Love Stake [Oneshoot]

Love Stake

Author : Kwon Soo Hjin

Main Cast : Kwon Yuri | Xi Luhan | Im Yoon Ah

Rating : General

Gerne : Romance, Friendship, Sad

Lenght : Oneshoot [Drabble]

Author Note : FF ini terispirasi dari beberapa FF yang pernah kubaca dan sisanya

berdasarkan fikiranku sendiri.

Happy Reading ne ^^

~~** Stake **~~

Aku memang jatuh cinta padanya karena sebuah taruhan bodoh yang kubuat,

Aku tau sosok dongsaengku juga mencintai namja itu,

Aku tau aku sudah membohongi diriku sendiri,

Dan apa salahnya jika aku mencintai namja itu ? Berharap namja itu akan membuatku merasakan sesuatu yang dinamakan cinta..

~~** Stake **~~

            Yoona dan Yuri duduk diruang tamu. Mereka terlihat tengah belajar bersama. Yah, Yuri dan Yoona merupakan saudara kembar. Mereka bersekolah disekolah yang sama walaupun berada dikelas yang berbeda.

Esok, sekolah mereka akan mengadakan olimpiade yang wajib diikuti oleh seluruh siswa. Dan yang mendapatkan juara 1, 2 dan 3 mendapatkan hadiah untuk kelasnya.

“Unnie, Kajja kita bertaruh !!” Ujar Yoona, dia menatap Yuri yang nampak frustasi menghafalkan rumus matematika namun yeoja itu menatap Yoona sekarang. Yuri menyerngit mendengar ucapan Yoona.

“Maksudmu ?” Guman Yuri.

“Jadi begini, kalau diantara kita berdua mendapatkan juara 1, 2, dan 3. Bisa mendekati namja yang bernama Xi Luhan. Bagaimana ?” Ujar Yoona senang. Yuri kembali menyerngit.

“Xi Luhan ? Ketua osis itu ?” Ujar Yuri yang terlihat tak berminat dengan ajakan Yoona. Yoona menganggukkan kepalanya perlahan, sedangkan Yuri sudah menggelengkan kepalanya pelan.

“Shireo, tak ada gunanya aku dekat dengan namja itu” Ujar Yuri lagi, dia kembali menatap buku tebal yang berisikan 200 halaman itu. Yoona nampak mengembungkan pipinya lalu mendekati Unnienya.

“Ah, Kajja Unnie.. kumohon”

Yuri kembali menggelengkan kepalanya pelan. Tentu saja dia tak mau, dia benar benar tak berminat dengan hadiahnya. Coba saja kalau hadiahnya mendapat traktiran sebulan atau uang saku Yoona akan menjadi milik Yuri dia pasti akan menerimanya. Kalau hadiahnya namja bernama Xi Luhan ? mau digunakan untuk apa ?

“Padahal Luhan Sunbae itu tampan Unnie”

Yuri kembali menggelengkan kepalanya pelan. Setampan apapun namja itu, kalau Yuri sudah tak berminat dia pasti tak akan mau. Lagipula, menurut Yuri pribadi Yoona terlihat sekali kalau menyukai Luhan.

“Tidak, Tidak dan Tidak. Yoong”

>>>

Yoona berjalan menuju keloker sekolah. Namun langkahnya terhenti saat melihat sosok Luhan berjalan kearahnya. Yeoja itu tersenyum tipis pada Luhan yang bernotabe sebagai Sunbaenya. Yoona memang sudah menyukai Luhan sejak dulu hanya saja dia tak pernah menceritakan semua itu pada siapapun.

Dia memang sempat memperlihatkan hal itu pada Yuri, tapi karena sikap Yuri yang cuek dan tak memperhatikan apapun yang Yoona ucapkan jadi Yuri tak mengetahuinya ditambah lagi sikap Yuri yang sama sekali tak peka. Sebenarnya Yuri orang yang peka hanya saja dia tak bisa menangkap kode yang orang lain berikan padanya.

Sosok Luhan menghentikan langkahnya tepat didepan Yoona dan tersenyum manis pada Yoona. Seketika, tubuh Yoona membeku tak dapat bergerak sama sekali, dia hanya tersenyum tipis pada Luhan.

“Eh, kau saudara kembar Yuri bukan ?” Tanya Luhan, Yoona menganggukkan kepalanya pelan.

“Dimana yeoja bawel itu ?” Guman Luhan lagi.

“Dia sedang ada dikelas C, bersama Tiffany” Guman Yoona yang terlihat salah tingkah. Luhan menatap Yoona dengan tatapan aneh lalu menganggukkan kepalanya pelan, dia berjalan meninggalkan Yoona yang masih terdiam ditempatnya.

“Eh, Gumawo Ne..”

Mendengar ucapan Luhan, Yoona membalikkan badannya dan mengangguk pelan. Dia tersenyum senang, rasanya sekarang dia ingin pingsan. Namun beberapa saat kemudian Yoona menyerngit merasakan ada keanehan yang dia tak sadari.

“Luhan Sunbae, mencari Yuri Unnie ? Bukankah Yuri tak kenal dengan Luhan ?” Gumannya pelan, dia masih menatap sosok Luhan yang semakin lama semakin menghilang lalu mengangkat bahunya tanda tak perduli.

>>>

Luhan berjalan memasuki ruangan C yang tadi dimaksud Yoona. Diruangan itu sepi hanya ada sosok Yuri yang sedang meletakkan kepalanya diatas meja dan menatap dinding dengan tatapan kosong.

