Love & Music [Part 1]

SNSD-Yuri-I-Got-a-Boy-Drama-teaser-1_副本njj_副本

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast :

EXO M Xi Luhan

SNSD Kwon Yuri

SNSD Im Yoon Ah

Other Cast :

EXO K Oh Sehun

SNSD Seohyun

SNSD Sooyoung

Rating : General

Gerne : Romantic, Friendship, Sad

Lenght : Chapter / Series

Warning :

Not for Silent readers, Copy Cut and Not For Plagiator. We Hate Plagiator. Coment this Fanfiction !!

No Bashing !!

Message :

Annyeong, Author Come Back !!! Semoga kalian tertarik dengan FF ini ne, FF ini mengisahkan tentang kisah seseorang, Yang Author juga tidak tau siapa orang itu. Ckckc~ Oh Ya, Kalian jangan Lupa Coment. Happy Reading

<><><><><> YoonYulHan Stories <><><><><>

Luhan POV

Satu persatu anak tangga kulewati. Kini tubuhku sudah berada dilantai dua sekolah. Disini, adalah tempat kesukaanku, sepi dan tenang. Namun, aku sedikit terkejut melihat seorang yeoja cantik tengah terduduk sambil membaca sebuah buku.

Karena penasaran, kakiku ini bergerak mendekatinya kemudian duduk disampingnya. Dia menolehkan kepalanya kemudian menatapku kaget, Sedangkan tangan nya menutup bukunya.

Hening.. tak ada percakapan diantara kami. Aku merasa kini kami berdua tengah canggung. Tentu saja aku kan tak mengenal yeoja ini, bertemu dengannya saja tak pernah.

“Hay..” Ujarku membuka obrolan setelah hening beberapa saat. Dia yang tadinya menatap langit dengan tatapan kosong kini menatapku bingung.

“Hay..” Ujar yeoja itu sambil tersenyum manis, kedua matanya seakan ikut tersenyum hampir mirip dengan Tiffany Nonna.

Eh, apakah kau murid disekolah ini juga ??” Ujarku. Sungguh aku bingung mau mengatakan apa pada yeoja ini. Perasaanku mendadak menjadi gugup.

Hm, menurutmu ?? Tentu saja aku murid disekolah ini, bagaimana caranya aku bisa masuk kalau aku bukan murid disekolah ini, Luhan ??” Ujarnya sambil tersenyum. Aku tersentak kaget mendengar ucapannya, darimana dia tau namaku ?? padahal aku belum memberitaunya.

Eh, Kau itu namja yang populer disekolah. Banyak yeoja yang menyukaimu bukan ?? Oleh karena itu aku mengenalmu” Ujarnya lagi dia masih tersenyum manis. Bagaikan peramal yeoja ini menjawab seluruh kebingunganku yang belum sempat ku tanyakan kepadanya.

“Wah, Jinjja ?? Apa menurutmu aku ini tampan ??” Ujarku begitu saja. Yeoja itu menatapku aneh, kemudian tertawa. Aish, apa ada yang aneh dengan ucapanku ??

“Tentu saja kau tampan, semua namja didunia ini pasti tampan.” Ujarnya, Aku menatapnya kesal. berarti maksud yeoja ini aku ini biasa saja standart dengan namja namja lain ?? Tapi kenapa dia mengatakan kalau banyak yeoja yang menyukaiku ??

“Maksudmu, aku ini tidak tampan ??” Omelku padanya, yeoja ini hanya terkikik pelan.

“Kau itu tampan Lulu. Aku tidak mengatakan kalau kau jelek, kau sendiri yang merasa kalau kau jelek” Bantahnya yang masih menahan tawanya. Aku menatapnya sebal. Entahlah, padahal aku baru saja mengenal yeoja ini tapi dengan cepat aku bisa akrab.

Aku terdiam, ‘Lulu’ Kalimat itu, Dengan cepat otakku memutar memori memori masa lalu yang perlahan menghilang. Yang ada diotakku hanya bayangan yeoja kecil yang sering memanggilku Lulu.

<<<Flash Back<<<

15 tahun yang lalu

<<< 

Luhan POV

Aku berjalan berdua dengan sahabat ku. Dia yeoja kecil yang sangat pandai bermain piano. Sejak kecil kami selalu bermain berdua, terkadang saudara kembarnya juga ikut bermain bersama kami. Namun, hari ini dia tidak ikut karena sakit demam.

