Promise [Part 1]

9334e377427319e291934af7d42c42f3

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

SNSD [Yuri, Yoona & Seohyun]

EXO [Luhan, Sehun,]

Gerne : Romance, Sad (Mungkin)

Rating : General

Message : Annyeong !! Huh, Author buat ni FF heheh, Prolognya banyak yang komentar dan semoga untuk Part satunya juga ne😀 Yah, Happy Reading

Warning :

After You read this Fanfic, You Must Coment !! I HATE PLAGIATOR AND SILENT READER !!  And Please Don’t BASHING !!

<><><><><> Promise You <><><><><>

Yuri POV

“Unnie.. Kajja, kau tidak ingin bertemu dengan namjachingu kami ?” Ujar Seohyun dan Yoona bersamaan sambil mengoyang goyangkan tubuhku pelan. Perlahan kubuka mataku dan menatap mereka berdua dengan tatapan datar, Ah.. aku masih mengantuk !!

“Ani, aku ingin tidur saja !! Kalian pergi saja sendiri !!” Ujarku yang langsung kembali tidur. Yang pasti Seohyun dan Yoona akan berdecak tak jelas karena tiba tiba saja aku membatalkan janji, Hehe.. tapi aku benar benar mengantuk.

“Aish, Unnie.. Kau ini selalu saja begitu !! Pantas saja tidak ada namja yang mau denganmu !!” Ujar Yoona yang kemudian langsung bangkit dari kasurku dan berjalan keluar diikuti dengan Seohyun “Dasar dongsaeng durhaka !!” Gerutuku pelan kemudian melanjutkan tidurku lagi.

>>>

Kulangkahkan kaki ku memutari Mall, mana Seohyun dan Yoona ? dia bilang dia sedang ada disini, tapi kenapa aku tak menemukannya ? Aish, dan aku sudah mencarinya selama 2 jam ? Er—menyebalkan !!

Kembali kulangkahkan kakiku memutari Mall sambil clingak clinguk mencari seseorang, Aku menghela nafas ku pelan kemudian kembali berjalan kearah barat. Saking terburu burunya, tanpa sengaja aku menyenggol sosok namja yang sedang membawa 2 gelas cappucino,dan membuat segelas Cappucino itu tumpah dibajuku.

“Ah.. Mianne, Mianne !!” Ujar Namja itu, aku tersenyum dan menganggukkan kepalaku. Tunggu, namja ini.. kenapa mirip sekali dengan Sehun ? Ah, benar dia mirip sekali dengan Sehun. “Em.. Apa kau Sehun ?” Ujarku, Namja itu menatapku bingung kemudian menggelang pelan.

“Ani, aku bukan Sehun” Ujarnya lagi, Aku menganggukkan kepalaku kemudian menundukkan badanku. “Ah, Mianne.. kalau begitu Cappucinomu aku ganti” Ujarku sambil menyerahkan beberapa lembar uang pada namja itu. Namja itu tersenyum kemudian mengembalikan uang yang kuberikan kepadanya.

“Gwechana, aku juga sudah membuat bajumu itu kotor.. Kalau begitu aku harus pergi dulu ne, Sekali lagi Mianne” Ujar Namja itu yang kemudian berjalan meninggalkanku. Aku hanya bisa tersenyum dan melanjutkan mencari sosok Seohyun dan Yoona yang kini sedang bersama dengan kedua namjachingunya.

“Aish, atau mereka berdua mengerjaiku ?” Gerutuku pelan, Aku semakin mempercepat langkahku sampai akhirnya aku menemukan sosok Seohyun sedang duduk bersama sosok namja yang sangat kukenal, bahkan pernah menjadi sosok yang ada dalam kehidupanku.

“Se..sehun..” Gumanku pelan, aku masih menatap mereka dari kejauhan. Perlahan rasa sakit itu kembali lagi, Aku kembali menghela nafas dan mencoba menahan air mata yang kini sudah ada diujung tanduk.

