My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 2]

lol

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

Kwon Yuri & Xi Luhan

Oh Sehun

Other Cast :

Jessica, Yoona, Kris, Kai

Gerne : Romance, Friendship

Rating : General

WARNING :

DON’T BE PLAGIATOR AND SILENT READERS

Message :

Hay, Author back dengan FF  ini😀 FF yang menceritakan tentang Yah, Author tidak tau.. hehe😀 So, kalian baca saja sendiri #Plak

Happy reading😀

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Kurasa ucapanku tentang pernyataan kemarin akan ku tarik, kurasa.. Aneh, tapi aku tak bisa berhenti membayangkan wajah namja sok cute itu, bahkan tadi malam saja aku bermimpi tentang namja itu, Tapi aku tak mungkin mencintainya itu tidak akan mungkin !!

Itu semua terjadi karena aku Emm… hanya salah berpendapat tentang nya tidak lebih, Beneran !!

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 1

“Aish, Kalian ini menyebalkan !!! Aku tidak menyukai yeoja itu !!” Ujar Luhan sambil mengembungkan bibirnya. Kai dan Kris kembali tertawa, membuat Luhan semakin sebal. “Lalu..?” Ujar Kai, bermaksud memancing Luhan. Luhan menghela nafasnya kemudian menyandarkan tubuhnya pada Sofa.

“Molla !!” Ujar Luhan singkat, kemudian fokus memainkan handphone miliknya. Kris dan Kai saling bertatapan kemudian terkikik pelan. “Aneh.. perasaanku sangat aneh karena yeoja itu !!” Ujar Luhan dalam hatinya.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Part 2

Author POV

Dari kejauhan nampak sosok yeoja sedang berjalan memasuki kelasnya dengan buru buru, Sesekali dia merapikan rambut hitamnya yang terbang karena tertiup angin.

Sesampainya dikelas, yeoja itu langsung duduk dan kembali merapikan rambutnya yang sengaja dia urai. Kedua sahabatnya itu menatapnya dengan tatapan aneh. Kemudian membantu Yuri membetulkan rambutnya yang benar benar berantakan.

“Tumben sekali kau tidak mewarnai rambutmu menjadi coklat” Ujar Jessica sambil menyisir rambut Yuri perlahan, Yuri menghela nafasnya. “Aku bangun kesiangan” Ujarnya singkat kemudian mengambil jepit berwarna putih didalam tasnya. “Tapi kau terlihat cantik dengan rambut Hitam, Unnie..” Ujar Yoona, dia hanya diam sambil melihat Jessica memakaikan jepit pada rambut Yuri.

Sedari tadi Yuri hanya celingak celinguk mencari seseorang. Membuat Kedua sahabatnya itu menatapnya dengan tatapan aneh. “Waeyo ?” Ujar Yoona yang masih menatap Yuri dengan tatapan bingung. Jessica hanya membalikkan badannya kemudian menaikkan alis kanannya. “Mana Guru Killer itu ?” Ujar Yuri akhirnya, Yoona dan Jessica menatap Yuri dengan tatapan datar kemudian memainkan handphonenya.

Sedangkan disisi lain, sosok namja tampan terlihat tengah mengamati tingkah yeoja berambut hitam itu, sesekali dia tersenyum melihat tingkah yeoja itu yang menurutnya aneh. “Hyung, apa yang kau lihat ?” Ujar Kai, Luhan terus saja tersenyum dan tidak memperhatikan pertanyaan dari sahabatnya itu. Kai yang bingung, mengikuti arah pandang Hyungnya yang ternyata tertuju pada sosok yeoja cantik yang kini sedang bercanda dengan sahabatnya.

“Aish, Katanya kau tidak menyukainya ?” Ujar Kai, bermaksud menyindir dan membuat Luhan berhenti memandang yeoja itu. Cara yang dilakukan Kai berhasil dan membuat Luhan menatap sahabatnya itu dengan tatapan aneh. “Maksudmu ?” Ujar Luhan, Kai dan Kris kembali tersenyum evil, kemudian menghela nafas mereka.