“Lulu, kenapa kau tidak mengajariku bermain sepak bola ??” Ujarnya sambil tersenyum, kulitnya yang bisa dibilang tidak terlalu putih itu membuat wajahnya terlihat manis dan polos.

“Tapi, kau itu seorang yeoja, Yul. Seharusnya kau bermain boneka atau kau bermain masak masakan saja !!” Ujarku yang masih menggandeng tangan mungilnya. Dia menatapku sedih

“Aku ingin bermain sepak bola, sekali saja. Jebal.. Lulu, Ajari aku” Ujarnya sambil memohon mohon kedua matanya itu berkedip kedip, membuatku tak tega untuk menolaknya.

Ne, Aku akan mengajarimu.” Ujarku pasrah, Dia tersenyum riang kemudian melompat lompat senang.

Wah, Gumawo Lulu. Kau memang baik” Ujarnya senang, mendengar ucapan polosnya itu, aku tertawa.

“Tentu saja aku ini memang baik, Kau seharusnya senang memiliki sahabat sepertiku” Ujarku membanggakan diri, dia menatapku dengan wajah polosnya beberapa detik kemudian dia mengangguk.

Ne, Aku bangga memiliki sahabat yang tampan sepertimu” Ujarnya lagi, Aku menatapnya bingung. Kemudian mengacak ngacak rambutnya pelan.

>>> END Flash Back >>>

“Lulu, Hey !!”

Dengan cepat ku buyarkan lamunanku dan menatap yeoja ini bingung, dia tersenyum Namun diwajah manisnya terlihat kalau dia sedang cemas. Aku tersenyum padanya.

Ah, Mianne. Kalau aku melamun, Huh, Mendadak otakku ini memutar kisah kisah aneh yang sudah tak ku ingat” Ujarku padanya, dia tersenyum, senyumannya ini sangat berbeda dengan senyuman yang sebelum sebelumnya, senyuman ini terlihat seperti senyuman bahagia yang pernah kulihat sebelumnya.

Gwechana, Kisah aneh ?? Memangnya apa yang terjadi denganmu ??” Ujarnya pelan dan terlihat begitu hati hati.

Ani, aku juga tak tau” Ujarku sambil menundukkan kepala. Aku bingung apa yang sebenarnya terjadi denganku.

Eh, Ini sudah siang, lagi pula kau tidak ingin pulang ?? Atau makan siang ??” Ujarnya sambil melihat jam tangan yang berada ditangan kanannya. Aku tersenyum kemudian menggeleng.

“Aku ingin disini..”Gumanku pelan nyaris tak bersuara.

Ani, Sebaiknya kau pulang !! Kurasa kau perlu istirahat” Ujarnya, Tangannya itu menyentuh keningku “Emh, Badan mu ini lumayan panas, dengarkan aku kau tidak boleh terlalu banyak berfikir kalau kau ingin tetap sehat” Ujarnya lagi, kali ini suaranya terdengar serius.

Ne, aku berjanji tak akan terlalu lama disini. Kau bisa pulang, Aku ingin sendiri” Ujarku padanya, Dia menatapku bimbang, Tak berapa lama tangan kanannya membuka tas berwarna hitam itu dan mengacak ngacak isi tasnya sendiri, seperti mencari sesuatu.

“Kalau begitu, Makanlah ini.” Ujarnya sambil menyodorkan kotak berwarna biru, dan sebuah botol berwarna biru kepadaku.

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Yuri POV

Kulangkahkan kakiku memasuki kamar, Perasaanku ini agak gundah meninggalkan Luhan sendirian apalagi Suhu badannya itu panas. Aku tak ingin melakukan kesalahan bodoh itu untuk yang kedua kali  padanya. Apa yang harus kulakukan ??

Ah, aku tau satu satu nya orang yang bisa membantuku adalah Yoona, Dia kan yeojachingu Luhan. Dengan cepat aku bangkit dari kasur dan berjalan kekamar Yoona, pasti dia sudah pulang.

Tanganku mengetuk pintu kamarnya pelan, Tak berapa lama pintu terbuka dan menampakkan sosok cantik Yoona, Oh ya dia itu saudara kembarku. Dia menatapku bingung.