Luhan berjalan mengendap ngendap berharap Yuri tak menyadari kalau ada orang yang masuk. Setelah sampai, dia langsung mencubit pipi Yuri sehingga membuat Yuri terlonjak kaget lalu menatap Luhan dengan tatapan tajam.

“Bodoh, kau sedang apa disini ?” Gerutu Yuri yang kesal saat melihat Luhan tiba tiba saja ada disana. Luhan tersenyum senang, dia menggaruk garuk tengkuknya.

“Tadi aku bertemu dengan Yoona” Guman Luhan tak memperdulikan ucapan Yuri barusan. Mendengar nama Yoona Yuri mengendus kesal.

“Lalu ?”

“Sebenarnya aku menyukai dongsaengmu itu..”

“Bantu aku, agar aku bisa menjadi namjachingunya”

Yuri terdiam, dia menatap kedua mata Luhan yang sedang berseri seri. Sesuatu yang menyakitkan itu tiba tiba saja menyeruak memasuki hatinya. Inilah yang dia takutkan, inilah alasan yang membuatnya tak menerima taruhan Yoona kemarin.

Dia tak ingin melihat dirinya sendiri terpuruk dalam kesedihan. Dia tak ingin membuat hatinya merasakan sakit. Karena satu hal, dia mencintai Luhan. Yoona memang tak tau seberapa dekat Yuri dan Luhan, Yoona memang tak tau kalau Yuri adalah sahabat Luhan.

“Aku akan membantumu, Tapi jauhi aku kalau kau menjadi namjachingu Yoona” Guman Yuri pelan, Luhan menyerngit mendengar ucapan Yuri. Apa itu sebuah persyaratan ? Apakah dalam persahabatan ada persyaratan ? Tapi yang membuat Luhan tak berfikir kenapa Yuri menyuruhnya melakukan hal itu ?

“Tapi kenapa ?”

“Yoona tak tau kalau kau sahabatku, dan dia juga menyukaimu” Ujar Yuri pelan, dia tersenyum pada Luhan. Senyuman yang menekan dirinya untuk tidak menangis, senyuman yang mengores sebuah Luka dihatinya. Kali ini dia tak ingin menangis, tak boleh ada air mata dihadapan Luhan itulah yang menjadi prinsip utama Yuri, tersenyum pada namja itu.

~~** Stake **~~

            Yuri terdiam, dia hanya bisa memejamkan kedua matanya berharap Yoona lah yang memenangkan taruhan itu. Yuri memang menerima pertaruhan yang Yoona katakan beberapa minggu yang lalu. Walaupun alasan utama dia melakukan hal itu karena sosok Luhan.

Memang sudah 2 minggu dia tak lagi berhubungan dengan sosok Luhan. Bahkan saat mereka bertemu dijalan, dikantin mereka tak saling menyapa. Hanya terdiam dan saling memandang beberapa detik lalu pergi lagi dalam kehidupan mereka sendiri.

Yuri memang sempat risih karena harus terus diam dengan Luhan. Tapi itu semua sudah perjanjian dan semua itu dia yang memintanya. Bukankah selama orang yang kita cintai bahagia, kita akan bahagia ? Tidak, kita tak akan bahagia. Tentu kita bahagia tapi kebahagiaan yang mereka lihat bukan kebahagiaan yang sebenarnya, itu palsu. Yang ada dibalik kebahagiaan palsu itu hanya sebuah luka.

Dia memang sedang jatuh cinta, jatuh cinta disaat yang salah dan pada orang yang salah. Tapi, bukankah cinta itu tak pernah salah ? Bukankah kalau kita memutuskan untuk mencintai seseorang kita juga harus menerima luka yang akan terbentuk ? Lalu apa yang perlu dia sesali ?

“Unnie, kau mendapatkan juara 2 !!” Ujar Yoona senang, dia tersenyum manis pada Yuri yang tadi melamun.

“Kau ?”

“Aku, aku mendapatkan juara 1” Ujar Yoona senang. Dia tersenyum senang pada Yuri.

“Jadi aku mendapatkan Luhan Sunbae, Ok !!”

Nafas Yuri terhenti beberapa saat, dia senang melihat Yoona bisa dekat dengan namja yang selama ini dia cintai. Tapi rasa kecewa itu mengalir begitu saja dalam dirinya. Bukankah ini yang dia inginkan ?

Yuri memang sengaja tak mengerjakan Olimpiade Matematika itu dengan sungguh sungguh. Dia ingin Yoona yang memenangkan Olimpiade itu. Dia ingin membuat Yoona bisa mendapatkan Luhan dan membuat Luhan lebih mudah mendekati sosok Yoona. Tapi, kenyataannya..

Dia menyesal, dia menyesal membuat hal itu terjadi. Sekarang, sosok Luhan benar benar hilang dari kehidupannya. Sekarang, dia hanya bisa menatap sosok Luhan dari kejauhan. Melihatnya tersenyum dengan yeoja lain, dan siap merasakan sakit yang siap menerpa dirinya.

“Ne, kau lah yang memenangkan Olimpiade itu, jadi kau akan mendapatkan Sunbae kesayanganmu itu, Yoong”

~~** Stake **~~

END

Gimana ? Mianne kalau pendek, em.. Tolong komentarnya ne. Gumawo

 

About these ads

3 responses to “Love Stake [Oneshoot]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s