“Kai ah, Lihatlah yeoja berambut hitam itu !! Bukankah dia terlihat sangat cantik dan manis ?” Ujar Kris, Kai hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya pelan. Luhan menatap kedua sahabatnya dengan tatapan sebal. “Iya, cantik dan tentunya sangat berbakat. Kurasa aku menyukainya, Hyung !!” Ujar Kai, Luhan mengembungkan mulutnya kemudian memukul kepala sahabatnya secara bergantian.

“Apa yang kalian katakan ? Menyebalkan sekali !!” Ujar Luhan dengan nada menjerit, mendengar teriakan Luhan sosok yeoja berambut hitam itu menolehkan kepalanya dan menatap Luhan, Kai dan Kris dengan tatapan dingin  miliknya. Luhan hanya bisa tersenyum salah tingkah, sedangkan yeoja itu hanya menaikkan sebelah alisnya kemudian kembali memainkan handphone miliknya.

“Dia menatapmu, Hyung !! Bukankah itu membuatmu berbunga bunga ?” Ujar Kai, Luhan menatap Kai dengan tatapan sebal kemudian kembali memukul kepala Kai lebih keras. “Sayang sekali, tapi aku tidak suka bunga” Ujar Luhan.

Tak berapa lama, Mrs. Jung datang dengan membawa sebuah map ditangannya. Melihat guru killer itu, seluruh kelas terdiam dan memperhatikan guru itu. Guru itu tersenyum kemudian membungkukkan kepalanya, membuat seluruh kelas menatapnya dengan tatapan bingung sekaligus aneh.

“Hari ini, kalian akan ada ulangan matematika !!” Ujar Songsaenim, Seluruh murid menatapnya dengan tatapan tak percaya. Kelas yang tadinya hening kini menjadi ramai seperti sebuah supermarket yang menjual barang diskon. Songsaenim menghela nafasnya kemudian meletakkan mapnya dimeja dengan kasar. Sontak, seluruh isi kelas terdiam dan memperhatikannya.

“Absen 1 silahkan maju dan ambil nomor tempat dudukmu” Ujar Songsaenim, Absen nomor satupun maju kedepan dan mengambil nomor undian yang disediakan. Yuri, Yoona dan Jessica saling bertatapan. “Aku harap aku bisa duduk berdekatan dengan kalian !!” Ujar Yuri senang, Yoona dan Jessica menganggukkan kepala mereka.

“Selanjutnya Absen 12 dan 13, Jessica jung dan Im Yoon Ah. Maju dan ambil undian kalian !!” Ujar Songsaenim, mendengar namanya dipanggil, Yoona dan Jessica bangkit kemudian mengambil undian itu. “Nomor 2 ? Aish..” Ujar Jessica kesal, Dia berdecak tak karuan, nomor 2 tandanya dia akan duduk tepat paling depan. Sedangkan nomor 1 belum terbuka, dia berharap salah satu sahabatnya akan mendapatkan nomor 1.

“Nomor 15 ? Mwoya ?” Ujar Yoona, dia juga harus menerima kenyataan kalau dia tidak duduk dekat dengan Jessica. Yoona dan Jessica menghela nafas mereka kemudian duduk dibangku mereka masing masing. “Aish, mereka berdua tidak bersama, Lalu aku ?” Gerutu Yuri kesal. Dia menghela nafasnya sambil menunggu gilirannya.

“Absen 14, 15, 16, dan 17. Kemari kalian berempat !!” Ujar Songsaenim, Yuri, Kai, Luhan dan Kris berjalan menghampiri songsaenim kemudian mengambil undian yang disediakan. “Adwae !! Nomor 1 !!” Ujar Kris, Seluruh isi kelas tertawa saat melihat Kris harus duduk disebelah Jessica, sedangkan Jessica hanya mengendus pelan. “Menyebalkan sekali !!” Ujar Jessica saat Kris duduk tepat disampingnya.

“Hhh.. nomor 16” Ujar Kai dengan nada malas saat mengetahui kalau dia harus duduk disebelah Yoona, musuh bebuyutannya. Yoona menatap Kai dengan tatapan sebal “Aish, hari ini hari sialku !!” Ujar Yoona, yang masih menatap Kai yang sudah duduk disampingnya. Yuri menatap Luhan bermaksud memberi Isyarat untuk memberitau hasilnya. “Kau duluan..” Ujar Luhan, Yuri menganggukkan kepalanya kemudian membuka kertas itu.