Ah, Unnie.. Sudah berapa kali aku mengatakan kepadamu ? Jangan pernah mengetuk pintu kamarku itu sangat berisik” Omelnya saat kami berdua berada didalam kamarnya.

Hehe, Mianne.. Unnie Lupa !!” Ujarku sambil tersenyum malu kearahnya, dia hanya menunjukkan wajah kesalnya padaku.

Waeyo ?? Tumben sekali Unnie kemari” Ujarnya sambil tersenyum manis, Aish, Anak ini kenapa ucapannya itu sangat menyakitkan hati ?? Padahal aku sering sekali datang kekamarnya, Justru dia yang tidak pernah datang kekamarku.

“Tadi.. Aku melihat Luhan duduk dilantai dua sekolah, Coba kau tanyakan padanya apakah dia sudah pulang ?? Aku takut terjadi hal buruk padanya, Yoong” Ujarku,Yoona menatapku bingung. Tapi aku dapat merasakan tatapan tak suka darinya.

“Baiklah, aku akan menanyakan kepadanya. Gumawo karena Unnie sudah memberitau ku” Ujarnya dingin padaku, Aku tertunduk. Mungkin dia marah padaku.

“Yoon, Kau baik baik saja bukan ??” Ujarku memastikan, Dia tersenyum padaku. Tapi senyumannya terlihat seperti senyuman paksa. Tak berapa lama dia mengangguk sambil berguman “Gwechana”.

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Aku duduk dihalaman depan rumahku bersama Sooyoung, Sahabatku. Dari dulu sampai sekarang dia sangat suka datang kerumah tanpa memberitauku. Tiba tiba saja saat aku keluar dari kamar Yoona dan kembali kekamarku, dia sudah bermain game dengan Laptopku. Padahal aku sudah berkali kali mengganti kata sandinya, tetap saja dia bisa membukanya. Menyebalkan.

Unnie, kenapa tadi aku tidak bertemu denganmu ?? Apa kau membolos ??” Ujarnya sambil menunjukkan wajah polosnya.

YA !! Tentu saja tidak, aku ini rajin bersekolah Choi Sooyoung, Tak sepertimu yang selalu membolos saat pelajaran Dosen Mengerikan itu” Ujarku. Sooyoung menatapku tajam kemudian memalingkan kepalanya. Sedangkan aku hanya terkikik melihat tingkahnya.

“Kenapa kau sangat suka membahas hal itu Kwon Yuri ? Aku tak mengerti kenapa aku bisa tahan dengan yeoja menyebalkan sepertimu !!” Ujarnya padaku, membuat tawaku semakin menjadi jadi karenanya.

“Itu salahmu sendiri, kenapa kau bisa tahan denganku” Balasku, dia kembali menatapku sebal. Kali ini dia mengacak ngacak rambutnya sendiri seperti orang gila.

Aish, lama lama aku bisa jadi gila. Kwon Yuri !!” Ujarnya lagi yang masih mengacak ngacak rambutnya. Aku hanya bisa menatapnya sambil menahan tawaku.

Ah, Sooyoung ah, Jaga ucapanmu itu” Omelku padanya. Dia kembali menatapku aneh kemudian mengangguk.

Bruak…

Tiba tiba saja pintu depan rumah tertutup dengan kasar. Membuatku dan Sooyoung terlonjak kaget. Dari kejauhan terlihat Yoona tengah berlari kearah mobil berwarna putih miliknya. Aku tak tau dia akan kemana, yang pasti dia terlihat sangat buru buru.

“Apa saudara kembarmu selalu melakukan hal itu ??” Ujar Sooyoung, wajahnya terlihat bingung. Aku hanya dapat menunjukkan cengiran khasku dan mengangguk pelan.

Kajja, kita ikuti dia Kwon Yuri !!” Ujar Sooyoung sambil menarikku menuju mobil hitam miliknya.

Aish, Kurasa tak sepantasnya aku mengikutinya Sooyoung ah.” Ujarku pada Sooyoung, Namun dia tak menanggapi ucapanku, dia tetap saja melajukan mobilnya mengikuti mobil Yoona.

“Memangnya kau mau kemana ??” Ujar Sooyoung yang masih fokus pada jalanan. Aku harus ke Kampus untuk mencari Luhan, Tapi aku harus bilang apa pada Sooyoung ??