Banyak orang yang menatapku dengan tatapan aneh dan juga bingung, Mungkin mereka bingung kenapa aku menangis. Aish, Yuri lihat kau harus kuat !! Kau tidak boleh menangis, itu memalukan sekali bukan ? Hhh.. kau harus kuat, lagi pula namja itu hanya masa lalumu Tapi… aku masih mencintainya…

Aku masih disini Sehun, aku masih berada didalam cerita cinta kita. Aku masih hidup disana dengan senyuman dan juga air mata yang tak pernah bisa berhenti. Apa kau masih mengingatku Sehun ah ? Atau, kau sudah melupakanku ? Semudah itukah ? Hhh… aku mengerti aku memang bagian dari secuil masa lalumu, tapi aku tak bisa menganggapmu sebagai masa laluku, kau tau kenapa ? Karena aku mencintaimu !!

“Unnie !!” Ujar seseorang dari belakangku, sontak kutengokkan kepalaku dan mendapati Yoona sedang berdiri sambil menggandeng sosok namja yang tak asing dimataku. Aish, siapa namja itu ? Aku merasa pernah bertemu dengannya.

“Yoong..” Ujarku singkat, Yoona menatapku dengan tatapan sebal kemudian tersenyum pada namja tampan yang kini berdiri disampingnya. “Aish, Unnie.. dia Luhan” Ujar Yoona, Namja bernama Luhan itu tersenyum dan mengulurkan tangannya padaku. “Yuri..” Ujarku singkat sambil menjabat tangan Luhan.

“Unnie sedang apa disini ?” Ujar Yoona tiba tiba, Aku menghela nafasku kasar kemudian menatap Yoona dengan tatapan sebal. “Aku lapar dan aku mencarimu dan Seohyun !!” Ujarku yang masih dengan nada bicara sebal. Yoona dan Luhan hanya terkikik pelan. “Lebih baik kita antar Yuri Nonna makan” Ujar Luhan, Aku tersenyum padanya dan menganggukkan kepalaku pelan.

>>>

“Yoong, apa kau mengenal namja yang tadi sedang duduk dengan Seohyun ?” Ujarku sambil melahap sepotong daging yang sudah terpotong potong menjadi beberapa bagian. Yoona menatapku bingung tapi, sedetik kemudian dia menganggukkan kepalanya. “Waeyo..? Diakan namjachingu Seohyun” Ujar Yoona.

Mendengar ucapan Yoona, daging yang tadinya akan kukunyah mendapak langsung masuk kedalam mulutku sehingga membuatku tersedak. Sigap Luhan dan Yoona bangkit bari duduknya dan mencoba membantuku. “Ohoukk ohukk” Ujarku yang masih batuk batuk tak karuan, Aish.. sepotong daging yang bisa dibilng cukup besar tersankut dalam tenggorokanku yang sangat kecil.

“Hhh.. Aish, lega sekali !!” Ujarku sambil meminum segelas air putih, Yoona dan Luhan menatapku dengan tatapan tajam sehingga membuatku semakin bingung “YA !! Waeyo ?” Ujarku yang masih meminum segelas air putih itu.

“Em.. apa Unnie mengenal Sehun ?” Ujar Yoona, aku kembali terlonjak kaget dan menatap mereka dengan tatapan bingung. Aku kembali menghela nafasku, Jangan sampai Luhan mengatakan soal kejadian tadi ? Ah.. Adwae !!

“Em… Aniya..” Ujarku gugup, Luhan menatapku bingung sedangkan Yoona menatapku dengan tatapan tak percaya. “Aish, Jinjja ?” Ujar Yoona lagi, Aku kembali menghela nafasku. “Ne.. aku tidak mengenal namja itu !!” Ujarku lagi.

“Jinjja ? Sepertinya Unnie mengenal Sehun !!” Ujar Yoona lagi, Aish dasar dongsaeng yang menyebalkan !! Apa yang harus ku katakan padanya ? Tuhan, buatlah dia percaya !! “Kurasa Yuri Nonna, tidak berbohong.. sepertinya dia memang tidak mengenal Sehun” Ujar Luhan, Ah.. Luhan Gumawo Jeongmal gumawo !! Aku berhutang padamu !!