“Nomor 30 ? Kenapa aku harus duduk disana ?” Ujar Yuri, Seluruh murid terkikik pelan, Yuri memang paling tidak suka kalau duduk dibangku paling belakang, dia lebih suka duduk dibangku tengah tepatnya tempat yang diduduki oleh Yoona dan Kai. Yuri berjalan kearah kursi yang dia tempati kemudian memainkan handphone miliknya. Luhan membuka kertas undiannya, dia sangat terkejut melihat hasil yang dia dapatkan, sebuah kebetulan dia duduk di..

“Nomor 29..” Ujar Luhan, Seluruh kelas terdiam kemudian menatap kearah Yuri, Mendengar ucapan Luhan, Yuri meletakkan handphonenya diatas meja kemudian matapan Luhan seolah menyuruh namja itu mengulang perkataannya. “Apa yang dia katakan ?” Ujar Yuri polos, Dia benar benar ingin memastikan apa pendengarannya itu benar. “Dia mendapat nomor 29 dan duduk disampingmu” Ujar Kris, mendengar ucapan Kris, yeoja cantik itu membelalakkan kedua matanya kemudian menarik panjang nafasnya.

Setelah seluruh siswa mendapatkan giliran mereka, ulangan pun dimulai. Dalam waktu 25 menit, Luhan sudah menyelesaikan soal ulangan itu tanpa mencontek sama sekali, Melihat hal itu Yuri hanya bisa menatap Luhan dengan tatapan sebal. Yuri sempat berfikir kenapa dia harus duduk dengan Luhan, Luhan itu musuh bebuyutannya dan orang yang tidak mau memberikan jawabannya kepada temannya.

“15 Menit lagi..” Ujar Songsaenim, mendengar ucapan itu Yuri segera berfikir keras sesekali dia memukul kepalanya sendiri bermaksud untuk membuat otakknya bekerja, Bukannya bekerja tapi kini kepalanya sudah terasa pusing. “Aish, SIAL !!” Ujar Yuri, Luhan yang dari tadi melihat Yuri kesulitan mengerjakan soal ulangan matematika itu, menyodorkan lembaran jawaban miliknya dan menyuruh Yuri untuk menyalinnya. Yuri menatap Luhan dengan tatapan bingung.

“Cepat salin !!” Ujar Luhan, Yuri masih menatap Luhan bingung tak berapa lama dia menganggukkan kepalanya dan menyalin kertas ulangan milik Luhan. Luhan tersenyum saat melihat Yuri juga terlihat bahagia. Tak berapa lama, Yuri kembali menyodorkan ulangan milik Luhan, sambil tersenyum manis. “Kumpulkan lembar jawaban kalian” Ujar Mrs. Jung, Luhan segera bangkit tapi langkah Luhan terhenti saat Yuri menarik tangan kanannya. Luhan menatap Yuri dengan tatapan bingung, Yuri mengukir sebuah senyuman manis diwajahnya seraya berkata “Gumawo..”. Luhan terlihat sangat kaget saat mendengar ucapan Yuri, Tapi Luhan hanya bisa tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Cheoma..”

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

“Hhh.. Ulangan yang benar benar sulit..” Ujar Yuri. Yoona dan Jessica menganggukkan kepala mereka berdua. “Apalagi, Kai tidak ingin membagi jawabannya padaku” Ujar Yoona sambil mengembungkan pipinya. Jessica dan Yuri menarik nafas mereka perlahan. “Dan kenapa aku sial sekali ?” Ujar mereka bertiga bersamaan. Saling bertatapan kemudian tertawa bersama.

Tak berapa lama, nampak ketiga namja datang menghampiri mereka. Ketiga namja itu mengukir sebuah senyuman manis. Sedangkan Yuri, Yoona dan Jessica hanya menatap mereka dengan tatapan dingin, Kemudian menghela nafas mereka. “Duduklah !!” Ujar Yuri akhirnya, dia sudah tau apa maksud dari senyuman Kai, Luhan dan juga Kris. Mereka bertiga ingin bergabung dengan Yoona, Yuri dan Jessica.