“Kita pergi keKampus, Temani aku membaca buku dilantai atas” Ujarku padanya, Dia menatapku tak percaya. Kemudian mengangguk.

“Tapi Kau harus meminjamiku Laptopmu. Bagaimana kau setuju ??” Ujarnya sambil tersenyum senang. Sudah kuduga, kalau dia setuju pasti ujung ujungnya akan meminjam laptopku.

Ne, Akan ku pinjami” Ujarku pasrah padanya. Sooyoung kembali tersenyum senang. Kini mobil yang kami tumpangi melaju dengan kencang. Er—Apa dia akan membunuhku, Bayangkan saja dia melaju dengan kecepatan 100 Km/Jam.

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Yoona POV

Aku berlari mengelilingi kampus Yuri Unnie, Kemana sih Seohyun. Kalau dia tidak cepat datang, misiku untuk menjauhkan Yuri Unnie dari Luhan Oppa bisa hancur. Menyusahkan !!

Dari Kejauhan, terlihat seorang yeoja yang menggunakan baju berlengan panjang tengah berlari kearahku. Dia berhenti didepanku, dengan nafas yang terputus putus. Setelah cukup lama mengatur nafasnya dia tersenyum kepadaku tanpa merasa bersalah sama sekali.

“Seo, Kau lama sekali. Sudah 2 Jam aku menunggumu disini” Omelku padanya. Seohyun hanya terkikik pelan sambil menggaruk garuk belakang kepalanya yang kurasa tidak gatal.

Mianne, Unnie kenapa kau menyuruhku datang kesekolah ini ??” Ujar Seohyun polos. Aku terdiam dan menatapnya sinis.

“Kau ingin membantuku kan ??” Ujarku padanya. Dia menatapku bingung namun sedetik kemudian dia mengangguk.

“Tolong, setelah ini Yuri Unnie akan menemui Luhan Oppa di Lantai dua sekolah.” Ujarku. Seohyun menatapku, dari wajahnya dia nampak berfikir. Tak berapa lama dia tersenyum.

Ne, Aku tau apa yang harus kulakukan untuk menolongmu Unnie. Tapi Unnie harus menepati janji. Ingat, Belikan aku boneka Keroro yang Limited edition itu” Ujarnya sambil tersenyum senang. Aku menatapnya aneh kemudian mengangguk. Lagi pula aku sudah membeli boneka itu jauh jauh hari untuknya.

Ne, Kau bisa mengambilnya dirumahku hari ini. Aku sudah membelinya 1 bulan yang lalu” Ujar ku padanya, Dia menatapku tak percaya sambil mengangguk.

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Kunaiki tangga sekolah Yuri Unnie, Dan mendapati sosok Luhan Oppa tengah duduk. Wajahnya terlihat pucat, Aku berjalan mendekatinya Luhan Oppa menolehkan kepalanya dan tersenyum kepadaku.

Ah, Yoong sedang apa kau disini ??” Ujarnya, Aku tersenyum. Dia terlihat lelah.

Eh, Itu —  Oppa, Tadi aku kerumahmu. Tapi Appamu mengatakan kalau Oppa belum pulang. Jadi aku jemput saja oppa disekolah !!” Ujarku mencoba mencari alasan, Mati saja Jika aku berkata kalau Yuri Unnie yang memberitauku kalau dia berada disini. Luhan oppa hanya meng’oh’ kan ucapanku.

Oppa, Apa kau sudah makan ??” Ujarku, sambil tersenyum manis kepadanya. Dia kembali menolehkan kepalanya menghadapku kemudian mengangguk. Eh, Jinjja ?? Kurasa dia belum makan.

Ne, tadi seorang yeoja memberiku kotak makan ini, isinya sangat enak. Em—Aku lupa siapa namanya. Eh—Lebih tepatnya aku belum bertanya siapa namanya” Ujarnya sambil menyodorkan sebuah kotah bekal berwarna biru. Eh—Itu bukannya milik Yuri Unnie  ??

Eh—Oppa benar tidak mengenal yeoja itu ??” Ujarku mencoba memastikan, Dia menatapku aneh beberapa detik kemudian dia mengangguk.

Waeyo ?? Apa kau mengenal yeoja itu ??” Ujar Luhan Oppa kini dia menatapku dengan tatapan penasaran khas miliknya. Aish, Apa yang harus ku katakan padanya ??