“Tapi..” Ujar Yoona yang kemudian terdiam, Karena Luhan menatap mata Yoona dengan tatapan ‘Berhenti !!’. Aku menghela nafasku, tiba tiba saja perasaan tidak suka menyeruak memasuki hatiku saat melihat Luhan memandang Yoona dengan tatapan seperti itu.

“Aku.. aku ingin ke kamar mandi, Em—maksudku aku ingin pulang” Ujarku tiba tiba, Yoona dan Luhan menatapku dengan tatapan bingung. “Pulang atau ke kamar mandi ?” Ujar Yoona, aku menunjukkan senyuman kaku diwajahku kemudian menggaruk garuk belakang kepalaku. “Pulang !!” Ujarku Cepat.

“Em—biar Luhan Oppa mengantarmu, Aku masih ada janji dengan temanku” Ujar Yoona, Aku menatap Luhan yang terlihat terkejut, Luhan tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya. “Ah, Ne.. Kajja Nonna” Ujar Luhan, aku menganggukkan kepalaku kemudian berjalan disamping Luhan.

>>>

Aku berjalan menyelusuri jalan yang ada ditaman kota Seoul, Aku tidak sendirian melainkan bersama Luhan. Aku memang mengajaknya ketaman, Ya.. kalian tau sendirikan kalau aku ini malas dirumah. Untung saja namja ini mau menemaniku kalau tidak, aku pasti akan berlumut dirumah.

“Nonna, kenapa kau berkata kalau kau tidak mengenal Sehun ?” Ujar Luhan tiba tiba, aku tersenyum padanya kemudian menatap langit biru yang dipenuhi dengan awan awan berwarna putih. “Dia masa laluku.. Yah, aku hanya tak ingin mereka tau” Ujarku, Luhan kembali menatapku bingung.

“Dan, walaupun pada akhirnya mereka akan tau dengan cara yang lebih menyakitkan ?” Ujarnya, Aku tersentak kaget mendengar ucapannya. Apa maksudnya ? Kenapa dia mengatakan hal itu ? Ane sekali !! “Maksudmu ?” Ujarku, Aku masih menatapnya dengan tatapan bingung.

Sontak langkah kami berdua berhenti, Luhan berbalik sehingga posisi kami saling berhadapan. “Tentu saja, Bukankah akan lebih menyakitkan kalau.. Seohyun mengetahui kenyataan yang sebenarnya kalau, Sehun namjachingu nya pernah menjadi bagian dari kehidupanmu dan.. sementara Yoona dan Seohyun tidak tau hal itu ? Mereka bisa membencimu, Nonna” Ujar Luhan, Aku menatapnya bingung. Dia benar.. tapi aku juga tak bisa mengatakan hal itu, itu sama saja aku membuka luka yang selama ini sudah kupendam.

“Hhh.. aku tau, lebih baik mereka membenciku” Ujarku begitu saja, Luhan tersenyum kemudian mengacak ngacak rambutku perlahan “Itu namanya kau Egois” Ujarnya, Aku menatapnya kesal sementara dia masih berdiri dan tangannya masih ada diatas kepadaku. “YA !! Turunkan tanganmu, Luhan !!” Ujarku, Luhan terkikik pelan kemudian menurunkan tangan kanannya dari kepalaku.

“Yuri Unnie !!” Ujar seseorang, sontak aku dan Luhan menohkan kepala menuju sumber suara dan mendapati Seohyun sedang berjalan bersama dengan Sehun. Aku menghela nafas panjang, Hhh.. bagaimana bisa mereka ada disini ?

Mereka berjalan mendekatiku, Tapi Sehun terlihat terkejut saat melihat sosokku sedang bersama dengan Luhan. Aku kembali mencoba untuk tersenyum. “YA ! Kuatkan dirimu..” Ujar Luhan pelan. Kutolehkan kepalaku kemudian menatapnya sebal, “YA !! Jangan mengejekku” Gumanku pelan, Luhan hanya terkikik.

“Eh.. Luhan Oppa !! Ternyata kau bukan…” Ujar Seohyun mengantung, Luhan menatap Seohyun dengan tatapan ‘YA !! Berhenti jangan katakan itu !’. Aku menatap mereka dengan tatapan bingung. “Bukan ?” Ujarku lagi.. Seohyun terlihat salah tingkah.