“Mianne, kalau kami menganggu kalian..” Ujar Luhan, Yuri dan kedua temannya saling bertatapan kemudian mengangkat bahu masing masing. “Gwechana..” Ujar Jessica dengan nada dingin khas miliknya. Kris dan Kai tersenyum kemudian melahap makanan yang ada didepannya, sedangkan Luhan dia masih merasa tak nyaman karena harus duduk tepat disebelah Yuri.

“Yuri, nanti sore kita harus pergi ke toko EXOSHIDAE !! Itu toko baru lho !!” Ujar Jessica, Yuri menaikkan sebelah alisnya kemudian menganggukkan kepalanya pelan. “Setelah itu kau harus menemaniku memberi sepatu yang kemarin kita lihat !!” Ujar Yoona, Yuri kembali menganggukkan kepalanya. “Dan kalian harus menemaniku menghabiskan uang yang Appa berikan padaku !!” Ujar Yuri akhirnya, Yoona dan Jessica saling bertatapan kemudian tersenyum. “Tentu saja !!” Ujar Yoona dan Jessica senang.

“Bagaimana kalau kami bertiga ikut ?” Ujar Kai, Yoona Yuri dan Jessica menatapnya dengan tatapan aneh. Kai hanya menunjukkan senyuman aneh diwajah tampannya. “Em.. kita bisa membeli sesuatu untuk pakaian dance couple bukan ?” Ujar Kai membenarkan maksudnya, Yuri menaikkan sebelah alisnya kemudian mengembungkan pipinya. “Terserah !!” Ujar Yoona.

“Kalau begitu,  Aku akan menjemput Jessica, Kai akan menjemput Yoona dan Luhan akan menjemput Yuri. Pukul 15.00 Kita harus sudah berkumpul di Mall EXOSHIDAE” Ujar Kris. Kelima manusia itu menatap Kris dengan tatapan sebal kemudian menganggukkan kepala mereka. “Aish, dengan dia lagi..” Gerutu Jessica.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

“Jika kalian berlatih dengan benar, maka kalian akan pulang lebih cepat !!” Ujar M. Kim, Yuri, Yoona, Jessica, Kai, Luhan, dan Kris kembali berlatih kali ini mereka mencoba untuk tidak menolak gerakan berpegangan tangan yang M. Kim berikan, ini semua bertujuan agar mereka dapat pulang kerumah dengan cepat dan pergi belanja.

“Kris, pegang tangan Jessica dengan kuat !!” Ujar M. Kim, Kris menganggukkan kepalanya kemudian mempererat genggaman tangannya. Jessica hanya menerima takdir, Kemudian melanjutkan dancenya. “Kai, gerakanmu terlalu cepat !!” Ujar M. Kim. Kai menghentikan dancenya kemudian mencoba menyeimbangi tariannya dengan Yoona sehingga dance itu berlangsung cukup baik.

“Seharusnya kalian melakukan hal ini sejak kemarin, dan ingat 3 hari lagi lomba itu akan berlangsung” Ujar M. Kim, mereka semua menganggukkan kepala mereka, kemudian berjalan dan duduk untuk beristirahat. “Sekali lagi, dan kalian boleh pulang” Ujar M.Kim lagi, mereka berenam menganggukkan kepala mereka kemudian melakukan gerakan gerakan yang seharusnya mereka lakukan dengan baik.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

Tok.. tok..tok..

Pintu berwarna coklat itu diketuk pelan oleh sosok namja tampan yang menggunakan kaos putih, jaket berwarna biru serta celana jeans juga berwarna biru. Tak berapa lama dia menunggu pintu terbuka dan menampakkan sosok yeoja cantik dengan rambut terurai menggunakan baju dengan warna senada, baju berwarna putih, jaket berwarna biru muda dan rok pendek diatas lutut juga berwarna biru. Mereka saling menatap satu sama lain kemudian tertawa.

“Kita tidak janjian bukan ?” Ujar yeoja cantik itu, namja itu tersenyum kemudian menggelengkan kepalanya. Yeoja itu tersenyum kemudian menutup pintu rumahnya dan menarik tangan namja itu. “Kajja kita berangkat !!” Ujar yeoja itu sambil menutup pintu mobil.