“Ten- Tentu saja tidak, Oppa saja tidak mengenalnya. Apa lagi aku ??” Ujarku sambil tersenyum berharap dia akan percaya. Dia tertawa.

“Hehe, Benar Juga !!” Ujarnya sambil tersenyum.

Oh ya, Oppa bukannya hari ini hari Rabu ?? Oppa kan harus pergi kedokter, Aku tak ingin Oppa sakit lagi” Ujarku padanya, Dia tersenyum kemudian mengangguk pelan.

“Tapi.. Sebentar lagi ne ?? Aku masih ingin disini” Ujarnya sambil menatapku melas, Aku hanya bisa tersenyum dan mengangguk pasrah. Namja ini sangat sulit diatur !!

“Sip !! 15 Menit saja ne, Kasian Dokternya. Nanti kelamaan menunggu mu” Ujarku yang kembali tersenyum kepadanya. Sedangkan Luhan Oppa terdiam tak menjawab ucapanku. Menyebalkan bukan ?!?

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Yuri POV

Aish, menyusahkan sekali sih Seohyun. Kenapa dia harus datang kesekolah dan membuatku dan Sooyoung menjadi susah. Aneh, Padahal Seohyun tidak bersekolah disini. Bagaimana caranya dia bisa masuk kemari ?? Oh Ya, Ini kan sudah jam pulang, Aish Aku ini benar benar bodoh !!

Unnie, tolong bantu aku !! Aku bingung kemana lagi aku harus mencari Sehun. Jebal Bantu aku Unnie !!” Ujarnya sambil memohon mohon kepadaku dan Sooyoung. Aku dan Sooyoung saling bertatapan bingung apa yang akan kami berdua lakukan.

“Seohyun, Mungkin Sehun sudah pulang. Kau cari sendiri ne ?? Kami berdua masih ada urusan” Ujar Sooyoung mencoba untuk menolaknya lembut. Tapi kurasa cara itu akan gagal, Karena Seohyun itu paling tak bisa ditolak.

Ah—Unnie, Jebal. Bantu aku, Aku benar benar tak tau dimana Sehun berada !!” Ujarnya Lagi. Aku menatapnya kasihan, Sebenarnya aku ingin membantunya tapi aku takut kalau dia mengerjaiku karena utusan Yoona. Aku tak ingin tertipu untuk ke 1000 kalinya lagi.

YA !! Kau ini aneh sekali, kau saja tak tau dimana namjachingumu apa lagi kami. Dasar !!” Ujar Sooyoung sedikit membentak Seohyun. Mungkin dia kesal dengan Seohyun.

Huh—Baiklah kalau kalian tak ingin membantuku, Aku mengerti. Gumawo Unnie” Ujarnya lagi, Dia terlihat tersenyum, Aish ada yang aneh dengannya.

Sooyoung segera menarik tanganku kasar agar aku menjauhi Seohyun. Aku hanya bisa menatap Seohyun aneh, kali ini dia terlihat tengah menelpon seseorang, Apa orang itu Yoona ?? Aish Yuri Ah kau tak boleh seperti itu, Mungkin orang itu Sehun, Mungkin.

Aish, yeoja itu benar benar membuatku emosi tingkat dewa. Aku heran dengan Yoona, kenapa dia sangat tahan dengan Seohyun” Gerutu Sooyoung saat kami menaiki tangga lantai atas.

Aish, Sudahlah tak usah dipikirkan Sooyoung ah. Lagi pula itu sifatnya dari kecil bukan ??” Ujarku. Sooyoung menghentikan langkahnya dan menatapku aneh. Aish, Apa yang dipikirkannya ??

“Kurasa kau sudah dewasa Yul, Apa ada namja yang sudah menyatakan cintanya padamu ??” Ujarnya sambil tersenyum. Aku hanya bisa melongo mendengar ucapannya yang kurasa sangat jauh dengan pokok pembicaraan yang kami berdua bahas.

Eh, Kau ini apa yang kau ucapkan, Babo !!” Ujarku yang langsung mengetuk kepalanya kasar dan berjalan mendahuluinya.

YA !! Yul, kau harus tanggung jawab kepalaku sakit tau !!” Omelnya, Mendengar ucapannya aku menolehkan kepalaku dan mengulurkan lidahku pada Sooyoung. Sedangkan Sooyoung hanya berdecak sebal sambil memengangi kepalanya.