“Em.. Bukan seorang dancer !!” Ujar Seohyun setelah hening beberapa saat, Aku tersenyum dan hanya menganggukkan kepalaku. “Unnie, dia Sehun.. namjachinguku” Ujar Seohyun. Sehun tersenyum kemudian mengulurkan tangannya. “Yuri..” Ujarku begitu saja dan tentunya tanpa membalas jabatan tangan Sehun.

“Unnie, bagaimana bisa kau ada disini dan kenapa kau bersama namja ini ? Diakan namjachingu Yoona Unnie.. dan Em—apakah kalian sudah saling kenal ?” Ujar Seohyun, Aku menatapnya bingung sambil mengigit bibir bawahku. Aish.. Alasan apa yang harus ku katakan ?

“Tadi, aku dan Yoona bertemu dengan Yuri dimall, Lalu Yoona menyuruhku untuk mengantar Yuri pulang karena dia masih ingin bertemu dengan sahabatnya. Dan.. em, tadi Yuri minta dibelikan permen kapas !! Itu disana !!” Ujar Luhan sambil menunjuk pedagang permen kapas. Aish, dia pikir aku masih anak anak kenapa harus permen kapas ?

“Ne.. aku ingin permen kapas, Em.. Kajja !!” Ujarku yang langsung saja menarik tangan Luhan menuju penjual permen kapas dan meninggalkan Seohyun dan Sehun yang masih terdiam disana. Aish..

“Dan kau harus membelikanku permen kapas !!” Ujarku, Sambil mengambil dua buah permen kapas, Luhan menatapku tak percaya. “Kenapa harus aku ?” Ujar Luhan. Aku tersenyum sambil memakan permen kapas itu. “Aish, bayar saja !!” Ujar ku yang kemudian mengambil permen kapas dan menyuapkannya pada Luhan. “Ne..” Ujar Luhan yang langsung mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetnya.

“A..” Ujarku lagi berisyarat akan menyuapkan permen kapas itu pada Luhan. Luhan tersenyum kemudian membuka mulutnya. Hhh.. setidaknya, Luhan bisa membuatku melupakan sosokmu Sehun ah !! “Lagi…?” Ujarku, Luhan menatapku bingung kemudian menganggukkan kepalanya. Aku kembali menyuapkan permen kapas itu kemulut Luhan.

“Kau harus lebih sering meneraktirku permen kapas, Luhan !!” Ujarku yang kemudian mengambil permen kapas dan memasukkannya kedalam mulutku. Luhan tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Dan kau harus lebih sering menyuapiku permen kapas Nonna !!” Ujar Luhan, Aku menatapnya dengan tatapan sebal kemudian mencubit pipinya.

>>>

Kusandarkan tubuhku ditembok kamarku, Aku menghela nafasku perlahan dan sesekali mengacak ngacak rambutku Frustasi. Kenapa ini semua harus terjadi ? Kenapa ini berlangsung rumit sekali ? Dan kenapa harus Seohyun yang menjadi yeojachingu Sehun ? Aish !!

Ah, sampai kapan aku menghindar dari sosokmu Sehun ? sampai kapan ? Asal kau tau, ini sangat menyakitkan.. Hhh, andai saja kau ada dipihakku saat itu, andai saja aku tak mengenalkanmu pada Tiffany saat itu.. Andai saja aku tak membiarkanmu mengantar Tiffany pulang saat itu.. dan andai saja aku tak membiarkanmu mencintai Tiffany yang sudah jelas adalah sahabatku.. Andai saja, Tapi aku tak bisa mengulang waktu Sehun.. aku ingin, aku ingin sekali bersamamu.. aku masih ingin mencintaimu.. Aku ingin menghapus luka yang menyiksaku ini aku ingin Sehun ah !!

Hhh..

Kubuka almariku dan mendapati sebuah figura yang tereletak bebas dan tentunya penuh dengan debu. Kuambil figura itu dan menghapus debu debu yang menutupi sebuah kenangan manis yang selama ini masih kusimpan didalam hatiku. Perlahan, Foto itu terlihat jelas.. dan terdapat sosokku dan sosok Sehun sedang tersenyum dan bergaya. Aku tersenyum.. tapi luka itu kembali.. Menyakitkan !!