>>>

Dari kejauhan, terlihat Yoona, Jessica, Kai, dan Kris tengah berdiri sambil melipat tangan mereka. Mereka terlihat tengah menunggu seseorang. Sudah beberapa menit mereka menunggu tapi orang yang mereka tunggu tak kunjung datang, sampai seorang yeoja dan seorang namja terlihat tengah berlari menghampiri mereka.

“Aish, Mianne kalau kami terlambat !!” Ujar Luhan, Keempat sahabatnya itu menatapnya dan Yuri dengan tatapan shok dan aneh. Membuatnya dan Yuri bingung “Waeyo ?” Ujar Yuri, alisnya naik sebelah tanda dia bingung. Sedangkan Keempat sahabatnya itu tersenyum sambil menggaruk garuk belakang kepalanya. “Kalian, sedang menggunakan baju Couple atau apa ?” Ujar Yoona, Yuri dan Luhan saling bertatapan lalu terkikik pelan. “Kami tanpa sengaja menggunakan baju dengan warna yang sama” Ujar Luhan, Yang lain hanya mengohkan ucapaannya.

“Oh, aku kira.. Em.. Kajja kita masuk kedalam !!” Ujar Kai. Mereka berenam segera masuk dan melihat baju yang dijual ditoko tersebut. Yoona berjalan kearah kumpulan jaket, Jessica menuju kekumpulan Dress, Kris menuju ketempat sepatu, Kai menuju ketempat Kaos, Luhan menuju ketempat Tas. Sedangkan Yuri, baru kali ini dia tidak tertarik dengan isi butik ini, justru dia melangkahkan kakinya pada sebuah tempat yang menjual khusus boneka teddy bear. Kedua matanya tertuju pada satu arah, Boneka teddy bear berwarna putih dengan ukuran cukup besar.

Tangannya bergerak menyentuh teddy bear itu kemudian melihat harga teddy bear itu, Yuri terlihat sangat terkejut karena Teddy bear itu sangat mahal. “Aish, aku bisa membelikan 5 baju hanya dengan teddy bear ini. Hhh, Mahal sekali” Gerutunya kemudian berniat mengembalikan boneka itu. Tapi seseorang menghentikan langkahnya, sontak Yuri menengokkan kepalanya dan mendapati sosok namja tampan sedang berdiri disampingnya sambil menunging sebuah senyuman.

“S..Sehun..” Guman Yuri, dia sangat terkejut saat melihat sosok namja bernama Sehun itu tiba tiba berdiri didepannya. Yuri masih berdiri membeku dan masih mengenggam Boneka itu erat, Namja tampan itu masih tersenyum kemudian mengacak ngacak rambut Yuri perlahan. “Bogoshipo !!” Ujar namja itu yang masih mengukir sebuah senyuman manis diwajahnya. Yuri menatapnya tanpa berkedip, tiba tiba saja jantungnya itu berdegup kencang. Boneka yang tadinya dia genggam dengan erat kini terjatuh dilantai bersamaan Yuri memeluk namja bernama Sehun itu.

“Sehun ah, Nado bogoshipo !!” Ujar Yuri yang masih memeluk Sehun erat, Sehun tersenyum sambil mengelus rambut Yuri perlahan. “Nonna, aku akan membelikan boneka itu untukmu !!” Ujar Sehun senang, Yuri melepaskan pelukannya kemudian menganggukkan kepalanya pelan. “Sip !! Dan Gumawo !!” Ujar Yuri yang terlihat sangat senang.

Sedangkan dari kejauhan.. nampak seorang namja tengah memperhatikan kejadian yang terjadi diantara Yuri dan Sehun. Namja tampan itu tersenyum, walau tanpa dia sadari tangan Kanannya itu mengepal. Perlahan, perasaaan tak suka melihat Yuri dekat dengan Sehun itu ada. Tapi, dia tidak ingin menyakiti orang yang sama sama dia sayangi itu. Dia tidak ingin keegoisannya itu justru membuat nya menjadi jauh dari salah satu dari mereka.

“Sehun, aku tak tau kalau kau mengenal yeoja itu.. Kukira kau akan bangga melihatku menyukai yeoja secantik Yuri, Tapi.. kenapa Kau… Aish !!” Ujar Namja itu kemudian berjalan pergi meninggalkan butik mewah ini dengan menggunakan mobil berwarna hitam miliknya.

