar Jessica, Yuri kembali menunjukkan cengiran diwajahnya kemudian mengambil handphonenya dan menunjukkan kontak masuk yang ada dihandphone berwarna putih itu.

“Aastaga, Yul.. pantas saja kau bangun terlambat !! Dasar !!” Ujar Jessica, tak berapa lama dia tersenyum evil, Sedangkan Yoona dan Yuri hanya menatapnya dengan tatapan bingung. “Waeyo ?” Ujar Yuri yang masih bingung dengan tingkah Jessica, tak berapa lama Yoona yang terlihat tersenyum evil.

“Jadi, ceritanya kau naksir dengan namja sok cute itu ?” Ujar Yoona dengan nada menggoda Yuri, Yuri menatap Yoona dan Jessica dengan tatapan salah tingkah kemudian menggelengkan kepalanya perlahan, “YA !! Katakan pada kami Yul !!” Ujar Jessica yang masih mencoba mendesak yeoja cantik itu. Yuri kembali terlihat salah tingkah kemudian menggelengkan kepalanya pelan.

“Aniya !! Aku tidak bohong, dia hanya temanku !!” Ujar Yuri dengan mengangkat tangan kanannya sehingga berbentu ‘V’. Yoona dan Jessica hanya menganggukkan kepalanya seolah percaya dengan ucapan Yuri, padahal dia tau kalau sahabatnya itu memang sedang jatuh cinta walau Yuri tidak menyadarinya.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

TBC

Hayayayyaya…

Udah selesai ini Part, Hhh.. Tunggu next Partnya ne..

Jangan Lupa komentar !!

And last GUMAWO !!

22 responses to “My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 3]

  1. Kkk~ yulhan malu” meong (?) nih..😀
    Seo mrencanakan sesuatu? Bru kali ini bca ff seo nya antagonis:/ *biasalah muka-muka polos*
    Banyakin momen yulhan dong thor..^^

    • hahah..
      sebenernya pengen Yoona atau Jessica tapi mereka udah jadi temennya Yuri.’
      Yah, sekali sekali bikin SEO antagonis, wkwk..
      Author juga pengen bikin Yuri yg antagonis tapi Author engga bisa -_-
      hahah.. okeh ditunggu ne😀

  2. YulHan.. YulHan mereka udh jatuh cinta,, hihihi lucu banget mereka
    seo punya rencana ? next part nya Cepet thor penasaran nih🙂

  3. gyahahahahaha, wktu itu si abang yg mlu2, eh brang skrng si teteh yg mlu2😀
    Kajja eon ditnggu next part ny, semangat🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s