FLASH BACK

Yuri POV

“Kita mau kemana ?” Ujarku, karena tiba tiba saja Sehun menarik tanganku menuju suatu tempat. Langkah kami berhenti saat melihat seorang foto keliling sedang berjalan menawarkan foto pada pengunjung taman. Aku menatap Sehun dengan tatapan bingung. Kenapa dia mengajakku kesini ?

“Ah.. bisakah anda memfoto kami berdua ?” Ujar Sehun, namja itu menganggukkan kepalanya. Aku masih menatap Sehun dengan tatapan bingung. “Kajja, kita foto !!” Ujar Sehun, aku tersenyum kemudian menganggukkan kepalaku dan bergaya kearah kamera.

Kuangkat tanganku berbentuk ‘V’ kemudian mengulurkan lidahku, tersenyum dan memasang wajah sedih.. beraegyo semua gaya kulakukan. Dan ada satu foto yang sangat kusukai, saat Sehun bergaya mengecup pipiku. Aku hanya bisa membeku saat dia melakukan itu.

“Bagaimana Kau menyukainya ?” Ujar Sehun saat melihat hasil foto kami yang sudah jadi. Aku tersenyum dan menganggukkan kepalaku. “Em.. foto ini akan kusimpan !!” Ujar Sehun sambil mengambil foto saat dia mengecup pipiku. Aku tersenyum dan menganggukkan kepalaku.

“Dan yang lainnya ?” Ujarku bingung. Sehun tersenyum kemudian mengacak ngacak rambutku perlahan, “Kau yang akan menyimpannya.. Aku suka foto ini, kau lihat saja ekspresimu itu, sangat lucu kkkbukan ?” Ujar Sehun sambil mencubit pipiku perlahan. Aish.. dia ini memujiku atau menghinaku ? Menyebalkan sekali !!

END FLASH BACK

Tes.. tes..

Cairan bening itu terjatuh lagi, setelah sekian lama. Setelah sekian lama aku tak mengingatmu, setelah sekian lama aku tak menangis karenamu. Tapi sekarang aku kembali terluka karena aku tak bisa berhenti mencintaimu. Sementara sosokmu, dengan mudah melupakanku.. kau dengan mudah mengiggalkan ku tanpa perasaan. Ini tak adil !!

“Unnie.. Luhan Oppa mencarimu !!” Ujar seseorang dari balik pintu, aku segera bangkit dan menghapus air mata ku. Aish, namja jelek.. padahal dia bisa berpacaran dengan Yoona dan tidak menganggu saat saat menyedihkan dalam hidupku !! Aish, menyebalkan !!

“Suruh dia masuk Yoong !!” Ujarku dari dalam, tak ada jawaban dari luar tapi terdengar suara pintu terbuka dan menampakkan sosok Luhan sedang membawa senampan makanan. “Kau sedang apa disini ?” Ujarku dingin, Luhan tersenyum kemudian menggaruk garuk belakang kepalanya.

“Itu.. tadi Yoona menyuruhku untuk membawakanmu ini, sedangkan kami berdua akan makan direstoran milik sahabatku.” Ujarnya aku menghela nafasku panjang kemudian menggeleng pelan. “Aku tidak lapar, apa kau bisa meninggalkanku ?” Ujarku lagi. Luhan tersenyum kemudian meletakkan nampan itu diatas meja. Dia berjalan mendekatiku.

“Kau habis menangis ?” Ujarnya, Aku menatapnya aneh, dari mana dia tau kalau aku habis menangis ? “Eh.. aniya !!” Ujarku mencoba mengelak ucapan Luhan. Luhan menatapku takpercaya. Kemudian menyentuh wajahku. “Kau berbohong, wajahmu itu masih dingin lengket dan juga basah !!” Ujar Luhan yang langsung memukul kepalaku pelan.