>>>

Setelah berbelanja, Yuri, Yoona, Jessica, Kai, Kris dan Sehun menyempatkan untuk makan malam disebuah restoran mewah milik Appa Kai. Mereka semua nampak tertawa sampai seseorang menyadari satu keganjilan.

“Dimana Luhan ?” Ujar Yuri tiba tiba, perasaannya tiba tiba menjadi tidak enak saat mengetahui Luhan tidak bersamanya. Yoona, Jessica, Kris dan Kai menatap Yuri dengan tatapan bingung. “Apa dia tertinggal ?” Ujar Yoona, Mereka semua mengangkat bahu mereka masing masing.

“Biar ku telpon !!” Ujar Yuri dia segera mengambil handphonenya dan menelpon Luhan, Setelah beberapa kali dia menelpon, Akhirnya terlponnya itu bisa tersambung.

“Yeobbseo ?” Ujar seseorang dari seberang..

“Ini aku Yuri, Luhan, sekarang kau dimana ?” Ujar Yuri dengan nada cemas.

“Aku dalam perjalanan pulang kerumah..” Ujar Luhan dengan nada dingin.

“Oh, Mianne..” Ujar Yuri, tiba tiba perasaan cemas kembali merasuki hatinya membuat Yuri enggan memutus saluran telpon itu.

“Luhan… a..”

“Tin.. Tin.. Tin.. !!! AAAAaaa !!” Tiba tiba terdengar suara aneh dari sebrang, tak berapa lama terdengar suara seperti terjadi kecelakaan. Mendengar Suara itu, Yuri membelalakkan matanya.

“Luhan.. Gwechana ?” Ujar Yuri, Tak ada jawaban.

“Luhan.. Kau baik baik saja bukan ?” Ujar Yuri Lagi, Dan masih tak ada jawaban.

“Luhan, kau mendengarkan ucapanku kan ? Luhan..” Ujar Yuri

“Luhan !!” Teriak Yuri..

“Yur..i..” Ujar seseorang dengan nada lemas, kemudian sambungan telponnya terputus, Yuri kembali membelalakkan matanya kemudian handphone yang dipegangnya terjatuh dilantai, tapi dengan cepat Jessica mengambilnya. Yoona, Jessica, Kai, Kris dan Sehun menatap Yuri dengan tatapan Bingung, aneh dan penasaran.

“Apa yang terjadi dengannya ?” Ujar Kai, Yuri menghela nafasnya. Tiba tiba jantungnya berjadi berdebar hebat. Otaknya kini diliputi dengan rasa khawatir pada Luhan. “Mobil, aku butuh kunci mobil !! Mana ?” Ujar Yuri, Melihat Yuri yang terlihat cemas, Sehun segera menyerahkan kunci mobilnya kepada Yuri. Yuri segera mengambil kunci mobil itu kemudian berlari menuju parkiran dan melaju kearah rumah Luhan.

“Aku harap kau baik baik saja, Namja sok Cute !!” Ujar Yuri yang masih melaju kearah Rumah Luhan.

:::::::::: My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna ::::::::::

TBC

Yayayyayayayayayayaya !!!!!

Hehheh…

Part ini ada Sehun Lhoh !! *terus ? Hhehhe, Semoga reader suka dengan Part ini ne😀 Mumpung Author beberapa hari ini sering libur jadi, Author akan membuatkan Reader FF okay😀

JANGAN LUPA KOMENTAR, JANGAN JADI PEMBACA GELAP *ambil lampu senter #Plak

And Last, Gumawo !!

19 responses to “My Cute Dongsaeng & My Fashionable Nonna [Part 2]

  1. Cinta segitiga ya.. Cie cie yul seneng tuu jadi rebutan 2 cowok kece..😀 aku juga mau.. *diseret baekhyun #plakk
    Next nya ditggu thor..^^

  2. Hyaaa, thor kau mengingatkanku pada seseorang (?) Lanjut thor, daebak buat ff-nya, keep fighting and keep updating! ^^ Ada aku disisi author~ (?) kkk~

  3. Ceritanya keren author,,, tpi ksian Luhanppa😦
    Di tunggu ya ff lainnya author….
    Annyeong pengoment baru😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s