YA !! Kau ini dua kali lebih menyebalkan dari pada Seohyun. Yuri ah berhenti, Tunggu aku” Teriaknya, aku hanya terkikik pelan sambil memperlambat jalanku.

YA !! Kenapa kau berjalan cepat sekali, kau tau kakiku itu sangat pegal.” Ujar Sooyoung yang tiba tiba saja sudah berada disampingku.

“Kenapa jalanmu cepat sekali Sooyoung Ah ??” Ujarku padanya, Sooyoung menatapku kesal kemudian memukul kepalaku kasar.

“Tentu saja, Aku berlari bukan berjalan Babo !!” Ujarnya sambil memukul kepalaku kasar, membuatku meringis kesakitan. Apa dia ingin balas dendam ??

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

Author POV

Didalam sebuah ruangan berwarna putih, terlihat seorang yeoja cantik tengah berbincang bincang dengan seorang dokter dari sebuah rumah sakit yang sangat terkenal diSeoul.

Yeoja itu terlihat sangat memperhatikan seluruh ucapan sang dokter, tentang kesehatan seorang namja tampan yang kini menunggunya diluar ruangan.

“Sepertinya, perlahan ingatan Luhan sudah kembali !!” Ujar Dokter yang kini tersenyum. Sedangkan yeoja itu menatapnya sedih.

MWO ?? Kembali ??” Ujar Yeoja itu dengan ekspresi kaget dari wajah cantiknya. Sang dokter menatap yeoja itu bingung kemudian mengangguk.

Ne, kurasa ini sebuah perkembangan baik. Semoga saja Luhan dapat mengembalikan ingatannya 100 %. Itu juga memerlukan bantuan anda sebagai yeojachingunya dan tentunya keluarga Luhan”Ujar Dokter sambil menyerahkan hasil test kepada yeoja itu.

Ah—ne, Kamsahamida” Ujar yeoja itu yang segera bangkit dari duduknya dan menundukkan kepalanya 90 derajat. Kemudian dia buru buru berjalan meninggalkan ruangan itu dan memasukkan hasil test, Agar namja yang bernama Luhan itu tidak tau.

Yoona tersenyum tipis saat keluar dari ruangan dokter. Dia berjalan mendekati seorang namja yang sering ia panggil Luhan Oppa dengan memasang wajah sedih palsu miliknya.

Menyadari seseorang yang mendekatinya, Luhan yang tadinya tertunduk kini menatap Yoona dengan senyuman manis miliknya, Bukan senyuman yang didapatkan Luhan, malah dia mendapatkan air mata dari yeoja yang kini dia kira sebagai yeojachingunya.

“Apa ada sesuatu yang buruk terjadi padaku Yoong ??” Ujar Luhan yang kini jantungnya berdebar hebat, dia bingung sekaligus penasaran dengan apa yang terjadi dengan kesehatannya.

Yoona semakin terisak, Kini dia menangis memakin menjadi jadi membuat Luhan sedikit jijik tapi dia juga simpati dengan Yoona yang menurutnya bersikap terlalu berlebih lebihan.

Oppa… Oppa… Kau……………” Ujar Yoona yang masih terisak, Kini otaknya tengah berfikir apa yang akan dia katakan pada Luhan. Yang pasti dia tak boleh berkata kalau sebagian besar ingatan Luhan telah kembali.

“Aku Kenapa ?? Katakan !!” Ujar Luhan. Dia sebal karena Yoona mencoba mengulur ngulur waktu. Yang kini Luhan Pikirkan adalah apa yang sebenarnya terjadi dengannya sehingga membuat Yoona menangis seperti orang yang Er—Kesurupan setan.

Oppa……… Kau..”

<><><><><> YoonYulHan Story <><><><><>

TBC

Author Kembali, Semoga kalian suka dengan ni FF yang menurut Author Agak GJ gimana gitu😀 Oh ya, Kalian jangan Lupa Coment lho !! Ya, Komentar kalian bisa Author jadiin pertimbangan diPart 2. Di Tunggu Ne, Part 2nya.
And Last Gumawo !!! J

14 responses to “Love & Music [Part 1]

  1. Udah sampe part 5? -_-
    Ninggalin jejak dulu..😀 ff’nya bgus.. Dsini yoona jdi antagonis y.?
    Saya ke part slanjutnya dlu..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s