“YA  !! Kau ini menyebalkan sekali !!” Ujar Ku yang kemudian membalas memukul kepala Luhan. Luhan hanya terkikik pelan. “Hhh.. cepat makan, aku akan menemanimu makan disini” Ujarnya aku menatapnya dengan tatapan aneh kemudian menggelengkan kepalaku pelan. “Shireo !! Lagipula Yoona pasti akan menunggumu !!” Ujarku cepat, Luhan menggelengkan kepalanya pelan.

“Yoona sedang pergi keacara ulang tahun sahabatnya, jadi aku akan menunggumu” Ujarnya lagi, Aish !! SIAL.. Padahal aku tidak ingin makan, aku benar benar tidak nafsu makan !! “Atau kau mau kusuapi ?” Ujar Luhan, aku menggeleng cepat kemudian mengambil nampan itu dan duduk dikursi.

“Aneh, kenapa kau tidak mau kusuapi ? Padahal aku sangat suka saat kau menyuapiku !!” Ujarnya, Aku menatapnya bingung kemudian memasukkan sesendok makanan kedalam mulutku. “Lalu, kau mau kusuapi sekarang ?” Ujarku, Luhan tersenyum kemudian menganggukkan kepalanya. Aish, kenapa Yoona menyukai namja seperti dia ? Dia sangat Childish !!

“Dua sendok saja !!” Ujarnya, Aku menganggukkan kepalaku kemudian meyuapkan sesendok makanan kedalam mulutnya. “Hhh… apa kau punya teman yang bisa mengulang waktu ?” Ujarku. Luhan menatapku bingung kemudian menggelengkan kepalanya pelan. “ memang kau pikir aku manusia apa ? sehingga aku bisa memiliki teman yang bisa mengulang waktu ?” Ujar Luhan yang masih menguyah makanannya.

“Hehhe.. Lupakan saja perkataanku !!” Ujarku cepat. Luhan kembali menatapku dengan tatapan aneh, sekaligus bingung !! “Tapi aku tidak bisa melupakannya !” Ujar nya lagi membuatku menatapnya tajam.

“Oh ya, dibawah ada Sehun !! Kajja kita turun !!” Ujar Luhan yang langsung saja menarik tanganku, aku segera meletakkan piring yang tadinya kubawa dan mengikuti langkah Luhan dengan malas.

“Aku berhasil membuatnya makan dan keluar kamar !!” Ujar Luhan senang, aku hanya bisa menatapnya dengan tatapan tajam kemudian memukul kepalanya kasar. “Jadi kau membohongiku ? Menyebalkan !!” Ujarku, saat melihat Yoona, Seohyun dan Sehun sedang duduk sambil menonton televisi. “Hehe.. Mianne, habisnya Yoona bilang kalau kau tidak mau makan, Jadi..” Ujar Luhan, dia langsung terdiam saat melihat sebuah foto yang kupajang dialmari khusu untukku.

“Nugu ?” Ujarnya, yang ditujukan kepada kami semua. Aku hanya bisa menatap Luhan sambil menelan ludahku, Aish.. kenapa aku tak mencabut foto itu ? Lalu bagaimana kalau Yoona dan Seohyun tau siapa yang ada difoto itu ? Aish, Luhan !! Kau ini benar benar menyusahkan !!

“Itu almari Yuri Unnie.. jadi tanya saja pada Yuri unnie !!” Ujar Yoona yang masih sibuk bermain dengan handphone miliknya. Aku kembali menghela nafasku panjang, sesekali kutengok kearah Sehun yang juga terlihat takut, Ah Luhan !!

“Dia, Emm.. dia..” Ujarku yang masih sibuk mencari alasan siapa namja itu. Luhan yang melihatku sedang bingung, tersenyum dan menganggukkan kepalanya. “Oh, Ne.. aku tau kau tak ingin menceritakannya !! Ah, terserahmu sajalah !!” Ujar Luhan yang kemudian duduk disamping Yoona. Aku menghela nafasku Asih, Lega !! Lega !!

“Kau sedang apa Yoong ?” Ujar Luhan sambil melihat handphone milik Yoona. Yoona tersenyum kemudian menunjukkannya pada Luhan. “Seharusnya kau jangan berkata seperti itu, kasihan dia.. diakan nam..” Ujar Luhan yang tiba tiba berhenti dan menatap kamu semua dengan tatapan salah tingkah. “Kenapa kalian melihat kami berdua dengan tatapan seperti itu ?” Ujar Yoona yang tiba tiba saja mengalihkan suasana.

Aish, Yoona dan Luhan itu lebih mirip sebagai sepasang sahabat, bukan seperti sepasang kekasih. Memang aneh. Sedangkan Seohyun dan Sehun, mereka berdua benar benar seperti sepasang kekasih !! Aish, apa yang aku pikirkan ?

“Yuri Unnie, Em.. aku, Luhan Oppa dan Yoona Unnie akan kedapur untuk membuat Jus Strawberry. Unnie jangan kemana mana ne !! Tetap dengan Sehun disini” Ujar Seohyun yang diikuti dengan anggukan Yoona dan Luhan. Aku menghela nafasku panjang, rasanya aku sekarang seperti tercekik !!

“Yul..” Ujar Sehun setelah hening cukup lama. Kutolehkan kepalaku dan tersenyum tipis kepadanya. “Wae ?” Ujarku dengan nada datar. Aku mencoba untuk tegar untuk mengahadapi peristiwa ini. Aish..

“Kau masih membenciku ?” Ujar Sehun, mendengar ucapannya, tubuhku rasanya bagaikan tersambar petir berkali kali. Bagaimana aku bisa membencimu kalau aku masih mencintaimu Sehun ah ? Kau ini, tak akan mengerti !! “Aniya.. aku tidak membencimu !!” Ujarku cepat. Sehun menghela nafasnya kemudian menatapku.

“Apa kau masih mencintaiku..?” Ujarnya, Aku terdiam membeku, lidahku sangat kelu untuk mengakatan sebuah kata walaupun kata itu adalah ‘ne’ tapi itu sangat sulit. Aku tak dapat menjawab pertanyaan yang sama sekali tak penting untuknya. Tidak akan !! “Itu bukan urusanmu !!” Ujarku cepat. Sehun menghela nafasnya lagi.

“Kalau aku masih mencintaiku, mulai sekarang kau harus melupakanku. Aku sudah menjadi milik Seohyun.. Lagi pula aku juga sudah melupakanmu !!” Ujar Sehun. Aku terdiam kemudian menatap nya dengan tatapan sedih, Satu persatu air mataku kembali terjatuh.

Aku tak akan melupakanmu Sehun ah !! Aku tak akan bisa, aku tak perduli walaupun harus terluka.. tak akan ada orang yang bisa menggantikanmu dari hatiku. Hanya kau hanya kau sosok yang kucintai hanya KAU !! Apakah kau tak mengerti itu ?

“Aku akan melupakanmu… tapi kau harus tau satu hal Sehun ah !! Kau adalah orang yang membuatku tersenyum, kau yang membuatku pertama kali merasakan hal yang disebut dengan cinta, kau satu satunya orang yang selalu membuatku bahagia.. dan Kau adalah orang yang pertama kali membuatku MENANGIS dan merasakan sesuatu yang disebut dengan LUKA !!” Ujarku yang kemudian berjalan meninggalkannya sambil menangis, Ahh.. kenapa aku mengatakan hal itu ? Tapi, ini menyakitkan…….

<><><><><> Promise You <><><><><>

TBC

Yey !! TBC Loh.. heheh.. Yah, mianne kalau di Part ini belum ada Sadnya, mungkin Next part kalo ga gitu part 3.

Oh ya, kalian sudah taukan maksud FF Gaje ini ?  Dan adakah yang menunggu FF ini ?

So, Kalian jangan Lupa Komentar ne😀

See You !!!

20 responses to “Promise [Part 1]

  1. Kayaknya ada yg disembunyikan luhan ma yoona dri yuri.. *ceilah.. xD ada misi tersembunyi ya.. *soktau
    Yul unnie yang tabah ya..
    Next partnya di tggu thor.. ^^

  2. lanjuttt thorr suka bgt ^^
    kasian yuri
    aku dpet bgt feelnya yuri unnie:(
    pokoknya daebak!

  3. Thoor, i lapyu pul, keep updating YulHun yang juga mengingatkanku pada suatu.. *censored* keep fighting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s